Anda di halaman 1dari 8

MECHANICAL SEAL

Mechanical seal adalah suatu alat mekanis yang berfungsi untuk


mencegah kebocoran fluida dari ruang/wadah yang memiliki poros
berputar. Pengesilan terjadi karena alat mekanis tersebut memiliki 2
buah komponen muka akhir (end faces) pada posisi 90 terhadap
sumbu poros yang senantiasa kontak satu dengan lainnya karena
adanya gaya axial dari pegas /spring.Mechanical seal umumnya
terpasang pada bermacam jenis pompa seperti centrifugal pump,
gear pump, screw pump juga bisa dipasang pada peralatan
mixer/agitator serta centrifugal/screw compressor.Untuk lebih jelas
cara pengesilan sebuah mechanical seal digambarkan sebagai berikut
:

Ilustrasi peralatan pompa dan mixer/agitator yang tidak mengunakan


Mechanical seal,cairan bocor keluar.

Ilustrasi peralatan (pompa) yang sudah menggunakan Mechanical Seal tidak ada cairan
yang keluar

Mechanical seal dipakai untuk:


Tekanan Cairan sampai 200 bar
Suhu maksimum antara 200C sampai 1000C
Pada poros yang berputar dengan kecepatan tinggi
Kecepatan lintasan (peripheral) sampai 100 m/s
Cara Kerja
Mechanical Seal Fungsi utama mechanical seal dalam suatu pompa
adalah untuk mencegah kebocoran cairan dari dalam pompa ke luar
(atmospheric side),terutama adalah cairan dari celah antara poros
dengan komponen statik rumah pompa.
Dalam mechanical seal ada 3 titik pengesilan yaitu :
1.Primary Seal , titik pengesilan yang terjadi pada Face Contact
(Primary Ring VS Mating Ring)
2.Secondary Seal , titik pengesilan untuk mencegah kebocoran
dibagian I.D.
(Inside Diameter) Primary Ring
3.Tertiary Seal , titik pengesilan untuk mencegah kebocoran dibagian
O.D.

(Outside Diameter) Mating Ring

Di dalam mechanical seal ada 2 kelompok komponen yang disebut


Rotating Unit (bagian yang berputar) dan Stationary Unit (bagian
yang diam).Rotating unit terpasang pada poros pompa dan berputar
seiring dengan putaran poros adapun stationary unit terpasang pada
bagian pompa yang diam yang disebut Gland Plate
Di dalam Rotating Unit ada komponen yang disebut Primary Ring
(rotary face), komponen ini selalu kontak dengan Mating Ring
(Stationary face)
karena memperoleh gaya dorong dari spring (pegas) serta
hydrodynamic fluid dari tekanan cairan di dalam pompa. Bidang
kontak antara Pimary Ring dan Mating Ring merupakan titik
pengesilan utama
(primary sealing) dari sebuah mechanical seal.

GASKET
Gasket adalah materi atau gabungan dari beberapa materi
yang diapit diantara 2 sambungan mekanis yang dapat dipisah.
Fungsi utama dari gasket adaiah untuk berfungsi untuk
mencegah kebocoran udara masuk kedalam pompa. Dan bila
tekanan lebih besar dari pada tekanan atmosfer, maka
berfungsi untuk mencegah kebocoran cairan keluar pompa.

Gasket dipakai harus dapat menghindari kebocoran pada


penggunaanya, tahan terhadap parts yang dilindungi dan bisa
tahan tekanan dan temperatur operasi yang sangat tinggi.
Dalam prakteknya, gasket dan sambungannya harus bekerja
bersama. Oleh karena itu, sistim tersebut harus dikaji secara
integratif untuk mengetahui kemampuan sealngnya. Dalam
pemakaiannya gasket biasanya digunakan pada sambungan
flange untuk menyambung bermacam-macam pipa maupun
sambungan yang lain seperti pada gasket yang digunakan di
motor bakar. Penggantian gasket biasanya dilakukan atas dasar
lama pemakaan yang bisa dnyatakan dalam jam kerja
ataupun jam operasi. Bisa juga penggantian gasket dilakukan
setelah sambungan gasket tersebut mengalami kebocoran.
Pada kenyataannya sangat jarang dilakukan uji coba terhadap
kekuatan gasket sebelum digunakan.

GASKET HEAD

Sebuah paking head yang berada di antara blok mesin dan


kepala silinder mesin pembakaran internal. Tujuannya adalah
untuk menutup silinder untuk memastikan kompresi maksimum
dan menghindari kebocoran minyak pendingin atau mesin ke
dalam silinder, dengan demikian, itu adalah aplikasi
penyegelan yang paling kritis dalam mesin apapun, dan,
sebagai bagian dari ruang bakar, itu saham yang sama
kekuatan persyaratan sebagai komponen ruang bakar lainnya.

Perbedaan peti gasket (stuffing box) dan perapat mekanik


(mechanical seal) :
Perapat mekanik (mechanical seal):
Dipasang pada poros berputar dengan kecepatan tinggi
Pada tekanan 200 bar
Temperature maksimum antara 200C sampai 1000C
Kecepatan lintasan sampai 100 m/s
membutuhkan keberpihakan toleransi ketat dan rotasi
yang seimbang
seal biasanya dua permukaan yang berbeda, yaitu terbuat
dari karbon dan keramik.
Peti gasket (stuffing box):
Permukaan yang menggunakan gasket harus rata, bersih,
kering dan tidak ada goresan
Dipasang pada alat/bagian yang keadaan diam
Pada tekanannya dibawah atmosfer
dapat mentolerir lebih getaran dari segel mekanis
biasanya dibuat dengan dasar kain yang diresapi dengan
grafit dan lemak

TUGAS ALAT INDUSTRI KIMIA


STUFFING BOX (PETI GASKET) AND
MECHANICAL SEAL (PERAPAT MEKANIK)

EVA NURUL HAKIM


(14-2013-035)

JURUSAN TEKNIK KIMIA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI


INSTITUT TEKHNOLOGI NASIONAL
BANDUNG
2014