Anda di halaman 1dari 12

Bentuk saling ketergantungan

1. masyarakat desa memanfaatkan kekayaan masyarakat kota sehingga


masyarakat desa banyak sekali yang bekerja di wilayah perkotaan.
2. masyarakat kota memanfaatkan lahan didaerah perdesaan sehingga terkait
antara masyaraat desa dan masyarakat kota
3. masyarakat desa bergantung kepada masyarakat kota untuk mendapatkan
uang makan atu sebagainya dan masyarakat kota begantung kepada
masyarakat desa agar bisa menjalankan bisnis terkait dengan kebun atau
sebagainya yang berada di pedesaan.
4. 4. masyarakat kota membutuhkan lahan diperdesaan dan masyarakat desa
membutuhkan pekerjaan dimasyarakat kota
Keragaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat dimana terdapat perbedaanperbedaan dalam berbagai bidang terutama suku bangsa,ras, agama, ideologi
dan budaya (masyarakat majemuk). Keragaman dalam masyarakat adalah
sebuah keadaan yang menunjukkan perbedaan yang cukup banyak macam atau
jenisnyadalam masyarakat. Keragaman berasal dari kata ragam. Berdasarkan
Kamus Besar Bahasa Indonesia, ragam berarti macam atau jenis.
1.

Peran Konsumen.

Menyediakan faktor-faktor produksi bagi produsen. Hal ini dapat berupa faktor-faktor produksi
misalkan uang, tanah, tenaga kerja dan modal.
Sebagai penerima imbalan jasa dari penggunaaan faktor-faktor produksi.
Konsumen sebagai pemakai, mengurangi dan menghabiskan barang dan jasa dalam rangka memenuhi
kebutuhan untuk mempertahankan hidup. Dalam hal ini konsumen berperan sebagai pemakai barangbarang produksi.
Sebagai penyalur barang dan jasa. Dalam hal ini konsumen berperan sebagai distributor. Misalkan
ketika berpergian seseorang membeli barang-barang khas dari daerah yang dituju sebagai buah
tangan.
Membayar pajak kepada pemerintah atau negara. Misalkan pajak pertambahan nilai sebuah barang
dibebankan sebagian kepada konsumen.
2.

Peran Produsen

Penghasil barang dan jasa.


Konsumen jasa-jasa produkstif dari konsumen, berupa tenaga kerja, usaha, tanah untuk modal dan
tenaga ahli sebagai pemimpin perusahaan
Membayar jasa-jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi kepada konsumen berupa pembayaran
upah dan sewa..
Mengelola faktor-faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi barang dan jasa.
Agen pembangunan. Setiap perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan bagi pemilik modal tetapi
bertanggung jawab atas kesejahteraan karyawan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Menerima pendapatan atas penjualan barang dan jasa yang telah diproduksi.
Membayar pajak kepada negara. Seperti konsume, pajak juga dibebankan sebagian kepada produsen
sebagai kompensasi kepada negara.
3.

Peran pemerintah

a.

Sebagai pengatur kehidupan ekonomi.

b.

Membuat perencanaan jangka panjang dan menengah (GBHN)

c.

Menyediakan sarana dan prasarana pembangunan.

d.

Menetapkan peraturan perundangan untuk mengatur, melindungi, atau menentukan cara-cara


melakukan kegiatan ekonomi.

e.

Sebagai konsumen. Untuk menjalankan tugasnya pemerintah memerlukan berbagai macam barang
atau jasa, misalkan kegiatan administrasi pemerintah diperlukan alat tulis dan peralatan kantor untuk
transportasi diperlukan kendaraan, dan sebagainya. Dalam hal ini pemerintah berperan sebagai
konsumen.

f.

Sebagai produsen. Pemerintah bertindak sebagai produsen untuk menghasilkan barang atau jasa
yang menyangkut kepentingan orang banyak yang dilakukan melalui bumn.

4.
a.

Masyarakat luar negeri.


Mengelola investasi atas penanaman modal asing dengan mendirikan perusahaan milik asing dan
swasta nasional (joint venture).

b.

Menerima bantuan luar negeri berupa pinjaman dari negara-negara asing atau lembaga keuangan
internasional.

c.

Pengekspor atau pengimpor barang dan jasa.

d.

wisatawan mancanegara.
Siapa tahu saudara minat baca Peran pemerintah dalam kegiatan
alam kehidupan ekonomi, kedua kegiatan tersebut akan saling berpengaruh.
Dimana produsen sebagai penyedia layanan dan konsumen sebagai pemakai
layanan akan berusaha untuk mencapai kepuasan-kepuasan maksimum masingmasing.

b.indo
perubahan sifat benda
erubahan Wujud Benda dan Contohnya
Perubahan Wujud Benda dan Contohnya
1. Membeku = benda cair --> benda padat. Contoh : air jadi es
2. Mencair = benda padat --> benda cair. Contoh : es yang berada di luar kulkas.
3. Menguap = benda cair --> gas. Contoh: jemuran yang basah menjadi kering.
4. Mengembun = gas --> benda cair. Contoh : tetes air pada tutup panci yang diangkat ketika

memasak.
5. Menyublim = padat --> gas, atau sebaliknya. Contoh : kapur barus jadi gas
Kondisi yang Memengaruhi Perubahan Wujud Benda
Pengaruh Kondisi terhadap Benda
Bentuk benda tidak selalu tetap. Perubahan bentuk benda itu dipengaruhi oleh berbagai hal seperti
kondisi dan sifat benda.
Konsep
Suhu, kelembapan udara, ada tidaknya kuman, menyebabkan perubahan pada benda.
Dapat disimpulkan bahwa benda yang terbuat dari kayu paling baik disimpan di tempat kering dan
tidak lembab, dan tidak terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama.
Benda yang terbuat dari besi biasanya berkarat jika diletakkan di tempat lembab. Oleh karena itu
benda dari besi dilapisi dengan cat agar tidak cepat berkarat.
Menurutmu, mengapa buah dan sayur kebanyakan disimpan di lemari es?
Kecepatan Perubahan
Cepat lambatnya perubahan benda dipengaruhi oleh faktor-faktor sbb:
a. Suhu
Suhu atau temperatur yang sering berubah-ubah akan mempercepat terjadinya perubahan,
apalagi jika perbedaan suhu cukup besar. Misalnya, batu yang sepanjang hari terkena panas matahari
lalu turun hujan, maka batu tersebut akan pecah.
Jika terkena panas benda akan memuai dan jika kena dingin benda akan menyusut. Pemuaian dan
penyusutan setiap benda tidak sama. Ada yang merata dan serentak, dan ada pula yang tidak. Jika
pemuaian atau penyusutan tidak merata, maka benda itu akan retak.
b.Kelembaban
Kelembapan juga dapat mempercepat perubahan. Tempat lembab merupakan tempat yang baik b gi
tumbuha cendawan atau jamur.
Jadi, perkakas yang terbuat dari kayu dan disimpan di tempat lembab akan terserang jamur. Jamur
yang tumbuh pada kayu, selain merusak warna dan penampilan, juga menyebabkan kayu menjadi
lunak dan mudah lapuk. Tempat yang lembab juga tidak cocok untuk menyimpan perkakas dari besi,
karena akan mudah berkarat.

c. Kadar Garam dan Keasaman


Daerah pantai atau daerah yang dekat dengan laut memiliki kadar garam
yang cukup tinggi. Biasanya air laut juga merembes ke daratan sehingga mencemari mata air di sumur
penduduk. Garam yang berada dalam air tanah menyebabkan perubahan pada benda yang terbuat dari
logam, misalnya kerangka bangunan beton dan mobil akan mudah berkarat.
d. Bakteri Pembusuk
Pernahkah kamu menjumpai sayur yang basi atau buah yang busuk? Menurutmu, apa sebabnya?
Di udara banyak beterbangan kuman yang bisa menyebabkan terjadinya perubahan pada benda.
Kuman itu ada yang terbawa oleh serangga, seperti lalat dan kecoa. Makanan yang dibiarkan terbuka
tanpa tutup akan cepat menjabi basi dan membusuk. Buah yang berair, berdaging dan berkulit tipis
misalnya pepaya, jambu, belimbing, dsb lebih cepat menjadi busuk dibandingkan yang berkulit tebal
(jeruk bali, durian, semangka, manggis, dsb. Bahan makanan diawetkan dengan cara dipanaskan,
didinginkan, diasinkan, dibuat manisan, pasteurisasi, dikeringkan, dll.
Macam-macam perubahan Wujud benda adalah :
Perubahan Fisika, Perubahan benda yang tidak menghasilkan benda jenis baru.Contohnya : Air yang
berubah menjadi es. Jika es dibiarkan diudara terbuka akan mencair menjadi air. Perubahan ini
bersifat sementara, karena akan kembali pada kondisi awal,yaitu air.
Perubahan kimia, perubahan benda yang menghasilkan benda jenis baru dinamakan perubahan
kimia. Contoh: kayu yang dibiarkan terbakar akan muncul asap, arang. Arang merupakan jenis benda
baru dan perubahan ini bersifat tetap, karena tidak pernah bisa kembali pada posisi semula, yaitu
kayu.

Perubahan Sifat Benda


I. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Benda
Perubahan benda karena beberapa faktor, yaitu:
1. Pembakaran
Benda yang dibakar akan mengalmi perubahan sifat, contohnya kayu yang dibakar menjadi arang dan
kertas dibakar menjadi abu,
2. Pemanasan
Pemanasan benda dapat mengubah sifat benda, contohnya beras yang mulanya keras dan setelah
dimasak menjadi empuk, adonan kue yang semula encer dan setelah dipanaskan dalam oven menjadi
padat dan mengembang.
3. Peletakan di udara terbuka
Minyak kayu putih yang diletakkan di udara terbuka akan menguap karena berubah menjadi gas, es
batu yang diletakkan di tempat terbuka akan mencair, dan kentang yang dibiarkan di udara terbuka
akan berubah warna dan akan cepat busuk. Perhatikan gambar berikut!
II. Macam-macam Perubahan Sifat Benda
Benda padat, cair, dan gas dapat mengalami perubahan wujud. Perubahan sifat benda ada beberapa
jenis, yaitu perubahan wujud, perubahan bentuk, perubahan warna, perubahan rasa, perubahan ukuran,
dan perubahan bau.
1. Perubahan Wujud
Perubahan wujud benda ada 6, yaitu:
a) Mencair merupakan perubahan wujud dari benda padat menjadi cair, misalnya:
- es batu yang dibiarkan di tempat terbuka akan mencair,
- lilin yang dinyalakan akan meleleh menjadi cair,
- mentega jika dipanaskan akan meleleh menjadi encer,
- es krim lama-lama mencair.

b) Menguap adalah perubahan wujud dari benda cair menjadi gas, misalnya:
- air yang dipanaskan sampai mendidih berubah menjadi uap,
- alkohol serta spritus yang diletakkan di tempat terbuka lama-lama akan habis karena menguap,
- pakaian yang basah dijemur maka pakaian akan kering.
c) Membeku adalah perubahan wujud dari benda cair menjadi padat, misalnya:
- air yang didinginkan dalam kulkas akan menjadi es batu
- agar-agar berbentuk cair pada saat masih panas, tetapi setelah dingin agar-agar berbentuk padat.
d) Mengkristal adalah perubahan wujud dari benda gas menjadi padat, misalnya:
- hujan salju dan proses pembuatan pupuk nitrogen buatan,
- kawah gas belerang, maka pada dinding-dinding kawah dilihat gas-gas belerang yang berubah
menjadi kristal-kristal belerang,
e) Menyublim adalah perubahan wujud dari benda padat menjadi gas, misalnya kapur barus yang
diletakkan di tempat terbuka lama kelamaan akan habis,

f) Megembun adalah perubahan wujud dari benda gas menjadi cair, misalnya:
- gelas yang berisi es batu di bagian luarnya akan muncul titik-titik air,
- udara mengembun di pagi hari,
- pada saat kita menghembuskan napas pada kaca, maka kaca menjadi berembun,
- air panas ditutup dengan piring, maka bagian atas piring yang dipakai tutup akan menetes air.
2. Perubahan warna
Perubahan warna terjadi karena pembakaran, udara, sinar matahari, serta manusia. Contohnya kertas
putih yang dibakar menjadi abu hitam dan makanan yang dimasak berubah warna.
3. Perubahan rasa
Makanan yang yang belum dimasak akan berbeda rasanya dengan makanan yang sudah dimasak.
4. Perubahan bau
Makanan yang rusak baunya akan busuk berbeda makanan yang baru dipetik baunya harum.
5. Perubahan ukuran
Sayuran yang masih segar tampak besar sewaktu dimasak setelah dimasak ukurannnya tampak kecil.
Faktor penyebab
1. Pemakaran
2. Pendinginan
3. Pemanasan
Ipa
PENGARUH SUHU TERHADAP BENDA DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI
Suhu tinggi maupun rendah akan berpengaruh terhadap perubahan benda, baik dalam ukurannya,
bentuknya maupun wujudnya. Jadi, ukuran, bentuk dan wujud benda dipengaruhi oleh suhu, baik
suhu panas atau suhu dingin. Dari berbagai sumber asa generasiku mencoba mengurai tentang
pengaruh suhu terhadap benda dalam kegiatan sehari-hari, diantaranya :
1. Pemuaian
Setiap benda (padat, cair dan gas) akan memuai jika dipanaskan. Memuai adalah bertambahnya
ukuran benda. Contoh peristiwa pemuaian yang terjadi dalam peristiwa sehari - hari :
a. Pemuaian pada benda padat
Sambungan pada rel kereta dibuat renggang. Hal ini dibuat dengan tujuan bahwa renggangan tersebut
sebagai tempat ruang muai. Karena jika sambungan dibuat rapat maka ketika terjadi pemuaian akibat
terik matahari rel akan melengkung. Lalu apa yang terjadi dengan kabel telpon pada siang hari yang
terik ? Coba bandingkan keadaan kabel tersebut pada pagi hari dan tengah hari, mengapa demikian ?
b. Pemuaian pada benda cair
Masih ingatkah kamu dengan termometer. Ya, betul, alat pengukur suhu yang berisi air raksa. Air
raksa dalam wadah termometer akan memuai jika terkena suhu tubuh. Akibat pemuaian air raksa
tersebut maka akan mendorong angka pencatat termometer. Bagaimana dengan isi parfum dalam
botol, mengapa tidak diisi penuh, apa tujuannya ?
c. Pemuaian pada benda gas
Ban sepeda yang telah dipompa jika dibiarkan secara terus-menerus terkena terik matahari akan
meletus. Meletusnya ban sepeda tersebut dikarenakan udara (gas) yang ada dalam ban terus

bertambah akibat pemuaian, karena tidak dapat tertampung maka ban akan meletus. Lalu bagaimana
dengan balon ? silahkan lakukan percobaan !
2. Penyusutan
Menyusut adalah berkurangnya ukuran benda (padat, cair dan gas) yang disebabkan karena adanya
penurunan suhu atau suhu rendah. Penyusutan adalah kebalikan dari pemuaian. Contoh peristiwa
pemuaian benda dalam kehidupan sehari-hari :
a. Penyusutan pada benda padat.
Bagaimana dengan keadaan kabel telpon pada pagi hari jika dibandingkan dengan siang hari. Kabel
telpon pada siang hari mengendur dan pada padi hari esoknya akan mengencang, hal itu karena pada
sore hari dan malam harinya ada penurunan suhu. Jadi mengencangnya kabel telpon pada pagi hari
jika dibandingkan dengan siang hari adalah karena penyusutan. Bagaimana keadaan daun jendela
rumah ketika kita buka pada musim penghujan ? Dan bagaimana keadannya jika kita membukanya
pada musim kemarau? Mana yang lebih lancar dalam membukanya ? mengapa demikian ?
b. Penyusutan pada benda cair.
Penyusutan benda cair hanya berupa ukuran dan bentuk tetapi volumenya tetap. Contohnya adalah
Ketika agar-agar buatan ibu masih bersuhu tinggi (berbentuk cair) dalam wadah penuh, tetapi setelah
adanya penurunan suhu maka ukurannya sedikit berkurang, tetapi volumenya tetap. Penyusutan
tersebut karena merapatnya partikel zat cair.
c. Penyusutan pada benda gas
Pernahkan kamu menyimpan sepada yang bannya telah dipompa pada teras rumah yang terbuat dari
keramik dalam beberapa hari ?
Ban sepada tersebut akan berkurang tekanannya karena udara dalam ban menyusut.
Berilah contoh yang lain !
sifat hantaran

1.
Benda-Benda
yang
Menghantar
dan
Tidak
Menghantar
Panas
Benda-benda ada yang bersifat penghantar panas atau konduktor dan bukan penghantar panas atau
isolator. Umumnya penghantar panas adalah benda padat. Menurutmu benda-benda dari bahan apa
yang bersifat konduktor panas? Dan benda dari bahan apa yang bukan konduktor panas?
Umumnya benda yang dibuat dari logam merupakan penghantar panas yang baik atau konduktor
panas yang baik. Bahan bukan logam, misalnya kayu, plastik, karet, dan kertas adalah bukan
konduktor panas atau disebut isolatorpanas.Bagaimana dengan bahan-bahan yang terbuat dari kaca
apakah bersifat konduktor atau isolator?
2.
Penggunaan
Benda
yang
Bersifat
Konduktor
dan
Isolator
Panas
Perhatikan benda-benda yang ada di rumahmu. Di mana yang paling banyak terdapat benda-benda
bersifat konduktor panas? Bagaimana cara memegang bahan tersebut agar tangan kita tidak merasa
panas? Biasanya di dapur tersedia kain tebal untuk memegang alat-alat tersebut. Bentuknya dibuat
macam-macam.Adakah alat-alat yang dilengkapi bahan isolator sehingga dapat dipegang pada
keadaan panas?
Bahan-bahan untuk alat yang bersifat konduktor umumnya terbuat dari logam. Bahan isolator yang
digunakan misalnya plastik, kayu, atau keramik. Plastik yang digunakan harus bersifat tahan panas.
Plastik digunakan karena ringan, warnanya macam-macam, dan cukup kuat.

Pengetian Konduktor dan Isolator

Konduktor: benda yang dapat menghantarkan panas/ listrik dengan baik


Isolator: benda yang tidak dapat menghantarkan panas dengan baik.

Benda-benda Konduktor, isolator panas

Benda-benda konduktor contohnya: besi, baja, aluminium, tembaga, air, seng. Sifat: benda konduktor
yaitu tidak mudah terbakar, tahan panas lama, mengalirkan panas dengan cepat & baik.
Benda-benda isolator contohnya: kayu, kertas, kain, kaca, busah, plastik. Sifat benda isolator yaitu
mudah terbakar, mudah dipadamkan, tidak dapat menghantarkan panas/listrik dengan baik

Membandingkan kecepatan menghantarkan panas

Benda-benda konduktor dapat menghantarkan panas lebih cepat dari benda-benda isolator.
IPS
Jenis usaha disekitar kita
- Penjual pempek
- Warung manisan
- Warung internet
- Toko roti
- Rumah makan
- Penjual kue kering
Pihak yang terlibat dalam wirausaha
Pihak wirausaha (pemilik perusahaan)
Perencanaan bisnis sangat penting dilakukan supaya kegiatan
bisnisnya tidak mengalami kegagalan dan memberi keuntungan
sepanjang waktu. Perencanaan usaha berfungsi sebagai dokumen,
pedoman dan sebagai bahan pertimbangan/analisa untuk merintis
usaha, untuk mengembangkan usaha, atau untuk melakukan investasi
baru, sehingga bisnis yang akan dilakukan meyakinkan baik bagi
wirausaha itu sendiri maupun bagi semua pihak yang berkepentingan.
Pihak investor atau penyandang dana

Perencanaan bisnis ini sangat penting bagi mereka untuk memilih jenis
investasi yang paling menguntungkan dan menjadi jaminan atas modal
yang ditanamkan atau dipinjamkan. Apakah investasi yang dilakukan
memberikan jaminan pengembalian yang memadai atau tidak. Oleh
investor perencanaan bisnis sering digunakan sebagai bahan
pertimbangan layak tidaknya investasi dilakukan.
Pihak masyarakat dan pemerintah
Bagi masyarakat perencanaan bisnis ini dapat digunakan sebagai
bahan kajian apakah usaha yang didirikan atau dikembangkan
bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya atau tidak bermanfaat sama
sekali. Demikian juga bagi pemerintah untuk mempertimbangkan izin
usaha atau penyediaan fasilitas lainnya.
Dalam etika berusaha perlu ada ketentuan yang mengaturnya. Adapun ketentuan yang diatur
dalam etika wirausaha secara umum adalah sebagai berikut :
1.

Sikap dan prilaku seorang pengusaha harus mengikuti norma yang berlaku dalam suatu negara

2.

atau masyarakat.
Penampilan yang ditunjukan seseorang pengusaha harus selalu apik, sopan, terutama dalam

3.
4.

menghadapi situasi atau acara-acara tertentu.


Cara berpakain pengusaha juga harus sopan dan sesuai dengan tempat dan waktu yang berlaku.
Cara berbicara seorang pengusaha juga mencerminkan usahanya, sopan, penuh tata krama,

5.

tidak menyinggung atau mencela orang lain.


Gerak-gerik pengusaha juga dapat menyenangkan orang lain, hindarkan gerak-gerik yang dapat
mencurigakan.
Kemudian, etika atau norma yang harus ada dalam benak dan jiwa setiap pengusaha adalah

1.

sebagai berikut :
Kejujuran
Seorang pengusaha harus selalu bersikap jujur, baik, dalam berbicara maupun bertindak. Jujur ini
perlu agar berbagai pihak percaya terhadap apa yang akan dilakukan. Tanpa kejujuran, usaha

2.

tidak akan maju dan tidak di percaya konsumen atau mitra kerjanya.
Bertanggung Jawab
Pengusaha harus bertangungjawab terhadap segala kegiatan yang dilakukan dalam bidang
usahanya. Kewajiban terhadap berbagai pihak harus segera diselesaikan. Tanggung jawab tidak
hanya terbatas pada kewajiban, tetapi juga kepada seluruh karyawannya, masyarakat dan

3.

pemerintah.
Menepati Janji
Pengusaha dituntut untuk selalu menepati janji, misalnya dalam hal pembayaran, pengiriman
barang atau penggantian. Sekali seorang pengusaha ingkar janji hilanglah kepercayaan pihak lain
terhadapnya. Pengusaha juga harus konsisten terhadap apa yang telah dibuat dan disepakati

4.

sebelumnya.
Disiplin
Pengusaha dituntut untuk selalu disiplin dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan
usahanya, misalnya dalam hal waktu pembayaran atau pelaporan kegiatan usahanya.

5. Taat Hukum
Pengusaha harus selalu patuh dan menaati hukum yang berlaku, baik yang berkaitan dengan
masyarakat ataupun pemerintah. Pelanggaran terhadap hukum dan peraturan telah dibuatkan berakibat
fatal dikemudian hari. Bahkan, hal itu akan menjadi beban moral bagi pengusaha apabila tidak
diselesaikan segera.
6.
Suka Membantu
Pengusaha secara moral harus sanggup membantu berbagai pihak yang memerlukan bantuan. Sikap
ringan tangan ini dapat ditunjukan kepada masyarakat dalam berbagai cara. Pengusaha yang terkesan
pelit akan dimusuhi oleh banyak orang.
7.
Komitmen dan Menghormati
Pengusaha harus komitmen dengan apa yang mereka jalankan dan menghargai komitmen dengan
pihak-pihak lain. Pengusaha yang menjungjung komitmen terhadap apa yang telah diucapkan atau
disepakati akan dihargai ol;eh berbagai pihak.
8.
Mengejar Prestasi
Pengusaha yang sukses harus selalu berusaha mengejar prestasi setinggi mungkin tujuannya agar
perusahaan dapat terus bertahan dari waktu ke waktu. Prestasi yang berhasil dicapai perlu terus
ditingkatkan. Disamping itu, perusaha juga harus tahan mental tidak mudah putus asa terhadap
berbagai kondisi dan situasi yang dihadapi.

Manfaat wirausaha
Manfaat wirausaha
Jumat, 21 Agustus 2009 , Posted by Greenday Net at 06.27

Manfaat wirausaha adalah :


a. menambah lapangan kerja
b. mempunyai peluang untuk mengoptimalkan diri, karena dengan berwirausaha diri kita akan terpacu
untuk menjadi lebih baik dari yang sekarang ini.
c. adanya peluang untuk mencapai keuntungan dengan maksimal yang semuanya di dapat dari hasil
kerja keras kita.
d. menunjukan bahwa diri kita mampu menjadi pemimpin, yang dapat memanaj semua aspek-aspek
perusahaan
e. mempunyai peluang untuk dapat membantu masyarakat dengan usaha yang konkret atau jelas
kegiatan usahanya.
Tantangan yang dialami oleh para wirausahaan :
a. memperoleh pendapatan yang tidak menentu, karena pendapatan yang didapat tergantung pada
fluktuasi permintaan pelanggan yang diperkirakan tidak tetap.
b. segala resiko yang terjadi dipikul oleh mereka.
c. wirausahawan dituntut bekerja keras.
d. wirausahawan dituntut menghemat pengeluaran, memperbesar pendapatan.
Keistimewaan yang dimiliki Wirausahawan dalam pribadinya :
1. Kemampuan yang tinggi dalam menganalisis

2. Dapat membangun Net Working


3. Menjalin Hubungan
4. Pintar dalam Bernegosiasi
5. Mengetahui situasi penjualan
6. Mengelola Finansial
Langkah-langkah yang harus dikembangkan untuk menjadi wirausahawan :
1. Spirit Process ; bakat penunjang dalam diri kita, memacu semangat dalam mencapai keberhasilan.
a. Personal : ide yang didukung oleh teman, famili, pengalaman dan umur.
b. Lingkungan : keadaan ekonomi, lapangan kerja, SDM yang banyak tersedia, dan beberapa
peraturan pemerintah.
2. Innovation Process ; pengembangan ide kreatif, dan mempunyai penemuan-penemuan dalam
berwirausaha, atau peluang yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha.
a. Personal : keinginan untuk berprestasi, dan pendidikan.
b. Lingkungan : adanya peluang dan ide kreatif dalam mengembangkan hal
SBDP
Jenis-Jenis Sampah
1.Sampah Organik
Sampah yang dapat di uraikan oleh alam.Karena berasal dari sisa-sisa tumbuhan atau hewan.
Contohnya sisa-sisa sayuran,kulit buah dan daun.
2.Sampah Anorganik
Sampah yang sulit di uraikan oleh alam,namun ada pula yang bisa di uraikan tapi
membutuhkan waktu yang cukup lama.Karena berasal dari Sumber Daya Alam yang tidak dapat di
perbarui .Contohnya botol plastik,kaleng dn tas plastik.
1. Kumpulkan sampah organik misalnya daun-daun kering ,setelah itu sediakan media drum.
2. Potong-potong daun menjadi ukuran yang lebih kecil agar mudah di urai.
3. Tambahkan bioaktivator dan air.Tutup drum dengan rapat,lalu biarkan dalam waktu 2-3
minggu .Nmun setiap 1 minggu sekali isi drum wajib di aduk agar proses pembusukan
merata.
4. setelah 3 minggu pupuk kompos siap di gunakan.

Untuk Sampah Anorganik :


1. Kumpulkan berbagai sampah plastik beksa detergen atau bungkus minyak dengan berbagai
warna
2. Kemudian buat pola sesuai keinginan,misalnya membuat tas.Setelah membuat pola ,gunting
pola sesuai yang di inginkan .

3. Setelah itu jahit menggunakan mesin jahit


Setelah dijahit hubungkan pola satu dengan yang lain sehingga membentuk tas yang di
inginkan dengan warna yang beragam.
Manfaat sampah organik dan anorganik Beserta contohnya
1. Sampah Atau Limah Organik
Manfaat sampah organik adalah untuk meningkatkan kesuburan pada tanah, karena bahannya organik
dapat di urai oleh bakteri yang kemudian menjadi nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan
tanaman. Tanah menjadi lebih subur dan pohonnya bisa tambah bagus tumbuhnya. Ada juga limbah
organik yang dapat di jadikan barang yang bernilai tinggi, seperti limbah akar tanaman untuk hiasan
rumah, serbuk kayu untuk di jadikan mebel atau perabotan rumah tangga.
2. Sampah Atau Limbah Anorganik
Manfaat sampah anorganik adalah untuk di daur ulang menjadi produk baru, contohnya limbah
plastik yang di daur ulang menjadi mainan plastik, kursi dan lain-lain. Limbah besi yang di panaskan
dan di jadikan bahan dan produk baru seperti pagar rumah, palu, paku dan lain-lain. Sampah organik
juga sering di jadikan kerajinan oleh orang yagn kreativ seperti sandal, tas yang terbuat dari karung
goni bekas.
Nah sekarang kita sudah tau beberapa manfaat dari dua jenis limbah di atas. Walaupun sampah di atas
memiliki manfaat, Namun juga memiliki dampak negatif untuk kehidupan manusia dan hewan lainn
Nama-nama Tarian Tradisional di Indonesia Beserta Daerah Asalnya
1. Tarian yang berasal dari Provinsi Nangroe Aceh Darusalam seperti Tari Seudati, Tari Saman
Meusekat, dan lainnya.
2. Tarian yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara seperti Tari Serampang Dua Belas, Tari Tortor dan yang lainnya.
3. Tarian yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat seperti Tari Piring, Tari Payung dan yang
lainnya.
4. Tarian yang berasal dari Provinsi Riau seperti Tari Tandak, Tari Makan Sirih, dan yang
lainnya.
5. Tarian yang berasal dari Provinsi Kepulauan Riau seperti Tari Serampang Dua Belas, dan
yang lainnya.
6. Tarian yang berasal dari Provinsi Jambi seperti Tari Sekapur Sirih, Tari Selampir Delapan,
dan yang lainnya.
7. Tarian yang berasal dari Provinsi Bengkulu seperti Tari Andun, Tari Bidadari Teminang Anak,
dan lainnya.
8. Tarian yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan seperti Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek,
dan yang lainnya
9. Tarian yang berasal dari Provinsi Bangka Belitung seperti Tari Campak dan yang lainnya.

10. Tarian yang berasal dari Provinsi Lampung seperti Tari Jangget, Tari Melinting, dan yang
lainnya.
11. Tarian yang berasal dari Provinsi Banten seperti Tari Merak, Tari Cokek, dan yang lainnya.
12. Tarian yang berasal dari Provinsi DKI Jakarta seperti Tari Topeng, Tari Yopong, dan lainnya.
13. Tarian yang berasal dari Provinsi Jawa Barat seperti Tari Jaipong, Tari Topeng Kuncaran, Tari
Merak, dan yang lainnya.
14. Tarian yang berasal dari Provinsi Jawa Tengah seperti Tari Serimpi, Tari Blambang Cakil, dan
yang lainnya.
15. Tarian yang berasal dari Provinsi DI Yogyakarta seperti Tari Serimpi Sanggu Pati, Tari
Bedhaya, dan yang lainnya.
16. Tarian yang berasal dari Provinsi Jawa Timur seperti Tari Remong, Tari Reog Ponorogo, dan
yang lainnya.
17. Tarian yang berasal dari Provinsi Bali misalnya Tari Legong, Tari Kecak, Tari Pendet, dan
lainnya.