Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 1 :

UHAMMAD SYARIF MARIF (D411 13 024)

ENRY PASODUNG (D411 13 302)

ISA AMIRA AZWAR (D411 13 310)

ITTI WAHYUNI ARTINI (D411 13 319)

WALUDDIN (D411 13 325)

UWAERIAH DJAMALUDDIN (D411 13 503)

OSNA J. LA PELE (D411 13 517)

ORDY APRILLIANZA BUDIANG (D411 14 308)

ELECTRONIC WAHLER
SYSTEM DIGITAL
(EWSD)

UNIVERSITAS HASANUDDIN

SENTRAL DIGITAL

Dosen : NOVY NUR R.A MOKOBOMBANG, ST.MsTM

PE
NG
EN
AL
AN

Electronic Wahler System Digital (EWSD) atau Digital Electronic Switching System telah di produksi ol
PT. INTI dengan lisensi dari SIEMENS AG Jerman, yang selanjutnya di sebut Sentral Telepon Digital
Indonesia (STDI) merupakan sentral telepon Stored Program Control (SPC) switching digital

EWSD adalah sebuah sistem sentral telepon yang berbagai aplikasi baik ditinjau dari ukuran, bentu
jangkauan servis, serta variasi perangkat terminalnya.

Sentral EWSD hanya dapat dikoneksikan dengan Optical Network Unit (ONU)
punya Siemens saja.

KIN
ER
DA JA
R
EW I
SD

K
OC
BL

DI

M
RA
AG

Part I
Access unit (DLU/LTG) berfungsi sebagai interface antara pelanggan atau trunk dengan sentral

KE
BL TE
OC RA
NG
K
DI
AG AN
RA
M

(Switching Network). Tugas utama dari unit ini adalah menyesuaikan bentuk informasi dari luar dengan sentral
sehingga informasi yang masuk dapat diolah oleh sentral dan informasi sentral yang akan dikirim dapat
dimengerti oleh perangkat luar. Untuk melakukan tugas tersebut, maka access unit mempunyai unit generator
yang dapat mengirim nada (tone) dan arus bel (ringing) dan unit penerima sinyal yang dapat menerima sinyal
dari
pelanggan maupun trunk. Yang termasuk bagian akses adalah DLU dan LTG.
Digital Line Unit (DLU) dan Line Trunk Group (LTG)
Digital Line Unit (DLU) berfungsi sebagai terminasi saluran pelanggan analog, pelanggan
digital, dan PABX.
Line Trunk Group (LTG) berfungsi sebagai penghubung antara perangkat analog dan digital
yang berada di luar sentral dengan SN. Pada LTG, dapat dipasang saluran pelanggan.
LTG terdiri dari beberapa jenis sebagai berikut
LTG A: Digunakan untuk saluran analog, mempunyai 8 buah LTU, dan dapat dihubungkan
dengan 128 trunk analog atau 256 pelanggan.
LTG B: Merupakan terminal saluran untuk perangkat DLU yang dihubungkan melalui PCM 30.
LTG C: Merupakan saluran sirkuit trunk digital.
LTG D: Digunakan untuk trunk digital internasional menggunakan transmisi satelit.

Part II

KE
BL TE
OC RA
NG
K
DI
AG AN
RA
M

CCNC ( Common Channel signalling Network Control )berfungsi sebagai signalling point, khusus untuk
pemrosesan signalling. CCITT no.7 atau disebut dengan Common Channel Signalling no.7 (CCS #7). Yang
termasuk dalam bagian persinyalan adalah CCNC. Berfungsi untuk memproses persinyalan dalam STDI. CCNC
ini berhubungan langsung dengan CP.
SN ( Switching Network ) berfungsi menghubungkan jalur bicara sebagai jalur komunikasi antar peripheral
processor dengan CP. Yang bertugas sebagai switching pada sistem EWSD adalah SN. Berfungsi untuk
melaksanakan proses penyambungan saluran-saluran di dalam STDI.
CP (Coordination Processor) berfungsi sebagai pusat pengendali untuk mengkoordinasi semua peripheral
processor, menganalisis route, tarif, memproses data base, dan lain-lain. CP berfungsi mengontrol call
processing,
memproses tugas-tugas administratif dan tugas-tugas penunjang, dan menjamin keandalan pusat sinkronisasi
sentral. Sentral telepon digital beroperasi dengan dikontrol oleh processor, oleh karena itu diperlukan perangkat
lunak atau software yang berupa program dan data untuk menjalankan sentral. Dalam sentral digital, secara
prinsip software dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu Operating System dan User Software.

Firmware adalah software yang sudah melekat pada perangkat kerasnya, berupa EPROM yang berfungsi untuk
proses pengisian operating system pada software user ke dalam perangkat keras EWSD. Software yang termasuk
firmware dalam EWSD adalah program initial, booting, dan program pengaturan jalur pada Switching
Network (SN).

Operating system adalah program yang berfungsi untuk mengatur eksekusi user software (application software).

SO
FT
WA

User Software
Perangkat lunak yang termasuk dalam kelompok user software adalah:

RE

Call processing program

Kegiatan call processing program yang dilakukan CP adalah:


a)

Membaca dan menganalisa data dari perangkat yang melakukan panggilan

b)

Menerjemahkan digit yang didial pelanggan untuk menentukan tarif dan


routernya

c)

Memilih jalur bicara dan mengirim setting command ke SN

d)

Mengirimkan perintah ke GP untuk melakukan tugas dan memberikan


informasi yang diperlukan

PROSES SWITCHING

Pada hardware sentral EWSD bagian switching, terdapat alat yang bernama Switching Network. Switching Network (SN) a
perangkat jaringan penghubung dalam jaringan penyambung digital, sinyal suara dari pemanggil kepada terpanggil dan
sebaliknya dikirim secara terpisah. Prinsip penyambungan SN terdiri dari prinsip kontak waktu (time switching) dan prinsip k
ruang (space switching). Sedangkan kontruksi SN terdiri dari tingkatan waktu (time stage) dan tingkatan ruang (space stage
time stage terjadi proses time switch, yaitu informasi 8 bit akan berubah time slot-nya dan multiplex line-nya. Pada space st
terjadi proses space switch, yaitu informasi 8 bit akan berubah multiplex line-nya saja.Time stage dikemas pada Time Stage
Module (TSM), space stage dikemas pada Space Stage Module (SSM). SN inilah yang melakukan penyambungan panggilan
antara dua pelanggan.Dua prinsip sistem digital yang digunakan pada tingkat switching network (SN),
yaitu time switch dan space switch.

SW
ITC
HI N
G

Space Switching
Hubungan antara incoming dan outgoing PCM highways dibangun dengan sebuah matriks
crosspoint. Kanal yang berbeda pada sebuah incoming PCM frame boleh jadi di switch oleh crosspoint
yang berbeda untuk mencapai wilayah tujuan yang berbeda. Crosspoint merupakan dua input dari
gerbang AND. Satu input dihubungkan ke incoming PCM higway dan yang lain ke connection store yang
menghasilkan pulsa dengan cepat. Satu grup gerbang crosspoint bisa diimplementasikan dengansebuah
IC, contohnya multiplexer chip.
Time Switches
Time switch menghubungkan satu incoming channel PCM dan satu outgoing channel PCM. Time
slot interchange meloloskan dua penyimpanan, masing-masing memiliki alamat penyimpanan untuk
setiap kanal frame PCM. Penyimpan suara terdiri dari data masing-masing incoming time-slot pada
respon alamat. Masing-masing alamat connection store dapat disamakan dengan outgoing time-slot.
Terdiri dari nomor pada incoming time-slot sample mana yang tidak terkirim di outgoing time-slot.
Informasi yang masuk akan dibaca oleh speech store cyclically, yang akan disinkronkan dengan
incoming PCM system; data yang telah dibaca akan dikeluarkan secara random-access. Jika cyclic read
beroperasi, maka cyclic write tidak beroperasi.

Kelompok 3
1. Berapa kapasitas nomor pelanggan yang bisa di
proses?
2. Kelebihan dan kekurangan antara EWSD dan 5ESS?
Kelompok 2
3.Apa Sistem operasi yang terpasang pada firmware
EWSD dan apakah sistem tersebut memiliki license
atau bersifat opensource?