Anda di halaman 1dari 4

.'.

'

KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA


NOMOR
83
TAHUN 2013
TENTANG
PENDELEGASIAN SEBAGIAN WEWENANG PENGELOLAAN
BARANG MILIK NEGARA KEPADA REKTOR/KETUA
PERGURUAN TINGGI AGAMA NEGERI
DAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI
i

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang

bahwa dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas


pengelolaan
barang
milik negara
di lingkungan
Kemeriterian Agama perlu menetapkan
Keputusan
Menteri
Agama
tentang
Pendelegasian
Sebagian
Wewenang Pengelolaan Barang Milik Negara Kepada
Rektor / Ketua Perguruan Tinggi Agama Negeri dan Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi;
.

Mengingat

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang


Keuangan
Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun
2003
Nomor 47, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4355) ;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang
Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 20,
Tambahan .Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4609) sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 tentang
Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6
Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik
Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2008 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4855);

.~

4. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009. tentang


Pernbentukan dan Organisasi Kementerian Negara
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Peraturan Presiden Nornor 91 Tahun 2011
tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden ,.
Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan
Organisasi Kementerian Negara;
5. Peraturan ...

5. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang


Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara
Serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I
Kementerian
Negara sebagaimana
telah diubah
terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun
2011 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan
Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan,
Tugas,
dan Fungsi Kementerian
Negara Serta
Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I
Kementerian Negara;
6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96jPMK.06j2007
tentang
Tata
Cara
Pelaksanaan
Penggunaan,
Pemanfaatan, Penghapusan dan Pemindahtanganan
Barang Milik Negara;
7. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Negara (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 592);
8. Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012
tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal
Kementerian
Negara
(Berita
Negara
Republik
Indonesia Tahun 2010 Nomor 851);
9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33jPMK.06j2012
tentang Tata Cara Pelaksanaan Sewa Barang Milik
Negara;
10. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor
520 Tahun 2003 ten tang Petunjuk Pelaksanaan
Penghapusan,
Pemanfaatan,
dan Tukar Menukar
Barang
MilikjKekayaan
Negara
di lingkungan
Departemen Agama;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan

KEPUTUSAN
MENTERI
AGAMA
TENTANG
PENDELEGASIAN
SEBAGIAN
WEWENANG
PENGELOLAAN
BARANG MILIK NEGARA KEPADA
REKTOR/KETUA
PE~GURUAN TINGGI
AGAMA
NEGERI
DAN
KEPALA
KANTOR
WILAYAH
KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI .

KESATU

Mendelegasikan sebagian wewenang pengelolaan barang


milik negara selain tanah danj atau bangunan
dan
kendaraan bermotor kepada Rektor j Ketua Perguruan
Tinggi Agama Negeri dan Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi sebagai berikut:

1. penetapan ...

1. penetapan

status penggunaan barang milik negara


dengan nilai perolehan per unit maksimum Rp.
25.000.000,- (dua puluh limajuta rupiah);
2. mengajukan usul dan menandatangani
keputusan
pemanfaatan barang milik negara dalam bentuk sewa
dengan sistem pembayaran tunai untuk jangka waktu
paling lama 5 tahun dengan ketentuan harga sewa
maksimum Rp. 100.000.000,- (seratusjuta rupiah);
3. mengajukan usul dan menandatangani
keputusan
pemanfaatan barang milik negara dalam bentuk pinjam
pakai untuk jangka waktu paling lama 2 tahun dengan
ketentuan nilai harga maksimum Rp. 500.000.000,(lima ratus juta rupiah);
4. mengajukan . usul dan menandatangani
keputusan
penghapusan/pemindahtanganan
barang milik negara
dengan cara dijual, hibah, tukar menukar, dan
penyertaan modal pemerintah dengan ketentuan nilai
harga limit maksimum Rp. 50.000.000,- (lima puluh
juta rupiah).

'.

KEDUA

Pelaksanaan kewenangan sebagaimana dimaksud pada


Diktum KESATU dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.

KETIGA

Dengan berlakunya Keputusan ini, Keputusan Menteri


Agama Nomor 63 Tahun 2011 tentang Pendelegasian
Sebagian Wewenang Pengelolaan Barang Milik Negara
Kepada Rektor / Ketua Perguruan Tinggi Agama Negeri dan
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan
Keputusan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2012 tentang
Perubahan Atas Keputusan Menteri Agama Nomor 63
Tahun 2011 tentang Pendelegasian Sebagian Wewenang
Pengelolaan Barang Milik Negara Kepada Rektor/Ketua
Perguruan Tinggi Agarna Negeri dan Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi dicabut dan
dinyatakan tidak berlaku.

KEEMPAT

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.


Ditetapkan di Jakarta
padatangga11 Mei 2013

~\

AYAT, Ph.~

KEMENTERIAN AGAMA R.I.


SEKRETARIAT JENDERAL

JL. Lapangan Banteng Barat No.3 - 4 Jakarta

Telp.3811244,3811642,3811654, 3811658,3811679,3811779,3812216
Nomor
Sifat
Lampiran
Hal

B.III/3/KS.01.~1 622 12013

06

Mei 2013

Segera
4 (empat) Lembar
Pengiriman SK Nomor 83 Tahun 2013
Kepala Yth.
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
- Rektor/Ketua PT AN
Se Indonesia
Dengan hormat kami sampaikan :

1. Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 83 Tahun tanggal 1 Mei 2013, tentang
Pendelegasian sebagian wewenang pengelolaan BMN kepada RektorlKetua
Perguruan Tinggi Agama Negeri dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi untuk dipedomani sebagaimana mestinya;
2. Setelah mendapat persetujuan penghapusan dari Kantor Pelayanan Kekayaan
Negara dan Lelang setempat, dimohon agar Saudara:
a. Membuat dan menandatangai surat keputusan penghapusan dimaksud
selambat-lambatnya
1 (satu) bulan sejak diterbitkannya surat persetujuan
penghapusan BMN dari Kantor Pelayanan Negara dan Lelang seternpat;
b. Berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan
setempat untuk pelaksanaan lelang;

Kekayaan

Negara

dan Lelang

c. 30 (tiga puluh) hari setelah pelaksanaan penghapusan, kami minta laporan


pelaksanaan penghapusan (risalah lelang) sudah diterima oleh Sekretariat
Jenderal Kementerian Agama cq. Kepala Biro Keuangan dan BMN;
d. BMN yang sudah dihapus agar segera dikeluarkan dari daftar inventaris dan
laporannya.
Atas perhatian Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Tembusan:
1. Sekjen Kementerian Agama, Jakarta.
2. Direktur Pelayanan Kekayaan Negara dan
Sistem Infonnasi, Kemenkeu, Jakarta.
(desktop.emil/surat keluar/pengantar penghapusan/page 3)

Anda mungkin juga menyukai