Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI PHANEROGAMAE

Syzygium aromaticum

OLEH

APRILIA DITA PAWESTRI


K4309010/ SEMESTER IV
PENDIDIKAN BIOLOGI 2009

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur selalu kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Berkat limpahan
karunia-Nya serta anugerah yang diberikan kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan tugas makalah Keanekaragaman Dan Klasifikasi Phanerogamae
Syzygium Aromaticum ini dengan baik dan lancar.
Kami menyadari bahwa tugas makalah Keanekaragaman Dan Klasifikasi
Phanerogamae Syzygium Aromaticum ini tidak akan selesai dengan baik dan
lancar tanpa saran dan batuan dari semua pihak. Untuk itu, kami ingin
mengucapkan terima kasih kepada:
1. Dra. Muzayyinah, M. Si, Dra. Riezky Maya Purbosari, M. Si, Ir. Yudhi dan
Nurmiyati, M. Si sebagai tim dosen pengampu mata kuliah makalah
Keanekaragaman Dan Klasifikasi Phanerogamae.
2. Orang tua kami yang telah memberikan dukungan dan semangat kepada kami
selama ini.
3. Semua asisten untuk prodi Pendidikan Biologi 2009.
4. Teman-teman prodi Pendidikan Biologi Angkatan 2009.
5. Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu.
Penyusun mengakui dan menyadari bahwa tugas ini jauh dari kata
sempurna, tetapi harapan kami makalah ini dapat membagi ilmu kami yang hanya
sedikit. Dan tugas ini dapat bermanfaat bagi pembaca, agama, bangsa dan negara
ini. Sehingga, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya
membangun.

Surakarta, 02 Februari 2011


Penyusun

DAFTAR ISI

[Type text]
2

Halaman Judul ...

Kata Pengantar

ii

Daftar Isi .

Iii

BAB I
a.
b.
c.
d.

Latar Belakang
Rumusan Masalah ..
Tujuan ..
Manfaat .

1
1
2
2

BAB II
a.
b.
c.
d.

Klasifikasi .
Morfologi .
Kandungan
Manfaat

3
3
5
6

Daftar Pustaka

[Type text]
2

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dewasa ini keanekaragaman hayati tumbuhan semakin banyak.
Keanekaragaman hayati untuk tanaman perkebunan sendiri tidak melulu
hanya berkisar pada kopi dan teh saja, diantaranya adalah karet, kelapa sawit,
dan cengkeh. . Untuk tanaman yang terakhir, yaitu cengkeh tentu sudah
sangat dikenal oleh masyarakat luas terutama penggemar rokok kretek.
Cengkeh (Syzygium aromaticum, syn. Eugenia aromaticum), dalam bahasa
Inggris disebut cloves, adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga
pohon Myrtaceae. Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia. Cengkeh ditanam
terutama di Indonesia (Kepulauan Banda) dan Madagaskar; selain itu juga
dibudidayakan di Zanzibar, India, dan Sri Lanka. Penanaman cengkeh mulai
dilakukan pada 1870 di daerah Bengkulu dan Mauritius. Sedangkan
penyelundupan cengkeh ke Zanzibar dilakukan pada 1808. Lama-kelamaan
muncul jenis cengkeh Zanzibar yang sebetulnya berasal dari Indonesia.
Indonesia adalah satu-satunya Negara terbesar didunia yang tiada
bandingnya baik sebagai konsumen maupun sebagai produsen cengkeh.
Namun, sekalipun Indonesia termasuk negara produsen terbesar, tetapi karena
pemakaiannya juga jauh lebih besar, maka untuk keperluan tersebut masih
harus mengimpor.
B. RUMUSAN MASALAH
Beberapa rumusan masalah dari makalah ini :
1. Bagaimana klasifikasi dari cengkeh (Syzygium aromaticum)?
2. Bagaimana morfologi dari tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) ?
3. Apa saja manfaat dari cengkeh (Syzygium aromaticum)?
C. TUJUAN

[Type text]
3

Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah:


1. Mengetahui klasifikasi dari cengkeh (Syzygium aromaticum).
2. Mengetahui morfologi dari tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum).
3. Mengetahui manfaat dari cengkeh (Syzygium aromaticum).
D. MANFAAT
1. Dapat lebih mengetahui tentang cirri-ciri cengkeh (Syzygium aromaticum).
2. Menambah pengetahuan tentang manfaat dari cengkeh (Syzygium
aromaticum).
3.

[Type text]
2

BAB II
ISI

A. KLASIFIKASI
Kingdom
Divisi
Class
Ordo
Famili
Genus
Spesies

: Plantae
: Magnoliophyta
: Magnoliopsida
: Myrtales
: Myrtaceae
: Syzygium
: Syzygium aromaticum

B. MORFOLOGI
Cengkeh atau Syzycgium aromaticum adalah
tangkai

bunga kering beraroma dari keluarga pohon


Myrtaceae. Karena tangkai bunga yang memiliki
aroma khas inilah penunjuk spesies dari cengkeh
adalah

aromaticum.

Pohon

cengkeh

merupakan tanaman tahunan yang dapat


tumbuh dengan tinggi 10-20 m, mempunyai
daun berbentuk lonjong yang berbunga pada
pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau, dan berwarna
merah jika bunga sudah mekar. Cengkeh akan dipanen jika sudah mencapai
panjang 1,5-2 cm.

Ciri-ciri

Cengkeh

berikut:
Batang pohon besar dan berkayu keras, ,
Tingginya dapat mencapai 20 -30 meter dan
Cabang-cabangnya cukup lebat.

[Type text]
3

diantaranya

adalah

sebagai

Cabang-cabang umumnya panjang dan dipenuhi oleh ranting-ranting kecil


yang mudah patah .
Mahkota atau juga lazim disebut tajuk pohon cengkeh berbentuk kerucut.
Daun cengkeh berwarna hijau berbentuk bulat telur memanjang dengan
bagian ujung
Panggkalnya menyudut, rata-rata mempunyai ukuran lebar berkisar 2-3 cm
dan panjang daun tanpa tangkai berkisar 7,5 -12,5 cm.
Bunga dan buah cengkeh akan muncul pada ujung ranting daun dengan
tangkai pendekserta bertandan.
Pada saat masih muda bunga cengkeh berwarna keungu-unguan ,
kemudian berubah menjadi kuning kehijau-hijauan dan berubah lagi
menjadi merah muda apabila sudah tua. Sedang bunga cengkeh
keringakan berwarna coklat kehitaman dan berasa pedas
Tumbuhan cengkeh akan tumbuh dengan baik apabila cukup air dan
mendapat sinar matahari langsung.
Rempah cengkeh ini berasal dari putih bunga kering pohon cengkih.
Sebelum putik mekar, ia dipetik lalu dijemur hingga berwarna cokelat tua.
Sebagai bahan masakan, cengkeh memberikan aroma khas, kuat, sekaligus
memberi rasa hangat pada makanan. Cara menggunakannya adalah dengan
mencampurkannya langsung secara utuh atau menghaluskannya terlebih
dahulu.
Menurut Prof. Dr. Ir. Tojib Hadiwidjaja, ada tiga jenis tanaman cengkeh
yang ditanam di Indonesia. Ketiga jenis tersebut adalah sebagai berikut.
Jenis Si Putih

[Type text]
2

Jenis si putih mempunyai ciri-ciri daun berwarna kuning atau hijau muda,
helai daunnya besar-besar, cabang-cabang dan daunnya kurang rimbun, bunga
berwarna kuning, ukuran bunganya besar-besar, dan jumlahnya sampai
belasan pada setiap rumpun.
Jenis Si Kotok
Jenis si kotok mempunyai ciri-ciri daun berwarna hijau sampai hijau tua
kehitam-hitaman. Helaian daun lebih mengilap dan lebih kecil daripada jenis
si putih. Cabang dan daunnya sangat rindang hingga ranting-ranting tertutup
oleh daun. Bunga berwarna kuning dengan sedikit kemerah-merahan pada
tongkol bunga. Dalam setiap rumpun dapat tumbuh 20-50 bunga.
Jenis Zanzibar
Janis Zanzibar memiliki ciri-ciri bentuk daun panjang dan ramping,
warnanya hijau gelap, pangkal daunnya lebih kecil, dan kuncup bunga yang
muda warnanya lebih merah. Buah yang tua berbentuk bulat panjang.
Selain ketiga jenis cengkeh tersebut, ada juga jenis lain yang disebut
cengkeh. Cengkeh hutan ini mempunyai daun lebih besar daripada cengekh
biasa. Bunga yang kering sama sekali tidak memiliki rasa seperti cengkeh
biasa.
C. KANDUNGAN
Kuntum bunga cengkeh mengandung sejumlah minyak atsiri, juga
sejumlah senyawa kimia seperti eugenin, asam oleanolat, asam galatanat,
vanillin.
Sifat kimiawi dan efek farmakologis dari cengkeh adalah hangat, rasanya
tajam, aromatik, berhasiat sebagai perangsang (stimulan), antiseptik, peluruh
kentut (icarminative), anestetik lokal, menghilangkan kolik, dan obat batuk.
Kandungan kimia pada cengkeh adalah karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi,
vitamin B1, lemak, protein, dan eugenol.

[Type text]
3

D. MANFAAT
1. Pangan
Cengkeh dapat digunakan sebagai bumbu, baik dalam bentuknya
yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia.
2. Religi
Cengkeh digunakan sebagai bahan dupa di Republik Rakyat Cina
dan Jepang.
3. Pengobatan
a. Daunnya bermanfaat dengan di suling menjadi minyak cengkeh
Khasiat tidak kalah di banding minyak kayu putih, bahkan minyak
cengkeh memberikan efek yang lebih panas dari minyak kayu putih,
yang bisa di gunakan untuk menghangatkan badan dan mengobati
masuk angin.
b. Minyak cengkeh juga digunakan sebagai aromaterapi.
Minyak cengkeh (Eugenia aromatica) dapat dihasilkan dari
penyulingan serbuk kuntum cengkeh kering (clove oil), serbuk
tangkai kuntum cengkeh (clove stem oil), dan daun cengkeh kering
(clove leaf oil).
c. Untuk mengobati sakit gigi.
Zat yang terkandung dalam cengkeh yang bernama eugenol,
digunakan dokter gigi untuk menenangkan saraf gigi.
d. Bunga cengkeh yang sudah kering dapat mengobati penyakit kolera
dan menambah denyut jantung
e. Mengobati sakit kepala, mengobati rematik dan asam urat,
mengobati masuk angin, mengobati mual, muntah, mengobati batuk,
menghilangkan bau mulut,
4. Lainnya:
a. Cengkeh digunakan sebagai bahan rokok kretek
b. Daun cengkeh kering yang ditumbuk halus dapat digunakan sebagai
pestisida nabati dan efektif untuk mengendalikan penyakit batang
Fusarium dengan memberikan 50-100 gram daun cengkeh kering per
tanaman
[Type text]
2

c. Minyak cengkeh digunakan oleh orang Jepang untuk merawat


permukaan pedang mereka.

[Type text]
3

DAFTAR PUSTAKA

AAK. 1991. PETUNJUK BERCOCOK TANAM CENGKEH.

Yogyakarta :

Kanisius
http://khasiatsirihmerah.blogspot.com/2010/06/khasiat-tanaman-cengkeh.html
http://assajjad.wordpress.com/2008/04/19/manfaat-cengkeh-untuk-pengobatan /
http://www.anneahira.com/tanaman-cengkeh.htm
http://khasiatsirihmerah.blogspot.com/2010/06/khasiat-tanaman-cengkeh.html

[Type text]
2