Anda di halaman 1dari 19

PROSES ADAPTASI PSIKOLOGI PADA

ANAK SESUAI TAHAP PERKEMBANGAN

Keadaan psikologi bayi dan


anak
Faktor-faktor yg
mempengaruhi
perkembangan psikologi
Masalah-masalah psikologi
pd anak yg sering terjadi
Kebutuhan bimbingan

Apa itu psikologi ?


Ilmu yg mempelajari ttg segala hal
atau mempelajari ttg kejiwaan,
hakekat, asal-usul, proses kerja,
serta akibat-akibat yg
ditimbulkannya
Psikologi anak adalah ilmu yg
mempelajari ttg gejala kejiwaan yg
tampak pada anak-anak.
Macamnya : ada psikologi anak,
psikologi remaja, psikologi lansia,

Pokok pengertian
Pertumbuhan dan perkembangan pd bayi
berjalan beriringan dengan pertumbuhan
Proses perkembangan psikologi pd bayi
berkembang secara cepat seiring proses
pertumbuhan
Perkembangan psikologi pada bayi
berlangsung sejak dalam kandungan
Perkembangan psikologi yg dimaksudkan
adalah berpikir, berperasaan, bertingkah
laku

Keadaan psikologi bayi dan


anak
Keadaan saat dalam kandungan
terbaca lewat wajah ibu, gejala yg
dialami ibunya, kadang gejala yg
dialami ayah. Keharmonisan ibu dan
ayah akan mempengaruhi psikologi
anak yg akan dilahirkan.
Keadaan saat sudah lahir akan
terbaca lewat gerakan bayi, gesture,
refleks, tangisan, tatapan.
Bayi akan melakukan refleks
menghisap terhadap benda yg
dipegangnya
Bayi akan berpaling ke benda yg
disentuh pd pipinya (refleks mencari)

Bayi menggenggam jari yg


disentuh pada telapaknya (refleks
menggenggam)
Jika dipegang tegak diatas
permukaan yg tegak maka bayi
akan melakukan refleks berjalan
Saat terkejut : bayi akan
merentangkan tangan dan kaki
lebar-lebar lalu ia pelan melipatnya
ke tubuhnya (refleks moro)
Saat melihat objek, terang bayi
akan berkedip dalam jarak 20-25
cm
Bayi akan mengenal suara dan
bau, terutama bau ibunya dan
suara ibunya dan makanannya.

Ikatan dgn orang


tua

Sangat perlu kedekatan dengan orang tua saat sejak lahir


Bayi harus belajar menghisap asi
Bayi tenang dalam pelukan ibunya atau ayahnya.
Cara membuat bayi tidur sangat tergantung bagai proses
yg dibuat sejak dia lahir
Informasi penting bayi selalu sampaikan dengan
menangis
Perilaku bayi akan terbentuk melalui kebiasaan yg dibuat
orang yg mengasuhnya.

Psikologi pada anak

Masa
Masa
Masa
Masa
Masa

bayi
balita, masa prasekolah
anak sekolah
anak tanggung
anak sekolah

Masa bayi (infancy)


Dua minggu pertama masa bayi baru lahir harus mengatasi
penyesuaiannya terhadap kondisi yg baru
Informasi disampaikan melalui gerakan, refleks, raut wajah,
tangisan, gesture dan tidur, nafas, suhu tubuh dan suara
Kehangatan dan kegembiraan sangat erat bila dengan sang
kekasihnya yaitu mama dan papa
Sangat takut menunjukan permintaan bila dengan orang lain.
Dalam kondisi stress tanpa orang tua biasanya terpaksa untuk
lebih seperti dewasa
Dalam kondisi sendiri berusaha tanpa nangis bila tertekan
kondisi namun bila sang penolong datang biasanya
terlampiaskan, bila saat itu sang ibu yg datang pasti
tangisannya melampias sampai suara serak sebagai pratanda
bahwa dia baru keluar dari masalah besar

Perkembangan bayi
Umur 6 minggu
Bisa senyum
Dalam penelitian
terbaru bayi sudah
bisa senyum
sepuasnya sebelum 6
bulan
Memperhatikan ibu
dan ayah
Respon terhadap ibu
dan ayah

Umur 6 sampai 12
bulan
Sudah menunjukan
kecemasan terpisah
dengan nangis dan
berpegeng erat
Sudah mulai respon
dengan orang lain
selain ibu dan ayah.

Masa balita-pra sekolah(2-5


thn)

Kelihatan agresif,
Memberontak,
Tantang orang tua,
Sudah mulai mempertanggung
jawabkan perbuatannya.

Masa anak sekolah (6-12


thn)

Belajar ketrampilan fisik untuk permainan biasa


Membentuk sikap sehat mengenai dirinya
Belajar bergaul dgn teman sebaya
Belajar peran sesuai jenis kelaminnya
Membentuk keterampilan dasar :
menulis,membaca,berhitung,membentuk
konsep hidup yg perlu sehari-hari, membentuk
hati nurani, nilai moral, nilai sosial, kebebasan
pribadi, membentuk sikap terhadap kelompok
sosial dan lembaga.

Masa pra remaja / anak tanggung


(10-12 thn)

Bentuk persahabatan mendalam


Identifikasi
Cara berpikir kritis
Pengendalian emosi dan
bertanggung jawab atas perbuatan
dan tindakan, prestasi sekolah
penting utk mengembangkan hasil
usaha.
Pd masa sekolah mengembangkan
kemampuan bermoral.

Ada 6 tahap perkembangan


moral
Tingkat pra konvensional : tahap I =
umur 0-7 tahun.,tahap
kedua=sekitar umur 10 tahun
Tingkat konvensional : tahap ketiga
umur 13 tahun., tahap keempat =
umur 16 tahun
Tingkat post konvensional : tahap
kelima = masa dewasa muda., tahap
keenam = masa dewasa.

Faktor yg berpengaruh
Turunan
Diperoleh dari ibu dan
ayah, kakek dan nenek,
eyang.moyang
sesuai hukum Mendel
yg dicetuskan Gregor
Mendel(1857)
Hal yg diwariskan : bentuk
tubuh, raut muka, warna
kulit, inteligensi, bakat,
sifat, atau penyakit.

Bentuk fisik dan watak


(karakterologi)
Juga merupakan warisan
orang tua
Spti : sifat, watak, egois,
rajin, malas, pemarah.
Tubuh pendek besar :
biasanya lucu, sedikit
ngomong tapi selalu dilihat
sebagai sesuatu yg lucu,
Tubuh lancing tinggi dan
tegak : bicara disiplin,
tegas, bertatap tajam dan
berwibawa

Masalah psikologi
Menurut Adriana S.Ginanjar : gangguan pd
anak sulit dikenali
Anak yg ADHD ( attention Deficyt Hiperactive
Disorder) : susah konsentrasi, impulsif,
hiperactive. Akan mudah bosan dan cendrung
agresif, selalu memiliki reaksi berlebihan
terhadap frustrasi.
Pada anak Austik : g3 pd perilaku non verbal
spti tdk bisa membagi minat pd orang lain,
suka menyendiri, terlambat bisa berbicara,
terikat pd ritual yg tidak fungsional.

Lanjutan .
Anak Simdrom asperger : tidak jauh berbeda
dgn penderita austik, keterlambatan bicara
lebih lama, cendrung menggunakan bahasa
formal, tetapi memiliki prestasi akademik
dan kemampuan yg baik pd bidang tertentu.
Anak retardasi mental : memiliki skor yg
rendah pd tes intelegensi formal, hambatan
dalam menyelesaikan tugas harian
Mengalami g3 perkembangan kepribadian
dan kemampuan.

Kebutuhan bimbingan
psikologi
Memahami tahap perkembangan
anak dalam adaptasi, mendidik dan
mengajar
Memahami lingkungan yg
berpengaruh terhadap perilaku dan
kepribadian
Mengetahui ciri-ciri khusus, ciri
karakterologis, kemampuan dan
batas-batasnya, latar belakang
lingkungan dan mempengaruhi

Lanjutan
Peran ibu dalam lingkungan keluarga :
mengenal kebutuhan fisiologis dan psikis,
sabar, mesra dan konsisten dalam merawat,
mampu mengatur dan mengendalikan anak,
sebagai contoh Dan teladan, sebagai manager
yg bijaksana, memberi ransangan dan
pelajaran, peran ibu sebagai istri.
Peran ayah : pencari nafkah, sebagai suami,
pemberi rasa aman, pelindung, sebagai tokoh
yg tegas, bijaksana, pemberi kebajikan,
sebagai pendidik anak-anak.

Perkembangan psikologi
anak
Perilaku dibagi dua yi : covert behaviore
and overt behaviore
Covert (tertutup): perception, attention,
memory
Overt behaviore : jalan, lari, senyum,
tertawa, .tak terhingga : meliputi semua
hal yang disadari, reflektoris, dan diluar
pengaruh kehendak
Perilaku yg sulit dilihat : kognisi, emosi,
konasi, pengindraan