Anda di halaman 1dari 4

Tugas Pendidikan Agama Islam

Soal :
6. Manusia lahir dari rahim Pra-ma/homo sapiens (hal.40-41)
Jawaban :
6. Asal Mula Manusia berdasarkan Al-Qur'an (Nabi Adam a.s)
Saat Allah Swt. merencanakan penciptaan manusia, ketika Allah mulai membuat cerita
tentang asal-usul manusia, Malaikat Jibril seolah khawatir karena takut manusia akan berbuat
kerusakan di muka bumi. Di dalam Al-Quran, kejadian itu diabadikan:

".. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat,


'Sesungguhnya, Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat
kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka, apabila
Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya
ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud" (QS. Al
Hijr: 28-29).
Firman inilah yang membuat malaikat bersujud kepada manusia, sementara iblis tetap
dalam kesombongannya dengan tidak melaksanakan firman Allah. Inilah dosa yang pertama kali
dilakukan oleh makhluk Allah yaitu kesombongan. Karena kesombongan tersebut Iblis menjadi
makhluk paling celaka dan sudah dipastikan masuk neraka. Kemudian Allah menciptakan Hawa
sebagi teman hidup Adam. Allah berpesan pada Adam dan Hawa untuk tidak mendekati salah
satu buah di surga, namun Iblis menggoda mereka sehingga terjebaklah Adam dan Hawa dalam

kondisi yang menakutkan. Allah menghukum Adam dan Hawa sehingga diturunkan kebumi dan
pada akhirnya Adam dan Hawa bertaubat. Taubat mereka diterima oleh Allah, namun Adam dan
Hawa menetap dibumi. Baca Surat Al-Baqarah Ayat 33-39.




(34) Dan (ingatlah) tatkala Kami berkata kepada Malaikat : Sujudlah kamu kepada Adam!
Maka sujudlahmereka,kecuali iblis enggan dia dan menyombong, karena adalah d i a d a r i
golongan makhluk yang kafir.





(35) Dan berkata Kami : Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istri engkau di taman ini, dan
makanlah berdua daripadanya dengan senang sesuka-sukamu berdua, dan janganlah kamu
mendekat ke pohon ini, karena (kalau mendekat) akan jadilah kamu berdua dari orang-orang
yang aniaya.







(36) Maka digelincirkanlah keduanya oleh setan dari (larangan) itu , maka dikeluarkan nyalah
keduanya dari keadaan yang sudah ada mereka padanya. Dan berkatalah Kami : Turunlah
kamu ! Dalam keadaan yang setengah kamu terhadap yang setengah bermusuh-musuhan dan
untuk kamu di bumi; adalah tempat ketetapan dan bekal, sehingga sampai satu masa.


(37 ) Setelah itu, menerimalah Adam dari Tuhannya beberapa kalimat, maka diampuniNya akan
dia; sesungguhnya Dia adalah Pemberi ampun, lagi Maha Penyayang.




(38) Kami firmankan : Turunlah kamu sekalian dari (taman) ini, kemudian jika ada datang pada
kamu satu petunjuk daripadaKu, maka barangsiapa yang menuruti petunjukKu itu, tidak lah ada
ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka akan berdukacita.



(39) Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan kepada ayat ayat Kami, mereka itulah
penghuni-penghuni neraka, yang mereka di dalamnya akan kekal.




Dan (ingatlah) tatkala Kami berkata kepada Malaikat : Sujudlah kamu kepada Adam! Maka
sujudlah mereka, kecuali iblis, enggan dia dan menyombong, karena adalah dia dari golongan
makhluk yang kafir. (ayat 34).
Adam adalah ciptaan Allah yang memiliki akal sehingga memiliki kecerdasan, bisa
menerima ilmu pengetahuan dan bisa mengatur kehidupan sendiri. Inilah keunikan manusia yang
Allah ciptakan untuk menjadi penguasa didunia, untuk menghuni dan memelihara bumi yang
Allah ciptakan. Dari Adam inilah cikal bakal manusia diseluruh permukaan bumi. Melalui
pernikahannya dengan Hawa, Adam melahirkan keturunan yang menyebar ke berbagai benua
diseluruh penjuru bumi; menempati lembah, gunung, gurun pasir dan wilayah lainnya diseluruh
penjuru bumi. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah SWT yang berbunyi:

Dan sesungguhnya Kami muliakan anak-anak Adam; Kami angkut mereka didaratan dan di "
lautan; Kami berikan mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan
.kelebihan yang sempurna atas kebanyak makhluk yang telah Kami ciptakan

QS. al-Isra' [17]: 70 ) "


Kesimpulannya :
Adam dan Hawa diciptakan di surga dan Allah berpesan untuk tidak mendekati salah satu
buah di surga, Namun iblis menggoda mereka sehingga adam dan hawa dalam kondisi yang
menakutkan. Allah menghukum Adam dan Hawa sehingga diturunkan kebumi dan Akhirnya
Adam dan Hawa bertaubat. Taubat diterima oleh Allah namun Adam dan Hawa menetap dibumi.
Jadi Adam dan Hawa bukan terlahir dari rahim pra-ma atau manusia prasejarah seperti homo
sapiens melainkan Adam dan Hawa diciptakan Allah dari tanah yang kemudian ditiupkan roh
dan Kunfayyakun jadilah manusia yang dewasa (Adam) yang tercipta disyurga sebelum akhirnya
Allah menurunkan Adam dan Hawa dibumi