Anda di halaman 1dari 4

PANDUAN MAHASISWA

PRAKTIK KEBIDANAN KOMUNITAS LANJUT

PANDUAN MAHASISWA
PRAKTIK KEBIDANAN KOMUNITAS LANJUT
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) AISYAH
PRINGSEWU

A; Visi dan Misi Institusi :


Visi :
Menjadi pencetak lulusan tenaga kesehatan yang professional
dan berakhlaqul kharimah

Oleh :
Tim Penyusun

PROGRAM STUDI D4 KEBIDANAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYAH
PRINGSEWU LAMPUNG
TAHUN 2015

Misi :
1; Meningkatkan kualitas SDM.
2; Pemutakhiran sarana dan prasarana belajar.
3; Kerjasama lintas sektoral dan lintas program baik dalam
negeri maupun luar negeri.
4; Pengembangan kurikulum muatan lokal wajib: akhlaqul
karimah, bahasa Arab, bahasa Inggris dan kegawatdaruratan
bidan siaga.
5; Menciptakan lapangan kerja sendiri dan menempatkan kerja
lulusan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
B; Latar Belakang
Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan
balita di Indonesia, perlu adanya pendekatan dan perluasan
jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yaitu
dengan menempatkan bidan di desa agar dapat memberikan
pelayanan yang bersifat prefentif dan promotif tanpa
mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitative sesuai
wewenang. Selain itu juga diharapkan bidan mampu
menggerakan
peran
serta
masyarakat
agar
dapat

meningkatkan derajat kesehatan sesuai dengan kebijakan


Safe Mother Hood dan prinsip Primary Healtcare.
Berdasarkan kaiender akademik semester genap Tahun
Akademik 2015/2016 STIKes Aisyah Pringsewu Program Studi
D IV Kebidanan, Melaksanakan kegiatan Praktek belajar
lapangan dalam bentuk Praktik Kebidanan Komunitas Lanjut.
Kegiatan ini wajib ditempuh oleh mahasiswa semester VII.
Kegiatan ini merupakan pencapaian dari mata ajar Praktek
Kebidanan Komunitas Lanjut. Diharapan melalui kegiatan PKL
ini, mahasiswa mampu melaksanakan praktek kebidanan
komunitas melalui teknik problem solving dalam upaya
penyelesaian masalah yang di temukan di komunitas.
C; Tujuan
1; Tujuan Umum
Mampu melaksanakan asuhan kebidanan komunitas pada ibu
hamil, bersalin dan nifas serta bayi dan balita di komunitas
dengan menggunakan pendekatan menejemen kebidanan
komunitas.
2; Tujuan Khusus
a; Melakukan Asuhan kebidanan antenatal fisiologis di
komunitas sesuai standar pelayanan ANC.
b; Melakukan Asuhan kebidanan Intranatal fisiologis di
komunitas dengan pendekatan APN.
c; Melakukan Asuhan kebidanan Postnatal di komunitas
d; Melakukan Asuhan Kebidanan pada BBL dan neonatus di
komunitas
e; Melakukan Asuha Kebidanan pada Bayi dan balita di
komunitas.
f; Melakukan Asuhan kebidanan Balita di komunitas
g; Melakukan Asuhan kebidanan KB di komunitas
h; Melakukan Asuhan kebidanan pada Lansia di komunitas

i; Melakukan
komunitas.

pendokumentasian

asuhan

kebidanan

di

D; Beban Studi
Praktek kebidanan komunitas lanjut memiliki beban studi 4 sks
klinik.
E; Persiapan dan Strategi Pelaksanaan
1; Persiapan
a; Menentukan lokasi PKL (Praktek Kebidanan Komunitas
Lanjut)
b; Studi kelayakan
c; Pendekatan institusi (mengurus perizinan)
d; Pendekatan Pembimbing Lahan dan tokoh masyarakat
e; Pembuatan pedoman praktik, lalu mengadakan
persamaan persepsi dengan pembimbing praktik dan
lahan, serta pembekalan pada peserta didik
2; Pelaksanaan
a; Serah terima mahasiswa sekaligus menjelaskan tujuan
pelaksanaan Praktik Kebidanan Komunitas Lanjut.
b; Melaksanakan pelayanan kebidanan komunitas sesuai
perencanaan.
c; Penarikan
mahasiswa
sekaligus
mengevaluasi
pelaksanaan pelayanan kebidanan komunitas.
d; Sistem bimbingan praktik dilaksanakan secara terpadu
dan terarah yaitu dalam melaksanakan berbagai kegiatan
praktik kebidanan komunitas memperoleh bimbingan
langsung dari pembimbing akademik dan pembimbing
lahan
e; Kegiatan bimbingan meliputi pre conference, bed side
teaching, discussion, post conference.
f; Penilaian kegiatan pembelajaran klinik dilihat dari proses
dan hasil laporan yang dilaksanakan oleh pembimbing
akademik

g; Waktu atau jam dinas dalam 24 jam terbagi menjadi 1


shif (12 Jam)
h; Bimbingan mahasiswa dilakukan sesuai jadwal bimbingan
yang telah ditentukan, bila ada kebutuhan diluar jadwal
bimbingan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan
koodinator kegiatan.
i; Mahasiswa mengisi daftar hadir (datang & pulang) setiap
hari dan diketahui pembimbing
j; Apabila mahasiswa berhalangan mengikuti praktik harus
atas izin pembimbing akademik dan pembimbing lahan dan
harus mengganti ketidak hadiran tersebut.
k; Mahasiswa yang mengganti praktek wajib memberitahu
kepada pembimbing akademik dan pembimbing lahan.
l; Mahasiswa yang tidak hadir tanpa keterangan (alpa) wajib
mengganti ketidak hadiran ( 1 hari diganti 2 hari) dan
membuat
surat
pernyataan
sudah
mengganti
ketidakhadiran tersebut dan telah di tanda tangani oleh
pembimbing lahan.
F; Waktu dan Tempat Pelaksanaan
1; Peserta adalah mahasiswa semester VII Program Studi D IV
Kebidanan STIKes Aisyah Pringsewu Tahun Akademik 2015/
2016.
2; Alokasi, waktu pelaksanaan dan tempat praktik
a; Waktu pelaksanaan tanggal 7 Desember 2015 s/d 7
Februari 2016.
b; Jadwal pelaksanaan terlampir
3; Tempat Praktik : Bidan Praktek Mandiri (BPM) yang ada di
naungan dinas Kabupaten Pringsewu dan Kota Bandar
Lampung sebanyak 33 BPM (daftar nama terlampir).
4; Pembimbing Praktik
a; Pembimbing praktik akademik adalah dosen pengajar dari
STIKes Aisyah Pringsewu yang dibagi dalam kelompok
terdapat pada lampiran.

b; Pembimbing lahan
G; Tugas Mahasiwa
1; INDIVIDU
Melaksanakan Asuhan kebidanan komunitas lanjut dengan
memiliki satu keluarga binaan yang meliputi pada ibu hamil,
bersalin dan nifas serta bayi dan balita di komunitas dengan
menggunakan pendekatan menejemen kebidanan komunitas.
2; KELOMPOK
a; Melakukan Asuhan kebidanan antenatal/Intranatal di
komunitas : Kelas Ibu hamil, Senam hamil
b; Melakukan Asuhan kebidanan Postnatal di komunitas :
Penyuluhan, Senam Nifas.
c; Melakukan Asuhan Kebidanan pada Bayi dan balita di
komunitas : penyuluhan pada ibu bayi dan balita.
d; Melakukan Asuhan kebidanan KB
di komunitas :
Penyuluhan
e; Melakukan Asuhan kebidanan pada Lansia di komunitas :
Penyuluhan dan senam lansia
3; Melakukan
pendokumentasian
asuhan
kebidanan
di
komunitas.
H; Penilaian Mahasiswa dan Kriteria Kelulusan
Evaluasi dilaksanakan secara kontinu selama praktik, secara
umum penilaian bertujuan untuk menilai kompetensi mahasiswa
dalam menerapkan asuhan kebidanan.
1; Penilaian Individu dilakukan meliputi aspek:
a; Pengetahuan 30%, meliputi :
1; Responsi laporan individu oleh pembimbing akademik
2; Responsi kelompok kecil oleh pembimbing akademik
b; Ketrampilan dalam aplikasi kegiatan 40%
Penilaian dilakukan observasi langsung oleh pembimbing
akademik di lahan sesuai dengan panduan penilaian
terlampir

c; Sikap 30%
Penilaian dilakukan observasi langsung oleh pembimbing
akademik di lahan dengan panduan penilaian termpir
2; Penilaian Kelompok
a; Pengetahuan 30%, meliputi :
1; Responsi laporan individu oleh pembimbing akademik
2; Responsi kelompok kecil oleh pembimbing akademik
b; Ketrampilan dalam aplikasi kegiatan 40%
Penilaian dilakukan observasi langsung oleh pembimbing
akademik di lahan sesuai dengan panduan penilaian
terlampir
c; Sikap 30%
Penilaian dilakukan observasi langsung oleh pembimbing
akademik di lahan dengan panduan penilaian terlampir.
Penutup
Demikian panduan ini dibuat sebagai acuan praktik kebidanan
komunitas lanjut.

Ketua Prodi

Siti Rohani, SST.

Gadingrejo,
November
2015
Ketua Kegiatan

Hellen Febrianti,
SST.

Mengetahui
Ketua STIKes Aisyah Pringsewu

I;

Panitia Pelaksana Praktik Komunitas Lanjut

Isnaidi Guswantoro, S.Kep.


NIDN. 02 230874 03