Anda di halaman 1dari 540
Loe Dilengkapi dengan PERSONAL TUTOR Le MR Ot) dengan tambahan dari DEXTER J. BOOTH EDIS! KELIMA nine Stroud, K.A Matematika teknik / KA. Stroud, Dexter J. Booth; alin bahasa, Zulkitli Harahap; editor, Lemeda ‘Simarmata. ~ Jakarta: Erlangga, 2003. jis. .om. Judul asli: Engineering mathematics ISBN 979-688-997-8 (no. jl engkap) ISBN 979-688-998-6 (jil. 1) ISBN 979-688-999- (il. 2) 1, Matematika toknik, 1. Judul. Il. Stroud, KA. Il. Booth, Dexter J. IV. Simarmata, Lemeda. MATEMATIKA TEKNIK, Edisi Kelima/Jilid 1 K. A. Stroud dan Dexter J. Booth Judul GINEERING MATHEMATICS, Fifth & K. A. Stroud and Dexter J. Booth Copyright © K.A. Stroud and Dexter J. Booth 2001 Translation Copyright © 2003 by Penerbit Erlangga All Rights Reserved. Authorized wanslation from the English language edition published by PALGRAVE, Houndmills, Basingstoke, Hampshire RG 21 6XS and 175 Fifth Avenue, New York, N.Y. 10010. Hak terjemahan dalam Bahasa Indonesia pada Penerbit Erlangga, berdasarkan perjanjian pada tanggal 18 November 2002 Alih Bahasa : Ir. Zutkifli Harahap Editor : Lemeda Simarmata, $.T. Buku ini diset dan dilay-out oleh bagian Produksi Penerbit Erlangea dengan Power Macintosh G-4 (Times 10 pt). Dicetak oleh : PT. Gelora Aksara Pratama, 09 08 07 06 765432 Dilarang keras mengutip, menjiplak, atau memfotokopi sebagian atau seluruh isi buku ini serta memperjualbelikannya tanpa icin tertulis dari Penerbit Erlangga. © HAK CIPTA DILINDUNGI OLEH UNDANG-UNDANG. vi Matematika Teknik Rangkuman revisi 47 Latihan revisi 48 Sistem Bilangan — Denari, Biner, Oktal, Duodesimal, Heksadesimal 49 Rangkuman revisi 33 Latihan revisi 56 Pergantian basis — Denari ke biner, oktal dan duodesimal, Manfaat oktal sebagai 37 Jangkah antara Metode ter 62 Rangkuman revisi 63 Latihan revisi 63 Dapatkah Anda? Checklist F.1 64 Latihan ujian F.1 65 Soul-soal lanjutan F.1 67 Program F. 2 Pengantar aljabar 7 Hasil pembelajaran 1 Rn Pernyataan aljabar — Simbol selain numeral, Konstanta, Variabel, Aturan. 4 aljabar, Aturan prioritas, Suku dan koefisien, Mengumpulkan suku yang sejenis, ‘Suku yang serupa, Menguraikan tanda kurung, Tanda kurung dalam kurung Rangkuman revisi 80 Latihan revisi 80 Pangkal — Pangkat, Aturan indeks 82 Logaritma — Pangkat, Logaritma, Aturan logaritma, Basis 10 dan basis, pengubahan 84 basis, Persamaan logaritmik Rangkuman revisi 90 Latihan revisi or Perkalian pernyataan-aljabar suatu variabel tanggal 2 Pecahan — Pecahan aljabar, Penambahan dan pengurangan, Perkalian dan pembagian 93 Pembagian satu pernyataan dengan pernyataan lain 95 Rangkuman revisi 97 Latihan revisi 97 Faktorisasi_pernyataan aljabar — Faktor persekutuan, Faktor persekutuan dengan 99 pengelompokan, hasilkali dua faktor sederhana yang bermanfaat, Pernyataan kuadratik sebagai hasilkali dua faktor sederhana, Faktorisasi suatu pernyataan kuadratik, Pengujian untuk faktor-faktor sederhana Rangkuman revisi 107 Latihan revisi 107 Dapatkah Anda? Checklist F. 2 108 Latihan ujian F. 2 109 Soal-soal lanjutan F.2 110 Program F.3 Pernyataan dan persamaan 13 Hasil pembelajaran 113 Kuis F. 3 114 Pernyataan dan persamaan— Menentukan nilai pernyataan, Persamaan, Menentukan 115 nilai variabel independen, Transposisi rumus-rumus Rangkuman revisi 124, Dattar Isi Latihan revisi 124 Proses penentuan nilai — Sistem 125 Persamaan polinomial — Pernyataan polinomial, Penentuan nilai polinomial, 126 Penentuan nilai polinomial dengan pengurungan ‘Teorema sisa —Teorema faktor 128 Faktorisasi polinomial kuartik 133 Rangkuman revisi 136 Latihan revisi 137 Dapatkah Anda? Checklist F. 3 138 Latihan ujian F. 3 138 Soal-soal lanjutan F. 3 139 Program F. 4 Grafik 141 Hasil pembelajaran 141 Kuis F. 4 142 Grafik persamaan — Persamaan, Pasangan bilangan teratur, Sumbu Kartesius. 143 Menggambar grafik Rangkuman revisi 150 Latihan revisi 151 Menggunakan lembar-kerja — Lembar-kerja, Baris dan kolom, Pemasukan teks 152 dan angka, Rumus-rumus, Menghapus entri, Konstruksi suatu grafik Kartesius Rangkuman revisi 160 Latihan revisi 161 KKetaksamaan — Lebih kecil dari atau lebih besar dari 162 Rangkuman revisi 163 Latihan revisi 163 Dapatkah Anda? Checklist F. 4 164 Latihan ujian F. 4 164 Soal-soal lanjutan F. 4 165 Program F. 5 Persamaan linear dan persamaan linear simultan 167 167 168 Persamaan linear — Penyelesaian suatu persamaan sederhana 169 Persamaan linear simultan dengan dua anu — Penyelesaian dengan substitusi 171 penyelesaian dengan menyamakan koefisien Persamaan linear simultan dengan tiga anu — Pra-penyederhanaan 174 Rangkuman revisi 178 Latihan revisi 17 Dapatkah Anda? Checklist F. 5 180 Latihan ujian F. 5 181 Soal-soal lanjutan F, 5 181 Program F. 6 Persamaan polinomial 183 Hasil pembelajaran 183 Kuis F.6 184 Persamaan polinomial — Persamaan kuadratik 185 Penyelesaian persamaan kubik yang memiliki sedikitnya satu faktor linear 190 vii viii ‘Matematika Teknik Penyelesaian persamaan kuartik yang memiliki sedikitnya dua faktor linear 194 Rangkuman revisi 197 Latihan revisi 198 Dapatkah Anda? Checklist F.6 200 Latihan ujian 200 Soal-soal lanjutan F. 6 201 Program Ff. 7 Pecahan parsial 203 Hasil pembelajaran 203 Kuis F.7 204 Pecahan parsial 205 Rangkuman revisi 211 Latihan revisi 211 Penyebut dengan faktor berulang dan kuadratik 212 Rangkuman revisi 219 Latihan revisi 220 Dapatkah Anda? Checklist F.7 220 Latihan ujian F.7 221 Soal-soal lanjutan F. 7 221 Program F, 8 Trigonometri baa Hasil pembelajaran 223 Kuis F.8 224 Sudut — Rotasi, Radian, Segitiga, Rasio trigonometrik, Rasio 225 kebalikan, Teorema Pythagoras, Segitiga khusus, Setengah sama-sisi Rangkuman revisi 236 Latihan revisi 237 Identitas trigonometrik — Identitas dasar, Dua 238 Identitas lain, Identitas untuk sudut-sudut gabungan Rumus trigonometrik —Jumlah dan selisih sudut, 242 ‘Sudut ganda, Jumlah dan selisih rasio, Hasilkali rasio Rangkuman revisi 243 Latihan revi: 244 Dapatkah Anda? Checklist F. 8 245 Latihan ujian F. 8 245 Soal-soal lanjutan F. 8 246 Program F. 9 Deret binomial 249 Hasil pembelajaran 249 Kuis F. 9 250 Faktorial dan kombinasi — Faktorial, Kombinasi, Tiga 251 sifat dari koefisien kombinatorial Rangkuran revisit 258 Latihan revisi 258 Dere( binomial — segitiga Pascal, Ekspansi binomial, Suku 259 ‘Umum dari Ekspansi binomial Rangkuwman revisi 264 Dattar Isi tad ; Notasi > (sigma) — Suku-suku umum, Penjumlahan n bilangan asli pertama, Aturan untuk memanipulasi penjumlahan Bilangan eksponensial ¢ Rangkuman revisi Latihan revisi Dapatkah Anda? Checklist F. 9 Latihan ujian F.9 Soal-soal lanjutan F. 9 Program F. 10 Diferensiasi Hasil pembelajaran Kuis F. 10 Penentuan gradien kurva secara aljabar ‘Turunan dari yang dipangkatkan — Dua garis lurus, Dua kurva Diferensiasi polinomial Turunan — notasi lain Rangkuman revisi Latihan revisi Turunan kedua — Nilai pembatas jika “"® jika @ — 0. Turunan standar i dari hasitkali fungsi gi dua fungsi — Diferensiasi suatu fungsi dari fungsi Latihan revisi Dapatkah Anda? Checklist F.10 Latiban ujian F. 10 Soal-soal lanjutan F. 10 Program F. 11 Integrasi Hasil pembelajaran Kais F. 11 Integrasi — Konstanta integrasi Integral standar Rangkuman revisi Latihan revisi Integrasi pernyataan polinomial Fungsi dari suatu fungsi linear x Rangkuman revisi Latihan revisi Integrasi dengan pecahan parsial Rangkuman revisi Latihan revisi Luas di bawah kurva Rangkuman revisi Latihan revisi 265 271 273 273 274 276 277 278 281 284 285 288 289 290, 290 291 295 296 304 306 306 309 310 3 312 313 313 314 316 317 317 319 321 322 323 326 326 Matematika Teknik Rangkuman revisi Latihan revisi Latiban ujian F. 11 Soal-soal lanjutan F. 1 Hasil pembelajaran Kuis E12 Grafik Rangkuman revisi Latihan revisi Rangkuman re Latihan revisi Rangkuman revisi Latihan revisi Latiban ujian F. 12 Bagian II Hasil pembelajaran Pangkat darij Bilangan kompleks Latihan revisi Represent: Rangkuman revisi Integrasi sebagai suatu penjumlahan — Luas di antara kurva dan 327 garis yang memotongnya 333 334 Dapatkah Anda? Checklist F. 11 337 338 339 Program F. 12 Fungsi . 34 341 342 Memproses bilangan — Fungsi merupakan aturan tetapi tidak semua aturan 344 merupakan fungsi, Fungsi dan operasi aritmetika, Invers-fungsi, Grafik invers, Grafik y=x°, Grafik y =x, + yang diplot sekaligus 353 353 — Invers invers dari komposisi 354 rigonometrik — Rotasi, Tangen, Periode, Amplitudo, 359 Beda fase, Fungsi trigonometriks invers, Persamaan trigonometrik, Persamaan yang berbentuk a cos x + b sin i 37 371 ‘ksponensial dan logaritmik — Fungsi eksponensial, Persamaan indeks 373 anjil dan fungsi genap — Bagian ganjil dan bagian genap, Bagian 377 ganjil dan bagian genap fungsi eksponensial 380 380 Dapatkah Anda? Checklist F. 12 382 383 /-soal lanjutan F, 12 384 387 Program | Bilangan kompleks 1 389 389 Pendahuluan — Gagasan dan simbol 390 Simbol j — Persamaan kuadratik 390 392 303 307 Bilangan kompleks yang sama 399 i grafis suatu bilangan kompleks 400 Penjumiahan bilangan kompleks secara grafis 403 Bentuk polar suaty bilangan kompleks 405 Bentuk eksponensial suatu bilangan kompleks 409 411 412 Dapatkah Anda? Checklist 1 Daftar Isi Latihan ujian 1 Soal-soal lanjutan 1 Program 2 Bilangan kompleks 2 Hasil pembelajaran Pendahuluan Latihan revisi Masalah lokus-lokus Rangkuman revisi Dapatkah Anda? Checklist 2 Latihan ujian 2 Soal-soal lanjutan 2 Program 3 Fungsi hiperbolik Hasil pembelajaran Pendahuluan Grafik dari fungsi hiperbolik Latihan revisi Penentuan nilai fungsi hiperbolik Fungsi hiperbolik invers Bentuk log dari fungsi hiperbolik invers Identitas hiperbolik Hubungan antara fungsi trigonometrik dan hiperbolik Dapatkah Anda? Checklist 3 Latihan ujian 3 Soal-soal lanjutan 3 Program 4 Determinan Hasil pembelajaran Determinan Determinan orde-ketiga — Penentuan nilai determinan orde-ketiga Persamaan simultan persamaan dengan tiga bilangan anu Latihan revisi Konsistensi suatu set persamaan Sifat-sifat determinan Dapatkah Anda? Checklist 4 Latihan ujian 4 Soal-soal lanjutan 4 Program 5 Matriks Hasil pembelajaran Matriks — definisi Notasi matriks Matriks yang sama Penambahan dan pengurangan matriks Perkalian matriks — Perkalian skalar, Perkalian dua matriks 413 413, 415 415 416 423 433 437 438 438 439 41 441 442 445 448, 49 450 452 455 457 461 461 463 470 474 476 482 486 490 490 491 495 497 498, 499 499 xi xii Matematika Teknik ‘Transpos suatu matriks Matriks khusus Determinan suatu matriks bujursangkar — kofaktor, Adjoin suatu matriks bujursangkar Invers suatu matriks bujursangkar — Hasitkali suatu matriks bujursangkar dan inversnya Penyelesaian set persamaan linear — Metode eliminasi Gauss untuk menyelesaikan set persamaan linear Nilai-eigen dan vektor-eigen — Vektor-eigen Rangkuman revisi Dapatkah Anda? Checklist 5 Latihan ujian 5 Soal-soal lanjutan 5 Program 6 Vektor Hasil pembelajaran Pendahuluan: kuantitas skalar dan vektor Representasi_ vektor — Dua vektor yang sama, Jenis-jenis vektor, Penambahan vektor, Jumlah dari beberapa vektor Komponen-komponen vektor yang diketahul — Komponen-komponen vektor dalam suku-suku vektor satuan Yektor dalam ruang Kosinus arah Hasilkali skalar dari dua vektor Hasilkali vektor dari dua vektor Sudut antara dua vektor Rasio arah Rangkuman revisi Dapatkah Anda? Checklist 6 Latihan ujian 6 Soal-soal lanjutan 6 Program 7 Diferensiasi Hasil pembelajaran ‘Turunan standar Fungsi dari suatu fungsi Diferensiasi logaritmik Latihan revisi implisit Persamaan parametrik Dapatkah Anda? Checklist 7 Latihan ujian 7 Soal!soal lanjutan 7 Program 8 Penerapan diferensiasi. 1 Hasil pembelajaran 503 503 505 508 521 522 523 S24 527 528 529 537 539 540 S41 543 546 548 548 549 550 550 553 554 556 561 563 564 566 509 570 570 S73 574 Dattar Isi etahui Garis singgung dan garis-normal suatu kurva di titik yang di Kurvatur — Pusat kurvatur Dapatkah Anda? Checklist 8 Latiban ujian 8 Soal-soal lanjutan 8 Program 9 Penerapan diferensiasi 2 595 Hasil pembelajaran 595 Diferensiasi fungsi-fungsi trigonometrik invers 596 Latihan revisi 598 ‘Turunan dari fungsi-fungsi hiperbolik invers 599 Latihan revisi 602 Nilai maksimum dan nilai minimum 603 ‘Titik hetok 607 Dapatkah Anda? Checklist 9 612 Latihan ujian 9 613 Soal-soal lanjutan 9 613 Program 10 Diferensiasi parsial 1 61s Hasil pembelajaran 615 Diferensiasi Parsial 616 Latihan revisi 626 Pertambahan kecil 628 Dapatkah anda? Checklist 10 633 Latihan ujian 10 633 Soal-soal lanjutan 10 634 Program 11. Diferensiasi parsial 2 637 Hasil pembelajaran 637 Diferensiasi parsial 638 Soal-soal laju perubahan 640 Perubahan yariabel 648 Dapatkah Anda? Checklist 11 650 Latihan ujian 11 651 Soal-soal lanjutan 1 651 Jawaban soal 653 Indek: 620 Prakata untuk Edisi Pertama Buku ini ditujukan sebagai buku pegangan satu-tahun-penuh untuk pelajaran matematika bagi mereka yang belajar dalam bidang teknik, mipa maupun dan politeknik. Materi di dalam buku ini ditulis secara khusus untuk matakuliah-matakuliah yang mengarah ke (i) Bagian I dari program sarjana untuk bidang teknik, (ii) Higher National Diploma dan Higher National Certificate untuk subjek-subjek yang berhubungan dengan teknologi, atau untuk kuliah-kuliah Iain yang levelnya setara. Walaupun bukti-bukti formal disertakan bila dirasa perlu untuk membantu pemahaman, tujuan utama buku ini adalah agar para mahasiswa dapat memperoleh keterampilan matematika yang mantap dan memiliki pengetahuan serta pemahaman yang memadai mengenai konsep-konsep dasar yang terlibat di dalamnya, Dengan strukturnya yang terprogram, buku ini sangat cocok untuk digunakan baik di dalam ruang kuliah maupun sebagai bacaan untuk belajar sendiri, di samping sebagai sarana untuk memulihkan Kembali kemampuan yang pernah kita miliki ataupun untuk meningkatkannya. Buku ini adalah hasil dari kerja keras selama delapan tahun yang dilakukan oleh Departemen Matematika Lanchester College of Technology, Coventry, dalam upaya mereka untuk mengembangkan teknik-icknik belajar yang terprogram. Selama empat tahun terakhir ini, sebagian besar matakuliah matematika tahun-pertama di fakultas teknik telah diberikan dalam hentuk pro- gram, yang disertai dengan periode seminar dan periode tutorial. Hasilnya ternyata sangat memuaskan, sehingga dilakukanlah upaya untuk lebih memperluas dan mengembangkan teknik- teknik belajar ini Setiap program telah divalidasi olen banyak pihak sebelum akhirnya diproduksi dalam bentuknya yang seperti sekarang ini dan tingkat keberhasilan yang dicapai sclalu di atas 80/80, dengan kata lain, setidaknya 80% dari mahasiswa pengguna buku memperoleh nilai setidaknya 80% dari nilai tertinggi yang bisa diperoleh dalam pengujian-pengujian yang kriteria-kriterianya telah dipersiapkan dengan cermat. Dalam suatu proyek penelitian, yang dilakukan terhadap sejumlah kelompok pembanding (contro! group) yang mengikuti proses perkuliahan biasa, para mahasiswa yang belajar dari program berhasil mencapai nilai rata-rata yang cukup jauh lebih tinggi daripada nilai para mahasiswa dari kelompok pembanding tersebut dan rentang nilai mereka selalu jauh lebih kecil, Pola yang sama juga terlihat pada hasil-hasil dari serangkaian tes harian yang dilakukan dalam setiap perkuliahan, Belajar sesuai dengan tingkat kemampuan pribadi masing-masing, keterlibatan mahasiswa yang intens, dan nilai jawaban yang langsung diperoleh adalah keunggulan-keunggulan yang Pasti sudah dikenal oleh mereka yang pernah mengikuti kegiatan belajar yang terprogram. Belajar terprogram pada tahun pertama perkuliahan seorang mahasiswa di perguruan tinggi akan memberikan keuntungan tambahan yaitu menjembatani kesenjangan antara kehidupan sekolah yang lebih banyak diatur dengan kehidupan kampus yang lebih menuntut kesadaran pribadi dan kemandirian. Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam proses pengerjaan buku ini, termasuk mereka yang telah berpartisipasi aktif dalam proses validasi buku. Secara khusus saya ingin menghaturkan rasa terimakasih yang, mendalam atas segala dorongan dan dukungan yang telah saya terima dari Kepala Departemen Prakata untuk Edisi Pertama Matematika yang sekarang, Mr, J.B. Sellars, M.Sc., A.RR.AeS., F.LM.A., dan dari Mr. R. Wooldridge, M.C.,B.Sc., FLM.A., Kepala Departemen yang sebelumnya, yang sekarang menjadi Rektor di Derby College of Technology. Ucapan terimakasih ingin saya sampaikan juga kepada berbagai sumber, yang terlalu banyak untuk saya sebutkan satu per satu, yang selama ini telah menyumbangkan dan memilihkan contoh-contoh soal yang terdapat di dalam buku ini. Apa yang telah mereka lakukan jelas sangat besar pengaruhnya terhadap kesuksesan buku ini K. A. Stroud xv Prakata untuk Edisi Kedua Keberhasilan yang berlanjut dari buku Mavematike Teknik sejak terbit untuk pertamakalinya ini tercermin dari banyaknya matakuliah yang telah mengadopsi buku ini sebagai buku pegangan tutama dan dari surat-surat yang berdatangan dari berbagai pihak yang menyambut positif aspek- aspek belajar-mandiri dari buku ini. Namun selama masa-masa tersebut telah terjadi pula perubahan kurikulum dan matakuliah-matakuliah baru pun banyak bermunculan. Sebagai hasilnya, saran demi saran terus berdatangan meminta agar buku ini memasukkan topik-topik tambahan di luar topik-topik yang menjadi materi inti matakuliah strata-satu atau program lain yang setara. Memperbesar buku terus-menerus semata-mata demi memasukkan semua topik akan sangat sulit mengingat pengaruhnya terhadap ukuran fisik buku ini dan aspek-aspek komersial produksinya. Akan tetapi, setelah mempelajari masukan-masukan yang datang dan sebagai salah satu hasil dari riset lanjutan yang dilakukan oleh pengarang dan pihak penerbit, akhirnya sekarang terbitlah edisi baru dati Matemuike Teknik yang menyertakan tiga topik baru yang memang dirasa paling banyak dibutuhkan. Program-program tambahan di dalam edisi kedua ini membahas topik berikut: (a) Matriks: definisi; jenis-jenis matriks; operasi; transpos; invers; penyelesaian persamaan lincar; nilaicigen dan vektoreigen. (b) Kurva dan pencocokan kurva; kurva standar; asimtot; pembuatan sketsa kurva yang i ik; pengenalan kurva; pencocokan kurva; metode kuadrat-terkecil. (©) Statis histogram; tendensi sentral — mean, modus, dan mediat frekuensi dan kurva frekuensi; dispersi —daerah nilai (rong distribusi normal dan kurva normal yang distandarisasi, pembuatan kode; poligon varians, dan deviasi standar, Ketiga program ini memiliki struktur yang sama dengan materi yang sudah ada sebelumnya dan masing-masing disertai dengan banyak contoh soal dan latihan. Seperti sebelumnya, setiap program diakhiri dengan Latihan Ujian singkat untuk menguji kemampuan pengguna buku dan seperangkat Soal-soal Lanjutan yang memberikan latihan tambahan yang sangat bermanfaat, Jawaban soal diberikan pada akhir buku ini. Selama proses perevisian buku, dilakukan juga penyempurnaan terhadap beberapa bagian sekunder dari buku sehingga kami berharap bahwa, dengan bentuknya yang sudah diperbarui ini, buku ini akan semakin menarik lagi dan dapat terus memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi para penggunanya. K. A, Stroud aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Petunjuk Penggunaan Buku Buku ini berisi empat puluh pelajaran yang disebut Program. Setiap program telah ditulis sedemikian rupa agar proses belajar lebih efektif dan lebih menarik. Anda akan merasa seperti memiliki pembimbing pribadi karena Anda belajar sesuai dengan kecepatan belajar Anda dan setiap kesulitan yang mungkin saja Anda hadapi akan disingkirkan sebelum Anda sempat melakukan gagasan atau teknik yang salah Anda akan menemukan bahwa setiap Program dibagi menjadi sepuluh bagian yang disebut Frame. Ketika Anda memulai suatu Program, mulailah dari Frame 1, Bacalah setiap frame secara cermat dan lakukanlah setiap perintah atau latihan yang harus Anda kerjakan. Pada hampir setiap frame, Anda diminta untuk menjawab pertanyaan, yang menguji pemahaman Anda atas informasi yang terkandung di dalam frame yang bersangkutan, dan Anda dapat langsung membandingkan jawaban Anda dengan jawaban yang benar yang diberikan pada frame berikutnya. Untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya, Anda disarankan tidak melihat frame berikutnya sebelum Anda selesai menjawab soal. Jika terdapat sederetan titik-titik, Anda diminta mengisikan kata, frasa, bilangan, aiau pernyataan yang hilang ke dalam titik-titik tersebut. Pada setiap tahap Anda akan dituntun melalui jalan yang benar, Tidak perlu tergesa-gesa: bacalah frame secara cermat dan ikutilah arahannya dengan seksama. Dengan cara ini, Anda pasti belajar. Setiap Program dimulai dengan Hasil Pembelajaran yang menyebutkan secara rinci apa yang akan Anda pelajari dalam Program bersangkutan, Program ini diakhiri dengan cheklist yang berisi pertanyaan-pertanyaan Dapatkah Anda? yang menilai seberapa jauh Anda berhasil mencapai Hasil Pembelajaran tersebut. Jika Anda merasa cukup yakin kerjakanlah Latihan Ujian yang menyertainya, Latihan ini disesuaikan langsung dari apa yang akan Anda pelajari dalam Program bersangkutan: pertanyaannya sederhana dan tidak menjebak. Untuk memberi Anda latihan praktek yang diperlukan, disertakan juga seperangkat Soal-soal Lanjutan: kerjakanlah soal-soal ini sebanyak yang mungkin Anda bisa. Ingat bahwa dalam matematika, seperti halnya pada situasi-situasi lain, latihan akan menjadikan Anda sempurna —atau setidaknya mendekati. Dari keempat puluh Program ini, dua belas program pertama adalah program topik dasar. Sebagian darinya akan berisi materi yang telah Anda kenal, Walaupun begitu, bacalah Hasil Pembelajaran dari Program tersebut dan jika Anda merasa sudah menguasai hasil-hasil pembelajaran tersebut cobalah kerjakan Kuis yang menyertainya— Anda akan segera mengetahui apakah Anda memerlukan kursus penyegaran atau tidak. Memang, sekalipun Anda merasa sudah pernah mengerjakan sebagian dari topik-topik itu sebelumnya, tidak ada salahnya Anda tetap mempelajari Program itu: dengan itu Anda dapat memperoleh revisi yang bermanfaat di samping menambal lubang-lubang kekurangan Anda. Ketika Anda telah sampai pada akhir suatu Program topik Dasar dan telah menilai keberhasilan Anda dalam mencapai Hasil Pembelajaran dengan menggunakan checklist Dapatkah Anda?, kembalilah ke awal Program yang bersangkutan dan cobalah kerjakan Kuis program bersangkutan sebelum Anda menutup Program tersebut dengan mengerjakan Latihan Ujian dan Soal-soal Lanjutan, Dengan cara ini Anda akan memperoleh latihan yang lebih banyak lagi. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. xxiv Informasi pendukung yang bermanfaat (d) Blips Pusat di titik-asal, fokus: (Va" + 6°, 0) di mana a = sumbu semi-major, b = sumbu semi-minor Persamaan parametrik: x = a cos @ y = b sin @ (e) Hiperbola 2 Pusat di titik-asal, fo 5 \a° + 6°, 0} 5 Persamaan parametri Hiperbola rektangular: x sec @y =b tan @ Pusat di titik-asal, puncak el dengan kata lain, xy di mana ¢ = Persamaan paramettik: x = ct y = oft 4. Hukum: (a) Hukum asosiatif — untuk penjumlahan dan perkalian at(b+c) (at+b)+e athe) = (abje (>) Hukum komutatif — untuk penjumlahan dan perkalian at+b=bta ab = ba (©) Hukuwm distributif — untuk perkalian dan pembagian ath +c) = ab + ac be _ Be Pengan-syaaiia XO) a "ata ukum matematika aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Program F1 Frame Aritmetika Dam @ Hasil pembelajaran Setelah menyelesaikan Program ini, Anda diharapkan dapat: Melakukan aturan-aturan dasar aritmetika dengan bilangan bulat Menulis bilangan asli sebagai hasilkali bilangan prima Mencari faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil dari dua bilangan asli Memeriksa hasil perhitungan dengan memanfaatkan pembulatan Memanipulasi pecahan, rasio, dan persentase Memanipulasi bilangan desimal Memanipulasi pangkat Menggunakan bentuk standar atau bentuk standar yang lebih baik dan menyelesaikan perhitungan hingga ke taraf ketelitian yang dibutuhkan Memahami konstruksi berbagai sistem bilangan dan mengkonversi dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan yang lain Jika Anda merasa telah menguasai semuanya mengapa Anda tidak mencoba kuis pada halaman berikut? Anda dapat memeriksa jawaban Anda pada akhir buku ini. Letakkanlah simbol < atau > yang sesuai di antara setiap pasangan bilangan berikut: (a) 3 2 () 8 -13 @ 25 0 FD) sampai Carilah nilai dari masing-masing.soal berikut: (a) 1349+3-2x5 (b) (13+9)+@-2)x5 samp Tulislah masing-masing bilangan berikut sebagai perkalian faktor prima: (a) 170 (b) 455 (©) 9075 d)-1140 (46) sampai Carilah FPB dan KPK untuk setiap pasangan bilangan: , (a) 84, 88 (b) 105, 66 (20) sampai Bulatkanlah setiap bilangan berikut ke 10, 100, dan 1000 terdekat: (a) 1354 (b) 2501 (©) -2452 (d) -23 625 (22) sampai Sederhanakan setiap pecahan ini ke suku terendshnya: 12 144 49 64 is (b) Go = @ > 28 ) sampai ® a 4 4 Tentukanlah nilai perkalian berikut: 3 u 5 3 4 a 2x2 @ Bei we 244 @ 2-4 Bsammi @ 5x5 ot6 O Gt © 3 Tulistah proporsi-proporsi berikut sebagai rasio: (a) 1 dari A, 1 dati B, dan 3 dari c 2 5 10 (by dari P, 1 dari Q, 1 dari R, dan sisa S BP) sampai 4 3 5 Selesaikanlah soal-soal berikut: @) fs % —(b) 48% dari 50 = (©) a = % (d) 15% dari 25 = (49) sampai 1 Bulatkanlah setiap bilangan desimal berikut, pertama-tama hingga 3 angka signifikan dan kemudian hingga 2 tempat desimal: (a) 21,355 (b) 0.02456 (©) 0.3105 (a) 5134,555 56) sampai om, “ty 16 7 18 rt} Ubahlah masing-masing pecahan berikut ke bentuk desimal Frame hingga 3 tempat desimal: - 4 Tne 28 (66) sampai @ = ®-5 Og @ | Ubahlah masing-masing bilangan desimal berikut ke bentuk | pecahan dalam suku-suku terkecilm | () 55 sampai (@) 08 ) 28 &) Tulislah masing-masing soal berikut dalam bentuk sederha— nanya: (a) 1,010101 .. . (b) 9,2456456456 .. . Tulislah masing-masing soal berikut ini sebagai bilangan dengan satu pangkat: (a) x3? (b) +25 (ec) (@) 78 (GB) sampai (9) Carilah nilai dari masing-masing soal berikut hingga 3 tempat desimal: | @ 1) Yt) C27} @ 9) (0) samp Tulislah masing-masing soal berikut sebagai suatu bilangan desimal tunggal: (a) 3,2044 x 10° (b) 16,1105 + 107 sampai (98) | Tulislah masing-masing soal berikut dalam bentuk standar- | nya: | (a) 134,65 (b) 0,002401 sampai (101) | Tulislah masing-masing soal berikut dalam bentuk standar yang lebih bail 304 sampai (a) 16,1105 + Masing-masing dari bilangan yang berikut telah diperoleh dari pengukuran. Tentukanlah nilai setiap perhitungan untuk taraf ketelitian yang semestin (a) 11,4 x 0,0013 + 5,44 x 8,810 1,01 + 0.00335 (b) 9.12 x 6,342 sampai Nyatakanlah bilangan berikut dalam bentuk desimal: | (a) 1011.01, (b) 456.721, (©) 123,429, (d) CA1,B22,, sampai (129) } Ubahlah 15,605, menjadi bentuk oktal, biner, duodesimal dan heksadesimal ekuivalennya: (230) sampai (053) | : at 107 (b) 9. # Topik dasar Jenis-jenis bilangan CP tianganast Bilangan pertama yang pernah kita jumpai ialah bilangan cacah (whole numbers), yang disebut juga bilangan asli (natural numbers), dan bilangan ini ditulis dengan menggunakan numeral. Numeral dan nilai tempat Bilangan cacah atau bilangan asi ditulis dengan menggunakan kesepuluh numeral 0, 1, , 9-di mana kedudukan angka menentukan nilai yang diwakilinya, Sebagai contoh: 246 berarti 2 ratusan dan 4 puluhan dan 6 satuan, Dengan kata lain 200 + 40 + 6 Di sini numeral 2, 4, dan 6 masing-masing disebut koefisien ratusan, puluhan, dan satuan. Inilahprinsip nilai tempat. Titik-titik pada sebuah garis dan urutan Bilangan asli dapat direpresentasikan oleh titik-titik yang berjarak sama pada sebuah garis lurus di mana bilangan asli pertamanya ialah nol (0). 0 1 2 3 4 5 6 7 8 Bilangan-bilangan asli di atas tersusun berurutan dimulai dari yang kecil hingga ke yang besar. Pada saat kita bergerak di sepanjang garis lurus tersebut dari kiri ke kanan, bilangan akan bertambah seperti yang diperlihatkan oleh tanda panah di ujung garisnya. Pada garis, tersebut, bilangan-bilangan di kiri suatu bilangan lebih kecil daripada (<) bilangan tersebut dan bilangan-bilangan di kanannya lebih besar daripada bilangan tersebut. Misalnya, 8 >5 karena 8 direpresentasikan oleh sebuah titik di sebelah kanan 5. Demikian pula, 3 < 6 karena 3 berada di sebelah kiri 6. Sekarang kita pindah ke frame berikutnya CS langan bulat Jika garis lurus yang memperlihatkan bilangan asli diperpanjang ke kiri kita dapat memplot titik-titik yang berjarak sama di kiri bilangan nol. 5 4 3-2 1 0 1 2 3 Titik-titik ini merepresentasikan bilangan negatif yang ditulis sebagai bilangan asli yang idahului oleh tanda minus, misalnya 4. Bilangan cacah positif dan negatif ini serta nol secara keseluruhan disebut bilangan bulat (integer), Pengertian urutan masih tetap berlaku, Sebagai contoh, -5 < 3 dan -2 > —4 karena titik yang menyatakan —5 berada di kiri titik yang menyatakan 3. Serupa halnya, —2 berada di kanan 4, Bilangan ~10, 4, 0, -13 merupakan jenis bilangan yang disebut............ Anda dapat memeriksa jawaban Anda pada frame berikut Aritmetika 7 Bi C5 ilangan bulat ‘Semuanya bilangan bulat. Bilangan asli semuanya positif. Sekarang cobalah yang ini: ‘Tempatkan simbol < atau > yang sesuai di antara pasangan bilangan berikut: (a) -3 ~6 (bo) 2 4 © 7 12 Selesaikan ketiganya dan periksalah hasilnya pada frame berikut : wo (a) -3> 6 (by) 2> 4 @ 7< 12 Alasannya ialah: (a) -3 > -6 karena — 3 direpresentasikan pada garis di kanan —6 (©) 2>—4 karena 2 direpresentasikan pada garis di kanan 4 (©) ~7< 12 karena ~ 7 direpresentasikan pada garis di kiri 12 Sekarang kita pindah ke frame berikumya cau ttt Tanda kurung Tanda kurung harus digunakan pada bilangan negatif untuk memisahkan tanda minus pada bilangan dari simbol operasi aritmetikanya, Misalnya 5 - -3 haruslah ditulis 5 - (-3) dan 7 x -2 harus ditulis 7 x (-2). Janganlah sekali-kali menulis dua simbot operasi arimetika secara beruruan tanpa menggunakan tanda kurung. Penambahan dan pengurangan Menambahkan dua bilangan akan menghasilkan jumlahnya (sum) dan mengurangkan dua bilangan akan menghasilkan selisihnya (difference). Sebagai contoh, 6 + 2 = 8. Menambahkan berarti bergerak ke kanan dari bilangan pertama dan mengurangkan berarti bergerak ke kiri dari bilangan pertama, sehingga 6 ~ 2 = 4 dan 4 — 6 = -2: 642 8 Topik dasar Menambahkan sebuch bilangan negatif sama seperti mengurangkan bentuk positif bilangan tersebut. Misalnya 7 + (2) = 7 - 2. Hasilnya sama dengan 5. Mengurangkan bilangan negatif sama seperti menambahkan bentuk positif bilangan tersebut. Misalnya 7 —(-2)=7+2=9. Jadi berapakah nilai: (a) 8 + (-3) (b) 9 - (-6) (©) A) + C8) (a) (14) — 7)? Setelah Anda menyelesaikannya, periksalah hasil Anda pada frame berikut CO (a) 5 (b) 15 () -12 @ 7 Pindahlah ke Frame 7 Zw Perkalian dan pembagian Mengalikan dua bilangan menghasilkan hasilkali-nya (product) dan membagi dua bilangan menghasilkan hasilbagi-nya (quotient). Mengalikan dan membagi dua bilangan positif atau dua bilangan negatif menghasilkan bilangan positif. Sebagai contoh: 12 x 2 = 24 dan (12) x (2) = 24 12 +2 = 6 dan (-12) + 2) =6 ‘Mengalikan atau membagi bilangan positif dengan bilangan negatif menghasilkan bilangan negatif, Sebagai contoh: 12 x (2) 24, (-12 Jadi berapakah nilai dari: (a) (-5) x 3 (b) 12 + (-6) (c) (-2) x 8) @ 14) +7)? Setelah Anda menyelesaikannya, periksalah hasil Anda pada frame berikut Pindah ke Frame 9 Aritmetika 9 Tanda kurung dan aturan prioritas Tanda kurung dan aturan prioritas digunakan untuk menghilangkan keraguan dalam suatu perhitungan. Sebagai contoh, 14 — 3 x 4 dapat berarti ll x4 = 44 atau 14 - 12 =2 bergantung pada operasi yang mana didahulukan, Untuk menghilangkan keraguan itu kita mengandalkan aturan prioritas: Pada sebarang perhitungan yang melibatkan keempat operasi arimetika kita metakukan sebagai berikut: (a) Bekerja dari arah kiri tentukanlah nilai pembagian dan perkalian begitu menjumpai operasi pembagian dan perkalian itu; ini akan menyisakan pethitungan yang hanya melibatkan penambahan dan pengurangan. (o) Bekerja dari arah kiri tentukanlah nilai penambahan dan pengurangan begitu menjumpai operasi penambahan atau pengurangan itu. Sebagai contoh, tentukanlah nilai: 445x6+2-12+4x2-1 pada langkah pertama dari kiri ke kanan diperoleh: 4430+2-3x2-1 pada langkah kedua dari kiri ke kanan diperoleh: 4+15-6-1 dan pada langkah terakhir diperoleh: 19-7=12 Jika pada perhitungan terdapat anda kurung maka tanda kurung ini terlebih dulu ditentukan nilainya, sehingga: G4+5x6)+2-12+4x2-1 =34+2-6-1 =17-7 =10 Ini berarti bahwa: 14-3 x4 karena, dengan membaca dari kiri kita mengalikan sebelum kita mengurangkan. Tanda kurung haruslah digunakan untuk mendapatkan hasil lainnya: (14 = 3) x4 1x4 44 karena aturan prioritas menyatakan bahwa tanda kurung haruslah dikerjakan terlebih dulu. Sehingga 34 + 10 + (2-3) x5 = Hasilnya pada frame berikut 10 Topik dasar Karena 34+ 10+ (2-3) x 5 = 34+ 10+ (-1) x5 kita temtukan oilai tanda-kurung terlebih dulu = 344+ C10) x5 dengan membagi = 34 + (-50) dengan mengalikan = 34-50 akhirnya kita kurangkan =-16 Perhatikanlah bahwa apabila tanda kurung digunakan kita dapat menghilangkan tanda perkalian dan mengganti tanda pembagian dengan garis, sehingga: 5 x (6 ~ 4) menjadi 5(6 ~ 4) dan 25-10 5 Ketika menentukan nilai dari pernyatan yang mengandung tanda-kurung dalam kurung, tanda kurung yang paling dalam terlebih dulu ditentukan nilainya, sebagai contoh Q5 — 10) + 5 menjadi (25 — 10/5 atau (4 ~ 2[5 - 1) = 34-2 x4) terlebih dulu menentukan nilai tanda kurung yang paling dalam [. . .] =34- 8) perkalian sebelum pengurangan suku-suku di dalam tanda-kurung (. .) = 3-4) pengurangan menyelesaikan penentuan nilai suku- suku di dalam tanda-kurung (. . =-12 perkalian menyelesaikan perhitungan sehingga 5 — (8 +714 - 1] - 98} =. Kerjakan yang ini, hasilnya ada dalam frame berikut Karena 5— (8 + 714 - 1] - 9/3} =5-{8+7x3-9+3) ~{8+ 21-3) 5 - (29-3) — 26 21 Sekarang kita beralih ke frame 12 Aritmetika W Hukum dasar aritmetika 12 J ‘Semua pekerjaan yang telah Anda lakukan sampai sejauh ini dilakukan dengan asumsi bahwa Anda telah mengetahui aturan-aturan tentang penggunaan operasi aritmetika yang tentu saja Anda sudah bisa, Namun demikian, terdapat perbedsan antara mengetahui aturan itu saja dan menyadari keberadaan aturan-aturan tersebut, maka inilah aturan- aturan tersebut, Keempat operasi aritmetika itu ialah: penambahan dan pengurangan perkalian dan pembagian di mana setiap pasangan dapat dianggap terdiri dari bilangan yang “berlawanan” — pada setiap pasangan operasi yang satu adalah operasi kebalikan dari operasi yang satunya. 1 Komutativitas Dua bilangan bulat dapat ditambahkan atau dikalikan dalam urutan manapun tanpa mempengaruhi hasilnya. Sebagai contoh, S5+8=8+5= 13 danSx8=8x5=40 Kita katakan bahwa penambahan dan perkalian adalah operasi komutatif ‘Unutan pengurangan atau pembagian dua bilangan bulat memang mempengaruhi hasilnya, Sebagai contoh, 4-242 -4karena 4 - 2 =2dan 2-4 Perhatikan bahwa # berarti tidak sama dengan. Selain itu 4+242+4 Kita katakan bahwa pengurangan dan pembagian bukanlah operasi komutatif 2 Asosiativitas Cara yang digunakan untuk mengasosiasikan tiga atau lebih bilangan bulat dengan pe- nambahan atau perkalian tidak mempengarubi nilainya, Sebagai contoh, 34(44+5)=G44)+5 234445212 dan 3x (4x5) = (3x4) x5 =3x4x5= 60 Kita katakan bahwa penambahan dan perkalian adalah operasi asosiatif Cara yang digunakan untuk mengasosiasikan tiga atau lebih bilangan bulat dengan pengu- rangan atau pembagian akan mempenganuhi nilainya. Sebagai contoh, 3- (4-5) #3 - 4)—5 karena 3-(4-5)=3-(Cl)=341=4 dan (3-4) -5=(-1)- Juga 24+ (4+ 2) 4 (24 44) + 2 karena M+ (442) =2442= 12 dan (2444) + =6+2 Kita katakan bahwa pengurangan dan pembagian bukanlah operasi asosiatif > 12 Topik dasar 3 Distributivitas Perkalian didistribusikan pada operasi penambahan dan pengurangan dari Kiri atau kanan. Sebagai contoh: 3x (445) = (3 x 4) + 3 x 5) = 27 dan (3 +4) x5 =x 5) +(4x 5) =35 3x (4-5)=Gx4)-@x5)=-3 dan 3-4) x5 =x 5)-(4x5)=5 Pembagian didistribusikan pada penambahan dan pengurangan dari kanan tetapi tidak dari kiri. Sebagai contoh: (60 + 15) + 5 = (60 + 5) + (15 + 5) karena (60 + 15) +5 = 75 15 dan (60 + 5) + (15+ 5) =1243=15 Akan tetapi, 60 + (15 + 5) # (60 + 15) + (60 + 5) karena 60 + (1S +5) = 60 + 20 = 3 dan (60 + 15) + (60 + 5) = 44 12 = 16 Juga: (20 - 10) + 5 = (20 + 5)~ (10 + 5) karena (20 - 10) +5 = 10 +5 = 2 dan (20 + 5)- (10 +5)=4-2=2 tetapi 20 + (10 - 5) # (20 + 10) - (20 + 5) Karena 20 + (10 — 5) = 20 +5 = 4 dan (20 + 10) ~ (20+ 5)=2-4=-2 Sampai di sini kita berhenti sejenak untuk merangkum fakta-fakta penting yang telah kita peroleh hingga sejauh ini Rangkuman revi: 1 Bilangan bulat terdiri dari bilangan cacah positif dan negatif serta nol. 2 Bilangan bulat distur sedemikian rupa sehingga bilangan bulat itu berkisar dari negatif yang besar ke negatif yang kecil melalui nol ke positif yang kecil dan kemudian positif yang besar. Bilangan bulat ini ditulis dengan menggunakan nu- meral 0 sampai 9 sesuai dengan prinsip nilai tempat yang dalam prinsip itu tempat dari sebuah numeral dalam suatu bilangan menentukan nilai yang direpresentasi- kanya. 3 Bilangan bulat dapat direpresentasikan oleh titik-titik yang berjarak sama pada sebuah garis. 4 Keempat operasi aritmetika yaitu penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagi- ‘an menuruti aturan-aturan prioritas yang mengatur urutan pelaksanaan keempat operasi tersebut: Pada sebarang perhitungan yang melibatkan keempat operasi aritmetika, kita melakukannya sebagai berikut: (a) bekerja dari kiri tentukan nilai pembagian dan perkalian begitu pembagian atau perkalian itu dijumpai Ini akan menyisakan pernyaiaan yang melibatkan penambahan dan pengurangan tentukan nilai penambahan dan pengurangan begitu penambah- an atau pengurangan itu dijumpai 5 Tanda kurung digunakan untuk mengelompokkan bilangan-bilangan dan operasi- operasinya bersama-sama. Dalam sebarang pernyataan aritmetika, isi di dalam tanda kurung dihitung terlebih dulu. Ariumetika 13 Fijiatihan revisi (14) 1 Tempatkanlah simbol < atau > di antara masing-masing pasangan bilangan berikut: @ -1 +6 (b) 5-29 @ -14 07 2 Carilah nilai dari masing-masing soal berikut: @) 16-12x4+8+2 (>) (16 — 12) 4 +8) +2 (@) 9-317 + (5-7) (a) 8(3[2 + 4] - 215 + 7) 3° Tunjukkan bahwa: (a) 6-(-2)#(-3)-2 (b) 100 + (10 + 5) # (100 + 10) +5 (©) 24+ 246) # 04 +2) + (2446) (@) 24+ 2-6) # (24 +2)- (24+ 6) 1 @) -1>-6 karena -1 direpresentasikan pada garis di sebelah kanan ~6 (b) 5 > -29 karena 5 direpresentasikan pada garis di sebelah kanan -29 (©) -14 <7 karena -14 direpresentasikan pada garis di sebelah kiri 7 2 () 16-12x4+8+2 =16-48+4= 16-44=-28 bagi dan kalikanlah sebelum menambahkan dan mengurangkan () (16 ~ 12) x 4 +8) +2 (4) x (12) + 254K 12+2=4x6=24 suku-suku di dalam tanda kurung terlebih dulu ditentukan nilainya (©) 9-307 + SIS - 71) = 9 - 3017 + 5-21) =9 -3(17- 10) =9-3(7) =9-21=-12 (@) 8G12 + 4) = 215 + 7) = 83 x 6-2 12) = 818 - 24) = 8(-6) = -48 3 @) Sisi kiri =6-G-2)=6-(I)=5 Sisi kanan = (6 - 3) - 2 = (3) - 2 = 1 # sisi kiri (&) Sisi kiri = 100 + (10 + 5) = 100 + Sisi kanan = (100 + 10) + 5 = 10+ 5 =2 + sisi kiri © Sisi kiri = 24 + (2 + 6) = 24+8=3 Sisi kanan = (24 + 2) + (24 + 6) = 12 +4 = 16 sisi kisi (@) Sisi kiri = 24 + (2 - 6) = 24 + (4) =6 Sisi kanan = (24 + 2) — (24 + 6) = 12-4 = 8 # sisi kiri Sekarang kita beralih ke Frame 16 aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 7 Prinsip ini juga berlaku sewaktu membulatkan ke kelipatan 100, 1000, 10000 dan seterus- nya. Sebagai contoh 349 dibulatkan menjadi 350 untuk kelipatan 10 terdekatnya tetapi dibulatkan ke bawah menjadi 300 ke kelipatan 100 terdekatnya, dan 2501 dibulatkan menjadi 3000 ke kelipatan 1000 terdekatnya, Perhatikan bahwa 2500 dibulatkan ke bawah menjadi 2000 ke Kelipatan 1000 terdekatnya ~ karena 2000 merupakan ribuan genap terdekatnya, Cobalah membulatkan setiap bilangan berikut ke kelipatan 10, 100, 1000 terdekat masing- masing. (a) 1846 (b) -638 (©) 445 Selesaikan ketiganya dan periksa jawaban Anda pada frame berikutnya (a) 1850, 1800, 2000 {b) 640, -600, -1000 (©) 440, 400, 0 Karena (a) 1846 lebih dekat ke 1850 daripada ke 1840, lebih dekat ke 1800 daripada ke 1900, dan lebih dekat ke 2000 daripada 1000. ~638 lebih dekat ke -640 daripada ke -630, lebih dekat ke -600 daripada ke -700, dan lebih dekat ke -1000 daripada ke 0. Tanda negatif bukanlah masalah. (c) 445 dibulatkan ke 440 karena 445 ini lebih dekat ke kelipatan 10 genap, 445 lebih dekat ke 400 daripada ke 500, dan lebih dekat ke 0 daripada 1000. (b) Bagaimana mengestimasi masing-masing soal berikut dengan menggunakan pembulatan ke 10 terdekat: (a) 18x 21-19 +11 (b) 99+ 101-49 x8 Periksalah hasil Anda pada Frame 24 fa) 398 (b) 499 Karena (a) 18 x 21 - 19 + 11 dibulatkan menjadi 20 x 20 - 20 + 10 = 398 (b) 99 + 101 — 49 x 11 dibulatkan menjadi 100 + 100 — 50 x 10 = 499 Di sini kita berhenti sejenak untuk merangkum fakta-fakia penting tentang faktor, bilangan prima, dan estimasi Rangkuman revisi CS) 1 Pasangan bilangan asli disebut faktor-faktor dari hasilkalinya, 2 Jika suatu bilangan asli hanya memiliki satu dan bilangan itu sendiri sebagai faktor- faktornya, bilangan itu disebut bilangan prima, aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 21 Pecahan ekuivalen (4) Mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama adalah ekuivalen dengan mengalikan pecahan tersebut dengan satu: 4x3 _ 12 Sekarang, = 22 sehingea pecaban 4 dan pecahan 12 keduanya menyatakan 5x3 15 5 15 bilangan yang sama dan olch krona itu kita sebut < dan 2 pecahan ekuivalen, Pecahan kedua, yang ekuivalen dengan pecahan pertama, dapat dicari dengan mengalikan pembilang dan penyebut pecahan pertama dengan bilangan yang sama. Schingga jika kita mengalikan pembilang dan penyebut pecahan 2 dengan 4 kita peroleh pecahan ekuivalen.. 2.2... 2 Periksalah hasil yang Anda peroleh pada Frame 35 ay BD Karena 1x4 _ 28 5x4 20 Kita dapat membalik proses ini dan mencari pecahan ekuivalen yang memiliki pembilang terkecil dengan meniadakan faktor persekutuannya. Ini dikenal sebagai menyederhanakan pecahan ke suku-suku terkecilnya. Sebagai contoh: = dapat disederhanakan ke suku-suku terkecilnya sebagai berikut: 16_ 4x4 4x4 96° x4 2x a dengan meniadakan suku 4 pada pembilang dan penyebutnya Pecahan + dapat juga disederhanakan: 4 4 4% 1 24° 6x4 6x 6 . L . Karena z tidak dapat disederhanakan lagi kita lihat bahwa a disederhanakan ke suku- suku terkecilnya ialah : Pecahan °4 disederhanakan ke suku-suku terkecilnya Bagaimana dengan pecahan ialah Periksalah pada frame berikut aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 25 (a) (b) ©) (d) Di (d) masukkan 2 dan kemudian tekan tombol */-. Sekarang kita beralih ke frame berikutnya Rasio Jika suatu bilangan cacah dipisahkan menjadi beberapa pecahan di mana setiap pecahan memiliki penyebut yang sama, pembilang pecahan akan membentuk rasio, Sebagai contob, 1 2 jika sejumlah air garam dalam tangki mengandung = garam dan 3 air, garam dan air dikatakan memiliki rasio ‘satu-berbanding-dua’ — yang ditulis 1 : 2, Berapakah rasio yang dibentuk komponen A, B, dan C jika suatu senyawa mengandung 3 dari a, 4 dari B, dan 1 dati C2 4 6 12 Berhati-hatilah dalam soal ini dan periksa hasil Anda dengan Frame 48 Karena KPK dari penyebut 4, 6, dan 12 ialah 12, maka: 3 dari A ialah 2, | dari B ialah 2, dan sisanya L dari C. Ini memastikan 4 126 12 2 bahwa komponennya adalah rasio dari pembilangnya. Dengan kata lain: 9:2 Perhatikan bahwa jumlah bilangan dalam rasio sama dangan penyebut persekutuannya. Kita beralih ke frame berikunya Persentase Persentase merupakan suatu pecahan yang penyebutnya sama dengan 100, Sebagai contoh, 5 Jka 5 di antara 100 orang adalah kidal maka fraksi orang kidal ialab 7} yang ditulis sebagai 5%, dengan kata lain 5 per sen (%). Jadi jika 13 di antara 100 mobil pada jalur perakitan berwarna merah, persentase mobil merah pada jalur tersebut ialah . aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 29 Bilangan Desimal Pembagian bilangan bulat Jika satu bilangan bulat dibagi dengan bilangan bulat kedua yang bukan salah satu faktor dari bilangan bulat pertama, hasilnya tidak akan berupa bilangan bulat Jain. Alih-alih, hasilnya akan terletak di antara dua bilangan bulat. Sebagai contoh, dengan menggunakan kalkulator akan kita lihat bahwa: 25 +8 = 3,125 yang berupa bilangan yang lebih besar daripada 3 tetapi lebih kecil daripada 4. Sebagaimana pada bilangan bulat, kedudukan suatu numeral di dalam bilangan memperlihatkan nilainya. Di sini bilangan 3,125 menyatakan 3 satuan + I persepuluhan +2 perseratusan + 5 perseribuan, Artinya 34 14 2, 5_ 10 100” 1000 di mana tanda koma menunjukkan pemisahan satuan dari persepuluhan. Bilangan yang ditulis dalam format ini disebut bilangan desimal. Kita beralih ke frame berikutnya Pembulatan Semua operasi aritmetika yang kita gunakan untuk bilangan bulat berlaku juga untuk bilangan desimal. Akan tetapi, sewaktu melakukan perhitungan yang melibatkan bilangan desimal, adalah hal yang iazim untuk mendapatkan hasil akhir berupa bilangan dengan jumlah numeral yang besar setelah tands koma, Sebagai contoh: 15,11 + 8,92 = 1,6939461883 Agar bilangan yang demikian lebih dapat dimaniputasi atau lebih masuk akal sebagai hasil perhitungan, bilangan ini dapat dibulatkan entah itu ke bilangan dengan angka signifikan tertentu atau ke tempat desimal tertentu. Sekarang lihat ke frame berikutnya Angka signifikan (58) Angka signifikan dihitung dari numeral bukan-nol pertama yang dijumpai yang dimulai dari kiri bilangan tersebut. Apabila jumlah angka signifikan yang dibutuhkan telah dihitung, angka sisanya dihilangkan dengan syarat sebagai berikut: Jika kelompok pertama angka yang akan dihilangkan itu 5 atau lebih, angka signifikan terakhir ditambah dengan 1. Sebagai contoh: 9.4534 hingga dua angka signifikan ialah 9,5, hingga tiga angka signifikan ialah 9,45, dan 0.001354 hingga dua angka signifikan ialah 0,0014 Cobalah soal yang ini oleh Anda sendiri, Hingga empat angka signifikan bilangan 18,7249 sama dengan Periksalah hasil yang Anda peroleh dengan frame berikut aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 33 Desimal takberkesudahan sebagai pecahan (72) Sebarang desimal yang memperlihatkan suatu pola berulang yang takberkesudahan dapat dikonversi menjadi bentuk pecahannya. Sebagai contoh: Untuk mengkonversi 0,181818 . . . = 0,18 ke bentuk pecahannya kita perhatikan bahwa karena terdapat dua numeral yang berulang kita mengalikannya dengan 100 untuk menghasilkan: 100 x 0,18 = 18,18 Mengurangkan 0,18 dari kedua sisi persamaan ini menghasilkan: 100 x 0,8 - 0,18 = 18,18 - 0,18 = 18 Dengan kata lain: 99 x 0,18 = 18,0 Ini berarti bahwa: Dengen cara yang sama, bentuk pecahan 2,031 dapat dicari sebagai berikut: 2,0315 = 2,0 + 0,0315 dan, karena terdapat tiga numeral berulang: 1000 x 0,0315 = 31,5315 Mengurangkan 00315 dari kedua sisi persamaan ini menghasilkan: 1000 x 0,0315 ~ 0,0315 = 31,5315 - 0,0315 = 31,5, Dengan kata lain: Ini berarti bahwa: 2.0815 = 2.0 + 00818 =2+ 315 9990 Bagaimanakah bentuk pecahan 0,31 dan 3,21? Jawabannya diberikan pada frame berikut Karena 100 x 0,3i = 21,21 sehingga 99 x 0,21 = 21 yang menghasilkan 0.31 = 2 == dan 2. + 0,01 dan 10' x 0,01 = 0,11 sehingga 9 x 0,01 = 0,1 yang menghasilkan O11 oleh karenanya 34+ qd; = 32 aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 37 nn Te 2) Karena perkalian mempersyaratkan penambahan pangkatnya. Perhatikan bahwa kita tidak dapat menggabungkan pangkat yang berbeda dengan basis yang berbeda, Sebagai contoh: 2 x 4 tidak dapat ditulis sebagai 8° tetapi kita dapat menggabungkan basis yang berbeda dengan pangkat yang sama. Sebagai contoh: 34 x 54 dapat ditulis sebagai 15* karena 34x 5! =(3xX39x3x3)xGx5xXS5X5) Idk 15x 15 x15 15¢ (3x 5)* " Schingga 2° x 4° dapat ditulis sebagai... . 0... (dalam bentuk bilangan yang dipangkatkan) 7 (33) Frame berikutnya + Pembagian bilangan dan pengurangan pangkat (=) Jika dua bilangan masing-masing ditulis sebagai suatu basis yang dipangkatkan dengan bilangan tertentu maka hasilbagi kedua bilangan tersebut sama dengan basis yang sama yang dipangkatkan dengan selisih pangkat keduanya. Sebagai contoh: 15 625 : 25= 5° + 5? =(Sx5x5Sx5x5x 5) +(5x 5) = SKSKSKSKSXS 5x5 =5K5K5x5 =at = 58? = 625 Pada pembagian pangkat-pangkat harus dikurangkan. Jadi 127 + 128 (dalam bentuk pangkat 12) Periksalah hasil Anda pada frame berikutnya aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 41 Tanda akar Notasi lain untuk akar kuadrat dari 4 jalah tanda akar 4 dan, berdasarkan kesepakatan, tanda ini selalu diartikan sebagai akar kuadrat positif. Notasi ini dapat juga diperluas untuk akar lainnya, misalnya, 1/9 merupakan notasi lain untuk 97. Gunakanlah kalkulator Anda untuk mencari nilai akar berikut hingga tiga tempat desimal, @ 16 ) V8 (© 194 @ Va Jawabannya dalam frame berikut (a) 1,486 gunakan tombol a*/, (b) 2,828 nilai positif saja (c) £2,088 terdapat dua nilai untuk akar genap (d) Kita tidak dapat mencari akar kuadrat bilangan negatif Sekarang kita beralih ke Frame 95 Perkalian dan pembagian dengan pangkat bilangan-bulat dari 10 Jika suatu bilangan desimal dikalikan dengan 10 berpangkat bilangan bulat, tanda komanya berpindah tempat sebanyak bilangan bulat itu ke kanan jika bilangan bulat itu positif dan ke kiri jika bilangan bulat itu negatif, Misalnya: 1,2345 x 10° = 1234,5 (tiga tempat ke kanan) dan 1,2345 x 10°? = 0,012345 (2 tempat ke kiri). Pethatikan bahwa, sebagai contoh: 1,2345 + 10° = 1,2345 x 10° dan 1,2345 + 107? = 1,2345 x 10? Jadi sekarang cobalah yang ini: (@)_0,012045 = 104 (b) 13,5074 x 10% (c) 144,032 + 10° (@)_0,012045 + 107 Kerjakan keempatnya dan kemudian periksalah hasil yang Anda peroleh pada frame berikut aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 4B Oleh sebab itu, dalam bentuk standar: (a) 43,6 x 10° +812 x 10° =... (b) 7,84 x 10° — 12,36 « 107 = (©) 4,25 x 103 41,74 x 102 =... ) 1,248 x 108 [103] @ (b) 17,7164 x 10° (©) 2,165 x 107 Bentuk standar yang lebih baik Dalam sistem satuan SI, disarankan bahwa apabila bilangan ditulis dalam bentuk standar, pangkat untuk bilangan 10 harus dibatasi pada pangkat 10°, dengan kata lain, 10°, 10°, 10-3, 10°, dil. Oleh sebab itu dalam beniuk standar yang lebih baik (preferred standard form) ini, bilangan hingga 3 angka dapat saja muncul di depan tanda koma desimal. Pada prakteknya cara yang paling baik untuk menulis bilangan terlebih dulu dalam bentuk standar dan menyesuaikan pangkat dari 10 untuk menyatakan bilangan tersebut dalam bentuk standar yang lebih baik. Contoh 1 5.2746 x 10° dalam bentuk standar = 5,2746 x 10 x 10° 52,746 x 10° dalam bentuk standar yang lebih baik Contoh 2 3,472 x 10° dalam bentuk standar = 3,472 x 10? x 10° = 347,2 x 10° dalam bentuk standar yang lebih baik Contoh 3 3,684 x 107 dalam bentuk standar = 3,684 x 10 x 107 = 36,84 x 10 dalam bentuk standar yang lebih baik Jadi, dengan menulis kembali bilangan standar berikut ini dalam bentuk standar yang lebih baik, kita peroleh (a) 8,236x 107 =... (b) 1,624 x 104 = (©) 4,827 x 10" aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 6 (a) 13,6 + 0,012 x 7,63 - 901 ~367,6 = -370 hingga 2 angka signifikan (by 2.003 x 194 _ 9.042794 13,6 (c) 19,3 x 1,047 = 19,3 x 1,0816 = 20,87488 = 20,9 hingga 2 angka signifikan (dy 18% 21 ~ 3.6 x 054 _ 35,856 _ 946337554... 8,6 x 2,9 + 5,7 x 9,2 77,38 = 0,04 hingga 1 angka signifikan 463 hingga 3 angka signifikan Sekarang beralihlah ke frame berikutnya 49 Sistem bilangan 1 Sistem denari (atau desimal) Sistem ini merupakan sistem dasar kita di mana pada sistem ini kuantitas yang besar atau kecil dapat disajikan dengan menggunakan simbol-simbol 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 bersama dengan nilai tempat sesuai posisinya. Sebagai contoh 2 F 6 5 5; 3 2B ip memiliki nilai tempat 10° -10?«10' 10° lo! 10? 107 a. 2h tL 10 100 1000 Dalam hal ini, nilai tempat adalah pangkat-pangkat dari 10, yang memberi nama denari (atau desima!) untuk sistem ini, Sistem denari disebut memiliki basis 10. Tentu saja Anda sangat kenal dengan sistem bilangan ini, tetapi sistem ini dimasukkan juga di sini karena sistem ini menuntun ke sistem lain yang memiliki jenis struktur yang sama tetapi menggunakan nilai tempat yang berbeda. 1000 100 10 1 Jadi maritah beralih ke sistem berikutnya (arg 2 Sistem biner 113) Sistem ini banyak digunakan dalam semua bentuk aplikasi pensaklaran, Simbol yang digunakan di sini hanyalah 0 dan 1 dan nilai tempatnya adalah pangkat-pangkat dari 2, dengan kata lain, sistem ini memiliki basis 2. Sebagai contoh 1 0 Fo by, tb 0 1, memiliki nilai tempat = 272? 2! 2 za 2 a | dengan kata lain 8 4 2 1 a a Os jadi: 1 0 1 by i 0 1 dalam sistem biner = 1x8 0x4 Ix2 Ixl 1x} 0x4 1x oe = 8 4 0 + 2 4 1 + $+ 0 + ¢ dalam desimal = 11 £ = 11,625 dalam sistem denari. Oleh sebab itu 1011,101; = 11,625, Subskrip kecil 2 dan 10 memperlihatkan basis kedua sistem tersebut, Dengan cara yang sama, ckuivalen denari dari 1.101, 01 1, ialah . aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika Rangkuman revisi 1 Sistem denari (atau desimal): Basis 10. Nilai tempat adalah pangkat dari 10. Simbol 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 Sistem biner: Basis 2. Nilai tempat adalah pangkat dari 2. Simbol 0, 1. Sistem oktal: Basis 8. Nilai tempat adalah pangkat dari 8. Simbol 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Simbol 0, 1, 2, Sistem duodesimal: Basis 12. Nilai tempat adalah pangkat dari 1 3.4, 5.6.7, 89, X. A. 5 Sistem heksadesimal: Basis 16. Nilai tempat adalah pangkat dari 16, Simbol 0, 1, 2, 3,4, 5,6, 7,8, 9,4, B,C, D, EB, Sekarang kita beralih ke frame berikutnya ‘Sampai sejauh ini, kita telah mengubah bilangan dalam berbagai basis menjadi bilangan desimal ekuivalen dari prinsip pertama. Cara lain untuk sampai pada hasil yang sama ialah dengan menggunakan fakta bahwa dua kolom yang bersebelahan berbeda dalam nilai tempatnya sebesar faktor yang merupakan basis sistem tersebut, Contoh berikut akan menunjukkan metode tersebut. Nyatakanlah bilangan oktal 357,121, dalam bentuk desimal. Pertama-tama, kita akan memperhatikan bilangan cacah 357,, Berawal pada ujung kiri, kalikanlah kolom pertama dengan basis 8 dan tambahkan hasilnya ke entri pada kolom berikutnya (yang berjumlah 29). 3 5 7 2B p24 232 24 29 239 xs 232. Sekarang ulangi proses ini. Kalikan jumlah kolom kedua ini dengan basis 8 dan tambahkan hasilnya ke kolom berikutnya. Perkalian ini akan menghasilkan 239 pada kolom satuannya. Jadi 357, = 2394, Sekarang kita lakukan hal yang hampir sama dengan bagian desimal bilangan oktal tersebut aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 57 @ 6 F 8, 3. D 5 x Jer". 96 1776 |x ae 48 976 ae. sn ae = — ws 981 96~ TIT | 17849} 48-61 | BI x 165 = ib x16 = 0.2395, 666 366 nm OL 1776 976~ 6F8,3D5,, = 1784.240,9 Dalam semua contoh sebelum ini, kita telah mengubah bilangan biner, oktal, duodesimal dan heksadesimal menjadi bentuk-bentuk denari ekuivalennya, Proses sebaliknya sering juga dibutuhkan, jadi kita akan lihat apa saja yang dilibatkan. Jadi pindahlah ke frame berikumya Mengubah basis dari denari ke basis baru 1 Untuk menyatakan bilangan denari dalam bentuk (130) Cara paling mudah untuk melakukan ini ialah dengan pembagian berulang dengan 2 (basis baru), dengan memperhatikan sisa pada setiap tahap. Teruskan pembagian itu hingga hasilbagi nol akhir diperoleh. Sebagai contoh, untuk mengubah 245,, ke bilangan biner: 2 | 2451 Sekarang tulislah semua sisa dalam urutan terbalik, opm 4 yakni dari bawah ke atas. 2 61 —0 2 30 —| 2 15 —0 z 7 —! 2 3) I 2 1 -—l Oo -1 Maka 245, = [1110101, 2 Untuk menyatakan bilangan denari dalam bentuk oktal Metode di sini sama persis kecuali bahwa kita membagi secara berulang dengan 8 (basis baru). Jadi, tanpa kesulitan, mengubah 524), ke bilangan oktal akan menghasilkan aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika 61 yang artinya 348,654, = 534,517, = 101011100,101001111, (c) Kemudian, diawali dari tanda koma dan bekerja pada kedua arah, kelompokkanlah kembali digit biner yang sama dalam kelompok empat digit. Proses ini akan menghasilkan ....... 0001 0101 1100 , 1010 0111 1000 GES) dengan melengkapi kelompok pada kedva ujung dengan menambahkan nol seperlunya. (4) Sekarang tulislah ekuivalen heksadesimal setiap kelompok yang terdiri atas empat digit biner, sehingga kita memperoleh ..... . . 15 (12) , (10) 7 8 [140] Dengan mengganti (12) dan (10) dengan simbol heksadesimal yang bersesuaian, C dan A, proses ini akan menghasilkan 1 5 C, A 7 8,4. Jadi, dengan menggabungkan hasil-hasil parsial tadi menjadi satu: 348,65419 134,517, = 101011100,101001111, = ISCA7B yy Frame berikutnya Kita telah mengerjakan contoh sebelum ini dengan cukup rinci. Pada prakteknya, (743) metode ini lebih singkat. Berikut contoh lainnya. Ubahlah bilangan denari 428,371. ke bentuk oktal, biner, dan heksadesimalnya. (a) Pertama-tama, ekuivalen oktal 428,371,, sama dengan.......... 654.276, (3) (>) Ekuivalen biner masing-masing digit oktal dalam kelompok yang terdiri atas ga digit ialah 6... 110 101 100 , O10 111 110, (143) (c) Dengan mengamati dan menyusun kembali ke dalam kelompok yang terdiri atas empat digit dalam setiap arah dari tanda koma, kita peroleh 0.22... 0001 1010 1100 , O101 1111, (z=) (d)_Ekuivaten heksadesimal masing-masing pasangan empat digit biner dengan demikian menghasilkan .... .. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmeuka 65 & Latihan ujian F1 | bilangan berikut: (a) -12 -15 (b) 9-17 @) -11 10 2 Carilah nilai dari masing-masing soal berikut: (a) 24-3x44+28+ 14 (b) 24-3) x 4428) +14 @|)sumpsi@) Tulislah masing-masing dari bilangan berikut sebagai hasilkali bilangan prima: (a) 156 (b) 546 (c) 1445 (dy (1485 Wsnpi 4° Bulatkanlah setiap bilangan ke 10, 100, dan 1000 terdekatnya: (a) 5045 (b) 1100 (©) -1552 (d) -4995 Wem Bs 5 Carilah (i) FPB dan (ii) KPK) dari= (a) 1274 dan 195 (b) 64 dan 18 GD) sompai HD 6 Sederhanakantah pecahan berikut ke suku-suku terkecilnya: 8 162 29 81 Bios OT ©) 35 Oy OF Gomi GS) 7 Tentukanlah nilai dari masing-masing soal berikut, dengan mem- berikan jawaban Anda sebagai pecahan: (b) {c) (f) ala ole 7 6 3.7 § #3 yt 7 205 8 Pada masing-masing soal berikut diketahui proporsi suatu gabungan. Carilah rasio masing-masing komponennya dalam masing-masing kasus: @) 3 dari A dan + dari B 4 4 () 2 dari P, é dari Q, dan sisanya R ( 4 dai R 3 dais, 2 & 9 Berapakah: (a) 2 sebagai persentase? dari T, dan sisanya U (b) 16% sebagai pecahan dalam suku-suku terkecilnya? (©) 175% dari £12,502 Wem >» aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aritmetika By” 20 Tulislah kembali dalam bentuk standar yang lebih baik: (a) 4285 (b) 0,0169 (©) 8,526 x 104 (d) 3,629 x 10° (e) 1,0073 x 10” (f) 5,694 x 10° Kerjakan soal berikut, berikan hasilnya dalam bentuk standar dan dalam bentuk standar yang lebih baik: (4,26 x 104)(9,38 x 10%) 3,179 x 107 Konversilah masing-masing bilangan desimal berikut ke format (i) biner, (ii) oktal, (ii) duodesimal, dan (iv) heksadesimal: (@) 1,83 () 3,425 x 10? Konversilah masing-masing bilangan oktal berikut ke format (i) biner, (ii) desimal, (iii) duodesimal, dan (iv) heksadesimalnya: (@) 0,577 (b) 563 Konversilah masing-masing bilangan duodesimal berikut ke format (i) biner, (ii) oktal, (iii) desimal, dan (iv) heksadesimalnya: (a) 0,AX (b) 9Al Konversilah masing-masing bilangan biner berikut ke format (i) desimal, (ii) oktal, ii) duodesimal, dan (iv) heksadesimalnya (a) 0.10011 (b) 111001100 Konversilah masing-masing bilangan heksadesimal berikut ke format (i) biner, (ii) coktal, (iii) duodesimal, dan (iv) desimal: @) 0,F4B (b) 3A5 69 Pengantar Aljabar @-~ @ Hasil pembelajaran Setelah menyelesaikan Program ini, Anda diharapkan dapat: Menggunakan simbol-simbol alfabet untuk melengkapi numeral dan mengkombinasi- kan simbol-simbol ini dengan menggunakan semua operasi aritmetika Menyederhanakan pernyataan aljabar dengan mengumpulkan suku-suku yang sejenis dan dengan memisahkan faktor-faktor persekutuan dari suku-suku yang serupa Menghilangkan tanda kurung sehingga memperoleh pernyataan aljabar alternatif’ Memanipulasi pernyataan yang melibatkan pangkat dan mengalikan dua pernyataan bersama-sama Memanipulasi logaritma baik secara numerik maupun secara simbolik Memanipulasi pecahan aljabar dan membagi satu pernyataan dengan pernyataan lainnya Memfaktorisasi pernyataan aljabar dengan menggunakan faktorisasi standar Memfaktorisasi pernyataan aljabar kuadratik Jika Anda merasa telah menguasai semuanya mengapa Anda tidak mencoba kuis pada halaman berikut? Anda dapat memeriksa jawaban Anda pada akhir buku ini. 7 Sederhanakanlah masing-masing soal berikut: (a) 3pq + Spr - 2gr + qp — 6rp (b) SPmn + 2nPm — 3min? + Pam + 4n?ml — nm? (c) whe wt x we (sbyix ety ts (sty (styt+ yf Hilangkanlah tanda kurung pada masing-masing soal berikut: (a) ~4x(2x - y\(3x + 2y) (b) (a ~ 26)(2a — 3b)(3a - 46) (©) -{-2lx - 3 - 4)] - 52 + 6} ‘Tentukaniah nilainya dengan kalkulator atau dengan mengubah basisnya bila memang perlu (hingga 3 tempat desimal): (a) log 0,0101 (b) In 347 (c) log, 3,16 Nyatakanlah log F = log G + log m — (=) =2 log r tanpa log. = Tulislah kembali T = 27, LE dalam bentuk log. & Lakukanlah perkalian berikut dan sederhanakanlah hasil- hasil yang Anda peroleh: (a) (? + 2n —3)(4n + 5) (b) (@ —? - 201 — 3y + 27) Sederhanakanlah setiap soal berikut: Bt @® oP @b ac? be Be ae” be 2c” 2b 2a Lakukanlah pembagian berikut: (a) Qy?-y— 10) + (y +2) P-8 q-2 (b) (b) r+ Sr? dr —3 P+2r-3 () @+-ni @) @n@ ) @ oni @ Pengantar aljabar ‘Sie Faktorkanlah soal-soal berikut: (a) 18x2y - 12xy? (b) © + 4ry - By? - By? (©) 4-9) - @- 3" (d) 120 = 25x + 12 Frame @ vs 73 74 Topik dasar Pernyataan aljabar Bayangkanlah suatu bilangan Tambahkanlah 15 pada bilangan tersebut Kalikanlah hasilnya dengan dua Tambakkan hasil penggandaan ini ke bilangan yang semula Anda pikirkan Bagilah hasilnya dengan 3 Kurangkan dengan bilangan yang pertama sekali Anda pikirkan tadi Jawabannya ialah 10 Mengapa? Periksalah jawaban Anda pada frame berikut ini CB Simbol selain dari numeral Huruf alfabet dapat dipakai untuk menystakan suatu bilangan tertentu yang tidak diketahui dan karena bilangan tersebut tidak diketahui (terkecuali tentunya buat orang yang memikirkan bilangan tersebut) kita akan melambangkan bilangan tersebut dengan huruf a: Pikirkanlah suatu bilangan Tambahkan 15 pada bilangan tersebut Kalikan hasilnya dengan dua Tambahkan hasilnya dengan bilangan yang pertama Anda pikirkan Bagilah hasilnya dengan 3 Kurangkan dengan bilangan yang pertama Anda pikirkan tadi Hasilnya ialah 10 a a+ 5 2x (a+ 15) = (2x a) + (2x 15) = (2x a) +0 a+(2xa)+30=(3x a) +30 {GB x a) + 30] + 3=a+10 a+l0 10 Frame berikutnya B Teka-teki kecil ini baru saja memperlihatkan bagaimana suatu bilangan anu dapat dinyatakan dengan sebuah huruf alfabet yang kemudian dapat dimanipulasi persis seperti numeral biasa dalam suatu pernyataan aritme- tika, Schingga, sebagai contoh: atatata=4xa 3xa-a=2xa 8xa+a=8 axaxaxaxa=a@ Pengantar aljabar 75 Jika a dan 6 menyatakan bilangan anu maka kita katakan: jumlah a dan ath selisih a dan b a-b hasilkali a dan 6 @ x b, ab atau cukup ab (kita dapat menghilangkan tanda perkalian) hasilbagi a dan b a+b, ab atau . asalkan b # 0 dan memangkatkan a dengan b a? Menggunaken buruf dan angka dengan cara ini disebut sebagai aljabar. Sekarang pindah ke frame berikutnya Konstanta @ Pada teka-teki di Frame 1 kita telah melihat bagaimana menggunakan huruf @ untuk menyatakan suatu bilangan anu — kita menyebut simbol seperti itu sebagai suatu konstanta. Dalam banyak soal lainnya, kita membutuhkan suatu simbol yang dapat digunakan untuk menyatakan tidak hanya satu bilangan tetapi setiap bilangan dari suatu himpunan, Tema sentral dari konsep lambang ini ialah gagasan tentang variabel Frame berikutnya Variabel Cs] Kita telah melihat bahwa operasi penambahan adalah operasi komutatif. Yaitu, sebagai contoh: 2435342 Untuk menjelaskan bahwa aturan ini berlaku untuk sebarang pasangan bilangan dan tidak hanya 2 dan 3, kita akan tetap memakai huruf x dan y dan menulis: a+ysyee di mana x dan y menyatakan sebarang dua bilangan. Apabila digunakan seperti ini, huruf xdan y disebut sebagai variabel karena keduanya masing-masing mewakili, bukan hanya satu bilangan, tetapi sebarang bilangan dari suatu himpunan bilangan. Jadi bagaimana Anda akan menuliskan pernyataan bahwa perkalian adalah suatu operasi yang asosiatif? (Lihat Frame 12 pada Program F.1.) Anda dapat memeriksa jawaban Anda pada frame berikut 76 Topik dasar Us) MQ) = Gy)z = aye di mana x, y, dan z menyatakan bilangan, Perhatikan hilangnya tanda perkalian. Walaupun bukan merupakan aturan yang tegas dan tetap, sudah menjadi kesepakatan umum bahwa huruf-huruf awal alfabet, yaitu, a, b, ¢, d,...digunakan untuk menyatakan konstanta dan huruf-huruf akhir alfabet, yaitu, ....v, w. x,y, 2 digunakan untuk menyataken variabel. Dalam kasus manapun, ketika suatu huruf digunakan, haruslah dinyatakan dengan jelas apakah huruf itu melambangkan konstanta atau variabel. Sekarang kita beralih ke frame berikutnya Aturan aljabar Aturan aritmetika untuk bilangan bulat yang kita jumpai pada Program sebelumnya berlaku juga untuk sebarang jenis bilangan dan kita menyatakan fakta ini dalam aturan aljabar di mana kita akan menggunakan variabel dan bukan numeral sebagai contoh. Aturan-aturan itu ialah: 1 Komutativitas Dua bilangan x dan y dapat ditambah atau dikali dengan urutan manapun tanpa mempengaruhi hasilnya. Dengan kata lain: ctysyexdan xy = yr Penambahan dan perkalian adalah operasi komutatif Urutan yang digunakan untuk mengurangi atau membagi dua bilangan memang mempengaruhi hasilnya. Dengan kata lain: voy#y-x kecuali x = y dan x rtyeyt ( ] kecuali x = y dan keduanya tidak sama dengan 0 Pengurangan dan pembagian bukaniah operasi komutatif kecuali dalam hal-hal khusus 2 Asosiativitas Bagaimana kita mengasosiasikan bilangan x, y, dan z pada penambahan atau perkalian tidak mempengaruhi hasilaya. Dengan kata lain: x(yv+2=(+y)+z=xty+cdan xyz) = (xy)z = xyz Penambahan dan perkalian adalah operasi asosiatif Bagaimana kita mengasosiasikan bilangan pada pengurangan atau pembagian memang mempengaruhi hasilnya. Dengan kata lain: v—(y~ 4 (@~y)~z Kecuali 2 = 0 dan K+ (y 2) # (e+ y) +z kecuali z= 1 dan y #0 Pengurangan dan pembagian bukanlah operasi asosiatif kecuali dalam hal-hal khusus p> Pengantar aljabar 7 3 Distributivitas Perkalian didistribusikan pada penambahan dan pengurangan dari kiri maupun dari kanan, Sebagai contoh: xy + 2) = xy +z dan (x tye saz ty xy ~ 2) = xz dan (x = yy XZ - YZ Pembagian didistribusikan pada penambahan dan pengurangan dari Kanan tetapi tidak dari kiri, Sebagai contoh: (x+y) + z= (ez) + (y + 2) tetapi xtQVtD#e yh +42) dengan kata lain: x ye + > tetapi z Berhati-hatilah selalu karena di sini sering kali terjadi kesalahan. Aturan prioritas Aturan prioritas masih bertaku pada waktu kita memanipulasi pernyataan aljabar yang melibatkan operasi-operasi berbeda secara bersama-sama. Frame berikutnya [3] Suku-suku dan koefisien-koefisien Suatu pernyatzan aljabar terdiri dari huruf dan numeral yang dihubungkan dengan menggunakan operator aritmetik, Sebagai contoh: 8x - Bry ‘merupakan persamaan aljabar dalam dua variabel.x dan y. Setiap Komponen dari persamaan ini disebut suku, Di sini terdapat dua suku, yakni: suku x dan suku xy. Numeral pada setiap suku disebut koefisien dari suku-suku bersangkutan. Maka: 8 adalah koefisien suku x dan -3 adalah koefisien suku ay. Menggabungkan suku-suku yang sejenis Suku-suku yang memiliki variabel yang sama disebut suku-suku yang sejenis dan suku- suku yang sejenis ini dapat digabungkan dengan penambahan atau pengurangan. Sebagai contoh: 4x + 3y ~ 22 + Sy - 3x + 42 dapat disusun kembali menjadi 4x — 3x + 3y + Sy ~ 22 + 4z dan disederhanakan menjadi: xt By t2z Dengan cara yang sama, 4uv — Tuz — 6wz + 2uv + 3wz dapat disedethanakan menjadi Periksalah jawaban Anda pada frame berikutnya 78 Topik dasar ts 6uv ~ Tu ~ 3wz Frame berikutnya EC) Suku-suku yang serupa Dalam pernyataan aljabar: ab + be kedua suku mengandung huruf 6 dan oleh karena itu suku-suku ini, walaupun bukan suku-suku yang sejenis, disebut suku yang serupa. Simbol yang lazim seperti huruf b ini disebut sebagai faktor persekutuan dan dengan menggunakan tanda kurung faktor-faktor persekutuan ini dapat dikeluarkan, Sebagai contoh, faktor persekutuan b dalam pemyataan ini dapat dikeluarkan sehingga menghasilkan: ab + be = b(a +c) — Proses ini dikenal sebagai faktorisasi. Faktor-faktor numerik dikeluarkan dengan cara yang sama. Sebagai contoh, dalam pernyataan aljabar: 3pq - 3qr suku-sukunya serupa, keduanya mengandung huruf g. Suku-suku ini juga memiliki koefisien persekutuan 3 schingga koefisien ini, dan juga huruf persekutuan g, dapat dikeluarkan untuk menghasilkan: 3pq - dar = 3p - 1) Jadi pernyataan aljabar 9st ~ 3s 6sw disederhanakan menjadi . Jawabannya ada dalam frame berikut Gy 3s(3r — v — 2) Karena. Qst — 3sv - Osw = 3s x 3t- 3s x v—3s K Jw = 39(3t — v — 2w) Frame berikutnya aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 82 Topik dasar 2a-3 , 3a+2 4b 6b (d) Sekarang kita akan pindah ke topik berikutnya Pangkat (is) Pangkat Pangkat (yang disebut juga indeks atau eksponen) adalah salah satu bentuk notasi aljabar yang sangat praktis. Faktor berulang dengan basis yang sama, misalnya, aX aX a Xa dapat ditulis sebagai a*, di mana bilangan 4 menunjukkan jumlah faktor yang diperkalikan. Umumnya, hasilkali dari n faktor a, di mana a dan n merupakan bilangan bulat positif, ditulis a”, di mana @ disebut basis dan n disebut koefisien (seperti telah dijelaskan pada Frame 8). Sa?<— indeks atau eksponen atau pangkat koofision basis Dari definisi di atas sejumlah aturan tentang indeks dapat segera dibuat Aturan-aturan indeks a" xa" =a™*" contoh, a° x a* 2 contoh, a° + @ Px a =al? 1 2 3 contoh, (a5)? = a’ ini menghasilkan sejumlah kesimpulan penting 4 . a Maka jika n =m, d"-" =a dan S— = 1 Jadi a’ =1 a a 1 1 5 a” =. Indi a= a a’ a" a a 1_ ow, 5 6 a™= Va tetapi (a Dari sini terbukti bahwa a= "Ya" atau (Wa). Catatlah apabila ada dari hasil-hasil ini yang belum Anda pahami Kemudian pindahlah ke frame berikutnya aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 86 Topik dasar (g) af" = x Karena jika kita ambil log pada sisi kiri persamaan ini: log,a'®o*= log, x log, a = log, x sehingga a!" = x (h) log, 6 = —1 karena, jika log, a = ¢ maka B® =a schingga Va = a" log,a Oleh karena itu, log, b = 1 = Dengan kata lain log, b = 5 t c log, a" logya Jadi, selesaikanlah soal-soal berikut tanpa melihat hasil-hasil di atas: (a) log, @ x y) = (e) log, a = (b) logy (@ + y=. - ee () log, a = (©) log, YF. (g) ar =, 1 (d) log, 1 = @ = log,a 7) ( ©) 1 a) log, x + log, y (b) log, x — log, » @ ox ©) nlog, x (e) x @ 0 (h) log, b Sekarang cobalah dengan menggunakan bilangan. Selesaikanlah soal-soal berikut: (a) log, (6,788 x 1,043) = () log, 7 = (b) log, (19,112 + 0,054) eeusees CD log, 27 eeu 8 (c) log, (5.8997) =... .. (@) yoheeot ss... 1 log, 4 GO mamemus or) (a) log, 6,788 + log, 1.043 (e) I | (b) log, 19,112 - log, 0054 (f) 3 | (©) 12 log, 5,889 (e) 4 \ @ 0 (h) log, 3 (log, T=... cee. (hy | Frame berikuinya (3) Basis 10 dan basis e | Pada kalkulator biasa, tersedia tombol-tombol untuk menghitung logaritma dengan dua | basis yang berbeda, yaitu 10 dan bilangan eksponensial ¢ = 2,71828 .. . . Logaritma dengan basis 10 dulunya digunakan bersama dengan tabel untuk perhitungan aritmetika — logaritma ini disebut /ogaritma biasa dan ditulis tanpa memperlihatkan basisnya. Sebagai contoh: logy 1,2345 biasanya cukup ditulis dengan log 1,2345 And akan melihat tombol logaritma biasa ini sebagai [log |. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 90 Topik dasar 3 2 log, y — 3 log, (x7) = log, yy + log, x, dengan kata lain log, y ~ log, (7) = log, yt + log, x schingga log, »° - log, y! = log, G2)? + log, x yang memberikan log, 2 = loga x? x Oleh karenanya y? = x7 schingga y = fx! yt Di sini kita berhenti sejenak untuk merangkum fakta-fakta penting tentang pangkat dan logaritma hingga sejauh ini Rangkuman revi: 1 Aturan pangkat (@) a" xa" =a" (b) a" +a" =a © @y=a™ a= a" atau a” = Way" (g) a =I 2 Aturan logaritma: (a) log, xy = log, x + log, y Log dari suatu hasilkali sama dengan jumlah dari log-lognya (b) log, (& +y) = log, x—log, y Log dari suatu hasilbagi sama dengan selisih dari log-lognya (c) log, (") = n log, x Log dari suatu bilangan yang dipangkatkan adalah hasitkali antara pangkat dan log dari bilangan yang bersangkuian (d) log, 1=0 (e) log, a = 1 dan log, a’ = x © are x 1 log, b = ——— (g) logy Jog, @ 3 Logaritma dengan basis 10 disebut fogarima biasa dan ditulis sebagai log x. 4 Logaritma dengan basis ¢ = 2.71828 . . . disebut logaritma natural dan ditulis sebagai In x. Pengantar aljabar a 2) FE] Latinan revisi 1 Sederhanakanlah masing-masing soal berikut: (a) aS x a® (b) ax © (wy swe @ S+rtx (sry my 3,2 © oe (abe) x (aoe?) of 4a%ote?) _ 2 3 4 2 3 4 () asa’ Oe a‘! x (iva)? ‘Nyatakanlah soal berikut tanpa log: (a) log K = log P - log T+ 1,3 log V (b) NA=InP+m jL*2 datam bentuk log. f-P Tentukan nilainya dengan kalkulator atau ubablah basisnya jika diperlukan (hingga 3 tempat desimal): (a) log 5,324 (>) In 0,0023 (©) logy 1,2 Tulislah kembali R (a) aS x a = a = all (b) x74 Pax at (o) y+ Ow = wt WA = 2 x wo @ S+AxSrpssx Ax sr = sr? 8x?x 3x? © “pate © 4a2b"'c)? x (a*b'c7)} + a = (16a?) x (Pe!) + Sua"'e oH = (16°) x (a'b?e") x 641 ite abi? 4 (g) V8are® + * ps0 [hang x x (16s) 1 = catty 28, (408) = (2ab?) x _ _ Sab? 2a°ptab? __5 © 2ab? pyi3 (a) K = > (b) A= Pe™ log R= log r+ 1 (logy + P) - log(f - P)) (a) 0,726 (b) -6,075 (©) 0,132 Sekarang kita pindah ke topik berikutnya aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Topik dasar 3) Perkalian dan pembagian Pecahan dikalikan dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya secara terpisah. Sebagai contoh, persis seperti: 5x3 _ 15 ax7 2 ale ac fyts bo ds bd Kebalikan (reciprocal) suatu bilangan adalah satu dibagi bilangan yang bersangkutan, Sebagai contoh, kebalikan a ialah 1a dan kebalikan 5 ialah a b_b 1» .7 1x aa pembilang dan penyebut pada pembagi saling dipertukarkan Membagi dengan sebuah pecahan aljabar adalah mengalikan dengan kebalikannya. Sebagai contoh: Periksalah dengan frame berikutnya Karena 3b° 2a wb _ 2a 6 4 6 3b ab * oo Cobalah satu soal lagi: 2a ab ab 3b° 6 2 Jawaban pada frame berikutnya aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 98 Topik dasar ab, ch _ aab , che _ bla? + c*) 2 @ —+—.e ca ac ac ae ow 212% 2.8% ¢ coe. (2 «) be _ ab ac, be _ © ([F+E)4%2F4542% cb) ac ba (? +5x-6) +@-D= (b) x=-2 (P-x-B+@eextl | e- x-2 () 4x + 3x4 5 (2x8 = 1? — 25) + Gx - 5) = 5 |128— 1x? + Ox—25 12x3 - 20x" Or + Ox 9x2 — 15x 15x — 25 15x — 25 ) x @ — 2ab + 4° ate =a+m [a + 8b one @ + 2ab ~ 1h 2a’ -4ab? 4ab? + 8b° 4ab? + 8h aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 102 Topik dasar 3) Faktorisasi pernyataan kuadratik, ax” + bx + c apabila a = 1 Jika @ = 1, pernyataan kuadratik akan serupa dengan pemyataan yang baru saja Anda pelajari, yakni x° + bx + c. Dari aturan 1-3 pada frame scbelumnya dapat anda lihat bahwa nilai f, dan f, dalam (x + f,) dan (x+ f,), sebagai faktor-faktor dari pemyataan kuadratik, akan tergantung pada tanda-tanda b dan c. Perhatikan bahwa b, c, fy, dan fy dapat positif atau negatif. Perhatikan bahwa: Jika c positif (a) f, dan f, adalah faktor-faktor dari c dan keduanya memiliki tanda yang sama dengan tanda b (b) penjumlahan f, dan f, sama dengan b Jika ¢ negatif (a) f, dan f, adalah faktor-faktor dari c dan memiliki tanda yang ber- Jawanan, yang lebih besar secara numerik memiliki tanda seperti b (b) selisih amtara f, dan f, sama dengan b Terdapat contoh-contoh seperti ini pada frame berikuinya (4) Contoh 1 v4 5x46 (a) Faktor-faktor dari 6 yang mungkin ialah (1, 6) dan (2, 3), jadi (£1, +6) dan (+2, +3) merupakan pilihan yang mungkin untuk f, dan f;. (b) c positif jadi faktor-faktor yang dimaksud bila dijumlahkan sama dengan b, yaitu 5. (©) c positif jadi faktor-faktor yang dimaksud memiliki tanda yang sama seperti b, yaitu positif, adalah (2, 3). Jadi x7 + 5x + 6 = (x + 2)(x + 3) Contoh 2 9x + 20 (a) Faktor-faktor dari 20 yang mungkin ialah (1, 20), (2, 10) dan (4, 5), jadi (£1, £20), (42, £10), dan (44, 45) merupakan pilihan yang mungkin untuk f, dan f, (b) © pos jadi faktor-faktor yang dimaksud bila dijumlahkan sama dengan 6, yaitu ~9. (©) © positif jadi faktor-faktor yang dimaksud memiliki tanda seperti b, yaitu negatif, adalah (—4, ~5). Jadi x? — 9x + 20 = (x - 4)(x - 5) Contoh 3 we +3x-10 (@) Faktor-faktor yang mungkin untuk 10 ialah (1, 10) dan (2, 5), jadi (1, +10) dan (£2, £5) merupakan pilihan yang mungkin untuk f, dan f,. (b) c negatif jadi faktor-faktor yaeg dimaksud mempunyai selisih sama dengan b, yaitu 3. (©) c negatif jadi faktor-faktor yang dimaksud berbeda tanda, faktor yan= lebih besar secara numerik memiliki tanda seperti b, yaitu positif, adalah (-2, 5) Jadi x? + 3x - 10 = (x - 2) + 5) aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 106 Topik dasar (J (a) Tidak ada faktor-faktor sederhananya — (c) Memiliki faktor-faktor sederhana (b) Memiliki faktor-faktor sederhana (@) Tidak ada faktor-faktor sederhananya Sekarang kita dapat mengaitkan pengujian ini dengan pekerjaan sebelumnya. Kerjakanlah Jatihan singkat berikut: latihan ini memberikan ulangan yang bermanfaat. Ujilah apakah soal-soal berikut dapat dinyatakan sebagai hasilkali dari dua faktor-faktor sederhana, dan jika mungkin, tentukanlah faktor-faktor tersebut: (a) 2? + x43 (©) 2 - Sx-4 (b) Sx? — 4x + 6 (a) 8 + 2-3 Periksalah hasilnya dengan frame berikut w (a) (e+ Da@+ 3) (c) Tidak ada faktor-faktor sedethana (b) Tidak ada faktor-faktor sederhana (d) (2x - 1)(4x + 3) Beginilah caranya: @) Wt ke+3 a=%b=%e=3 b - dac = 49-4 x2x 3 = 49 - 24 = 25 = 5”. Faktor-faktomya ada. lacl = 6; faktor-faktor yang mungkin untuk 6 ialah (1, 6) dan (2, 3) ¢ positif. Faktor-faktor ini berjumlah 7, dengan kata lain (1, 6) Kedua faktor memiliki tanda yang sama seperti b, yaitu positif. Jadi f, = 1 dan fy = 6 w+ +3 tet Gr +3 27 + x) + (6x + 3) = xx + 1) +3Qr 41) = Ox + Dox + 3) (b) Sx? 4e 46 a=5;b=4:0=6 B ~ dac = 16 — 4 x 5 x 6 = 16 — 120 = 104. Bukan kuadrat sesungguhnya. Oleh sebab itu, tidak ada faktor-faktor sederhananya, © I= Se-4 a=T.b=-Sc=4 b? — 4ac = 25 — 4 x 7 x (4) = 25 + 112 = 137. Bukan kuadrat sesungguhnya, Oleh sebab itu tidak ada fuktor-faktor sederhananya. @) 842-3 a=8b=%c=3 bP - 4ac = 4 - 4x 8 x (3) = 4 + 96 = 100 = 10°. Faktor-faktor ada. lacl = 24; faktor-faktor yang mungkin untuk 24 ialah (1, 24), (2, 12), (3, 8), dan (4, 6) ¢ negatif. Faktor-faktor ini sclisihnya sebesar Il, dengan kata lain 2. Jadi faktor- faktornya ialah (4, 6) f, dan f, memiliki tanda yang berlawanan, Faktor yang lebih besar memiliki tanda yang sama dengan tanda b, yaitu positif f, = 6; f, = ~4. 8 + We - 3 = Br + 6x-4r-3 = (8x7 = 4x) + (6x — 3) = 4x(2x -— 1) + 32x - 1) Jadi 8° + 2x — 3 = (2x ~ I)(4x + 3) Di sini kita akan berhenti sejenak untuk merangkum fakta-fakia penting tentang faktorisasi sampai sejauh ini aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 110 Topik dasar 9 Faktorkanlah soal-soal berikut: (a) 36x°y* — 8x7y (©) x + 10x + 24 (b) 3+ dy + 27 +6 (x? — 10x + 16 () 424 12r +9 (g) 7 - 5x - 36 (@) @Gr+4yP-Qx-yP (bh) Gr? + Sx - 6 Soal-soal lanjutan F.2 3) B Tentukanlah soi beriku (a) (2 + 5x - 34x - 7) (b) (4° — 7x + 3)(Sx + 6) (©) (Sx - 3x - 4)@Gx ~ 5) (d) (6x° - 5x7 - 14x + 12) + (2x - 3) (©) (15x39 + 46x? — 49) + (Sx + 7) (2) (18x + 13x + 14) + (x + 2) 2 Sederhanakaniah soal berikut, yang memberi hasil tanpa indeks pecahan: G2 -1? x Jeet +o-p? BF 3 Sederhanakanlah: Vale's Valet (©) (6x°yiztf + (Oxy!) ©) Yeryled xy x ate y2ety$ @ (= yy xO yl xee 4 4 Tentukanlah nilai: (a) log 0.008472 (b) In 25,47 (©) log, 387.5 Nyatakanlah dalam bentuk log: 1 @ x vb te Keo Ke @ fae aa 6 — Tulistah kembali soal-soal berikut tanpa logaritma: (a) log W = 2(log A + log w) ~ (log 32 + 2 log + 2 log r + log ¢) (b) log S = log K ~ log 2+ 2 log w+ 2 log n+ log y + log r + 2 log L 2 log h log g (©) Inf = In(2V) ~ {In(KR + 1) ~ In K + KL} 7 Faktorkanlah soal-soal berikut: (a) 15x*y° + 20° (b) 14a*b - 120°? (c) 2x? + 3xy ~ 10x - ISy (d) day — Ty? - 12x + 2ly (e) 15x? + 8y + 20xy + 6x (f) Gxy - 20+ 15x - By aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Pernyataan dan persamaan 115 | Pernyataan dan persamaan | | Menentukan nilai pernyataan | | Apabila nilai numerik digunakan untuk variabel dan konstanta dalam suatu pernyataan (expression), pernyataan itu sendiri memiliki nilai numerik yang diperoleh dengan mengikuti aturan prioritas yang biasa. Proses ini dikenal sebagai penentuan nilai (evalu- ating) pernyataan, Sebagai contoh, jika / = 2 dan g = 9,81 maka pernyataan: ant & ditentukan nilainya sehingga menghasilkan: 2 my 9,81 = 284 hingga 2 tempat desimal di mana m = 3,14159 . . . Jadi marilah kita lihat tiga contoh berikut: Contoh 1 Jika V = Zor + I’), tentukanlah nilai V apabila A = 2,85, R= 6,24 dan w= 3,142. Dengan mensubstitusikan nilai-nilai yang diketahui: ve HBX 2B X 6,24? 4 2,852) 2 HBX Be X 38,938 + 8,123) Selesaikanlah 186,46 Contoh 2 Jika R = ee tentukanlah nilai R apabila R, = 276 dan R, = 145. Soal ini cukup mudah, R=... .. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Pernyataan dan persamaan 19 103) _ Kuadratkan kedua sisi untuk menghasilkan: (3) = Figq dan sckarang katikan kedua sisi dengan 9,81 untuk menghasilkan: 0,264 hingga 3 angka signifikan Sehingga jika: nE Reo dan n = 6, E = 2,01, R = 12, dan J = 0,98, nilai r yang berkorespons ialah... 2... Frame berikunya 0S1 (3 Karena -cetahui 6x 201 _ 12,06 Diketahui bahwa 0,98 = Dace DA br kebalikan dari setiap sisi, bahwa: kita lihat, dengan mengambil ts B+ dan oteh Karena itu 2° 0,98 0,98 12,06 = ror setelah mengalikan kedua sisi dengan 12,06. Mengurangkan dengan 12 pada kedua sisi menghasilkan: 0,98 dan, membagi kedua sisi dengan 6 menghasilkan: - 13) =r, menghasilkan r = 0,051 sampai 2 angka signifikan Dengan proses manipulasi aritmetika ini variabel independen r dalam persamaan aslinya telah ditranspos menjadi varlabel dependen pada persamaan baru, sehingga nilainya dapat dicari. Anda akan sering menjumpai perlunya mentranspos suatu variabel dalam suatu persamaan schingga Anda harus mampu untuk melakukan itu. Di samping itu, Anda juga akan perlu mentranspos variabel untuk memperoleh suatu persamaan baru dan bukan hanya untuk mencari nilai numerik variabel yang ditranspos tadi sebagaimana yang Anda lakukan hingga sejauh ini, Dalam topik-topik berikutnya kita akan mempelajari transposisi variabel secara aljabar dan bukan secara aritmetika. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Fernyataan dan persamaan 123 Contoh 4 (16) Contoh ini sedikit berbeda. IR -Ir Dalam hal ini, Anda akan lihat bahwa simbol J muncul dua kali di sisi kanan. Oleh sebab itu, langkah pertama kita ialah menghilangkan pembilang seluruhnya dengan mengalikan kedua sisi dengan (E ~ Ir): n(E-Ir)=IR ‘Transposkanlah rumus 1 agar menjadi subjeknya. Kemndian kita dapat membebaskan / di sisi kiri dengan mengalikan suku-suku yang di dalam kurung: nE - nr =1R Sckarang kita kumpulkan kedua suku yang mengandung f di sisi kanan: nE = IR + nlr =1(R+ nr) hai ro ee ar Lanjutkan ke frame berikutnya Contoh 5 Tni satu contoh lagi, dikerjakan dengan cara yang sama dengan contoh sebelum ini, sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitan. Transposkanlah rumus ® _ ae f menjadi subjeknya, roy Kerjakanlah secara benar, dengan menggunakan aturan-aturan dan metode-metode dari contoh-contoh sebelum ini. fee. (R24 yp (38) fee Beginilah caranya: RO ftP rf ay 2 Eoe-measer RUf- P)= P(t P) RU-RP=Prf+ re Rf-rf=RP+P°P 242 AR - P)= PUR +P) jadi p= Fey r Di sini kita berhenti sejenak untuk merangkum fakta-fakta penting sampai sejauh ini aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Pernyataan dan persamaan 131 (x - 4)a + 2) [39] Kumpulkan hasil-hasil di atas menjadi satu: f@) =8-52-20424 = (x — 3)? — 2x - 8) = (x = 3x - 4)(x + 2) Dan sekarang diberikan contoh lain. Tunjukkanlah bahwa (x - 4) merupakan faktor dari f (*) = 28 — @? — 7x + 60 dan, sebisa mungkin, faktorisasilah f (x) menjadi faktor-faktor sederhananya. Kerjakantah soal di atas persis seperti sebelumnya dan kemudian periksalah dengan frame berikutnya 0 e)ti(‘( TELE as S(C - F) by p= C= F) (b) c [cl {c) {11 M-m a) T= @. % 1+ Mm (me) (—) Asmar +h lal Thx p2 42 v= %oRr +0) (R) soal, tentukanlah nilai fungsi tersebut untuk nilai x yang ada disebelahnya: (a) fe) = 58-40 + 3x- 12 b=2) (b) f(x) = 3r - 2 - Sx 43 (©) FQ) =4r +7 6r+2 (d) fQ) = 2h 4 +2 - 3x46 [x= 3) () f(x) =x4- 5 -3r-8 [v= 6] > es 3 Tulislah kembali fungsi yang berikut ini dalam bentuk berkurung dan, dalam setiap aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Graiik 143 Grafik persamaan Pesan —itsti‘éSOSOSCS*;*;*éC SYS Persamaan bersyarat merupakan suatu pernyataan matematis tentang kesamaan dua pernyataan yang hanya berlaku untuk nilai-nilai tertentu dari simbol yang terlibat. Sebagai contoh, perhatikanlah persamaan: x-y=l Persamaan ini ditranspos sehingga y menjadi subjek dari persamaan baru dan menghasil- kan: yex-l Kita tentukan nilai persamaan ini dengan memilih acak suatu nilai variabel independen x dan kemudian menghitung nilai yang bersesuaian untuk variabel dependen y. Nilai y dibatasi menjadi nilai yang diperoleh dari sisi kanan persamaan tersebut. Kita dapat juga mentransposkan persamaan aslinya untuk membuat y menjadi variabel independennya: xeytl tetapi Karena alasan historis variabel y biasanya dipilih menjadi subjek persamaan transposan ketimbang x, jadi kita akan berkonsentrasi pada persamaan yang berbentuk satu pernyataan dalam x. Jadi bagaimanakah nilai y dikaitkan dengan nilai x dalam persamaan x + y? = 1? Lihat frame berikutnya kurangi dengan kedua sisinya x? (simbol Vx menunjukkan pada akar kuadrat positif x sedangkan 2 menunjukkan pada akar kuadrat x yang positif maupun yang negatif) kita lihat bahwa nilai-y tidak saja dibatasi oleh persamaan tersebut tetapi juga dibatasi oleh pilihan kita alas nilai variabel independen x. Nilai 1 - x? harus tidak negatif jika sebaliknya kita tidak akan dapat mencari akar kuadrat tersebut. Nilai yang diizinkan untuk x ialah . Jawabannya ada pada frame berikut aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Gratik 147 Cobalah satu lagi. Buatlah grafik dari: Cs y =x - 20 - x + 2 untuk -2 < x <3 dengan selang 0,5 Periksalah frame berikut untuk jawabannya Karena tidak semua persamaan merupakan persamaan polinomial, kita akan membuat pasangan teratur itu dengan memanfaatkan tabel dan bukan dengan pengurungan sebagaimana yang kita lakukan dalam Program F3. Inilah tabelnya: x 245 1-05 0 OFS 1 15 2 25 3 #8 34-1 -01 0 Ol 1 34 8 156 27 27-8 45-2 05 0-05 2 45-8 -125 -18 =x 2 «415 1 05 0-05 -1 -15 -2 25 -3 2 2 2 22 2 2 22 B 8 2 y 244 0 19 2 Wo 0 06 0 26 8 Pasangan: (2, -12), (-1,5, 4,4) (-1, 0), (0,5, 1,9), (0, 2) (0,5, 1,1), (1, 0), (1,5, 0,6), 2, 0), 2,5, 2,6), 3, 8) Bagaimana dengan grafik: _ ers Pilihlah nilai x yang berkisar dari 0 hingga 2 dengan selang 0,2 dan berhati-hatilah dengan nilai-nilai yang mendekati 1. untuk 0 < x < 2? Jawabannya ada pada frame berikutnya Bahan dengan hak aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Grafik 151 FF] Latihan revisi Ga 1 Diketahui persamaan: Peyel (a) Transposkanlab persamaan ini sehingga y menjadi subjek persamaan transposannya. (b) Buatlah pasangan bilangan teratur di atas yang berkorespons dengan nilai bilangan bulat x di -5 2x ~ 1 berarti satu dari dua keadaan, Yaitu, y > 2x —1 atau y = 2x— 1 sehingga setiap titik pada atau di atas garis tersebut akan memenuhi salah satu atau Jawan dari kedua keadaan ini Di sini kita akan berhenti sejenak untuk merangkum fakta-fakta penting tentang ketaksamaan hingga sejauh it B! Rangkuman revisi Gy Grafik suatu ketaksamaan merupakan suatu daerah pada bidang x-y dan bukan garis, atau kurva. 2 Titik-titik di atas grafik y= f(x) berada pada daerah yang diuraikan oleh y > f(x). 3. Titik-titik di bawah grafik y = f(x) berada pada daerah yang diuraikan oleh y < SQ). Fy Latihan revisi (3) 1 Uraikanlah daerah bidang x-y yang didefinisikan oleh masing-masing ketaksamaan berikut: (a) y<3r-4 (b) y>2e +1 (©) ys - 3x42 1 (a) Daerah di bawah garis y = 3x - 4. Gy (b) Daerah di atas garis y = ~ (©) Daerah di bawah dan pada garis y = x - 3x + 2. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 174 Topik dasar am x3 2x — 12y = 69 Q x4 16x - 12y Kurangkan: 5x = 25 Substitusikan ke dalam (2): 20-3y= 11 2. 3y oe xes,ys3 Pemeriksaan pada (1): 7x - 4y = 35-12=23 W Persamaan linear simultan dengan tiga anu L412] Dengan tiga anu dan tiga persamaan, metode penyelesaian hanyalah merupakan perluasan dari cara yang dilakukan untuk dua anu. Contoh 1 Untuk menyelesaikan 3x + 2y-z= 19 a dx- yt 2z Q) 2x + ay — 5z Q) Kita ambil sepasang persamaan di atas dan menghilangkan salah satu variabelnya dengan menggunakan metode dalam Frame 7: 3x + ly 9 (dd) 4x—y +2: 4 Q) (ly x2 ox + 4y — 8 Q) ax—y+2z 4 Tambahkan; 10x + 2 @) Sekarang ambillah pasangan lain, misalnya (1) dan (3): () «5 15x + 10y ~ 5z = 95 (3) 2x + dy — 2 Kurangkan: 13x + 6y = 63 6 Kita sekarang dapat menyelesaikan persamaan (4) dan (5) untuk memperoleh nilai x dan y dengan cara yang sama n= Karena lox + 3y = 42 4) 13x + 6y = 63 o> aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 178 Topik dasar Beginilah cara pengerjaannya -Or+ 4y-62= 16 a) Vx - 14y Q) x l6y ~2z 3) a) “% + 4y-62= 16 (2) x3 Six — 42y - 6¢ Kurangkan: 60x — 46y 2 30x ~ 2y = 32 (4) Q IIx ~ 14y ~ 22 = -16 re) x~ I6y ~ 22 = ~56 Kurangkan: 16x + 2y 2 &kety 220 6) . 4 30x ~ 23y (5)x 23 184x + 23y ‘Tambahkan: 214r v=? Substitusikan pada (5): l6+y= 20 4 Substitusikan untuk x dan y pada (3): 2-64-25 - 62-225 z431=2 Pemeriksaan dengan mensubstitusikan semua nilai pada (1): —9(2) + 4(4) - 6(-3) = -18 + 16 + 18 = 16 ow axe 2, 4,2=-3 ue Rangkuman revisi ay pe 1 Suatu persamaan linear melibatkan pangkat variabel yang tidak lebih tinggi daripada pangkat pertama, Suatu persamaan linear dalam variabel tunggal disebut juga sebagai persamaan sederhana. 2 Persamaan sedethana diselesaikan dengan mengumpulkan variabel pada salah satu sisi persamaan tersebut. 3 Suatu persamaan linear dengan dua variabel memiliki jumlah penyelesaian yang takterhingga. Untuk dua persamaan seperti itu mungkin hanya terdapat satu penyelesaian yang memenuhi kedua persamaan itu secara simultan. 4 Persamaan simultan dapat diselesaikan: (a) dengan substitusi (b) dengan eliminasi ikanlah persamaan linear berikut: (a) 2@ = 1) - 4042) = 30+ 5) 4-1) aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 182 Topik dasar 8) a Ca 9 10 ty 2 iW 15 16 7 18 19 (3 — 4x)(3 + 4x) = 33x - 2) + 1) - (Sx - 3)Gx + 3) 3x 4 6y +22 = 70 But 2y 4552 Sx + 3y — 2c 2 = Sy 5x- 6) + 32=-9 Qe — By 4225-5 3x - Ty + Bxt2_xt2y_x-3 2 x45 x47 Sederhanakanlah masing-masing sisi secara terpisah dan kemudian tentukanlah penyclesaiannya: x-4 1_x-3 e-4 5-6 2-3 x-5 Selesaikantah persamaan simultan: dan v untuk Dengan menulis « untuk , Selesaikanlah persamaan- a x + By ~~ 7 aoe igs persamaan berikut untuk w dan ¥, dan seterusnya tentukanlah nilai-nilai x dan y: 2 x + 8y Selesaikanlah pasangan persamaan: 6 1s =0,5 x-2y xt 12 9 wang x-2y x+y Selesaikanlah: aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Persamaan polinomial 187 4 atau x Karena 3x° + Idx + 8=0 a=3,b=14,c=8 (b? — dac) = 1474 x3 x 8 = 196 — 96 = 100 = 107 = kuadrat sempurna, «. faktor-faktor sederbananya ada. lacl = 24. Faktor-faktor 24 yang mungkin ialah (1, 24), 2, 12), (3, 8) dan (4, 6). c positif: ». faktor-faktor tersebut dijumlah menjadi bl, artinya 14 (2, 12) ¢ positif: -. kedua faktor memiliki tanda yang sama seperti tanda b, yaitu positif. 2 BP + 1dr 48 = 384 Qe + 1248 =0 xGx + 2) +43x+2)=0 Gx + 2)x + 4) = 0 Pengujian untuk faktor sederhana: cet 4 =O atau3r+250 9 2454 atx Semua persamaan ini dilakukan dengan cara yang sama asalkan faktor-faktor linear sederhananya ada, jadi ujilah selalu keberadaznnya setiap kali mengawalinya dengan penentuan nilai (b? — 4ac). Berikut contoh lain: kerjakanlah oleh Anda sendiri. Selesaikanlah persamaan 4x? - 16x +15=0 x 2 Penyelesaian dengan melengkapi kuadratnya Kita telah lihat bahwa sebagian persamaan kuadratik tidak dapat difaktorisasi menjadi dua faktor sederhana, Dalam hal-hal seperti itu, metode penyelesaian lain harus digunakan. Contoh berikut akan menjelaskan prosedurnya. Selesaikanlah 2 —6x-4=0 a= 1,b=-6c=-—4 (BP - 4ac) = 36 — 4 x 1 x (4) = 36 + 16 = 52. Bukan kuadrat sempurna. <. Tidak ada faktor-faktor sederhananya. Jadi: w-6r-4=0 Tambahkan 4 ke kedua sisinya: w-6x=4 Tambahkan pada kedua sisi kuadrat dari setengah koefisien x: P= 6x + (BP = 44 03)* 2 - 6549-4495 13 o @-39 =13 . #—3 = 4£V13, Ingatlah untuk memasukkan kedua tanda ini. wo x=3t VI3 =3 + 3,6056 - 6,606 atau x = 0,606 aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Persamaan polinomial 191 Contoh 1 Untuk menyelesaikan persamaan kubik: 20-11? + 18x-8 =0 Langkah pertama ialah mencari faktor linear pernyataan kubik ini: P(X) = 20 - Me + 18r- 8 dengan penggunaan teorema sisa. Untuk mempermudah perhitungannya, kita terlebih dulu menulis f (x) dalam bentuk berkurung: FQ) = [x — 1D + 18pr- 8 Sekarang kita mencari suatu nilai untuk x, (x = 1) yang menghasilkan sisa nol pada pembagiannya dengan (x ~ k). Oleh sebab itu kita menentukan nilai f (1), f(D, f 2. «dst. f() =1 + (¢— 1) bukanlah faktor dari f (x) f C1) = 39 + (+ 1) bukanlah faktor dari f (2) (2) =0 +. (e = 2) merupakan faktor dati f (x) Kita oleh sebab itu membagi f(x) dengan (x - 2) untuk menentukan faktor sisanya, yang sama dengan... ........ Tx+4 (20) Karena ae - It x-2[ 2 1b? + 18-8 2 — 42 — Te + 18 — 18 + lar 4x -8 4x -8 * f (8) = @ ~ 2)(2e? ~ Tx + 4) dan persamaan kubik ini sekarang ditulis: (= 2) - 7x + 4) = 0 yang menghasilkan x - 2 = 0 atau 2x? - 7x +4. = 0. + —=——5- Serupa halnys, (ax + 6)’ menghasilkan pecahan parsial yang berbentuk A B Cc +—4 +t acth (ax + by (ax + by jw Fy Latihan revisi Nyatakanlah dalam pecahan parsialnya: 32x? - 28x - 5 1 (4x — 3) Ox? + 48x + 18 (2x + DO? + 8x + 3) 3 Rx? + 36x46 + 6x? + 3x - 10 (as) 1 5 8 a - 4x-30 4x-37 (4x-39 2x+3 Qe+1 xt + 8x43 a v Anda sekarang telah sampai pada akhir Program ini. Daftar pertanyaan Dapatkah Anda? akan menyusul buat Anda untuk mengukur pemahamanan Anda tentang materi Program ini, Anda akan perhatikan bahwa pertanyaan-pertanyaan ini sepadan dengan Hasil pembelajaran yang disebutkan pada awal Program ini, jadi pelajarilah kembali dan cobalah Kuis yang menyertainya, Setelah itu cobalah Latihan ujiannya. Kerjakanlah ini menurut kemampuan Anda, tidak perlu tergesa-gesa, Serangkaian Soal-soal lanjutan memberi Anda praktek tambahan yang bernilai. @ Dapatkah Anda? (7) Checklist £7 Periksalah daftar ini sebelum Anda mencoba ujian akhir Program ini. Pada skala 1 hingga 5 seberapa yakinkah Anda bahwa Anda dapat: Frame + Memfaktorisasi penyebut pecahan aljabar menjadi faktor-faktor primanya? ” OF OF O OO OC Tidak aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Dilferensiasi 279 Gradien grafik garis-lurus Gradien dari garis lurus yang miring yang ditunjukkan pada gambar di atas didefinisikan sebagai: jarak tegak naik atau turunnya garis tersebut di antara dua titik P dan Q jarak mendatar antara P dan Q di mana P adalah titik di kiri titik Q pada garis lurus AB yang miring ke arah atas dari kiri_ke kanan, Perubahan pada nilai-x dan -y untuk titik P dan Q ini ditandai masing- masing dengan dx dan dy. Jadi gradien garis ini diberikan oleh: yy ax Kita dapat saja memilih pasangan titik mana pun pada garis lurus tersebut sebagai P dan Q dan dengan segitiga yang serupa rasio ini akan sama nilainya: gradien suatu garis lurus setalu konstan di seluruh bagian panjangnya Nilainya ditandai oleh simbol m. Oleh sebab ity m = 2, dy Sebagai contoh, jika, untuk garis tertentu (lihat gambar di balik halaman ini), P merupakan titik (2, 3) dan Q merupakan titik (6, 4), maka P berada di kiri dan di bawah titik Q. Dalam hal ini: =4-3=1 dan 6-2 =4 sehingga: dy = perubahan pada nil: dx = perubahan pada nilai- 0,25. Garis miring ini naik secara tegak dari ke kanan sebesar 0,25 satuan untuk setiap | satuan secara mendatat. Jika, untuk garis tertentu (lihat gambar di bawah ini), P merupakan titik (3, 5) dan Q merupakan titik (7, 1), maka P berada di kiri dan di atas titik Q. Dalam bal aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Diferensiasi 299 3x? cos x 9 y=asinx 10 y= Semua penyelesaiannya diperlihatkan pada frame berikut y= Pcs x x (38) & = PCsin x) + cos x20) e.cos x + sin x(e) = x(2 cos x - x sin x) (sin x + cos x) 4e* sin x az dy _ sin x.4e*) — 4e*.cos x "(sin x) - cos x(4x") ax sin? x x 4e*(sin x -— cos x) =x sin x — 4 cosx 5 y= re 6 y=4eunr & = Sel + e152 x = 4x sec? x + tan x.(8x) = Sex + 3) = Ax(xsec? x + 2 tan x) 7 yo S88 8 y= me sin x e dy _ sin x(-sin x) - cos x.cos x dy _ e* sec? x — tan xe* dx sin? x de er _ (sin? x + cos? x) sec? x - tan x sin? x = ~~ = -cosec” x x 2 9 y= ssin x ww y= 3 cos x WY = Sos x + sin x(5x4) DD ay, Coe be Se Cams) ax ae cos x = x(x cos x + 5 sin x) _ 3x2 cos x + x sin. x) cos? x Periksalah hasil-hasil Anda iersebut dan beralihlah ke topik berikutnya Fungsi dari suatu fungsi Jika y = sin x, y merupakan suatw fungsi sudut x, karena nilai_y tergantung pada nilai yang diberikan untuk x. Jika y = sin (2x - 3), y merupakan fungsi sudut (2c ~ 3) yang sudut ini sendiri merupakan fungs Oleh sebab itu, y merupakan fungsi dari (suatu fungsi x) dan disebut sebagai fiungsi dari fungsi x. i x. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Diferensiasi 303 Yurunan y = af (3) Kita telah mengetahui bahwa jika y =e", 2 =e & ie dr de Maka, jika y = a’, kita dapat menulis a = e* dan dengan demikian y = (e4)* = &* dan bahwa__jika 1B = See = et = het Teapi, e = a'dank=Ina +. Sikay =a’, & =a'ina Kita tambahkan hasil ini ke dalam daftar kita untuk acuan nanti. Ini telah menyelesaikan topik tentang diferensiasi pada tahap ini. Akan tetapi, kita akan berurusan dengan diferensiasi ini lebih lanjut dalam mata kuliah ini. =) Rangkuman revisi Bp iB [4] 1 Turunan standar y & y gy dx ax # nt tanx sec? x c 0 e e ; 1 sin x cos x Inx = x cos x —sin x a @ina 2 Aturan turunan dy v du ilkali y = uv, =~ oe (a) hasitkali y = uv, = ugh + vot peg (b) hasilbagi y = 4, 9Y = dx de v de ¥ 3 > Aturan rantai F merupakan fungsi x ; 4% , or ar F npr SE tan F sect p. SE de . aF , ae sin F cos FT e = . dF L dF cos F ~sin FS nF Pe