Anda di halaman 1dari 6

PKN

Nama :
Ari Asmawan

Moch. Rinaldy Roem

Asrif Fajar Hidayat

Abd. Fatta Adam

Rizki Syahrullah

Muh. Husni

Arif Hidayat

Irwan Ghiana

Achmad Fauzi

BAB 1
PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang
Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak yang dimiliki manusia sejak ia lahir yang
berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu

gugat siapapun. Hak-hak ini berisi tentang

kesamaan atau keselarasan tanpa membeda-bedakan suku, golongan, keturunanan, jabatan dan lain
sebagainya antara setiap manusia yang hakikatnya adalah sama-sama makhluk ciptaan Tuhan. Jika kita
melihat perkembangan HAM di negara ini, ternyata masih banyak pelanggaran HAM yang sering kita
temui. Mulai dari pelanggaran kecil yang berkaitan dengan norma hingga pelanggaran HAM besar
yangbersifat kriminal dan menyangkut soal keselamatan jiwa. Untuk menyelesaikan masalah ini perlu
adanya keseriusan dari pemerintah menangani pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dan
menghukum individu atau oknum terbukti melakukan pelanggaran HAM. Selain itu masyarakat juga
perlu mengerti tentang HAM dan turut menegakkan HAM mulai darilingkungan sosial tempat mereka
tinggal hingga nantinya akan terbentuk penegakan HAM tingkat nasional. Adapun contoh dari
pelanggaran HAM di Indonesia adalah Pelanggaran HAM pada Tenaga Kerja Indonesia. Tenaga kerja
Indonesia adalah orang yang rela berkerja diluar negri untuk memenuhi kebutuhan keluarganya
selain memenuhi kebutuhan keluarganya negara juga mendapati devisa atas jasa yang diberikan
mereka di Negeri yang membutuhkan tenaga kerja untuk membantu negara negara yang kekurangan
tenaga kerja seperti malaysia, singapura dan beberapa Negara lainnya. Kasus ini menjelaskan bahwa
hak warga negara untuk memperoleh kebenaran belum dipenuhi oleh pemerintah.

B. Tujuan Penulisan
1.

Menjelaskan Pengertian HAM

2. Menjelaskan Macam-Macam HAM


3. Memberikan Contoh Pelanggaran HAM yang terjadi di lingkungan sekolah
C.

Rumusan Masalah

1.

Apa itu pengertian HAM?

2.

Macam-Macam HAM?

3.

Adakah Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di lingkungan sekolah?

BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Hak Asasi Manusia !
1. Jan Materson (Komisi HAM PBB) berpendapat bahwa hak asasi manusia adalah hak-hak
yang melekat pada setiap manusia, yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai
manusia.
2. John Locke berpendapat bahwa hak asasi manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung
oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati.
3. Miriam Budiardjo mengemukakan bahwa hak asasi adalah hak yang dimiliki
manusiayangtelahdiperolehdandibawanyabersamaandengan kelahiran atau kehadirannya
di dalam kehidupan masyarakat.
4. Muladi berpendapat hak asasi adalah segala hak-hak dasar yang melekat dalam kehidupan
manusia (those rights which are inherent in our nature and without which we cannot live as
human being).
5. Peter R. Baehr menjelaskan hak asasi manusia sebagai hak dasar yang dipandang mutlak
perlu untuk perkembangan individu.
6. Menurut UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, hak asasi manusia adalah
seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk
Tuhan yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi
dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta
perlindungan harkat dan martabat manusia.
2. Macam macam Hak Asasi Manusia!
a) Hak asasi pribadi / personal Right
Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang
diyakini masing-masing
b) Hak asasi politik / Political Right
Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
c) Hak azasi hukum / Legal Equality Right
Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
Hak mendapat layanan dan perlindungan hokum

d) Hak azasi Ekonomi / Property Rigths


Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
e) Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan
di mata hukum.
f) Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
Hak mendapatkan pengajaran
Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat

3. Contoh Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di sekolah!

Kekerasan Terhadap Murid Merupakan Pelanggaran HAM


Tindak kekerasan secara fisik yang terjadi di sekolah dilakukan sejumlah oknum tenaga
pengajar di Indonesia terhadap siswanya harus dihentikan, karena merupakan pelanggaran
hak asasi manusia(HAM).Tidak jamannya lagi, seorang guru memberikan sanksi kepada
siswa dengan penganiyaan atau melakukan kekerasan secara fisik. Tindak kekerasan harus
dihapus pada dunia pendidikan karena bertentangan dengan HAM, kata Kepala Devisi Sipil
dan Politik Komnas HAM Sumatera Barat, Sudarto, menanggapi tindak kekerasan oleh
oknum guru terhadap siswanya pada beberapa sekolah di negeri ini. Ia menilai, tindak
kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum guru terhadap siswanya setidaknya ada tiga
faktor pemicu, pertama, berkakaitan dengan rendahnya gaji guru di Indonesia, sehingga
keterbatasan financial tenagapengajar menimbulkan tekanan ekonomi.Penyebabnya ialah
Karena tekanan ekonomi itu, sehingga konsentrasi dan stabilitas emosional guru sulit
terkendali, akibatnya kemarahan bisa selalu terjadi terhadap siswa yang melanggar ketentuan
sekolah. Solusi ialah dengan memberikan bimbingan konseling yang benar terhadap siswa
yang melanggar aturan

Pelanggaran HAM, SMA 68 Diadukan ke Komnas HAM


JAKARTA, SELASA - SMA Negeri 68, salah satu sekolah negeri terbaik di DKI Jakarta,
diadukan ke Komnas HAM karena dugaan pelanggaran HAM terhadap siswa didik.
Selain dugaan pelanggaran HAM, Aliansi Orang Tua Peduli Pendidikan, Koalisi Pendidikan,
dan Indonesia Corruption Watch (ICW) juga mengadukan dugaan korupsi di sekolah yang
berada di kawasan Salemba tersebut. Selain SMA 68, SD Negeri Percontohan IKIP Jakarta
pun diadukan untuk kasus serupa.
"ICW sebagai fasilitator yang menghubungkan antara aliansi orangtua peduli pendidikan dan
koalisi pendidikan untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujar peneliti pendidikan ICW,
Febri Hendri, di Komnas HAM, Selasa (13/5).

Salah satu orangtua murid, Alex Yuswar, mengatakan, terjadi intimidasi kepada siswa, yang
orangtuanya vokal dalam memeriksa laporan keuangan sekolah. "Apabila tidak bisa
menjawab pertanyaan dari guru, dikatakan bego, bodoh. Dan, gurunya ngomong, pantas
anaknya bego, orangtuanya banyak omong," kata Alex. Selain itu, lanjut Alex, siswa yang
belum membayar uang sekolah diumumkan melalui pengeras suara sehingga membuat
siswa bersangkutan malu.
Sementara itu, perwakilan orangtua murid dari SD Percontohan IKIP, Handaru, mengatakan,
siswa yang orangtuanya dianggap kritis terhadap laporan Anggaran Perencanaan Belanja
Sekolah (APBS) rapornya dikosongkan. Rangkingnya pun diturunkan dan tidak diikutsertakan
dalam tes susulan.
Hingga berita ini diturunkan, Komnas HAM yang diwakili oleh komisioner pemantauan
penyelidikan, Nurcholis, masih mendengarkan runtutan laporan tersebut

Guru membeda-bedakan siswanya di Sekolah


Penyebab : guru membedakan siswanya berdasarkan kepintaran, kekayaan, atau
perilakunya
Solusi : Seharusnya guru menganggap semua muridnnya adalah sama tanpa membedabedakan mereka atau atau membandingkan siswa yang satu dan siswa yang lain
Guru memberikan sanksi atau hukuman kepada siswanya secara fisik
Penyebab : guru memberikan hukuman kepada siswa yang tidak mengerjakan tugas seperti
dijewer, dicubit, ditendang, disetrap di depan kelas atau dijemur di tengah lapangan
Solusi : guru tak seharusya memberikan hukuman fisik kepada murid yang tidak
mengerjakan tugas atau murid yang berkelakuan buruk di sekolah, tetapi memberikan
peringatan atau teguran untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi
Siswa mengejek/menghina siswa yang lain
Penyebab : kurangnya bimbingan moral dan bimbingan orangtua/guru
Solusi : Guru/orangtua seharusnya memberikan bimbingan moral yang baik
kepada siswanya
Siswa memalak atau menganiaya siswa yang lain.
Penyebab : kurangnya bimbingan moral dan bimbingan orangtua/guru
Solusi : Guru/orangtua seharusnya memberikan bimbingan moral yang baik
kepada siswanya
Siswa melakukan tawuran pelajar dengan teman sekolahnya ataupun dengan siswa
darisekolah yang lain.
Penyebab : siswa saling mengejek dan menghina sehingga timbul rasa kebencian diantara
mereka dan melakukan tindakan anarkis
Solusi : memberikan peringatan tegas terhadap siswa yang ikut dalam aksi tawuran

BAB III
PENUTUP
Simpulan
Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak yang dimiliki manusia sejak ia lahir yang berisi
tentang kesamaan atau keselarasan tanpa membeda-bedakan suku, golongan, keturunanan, jabatan
dan lain sebagainya antarasetiap manusia yang hakikatnya adalah sama-sama makhluk ciptaan Tuhan. Jadi Kita
Harus menghormati HAM orang lain yang ada di sekitar kita termasuk di sekolah

Saran
1.

Setelah membaca makalah ini di harapkan pembaca mengerti apa itu Hak Asasi Manusia.

2.

Pembaca di harapkan mengerti mengenai kasus-kasus pelanggaran HAM pada anak.

3.

Pembaca di harapkan mengerti mengenai pelanggaran kasus HAM pada anak jalanan serta cara

menangani masalahnya.
4.

Walaupun anak jalanan kadang tidak mengenyam bangku sekolah maka janganlah sekali-kali

mengucilkan mereka.
5.

Setiap orang wajib menghormati serta melindungi HAM, terutama HAM pada anak.

DAFTAR PUSTAKA
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Hak_asasi_manusia /
2. http://undang-undang-ri.blogspot.com/
3. http://zuhdiachmad.blogspot.com/2010/05/pelaksanaan-ham-di-indonesia/
4. www.scribd.com/doc/46256642/Bentuk-bentuk-Pelanggaran-Ham Terhadap-Tki/
5. Kompas, 21 Me