Anda di halaman 1dari 19

TINGKAH LAKU SAKIT

Apa pendapat Anda

Bagaimana respon mereka terhadap rasa sakit/nyeri sun

Bagaimana dengan yang ini

Apakah Sama responnya terhadap di Rawat ?

Bagaimana dengan yang ini

Bagaimana respon ibu terhadap kehamilannya ?

Menurut Von Mering,1970

Individu hidup dengan gejala-gejala


maupun konsekuensi penyakit
fisik,mental,medikal dan sosial.
Utk mengatasinya dilakukan usaha baik
internal maupun eksternal spesifik at
nonspesifik

Khususnya peran sosial dari penya

Aspek Sosial
(keadaan)Penyakit

Menunjukan suatu urutan waktu


Fase Awal kesadaran adanya gejala awal
danperkembangannya.
Ada fase akhir kesembuhan atau kematian
Selama fase berjalan : individu melakukan

Keputusan medikal dan sosial


Menyesuaikan peran dan sikap
Tingkah laku sakit
Peran sakit dan peranan pasien.

Tingkah Laku Sakit

Cara-cara dimana gejala-gejala


ditanggapi,dievaluasi dan diperankan
oleh seorang individu yang mengalami
sakit,kurang nyaman atau tanda-tanda
lain dari fungsi tubuh yg kurang baik.
(Mechanic dan Volkhart 1961)

Tingkah Laku Sakit

Tingkah laku sakit dapat terjadi tanpa


peran sakit dan peranan pasien
Cth : Seorang Mahasiswa mengeluh sakit
perut : memilih membeli obat atau
periksa ke dokter tingkah laku sakit
tanpa peran sakit dan peranan pasien.
Bila sdh parah, tdk mampu beraktifitas,
minta bantuan orang disekitar
peranan sakit dan pasien.

Peran

Peran adalah satu pola tingkah laku,


kepercayaan, nilai, sikap yang
diharapkan oleh masyarakat muncul dan
menandai sifat dan tindakan pada
individu pemegang status atau
kedudukan sosial.
Menurut Ralf Dahrendrof
1986

Peran Sehat - Sakit

Perilaku sakit adalah segala bentuk tindakan


yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit
agar memperoleh kesembuhan,
Perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan
individu untuk memelihara dan meningkatkan
kesehatannya, termasuk pencegahan penyakit,
perawatan kebersihan diri, penjagaan kebugaran
melalui olahraga dan makanan bergizi.
Pasien adalah setiap orang yang melakukan
konsultasi masalah kesehatannya untuk
memperoleh pelayanan kesehatan yang
diperlukan baik secara langsung maupun tidak
langsung kepada dokter.

Peranan Sakit

Konsep peranan sakit terbatas pada


peranan sakit
Seorang mahasiswi sakit saat Haid dan
memutuskan ijin tdk masuk dg harapan
teman-temannya menjenguk dengan
membawa makanan menunjukan peran
sakit
Pergi ke dokter : mengikuti nasehat
dan pengobatan peranan pasien

Tingkah laku sakit,peranan


sakit dan peran pasien

dipengaruhi
Ancaman kesehatan yg sama (scr klinis)
menimbulkan reaksi yg berbeda ;
tergantung :

Kelas sosial dan ekonomi


Sosial

ekonomi atas lebih sesnsitif terhadap


gejala sakit dr sosial ekonomi rendah.

Perbedaan suku bangsa dan Budaya


Yahudi

dan Italia lebih emosional dan responsif


thd rasa sakit dari orang eropa utara.
Budaya orang yahudi dan italia : boleh
mengungkapkan bebas perasaan dan emosinya
dengan kata-kata,bunyi at isyarat.

Peranan Sosial Penyakit

Peran Sakit

Peranan Sakit mnt Persons

Kewajiban Pasien dari


sakitnya

Mengakui bahwa peranan sakit itu tdk


menyenangkan dan merasa
berkewajiban untuk menjadi sembuh.
Mencari bantuan teknis yang kompeten
dan bekerja sama dalam penyembuhan.

Tahapan Sakit

Tahap pengalaman gejala-gejala


( keputusan bahwa ada yangtidak
beres )
Asumsi dari keadaan peran sakit
( keputusan bahwa seseorang sakit dan
membutuhkan perawatanprofesional)
Tahap kontak perawatan medis
( keputusan untuk mencari perawatan
medis profesional

Lanjutan tahap

Tahap peranan ketergantungan pasien


( keputusan untuk mengalihkan
pengawasan kepada dokter dan
menerima serta mengikuti pengobatan
yang diterapkan )
Kesembuhan atau keadaan rehabilitasi
( keputusan untuk mengakhiri peranan
sakit )

Proses Pencarian Pengobatan


mnt Suchman

Shopping, yaitu proses mencari alternatif sumber


pengobatan guna menemukan seseorang yang
dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai
dengan harapan.
Fragmentation, yaitu proses pengobatan oleh
beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama.
Procrastination, yaitu proses penundaan pencarian
pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah
dirasakan.
Self medication, yaitu pengobatan sendiri dengan
menggunakan berbagi macam ramuan atau obatobatan yang dinilai tepat baginya.
Discontinuity, yaitu penghentian proses
pengobatan.