Anda di halaman 1dari 6

RSUD Dr.

MUHAMMAD

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA

ZEIN PAINAN

FRAKTUR ANTE BRACHII

STANDAR

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

002-FIS/RSUD

Tanggal Terbit

Ditetapkan Direktur
RSUD Dr. M. Zein Painan

PROSEDUR
OPERASIONAL
01 Maret 2015

Pengertian

Drg. H. Busril, MPH


NIP. 19740227 200212 1 004
Adalah proses fisioterapi yang diterapkan pada pasca fraktur regio ante

Tujuan

brachii.
Melaksanakan asuhan fisioterapi secara akurat, paripurna, efektif dan efisien
dengan hasil yang optimal

RSUD Dr.
MUHAMMAD

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA

ZEIN PAINAN

FRAKTUR ANTE BRACHII

Kebijakan

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

002-FIS/RSUD

Indikasi:
-

Asesmen fisioterapi dan temuannya pada kasus pasca fraktur elbow


joint

Intervensi fisioterapi pada pasca fraktur elbow joint

Kontra indikasi :
-

Neoplasma

Osteoporosis

RSUD Dr.
MUHAMMAD

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA

ZEIN PAINAN

FRAKTUR ANTE BRACHII

Prosedur

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

002-FIS/RSUD

Dosis :
-

Pengulangan fisioterapi tiap hari

Pengulangan 8 x 3 pengulangan dengan interval 1 menit

Teknik Aplikasi :
Asesment fisioterapi
1. Anamnesis:
-

Nyeri jenis hebat pada masa akut, atau ngilu/pegal pada pasca
fraktur regio elbow joint

Nyeri setelah riwayat trauma

Gerak fleksi-esktensi, pronasi-supinasi nyeri dan terbatas


2. Inspeksi:

Bengkak/hematoma, terpasang drainage, (alat bantu fiksasi eksternal)

Luka incisi tertutup terpasang bandage


4. Tes gerak aktif
-

Nyeri dan terbatas pada gerak Gerak fleksi-esktensi, pronasisupinasi dan terbatas

5. Tes gerak pasif


-

Nyeri dan terbatas pada gerak Gerak fleksi-esktensi, pronasisupinasi dan terbatas dengan springy/firm and feel.

6. Tes gerak isometric


- Nyeri/lemah pada gerak Gerak fleksi-esktensi, pronasi-supinasi dan
terbatas
7. Tes khusus
- VAS, LGS, MMT, Antropometri dan ADL
8. Pemeriksaan lain
-

X-Ray: pasca fraktur regio elbow joint.

Laboratorium: Hb, LED, Leukosit, Hitung jenis.

RSUD Dr.
MUHAMMAD

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA

ZEIN PAINAN

FRAKTUR ANTE BRACHII

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

002-FIS/RSUD

Intervensi
-

Fase inflamasi: General exercise (Breathing exercise, aktif exercise,


free aktif exercise)

Fase proliferasi (hari I III): elevasi, isometric exercise, aktif


exercise, sitting, standing dan walking exc,

Fase produksi (>3 hari): modalitas IR, pasif gentle, resisted exercise,
Contract relax stretch

Fase remodeling (>3 minggu): mobilisasi sendi intensif.

Fase unifikasi (>3 bulan): Strengthening dan functional training.

Evaluasi
-

Vital sgn, VAS, LGS, MMT, Antropometri dan ADL.

Dokumentasi:
- Rekam Fisioterapi dan Rekam Medik RS.

RSUD Dr.
MUHAMMAD

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA

ZEIN PAINAN

FRAKTUR ANTE BRACHII

Prosedur

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

002-FIS/RSUD

Dosis :
-

Pengulangan fisioterapi tiap hari.

Pengulangan gerakan: 8 x 3 pengulangan dengan interval 1 menit.

Teknik Aplikasi :
Asesmen fisioterapi
1. Anamnesis
-

Ada riwayat trauma

Nyeri pada area wrist

Nyeri meningkat pada seluruh gerakan wrist


2. Inspeksi:
3. Tes gerak aktif
gerak fleksi dan ekstensi
4. Tes gerak pasif
Gerak fleksi, ekstensi.
5. Tes gerak isometric
Mampu atau tidak mampu melawan tahanan melawan tahanan
minimal dan nyeri pada sendi di atas dan di bawah wrist.
6. Tes khusus
- VAS/VDS
- LGS
- MMT
- antropometri
- ADL
6. Pemeriksaan penunjang

Rontgen

Laboratorium : hb, led, leukosid, hbsag.

Diagnosis
Nyeri area wrist/Keterbatasan gerak sendi wrist/Penurunan kekuatan otot-

RSUD Dr.
MUHAMMAD

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA

ZEIN PAINAN

FRAKTUR ANTE BRACHII

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

002-FIS/RSUD

Evaluasi
Unit terkait

VAS / VDS, LGS, MMT, Antropometri,dan ADL

Muskuloskeletal