Anda di halaman 1dari 3

Initial Assessment, meliputi:

Airway
Breathing Pulse Oximetry, Laju respirasi
Circulation monitor EKG, akses IV

Setelah stabil Anamnesis:


Keluhan utama (demam, nyeri alih, mual, muntah, anoreksia, melena, disuria)
Riwayat bedah sebelumnya
Obat-obatan
Penyakit ko-esisten = CAD, Diabetes, HT
Penggunaan tembakau atau alkohol

Pemeriksaan Fisik:

Evaluasi adanya jaringan parut (riwayat bedah)


Herniasi
Massa
yangseorang
berdenyut
(AAA)
Jika pasien
wanita
dalam usia reproduktif, lakukan Tes Kehamilan untuk mencari kem
Nyeri pinggang
Ekimosis (memar)
Denyut nadi femoral & perifer
Pulsasi ekstremitas atas & bawah

Evaluasi Laboratorium sebaiknya dilakukan meliputi:


Hitung darah lengkap Hct, Leukosit, dsb
Elektrolit syok
Fungsi liver
Fungsi ginjal
Amilase/lipase
Urinalisis batu/isk
Kultur darah
Enzim cardiac

Kemungkinan Diagnosis:
ISK
IMA
Diabetic ketoacidosis
Pankreatitis
Hepatitis

Jika tidak ada diagnosis setelah evaluasi lab, lakukan Pemeriksaan Radiologis

Foto Thoraks Evaluasi


adanya:
Pneumonia
Free air
CHF
PE

Lengkungan usus halus yang


mengalami dilatasi; Air fluid
level

1. Appendicitis
2. SBO (Small Bowel
Obstruction)
3. Hernia Inkarserata

Foto X-ray KUB (Kidney, Ureter,


Bladder)

Lengkungan usus besar yang


mengalami dilatasi; Air fluid
level

1. LBO (Large Bowel


Obstruction)
2. Volvulus
3. Divertikulosis

Lengkungan usus yang


mengalami dilatasi; Air fluid
level dengan thumbprinting;
Pneumatosis intestinalis

Iskemia
Mesenterika

Tak ada diagnosis setelah


evaluasi awal?
(meliputi hasil lab dan foto
radiografi)
Pertimbangkan USG jika
pasien memiliki:
a) Nyeri epigastrik atau
kuadran kanan atas
Penyakit Bilier
b) Suspek kemungkinan
AAA (jika pasien
tidak stabil)
c) Nyeri kuadran kanan
bawah untuk
appendicitis

Pertimbangkan CT
Scan jika pasien
memiliki:
a) Nyeri abdomen
nonspesifik
b) Suspek osbtruksi
usus
c) Suspek iskemia
mesenterika
d) Suspek AAA (jika
pasien stabil)
e) Suspek appendicitis
f) Suspek pankreatitis
dengan tanda sepsis
untuk mengevaluasi
infark dan nekrosis

Angiograf untuk
evaluasi pasien dengan
suspek iskemia
mesenterika
Upper Endoscopy
untuk evaluasi suspek
ulkus peptikum

Algoritma diatas merupakan algoritma penanganan akut abdomen secara


umum. Jika kita menemukan pasien dengan nyeri abdomen di sebelah kanan
bawah seperti di scenario, maka yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Nyeri perut pada wanita usia produktif bisa saja berhubungan dengan
kelainan organ-organ pelvis. Kista ovarium, fibroid, abses tuboovarian, dan
endometriosis. Penyakit-penyakit tersebut sangat sering menyebabkan nyeri
perut kanan bawah. Ketika pasien pertama kali dibawa ke IGD, maka yang
kita lakukan adalah primary suvey yang meliputi airway, breathing, dan
circulation. Setelah itu, dilakukan secondary survey untuk menegakkan
diagnosis. Pada akut abdomen bolehdiberikan analgetik opioid.