Anda di halaman 1dari 13

Teks Anekdot

Pengertian dari teks anekdot :


Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (2008:63), anekdot diartikan
sebagai cerita singkat yang menarik
karena lucu dan mengesankan,
biasanya mengenai orang-orang
penting atau terkenal dan berdasarkan
kejadian yang sebenarnya
Pengertian teks anekdot yang lain :
sebuah teks yang berisi pengalaman
seseorang yang tidak biasa dan
bersifat untuk menghibur

Kriteria Teks Anekdot


1. lucu atau menarik (biasanya berisikan
pengalaman seseorang yang tidak
biasa)
2. Mengesankan dan mengandung makna
(dimaksutkan juga untuk menghibur)
3. Tokoh dan pemeran biasanya orangorang penting penting dan terkenal
4. Biasanya juga berisikan kejadian nyata
atau pernah terjadi, baik pada masa
lampau maupun masa kini

Struktur Teks Anekdot


1. Abstrak : Bagian awal paragraf yang
berfungsi memberi gambaran awal
tentang isi teks
2. Orientasi : bagian yang menunjukkan
bagian awal cerita atau latar belakang
terjadinya cerita
3. Krisis : Bagian yang menjadi hal atau
masalah unik
4. Reaksi : Bagian berisi cara penulis

Kaidah Teks Anekdot


1. Menggunakan waktu lampau (misal : pada
suatu hari, sejak dulu, konon dan
sejenisnya)
2. Menggunakan pertanyaan retorik
(pertanyaan yang tidak memerlukan
jawaban)
3. Menggunakan konjungsi atau kata sambung
4. Menggunaka kata kerja yang dimaksutkan
agar suatu kegiatan terlihat dengan jelas
5. Menggunakan kalimat perintah

Memproduksi Teks Anekdot


Langkah-langkah dalam pembuatan teks anekdot
1. Menentukan topik yang diinginkan
2. Merencanakan riset atau penelitian untuk
mendukung topik yang hendak dikembangkan
(dengan cara observasi, riset, wawancara, dll)
3. Melakukan inovasi, inovasi disini berarti
menemukan gaya bahasa yang mempunyai ciri
khusus dibandingkan dengan tulisan yang ada
4. Menulis cerita dengan matriks. Matriks
merupakan kerangka karangan yang
dikembangkan dengan model tertentu sesuai
dengan keinginan

Menyunting Teks Anekdot


Menyunting ialah menyiapkan
naskah siap cetak dengan
memperhatikan segi sistematika
penyajian, isi, dan bahasa. Tugas
penyuntingan naskah ialah
menyunting dari segi kebahasaan
(ejaan, diksi, dan struktur kalimat)
serta memperbaiki naskah dengan
persetujuan dari penulis atau
pengarang.

Hal-hal yang harus diperhatikan


dalam penyuntingan naskah
1. Penyunting harus mencari informasi mengenai
penulis
2. Penyunting naskah bukanlah penulis naskah
3. Penyunting naskah harus menghormati gaya
penulis naskah
4. Penyunting naskah wajib merahasiakan informasi
yang terdapat dalam naskah yang ditulisnya
5. Penyunting naskah wajib mengkonsultasikan halhal yang mungkin akan diubahnya dalam naskah
6. Penyunting naskah tidak boleh menghilangkan
naskah yang akan, segera, atau telah
disuntingnya

Langkah-Langkah
Penyuntingan

1. Membaca ulang naskah secara


keseluruhan
2. Membetulkan penulisan apabila
terdapat kesalahan
3. Mengganti kata-kata yang tepat jika
pemilihan katanya tidak sesuai
4. Menambahkan dan mengurangi
bagian sesuai dengan draf/rancangan
yang disiapkan sebelumnya

Penyuntingan teks anekdot meliputi

1.Sistematika penyajian, yaitu


sesuai dengan struktur teks
2.Isi, yaitu hal-hal yang ingin
disampaikan
3.Bahasa, yaitu mencakup isi,
ejaan, tanda baca, keefektifan
kalimat penulisan huruf kapital,
dan ketepatan kalimat juga harus
diperhatikan

Mengkonversi Teks Anekdot


Teks anekdot dapat diubah ke dalam teks
lain sesuai dengan kebutuhan. Proses
untuk mengubahnya ke dalam bentuk lain
dinamakan mengkonversi. Kalau teks
anekdot berupa teks cerita/naratif dan
dialog/dramatik, pengubahan yang
dimungkinkan adalah dalam bentuk
paragraf/ prosa, puisi, dan dalam bentuk
monolog/cerita langsung.

Langkah-langkah Menkonversi
Teks Anekdot
Membaca anekdot secara keseluruhan
Mengambil pilihan kata (diksi) yang tepat
dalam teks anekdot
Mencatat kata-kata yang sulit dipahami
maknanya
Merangkum isi anekdot secara menyeluruh
Menentukan jenis teks apa yang dipilih untuk
mengkonversi teks anekdot
Menulis ulang anekdot dalam bentuk lain
Merevisi bentuk teks baru jika dimungkinkan
ada kesalahan

Tugas
1. Tulislah pengalaman menarik yang pernah
kamu alami dalam 3-5 paragraf sederhana
(individu)
2. Tukarkan karanganmu dengan teman semeja,
kemudian telaah, apakah teks yang ditulis
temanmu mengandung kelucuan atau tidak?
Dapatkah digolongkan ke dalam teks anekdot?
Analisis juga menurut struktur dan kaidahnya!
3. Nilai didik apa saja yang terkandung di dalam
teks yang ditulis temanmu?
4. Bandingkan cerita yang ditulis temanmu
dengan teks yang kamu tulis? Manakah bagian
yang menarik?