Anda di halaman 1dari 22

Learning

issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

STEP 1
1. Administrasi : berasal dari kata administrare; Ad pada, Ministrare
melayani, administrasi adalah memberikan pelayanan kepada.
administrasi adalah kombinasi antara pengambilan keputusan dengan
pelaksanaan keputusan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
2. MDGs
: Millenium Development Goals sebuah komitmen bersama
masyarakat internasional untuk mempercepat pembangunan manusia dan
pengentasan kemiskinan.
3. Input
: salah satu unsur pokok pada administrasi segala seuatu yang
dibutuhkan pada administrasi dan untuk melaksanaan administrasi, berupa
sumber daya ;tenaga, dana, alat, IPTEK
4. DOTS
: Directly observe treatment shortcourse pengawasan langsung
menelan obat jagka pendek setiap hari oleh PMO (pengawas minum obat)
STEP 7
1. Administrasi Kesehatan
a. Definisi :

Administrasi berasal dari berasal dari kata administrare (Latin : ad = pada,


ministrare = melayani) sehingga jika ditinjau dari asal kata, administrasi berarti
memberikan pelayanan kepada.
Beberapa pengertian:
a. Administrasi adalah kegiatan kerjasama secara rasional yang tercermin pada
pengelompokan kegiatan menurut fungsi yang dilakukan (Dwight Waldo).
b. Administrasi adalah kombinasi antara pengambil keputusan dengan
pelaksanaan dari keputusan tersebut untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan (Robert D. Calkins).
c. Administrasi adalah upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan
mempergunakan orang lain (George R. Terry).
d. Administrasi adalah upaya mencapai tujuan yang diinginkan dengan
menciptakan lingkungan kerja yang menguntungkan (Koontz ODonnell).
e. Administrasi adalah suatu proses dengan mana upaya untuk mencapai tujuan
tertentu dapat dilaksanakan dan diawasi (Social Science Encyclopedia).
(DR.Dr.Azrul Azwar M.P.H. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan cetakan pertama.
Binarupa Aksara : Jakarta)

b. Tujuan

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

Tujuan utamanya adalah agar kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap kesehatan,
perawatan kedokteran dan lingkungan yang sehat dapat terpenuhi dengan sebaikbaiknya.
Kebutuhan kesehatan adalah sesuatu yang secara obyektif diperlukan oleh
seseorang untuk meningkatkan kesehatannya, dan terpenuhi / tidaknya kebutuhan
tersebut amat menentukan berhasil / tidaknya suatu upaya kesehatan.
Tuntutan kesehatan adalah sesuatu yang secara subyektif diperlukan oleh
seseorang untuk meningkatkan kesehatannya, terpenuhi / tidaknya tuntutan
tersebut tidak menentukan keberhasilan suatu upaya kesehatan.
Sehingga kebutuhan kesehatan dan tuntutan kesehatan tidaklah sama. Didalam
kehidupan sehari-hari sering terdapat perbedaan antara kebutuhan dengan tuntutan
kesehatan yang dimiliki seseorang, dan ini kewajiban dari petugas kesehatan untuk
menyamakannya, meskipun tidak mudah.
c. Manfaat
1. Dapat dikelola sumber, tata cara dan kesanggupan yang dimiliki secara efektif
dan efisien
2. Dapat dipenuhinya kebutuhan dan tuntutan akan kesehatan secara tepat dan
sesuai
3. Dapat disediakan dan diselenggarakan pelayanan kesehatan yang sebaikbaiknya
Dari ketiga manfaat di atas dapat disimpulkan bahwa administrasi kesehatan
berupaya menyediakan dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan
sedemikian rupa sehingga dengan input sekecil-kecilnya dapat dihasilkan
output yang sebesar-besarnya.
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2
d. Ruang lingkup
Ruang lingkup administrasi kesehatan mencakup bidang yang amat luas, yang
jika disederhanakan dapat dibedakan atas dua macam yakni :
Kegiatan Administrasi
Kegiatan utama yang dilakukan pada administrasi tidak lain adalah
melaksanakan fungsi administrasi itu sendiri, mulai dari fungsi
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan sampai dengan fungsi
pengawasan (Terry). Jadi jelas pula bahwa tidak sama dengan
melaksanakan pekerjaan tata usaha. Seseorang yang mengerjakan
administrasi berarti adalah seorang administrator atau manajer, karena
dalam mengerjakan administrasi, ia melakukan perenacanaan,
pelaksanaan, penilaian untuk kemudian perencanaan berikutnya.

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
Objek dan Subjek Administrasi
Objek dan subyek administrasi kesehatan adalah sistem kesehatan.
Batasan sistem kesehatan WHO (1984) adalah suatu kumpulan dari
berbagai faktor yang komplek dan saling berhubungan yang terdapat
pada suatu negara dan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan
tuntutan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok serta pada
masyarakat pada setiap saat yang dibutuhkan

e. Unsur-unsur administrasi
Masukan
Yang dimaksud dengan masukan (input) dalam administrasi adalah segala sesuatu
yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan pekerjaan administrasi. Masukan dan
atau perangkat administrasi tersebut banyak macamnya. Pembagian yang banyak
dikenal di masyarakat ialah yang disebut 4 M, yakni manusia (man), uang
(money), sarana (material), metode (method), untuk organisasi yang tidak mencari
keuntungan, serta 6M yakni manusia (man), uang (money), sarana (material),
metode (method), pasar (market) serta mesin (machinery) untuk organisasi yang
mencari keuntungan.
Proses
Yang dimaksud dengan proses (process) dalam administrasi adalah langkahlangkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
dikenal pla dengan nama fungsi administrasi. Pada umunya proses dan ataupun
fungsi administrasi ini merupakan tanggung jawab pimpinan.
Dalam praktek sehari-hari, untuk memudahkan pelaksanaannya, berbagai fungsi
administrasi disederhanakan menjadi 4 macam yakni :
1. perencanaan (planning) yang didalamnya termasuk penyusunan anggaran
belanja
2. pengorganisasian (organizing) yang didalamnya termasuk penyusunan
staff.
3. pelaksanaan (implementing) yang didalamnya termasuk pengarahan,
pengkoordinasiaan, bimbingan, penggerakan dan pengawasan.
Keluaran
Yang dimaksud dengan keluaran (output) adalah hasil dari suatu pekerjaan
administrasi. Untuk administrasi kesehatan, keluaran tersebut dikenal dengan
nama pelayanan kesehatan (health service). Pada saat ini pelayanan kesehatan
tersebut banyak macamnya. Secara umum dapat dibedakan atas dua macam.
Pertama, pelayanan kedokteran (medical services). Kedua, pelayanan kesehatan
masyarakat (public health services).
Sasaran

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
Yang dimaksud dengan sasaran (target group) kepada siap keluaran yang
dihasilkan, yakni upaya kesehatan tersebut, ditujukkan. Untuk administrasi
kesehatan sasaran yang dimaksud disini dibedakan atas empat macam yakni
perseorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat. Dapat bersifat langsung (direct
target group), ataupun bersifat tidak langsung (indirect target group).

Dampak
Yang dimaksud dengan dampak (impact) adalah akibat yang ditimbulkan oleh
keluaran. Untuk administrasi kesehatan, dampak yang diharapkan adalah makin
meningkatnya derajat kesehatan
(Pengantar Administrasi Kesehatan, Azrul Azwar)
a. Masukan = input = perangkat administrasi (tools of administration)
Pengertian : segala sesuatu yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan
pekerjaan administrasi.
Macam
1) Menurut Komisi Pendidikan Administrasi Kesehatan Amerika
Serikat masukan dibagi menjadi 3 macam yaitu :
1).1. Sumber
Adalah segala sesuatu yang dapat
menghasilkan barang atau jasa.

dipakai

untuk

Macam sumber :
o Sumber tenaga : dibedakan atas 2 macam yakni tenaga
ahli seperti dokter, dokter gigi, bidan, perawat serta
tenaga tidak ahli seperti pesuruh, penjaga malam, dan
pekerja kasar lainnya.
o Sumber modal : dibedakan 2 macam yakni modal
bergerak seperti uang dan giro serta modal tidak
bergerak seperti bangunan, tanah, dan sarana kesehatan.
o Sumber alamiah : adalah segala sesuatu yang terdapat di
alam yang tidak termasuk sumber tenaga dan sumber
modal.
1).2. Tata cara
Adalah berbagai kemajuan ilmu dan teknologi kedokteran yang
dimiliki dan yang diterapkan.
1).3. Kesanggupan
Adalah keadaan fisik, mental, dan biologis tenaga pelaksana.
2) Menurut Koontz dan Donnells masukan dibagi 4 macam yakni
manusia, modal, manajerial, teknologi.

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
3) Pembagian lain
4 M (untuk organisasi yang tidak mencari keuntungan)
- Man (manusia)
- Money (uang)
- Material (sarana)
- Method (metode)

6 M (untuk organisasi yang mencari keuntungan)


- Man (manusia)
- Money (uang)
- Material (sarana)
- Method (metode)
- Market (pasar)
- Machinery (mesin)

b. Proses = fungsi administrasi


Pengertian : langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan. Proses dan atauoun fungsi administrasi merupakan
tanggung jawab pimpinan.
c. Keluaran = output = pelayanan kesehatan
Pengertian : hasil dari suatu pekerjaan administrasi
Macam : pelayanan kedokteran dan pelayanan kesehatan masyarakat.
d. Sasaran (Target Group)
Pengertian : kepada siapa keluaran yang dihasilkan, yakni upaya kesehatan
tersebut ditujukan.
Macam : perseorangan, keluarga, kelompok, masyarakat.
Sifat : sasaran langsung, sasaran tidak langsung.
e. Dampak (Impact)
Pengertian : akibat yang ditimbulkan oleh keluaran. Dampak yang
diharapkan adalah peningkatan derajat kesehatan. Peningkatan derajat
kesehatan dapat dicapai bila kebutuhan (needs) dan tuntutan (demands)
perseorangan, keluarga, kelompok, dan atau masyarakat terhadap
kesehatan, pelayanan kedokteran serta lingkungan yang sehat dapat
terpenuhi.
o
Kebutuhan kesehatan

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
Bersifat objektif, munculnya kebutuhan kesehatan
ditentukan oleh masalah kesehatan nyata yang ditemukan
dalam masyarakat.
Yang dimaksud masalah kesehatan nyata adalah
sebagai berikut :
-

Untuk perseorangan / keluarga : penyakit yang sedang


diderita.
- Untuk kelompok / masyarakat : gambaran pola penyakit
yang ditemukan dalam kelompok dan atau masyarakat.
Munculnya penyakit ditentukan oleh 3 faktor yakni : pejamu,
penyebab penyakit, lingkungan.
Maka dalam upaya
menemukan kebutuhan kesehatan perhatian ditujukan kepada 3
faktor di atas.
o

Tuntutan kesehatan
Bersifat subjektif. Munculnya tuntutan kesehatan
tergantung pada tingkat pendidikan dan tingkat sosial
ekonomi.
Yang sering menjadi masalah dalam kehidupan
sehari-hari adalah kebutuhan kesehatan seseorang tidak
sama dengan tuntutan kesehatan karena menyamakan
kebutuhan kesehatan dengan tuntutan kesehatan memang
tidak mudah.

Penerapan administrasi kesehatan tidak bermaksud


mencari keuntungan. Administrasi kesehatan tidak termasuk
kelompok ilmu administrasi niaga, melainkan kelompok ilmu
administrasi publik.
lingkun
gan
masu
kan

prose
s

keluar
an

dampak

Umpan
balik

(DR.Dr.Azrul Azwar M.P.H. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan cetakan pertama.


Binarupa Aksara : Jakarta)

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

f. Fungsi
o Menurut Komisi Pendidikan Administrasi Kesehatan Amerika
Serikat membedakan fungsi administrasi menjadi 6 macam yakni
perencanaan,
pengorganisasian,
pengarahan,
pengawasan,
pengkoordinasian, dan penilaian.
o Menurut Freeman membedakan fungsi administrasi menjadi 6 macam
yakni perencanaan, penggerakan, pengkoordinasian, bimbingan,
membebaskan, dan pertanggungjawaban.
o Menurut George R. Terry membedakan fungsi administrasi menjadi 4
macam yakni Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian),
Actuating (penggerakan), dan Controlling (pengawasan). Terkenal
dengan singkatan POAC.
o Menurut Barton membedakan fungsi administrasi menjadi 6 macam
yakni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staf, penyusunan
anggaran belanja, pelaksanaan, pengkoordinasian, pelaporan,
penilaian.
o Menurut Luther M. Gullick membedakan fungsi administrasi menjadi
7
macam
yakni
Planning
(perencanaan),
Organizing
(pengorganisasian),
Staffing
(penyusunan
staf),
Directing
(pengarahan),
Coordinating
(pengkoordinasian),
Reporting
(pelaporan), Budgeting (penyusunan anggaran belanja). Dikenal
dengan singkatan POSDCRB.
o Menurut Hendry Fayol membedakan fungsi administrasi menjadi 5
macam
yakni
perencanaan,
pengorganisasian,
perintah,
pengkoordinasian, pengawasan.
Dalam praktik sehari-hari untuk memudahkan pelaksanaannya, berbagai
fungsi administrasi ini sering disederhanakan menjadi 4 macam saja yakni :
o Perencanaan (planning) yang di dalamnya termasuk penyusunan
anggran belanja.
o Pengorganisasian (organizing) yang di dalamnya termasuk penyusunan
staf.
o Pelaksanaan (implementing) yang di dalamnya termasuk pengarahan,
pengkoordinasian, bimbingan, penggerakan, dan pengawasan.
o Penilaian (evaluation) yang di dalamnya termasuk penyusunan laporan.
g. Perbedaan administrasi dengan menejemen

2. PERENCANAAN

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

1. Definisi
Levey dan Loomba dalam bukunya Health Care Administration memberikan batasan
perencanaan adalah sebagai berikut : Perencanaan adalah proses penganalisaan dan
pemehaman suatu sistem, perumusan goal dan tujuannya, menilai kemampuannya,
menyusun alternatif rangkaian kegiatannya atau rencana pencapaian goal dan
tujuannya tadi, penilaian efektivitas dari rencana tsb, memilih rencana terbaik,
prakarsa kegiatan yang diperlukan untuk pelaksanaannya dan pemantauan yang
berkesinambungan terhadap sistem tsb agar diperoleh hubungan yang optimal antara
rencana dengan sistem tsb.
Perencanaan adalah kemampuan untuk memilih satu kemungkinan dari
berbagai kemungkinan yang tersedia dan yang dipandang paling tepat untuk mencapai
tujuan (Billy E. Goetz)

Perencanaan adalah pekerjaan yang menyangkut penyusunan konsep serta


kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan demi
masa masa depan yang lebih baik (Le breton)

Perencanaan adalah upaya menyusun berbagai keputusan yang bersifat


pokok yang dipandang paling penting dan yang akan dilaksanakan menurut urutannya
guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Maloch dan Deacon)

Perencanaan adalah proses menetapkan pengarahan yang resmi dan


menetapkan berbagai hambatan yang diperkirakan ada dalam menjalankan suatu
program guna dipakai sebagai pedoman dalam suatu organisasi (Ansoff dan
Brendenburg)
(Pengantar Administrasi kesehatan, Azrul Azwar)

2. Macam
1. Dilihat dari jangka waktu berlakunya rencana
Rencana jangka panjang (long term planning), yang berlaku antara 10-25
tahun
Medium range planning, berlaku antara 5-7 tahun
Rencana jangka pendek / short range planning, umunya berlaku hanya untuk
satu tahun
2. Dilihat dari tingkatannya
Rencana induk/master plan, lebih menitik beratkan uraian kebijakan
organisasi.
Rencana operasional/operational planning, lebih menitik beratkan pada
pedoman atau petunjuk dalam melaksanakan suatu program
Rencana harian/day to day planning ialah rencana harian yang bersifat rutin
3. Ditinjau dari ruang lingkupnya

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

Rencana strategis/strategic planning, berisikan tentang kebijakan tujuan jangka


panjang dan waktu pelaksanaan yang lama
Rencana taktis/tactical planning ialah rencana yang berisi uuraian jangka
pendek, mudah menyesuaikan kegiatannya asal tujuannya tidak berubah
Rencana menyeluruh/comperhensive planning ialah rencana yg mengandung
uraian secara menyeluruh dan lengkap
Rencana terintegrasi/integrated planning ialah rencana yg mengandung uraian
yg menyeluruh bersifat terpadu.
Soekidjo Notoatmodjo. Prinsip2 Dasar IKM.
3. Ciri2 perencanaan kesehatan yg baik
a.

Bagian dr sistem administrasi

b.

Dilaksanakan terus menerus dan berkesinambungan

c.

Berorientasi pada masa depan

d.

Mampu menyelesaikan masalah

e.

Mempunyai tujuan

f.

Bersifat mampu kelola

Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2


4. Langkah
1. Menetapkan prioritas masalah
a)
Melakukan
pengumpulan data
Jenis data yang dikumpulkan
Sumber data : primer, sekunder dan tetrsier
Jumlah responden
Cara mengambil sampel : random dan non random
Cara mengumpulkan data : wawancara, pemeriksaan, pengamatan,
peran serta
b)
Pengolahan data :
manual, elektrik dan mekanik
c)
Penyajian data : teks,
tabel dan grafik
d)
Pemilihan
prioritas
masalah
2. Menetapkan prioritas jalan keluar
a)
Menyusun alternatif
jalan keluar

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

Menentukan berbagai penyebab timbulnya masalah


Memeriksa kebenaran penyebab
Ubahlah penyebab kedalam bentuk kegiatan
b)
Memilih
prioritas
jalan keluar
Menentukan efektivitas setiap alternatif jalan keluar
Menentukan efisiensi setiap alternatif jalan keluar
c)
Uji lapangan
d)
Memperbaiki prioritas
jalan keluar
e)
Menyusun
uraian
rencana kerja
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2

3. PENGORGANISASIAN
1. Definisi
Suatu system yang mengatur kerjasama antara 2 orang atau lebih, sedemikian rupa
shg segala kegiatan dapat diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2
2. Macam
1. Organisasi lini (line/command organization)
Disebut sebagai organisasi lini jika dalam, pembagian tugas serta
wewenang terdapat perbedaan yang nyata antara satuan organisasi
pimpinan dengan satuan organisasi pelaksana. Pada organisasi lini peranan
pemimpin sangat dominan, segala kendali berada di tangan pemimpin,
serta dalam melaksanakan kegiatan yang diutamakan ialah wewenang dan
perintah.
2. Organisasi staf (staff organization)
Disebut sebagai organisasi staf jika dalam organisasi dikembangkan satuan
organisasi staf yang berperan sebagai pembantu pimpinan. Pada umumnya
orang-orang yang duduk dalam satuan organisasi staf ini ialah mereka
yang ahli dan berasal dari pelbagai spesialisasi sesuai dengan kebutuhan.
3. Organisasi lini dan staf (fine and staff organization)
Disebut sebagai organisasi lini dan staf jika dalam organisasi di samping
tetap ditemukan satuan organisasi pimpinan juga dikembangkan satuan

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
organisasi staf. Pada bentuk organisasi ini peranan staf tidak hanya terbatas
pada pemberian nasehat tetapi juga diberikan tanggung jawab untuk
mefaksanakan nasehat tersebut.

Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2


3. Unsur2 pokok
1. Hal yang diorganisasikan
Kegiatan : pengaturan kegiatan
Tenaga pelaksana : pengaturan hak dan wewenang setiap tenaga pelaksana
2. Proses pengorganisasian
Proses yg dimaksud di sini adalah menyangkut langkah-kangkah yg harus
dilaksanakan sedemikian rupa sehingga segala kegiatan dan tenaga pelaksana
mendapat pengaturan yg sebaik-baiknya serta setiap keiatan ada penanggung
jawabnya.
3. Hasil yang dicapai
Sebagai hasil pengorganisasian terbentuklah wadah yakni yg merupakan
perpaduan antara kegiatan dan tenaga pelaksana. Wadah seperti ini dikenal dg
nama organisasi
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2
Batasan
pengorganisasian adalah pengelompokan berbagai kegiatan untuk melaksanakan
rencana sedemikian rupa sehingga tujuan memuaskan
pengorganisasian adalah pengaturan sejumlah personil yang dimiliki untuk
memungkinkan tercapainya suatu tujuan yang telah disepakati dengan jalan
mengalokasikan masing-masing fungsi dan tanggung jawabnya
pengorganisasian adalah pengkoordinasian rasional kegiatan dari sejumlah orang
tertentu untuk tujuan bersama melalui pengaturan pembagian kerja dan fungsi
secara tanggung jawab
(Pengantar Administrasi Kesehatan, Azrul Azwar)

Tujuan
Proses engorganisasian terutama yang dibudayakan dan direkayasa oleh manusia
mempunyai tujuan2 yang bila kita renungkan antara lain mencangkup hal2 berikut:

Dengan mengelompokan dan membagi2 berbagai jenis tugas yang telah


direncanakan,maka pelaksanaannya diharapkan menjadi lebih mudah dan
lancer
Pengorganisasian juga mengatur wadah atau organisasi sedemikian rupa
sehingga pimpinan/atasan dapat membimbing, membina, mengawasi dan
mengendaikan bawahannya dengan lebih mudah

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

Dengan mengelompokan berbagai jenis tugas den membagikannya kepada


anggota organisasi sesuai dengan kedudukan dan kemampuan atau
kapasitasnya masing2 diharapkan berfungsinya the right man on the right
place
Dapat mengarahkan upaya organisasi secara keseluruhan untuk secara
terkoordinasi berupaya mencaai tujuan organisasi yang telah direncanakan
secara efektif dan efisien sebagaimana yang diinginkan dengan adanya proses
pengadministrasian yang baik
(Pengantar Administrasi Kesehatan Masyarakat, Budioro, 2002)

Manfaat
a. langkah untuk menetapkan, menggolong-golongkan dan mengatur berbagai
macam kegiatan, menetapkan tugas2 pokok dan wewenang, dan pendelegasian
wewenang oleh pimpinan kepada staf dalam rangka mencapai tujuan
organisasi.
b. Merupakan alat untuk memadukan dan mengatur semua kegiatan yang ada
kaitannya dengan personil,finansial, material dan tata cara unutk mencapai
tujuan organisasi yang telah disepakati bersama
c. Sebagai wadah kerjasama sekelompok orang organisasi bersifat statis
d. Organisasi juga dapat dikaji dari sisi proses kerjasama. Dalam hal ini
organisasi dilihat dari kerjasama staf yanbg berisi uraian tugas untuk mencapai
tujuan-oranisasi bersifat dimanmis.
(Gde Muninjaya, Manajemen Kesehatan)
Prinsip
o Adanya tujuan yang jelas. Meskipun tujuan tersebut bila harus dijabarkan menurut
jenjang maupun unit atau departemen yang ada dalam organisasi mungkin menjadi
seolah2 sangat beraneka ragam, tapi dengan didukung oleh fungsi administrasi
pendukung lain seperti koordinasi, pengawasan, pengendalian dll diharpakan tujuan
organisasi yang sesungguhnya
akan dapat tercapai sebagaimana yang telah
direncakan
o Pembagian tugas pekerjaan (division of work) tergantung dalam pengertian
pengorganisasian adalah fungsi departemen yang membagi tugas dan kewajiban
kepada para anggota organisasi sesuai dengan kedudukan dan kemampuan atau
keahlian
o Pendelegasian kekuasaan (delegation of authority) yang dibagikan kepada para
anggota organisasi bukan tugas dan kewajiban saja tetai sebagai pelengkap dan
pendukungnya juga diserahi sebagian kewenangan atau kekuasaan yang harus
diterapkan secara bertanggung jawab
o Rentangan pengendalian (span of control) prinsip ini menyangkut jumlah bawahan
seorang manajer yang harus dibimbing, dibina, dikendalian atau diawasi secara
efektif.
o Jenjang pengawasan (hierarchy of control) . Tingkat2 kepemimpinan yang biasanya
mengikuti jenjang organisasi harus dibuat seoptimal mungkin.bila terlalu banyak
tingkat atau jenjangnya,maka jalur komunikasi antara pemimpin atau atasan dengan
bawahannya menjadi terlalu panjang dan proses pengawasan menjadi kurang efektif
dan kurang efisien

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

(Pengantar Administrasi Kesehatan Masyarakat, Budioro, 2002)


Langkah-langkah
a. Tujuan organisasi harus dipahami oleh staf.
b. Membagi habis pekerjaan dalam bentuk kegiatan2 pokok untuk mencapai
tujuan. Dalam hal ini, pimpinan yang mengemban tugas pokok organisasi
sesuai dengan visi dam misi oranisasi.
c. Menggolongkan kegiatan pokok kedalam suatu kegiatan yang praktis.
Pembagian tugas kelompok ke dalam elemen kegiatan harus mencerminkan
apa yang harus dikerjakan oleh staf
d. Menetapkan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh staf dan menyediakan
fasilitas pendukung yang dioperlukan untuk melaksanakan tugasnya.
e. Penugasan personel yang cakap yaitu memilih dan menempatkan staf yang
dipandang mampu melaksanakan tugas
f. Mendelegasikan wewenang
(Gde Muninjaya, Manajemen Kesehatan)
4. PALAKSANAAN
Komponen penting:
1. Motivasi adalah upaya untuk menimbulkan rangsangan, dorongan dan ataupun
pembangkit tenaga pada seseorang dan ataupun sekelompok masyarakat sehingga
mau berbuat dan bekerjasama optimal melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
Motivasi akan berhasil sempurna jika dapat :
a. diusahakan agar tujuan organisasi yang telah ditetapkan juga menjadi tujuan
perorangan ataupun kelompok masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan
b. diusahakan agar perbuatan yang diharapkan untuk dilakukan sesuai dengan
kemampuan yang dimiliki seseorang ataupun kelompok masyarakat
Macam kebutuhan manusia menurut A.H.Maslow :
1. Kebutuhan pokok faali : untuk melangsungkan kehidupan, mis makanan, istirahat,
dll
2. Kebutuhan keamanan : dari ancaman dan bahaya, mis kemiskinan, kecelakaan
3. Kebutuhan sosial : mis perkawanan, simpati, dicintai, dll
4. Kebutuhan dihargai dan dihormati : kebutuhan akan status, kehormatan, gengsi,
dll
5. Kebutuhan penampilan diri : kebutuhan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan
bakatnya, ingin berprakarsa, mengeluarkan ide dan gagasan.
Pendekatan pada motivasi, menurut Strauss dan Sayles ada 5 :

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

1. Pendekatan yang keras


Adalah pendekatan dimana kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dipergunakan
dalam melakukan motivasi
2. Pendekatan untuk memperbaiki
Adalah pendekatan yang dilakukan oleh administrator untuk memperbaiki
karyawan melalui pemenuhan kebutuhan yang dimiliki
3. Pendekatan dengan tawar menawar
Adalah pendekatan yang dilakukan oleh administrator melalui tawar menawar
dengan karyawan tentang kebutuhan yang akan dipenuhi
4. Pendekatan melalui persaingan efektif
Adalah pendekatan yang dilakukan oleh administrator dengan memberikan
kesempatan timbulnya persaingan yang sehat antar karyawan untuk mencapai
kemajuan
5. Pendekatan dengan proses internalisasi
Adalah pendekatan yang dilakukan oleh administrator dengan jalan menimbulkan
kesadaran pada diri masing2 karyawan
Perangsang motivasi
1. Perangsang positif : imbalan yang menyenangkan yang disediakan untuk
karyawan yang berprestasi
2. Perangsang negatif : imbalan yang tidak menyenangkan berupa hukuman bagi
karyawan yang tidak berprestasi / tidak seperti yang diharapkan
2.Komunikasi
Komunikasi adalah pertukaran pikiran atau keterangan dalam rangka menciptakan
rasa saling mengerti serta saling percaya demi terwujudnya hubungan yg baik antara
seseorang dg orang lain.
Peranan komunikasi:
1. Menyempurnakan pekerjaan administrasi
2. Menimbulkan suasana kerja yg menguntungkan
Unsur komunikasi :
1. Sumber adalah tempat asalnya pesan
2. Pesan adalah rangsangan/stimulasi yg disampaikan oleh sumber kepada sasaran
3. Media adalah alat atau saluran yg dipilih oleh sumber untuk menyampaikan pesan
kepada sasaran
4. Sasaran adalah yg menerima pesan

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

5. Umpan balik adalah reaksi dari sasaran terhadap pesan yg disampaikan


6. Akibat adalah hasil dari suatu komunikasi
Proses komunikasi
1. Model linier
a. Tersedianya pesan dan orang yang akan menyampaikan pesan
b. Adanya upaya menterjemahkan pesan kedalam bentuk yang dapat
disampaikan
c. Adanya media yang akan dipergunakan untuk menyampaikan pesan
d. Adanya upaya untuk menterjemahkan pesan yang diterima kedalam bentuk
yang mudah dimengerti
e. Adanya orang yang akan menerima pesan serta timbulnya pengertian
terhadap pesan yang disampaikan
2. Model sistem
a. Menempatkan kedudukan dan peranan sumber sama dengan kedudukan
dan peranan sasaran
b. Fungsi setiap unsur komunikasi, terutama unsur sumber dan sasaran
idaklah hanya tunggal tetapi bersifat ganda
Faktor yg mempengaruhi komunikasi :
1. Credibility (sumber) : terdapat dan berperanan pada sumber
2. Content (pesan) : pesan yg disampaikan harus berisi hal yg bermanfaat bagi
sasaran
3. Context (pesan) : agar pesan yg disampaikan ada hubungannya dengan
kepentingan dan ataupun kehidupan serta realita sehari-hari
4. Clarity (pesan) : memilih pesan komunikasi sedemikian rupa sehingga pesan
mudah diterima secara jelas
5. Continuity dan consistensi (pesan) : pesan yang akan dikomunikasikan harus
sering dan terus-menerus disampaikan serta sifatnya menetap
6. Channels (media) : dipilih media penyampaian pesan yg sesuai dengan sasaran yg
ingin dicapai
7. Capability of the audience (sasaran) : pesan harus diperhitungkan kemampuan
sasaran dalam menerima pesan
Proses penerimaan pesan yang baru, menurut Biel dan Bohlen ada 5 tahap:
1. Awareness : seseorang menyadari adanya pesan yang disampaikan
2. Interest : seseorang yang telah menyadari adanya pesan yang disampaikan mulai
merasa tertarik
3. Evaluation : seseorang setelah memiliki keterangan yang lengkap mulai
melakukan penilaian terhadap pesan yang disampaikan
4. Trial : setelah menimbang2 untung rugi dari pesan yang diterima mulai
melaksanakan pesan tersebut

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

5. Adoption : melakukan ujicoba timbul kepuasan dalam dirinya sehingga dapat


menerima pesan yang dapat dilihat dari wujud perilaku sehari2
Penyebaran pesan
1. Vertical : dari lapisan yang tidak tahu (sumber) kepada lapisan yang tidak tahu
(sasaran)
2. Vertical dan horizontal : berlangsung dalam satu lapisan masyarakat yang sama
3. Lingkaran konsentris : dari lapisan luar (sumber) yakni mereka yang memiliki
pengetahuan dan pengalaman kelapisan dalam (sasaran) yg tdk memiliki
pengetahuan dan pengalaman
Macam komunikasi :
1. Ditinjau dari media yg digunakan :
Komunikasi visual
Komunikasi audio
Komunikasi audiovisual
2. Ditinjau dari sumber dan sasaran
Kominkasi langsung
Komunikasi tidak langsung
3. Ditinjau dari umpan balik yg diperoleh
Komunikasi dua arah
Komunikasi satu arah
4. Ditinjau dari simbol yg dipergunakan
Komunikasi lisan
Komunikasi tulisan
Komunikasi isyarat
5. Ditinjau dari suasana berlangsungnya komunikasi
Komunikasi formal
Komunikasi informal
3.Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah perpaduan berbagai perilaku yg dimiliki seseorang sehingga
orang tsb memiliki kemampan untuk mendorong orang lain bersedia dan dapat
melakukan tugas-tugas tertentu yg diberikan kepadanya (Ordway Tead)
Unsur kepemimpinan:
1.
2.
3.
4.

Adanya pemimpin
Adanya pengikut
Adanya sifat dan ataupun perilaku tertentu
Adanya situasi dan kondisi tertentu

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

4.Pengarahan
Pengarahan adalah upaya pengambilan keputusan secara berkesinambungan dan
terus-menerus yg terwujud dalam bentuk adanya perintah atau petunjuk guna dipakai
sebagai pedoman dalam organisasi (Luther Gullick)
Manfaat pengarahan
1. Para pekerja mendapat informasi yg tepat tentang segala sesuatu yg akan
dikerjakannya
2. Para pekerja akan terhindar dari kemungkinan berbuat salah dengan demikian
tujuan akan lebih mudah tercapai
3. Para pekerja akan selalu berhadapan dengan proses belajar sehingga pengetahuan,
ketrampilan dan keaktifitas serta kualitasnya meningkat
4. Para pekerja akan berada dalam suasana yg menguntungkan yakni terciptanya
hubungan pimpinan dan bawahan yang baik
Syarat pengarahan
1.
2.
3.
4.

Kesatuan perintah
Informasi yg lengkap
Hubungan langsung dengan karyawan
Suasana informal

Teknik pengarahan
1.
2.
3.
4.

Teknik konsultasi
Teknik demokratis
Teknik otokrastis
Teknik bebas teratur

Proses pengarahan
1.
2.
3.
4.

Menyusun perintah dan ataupun petunjuk


Melaksanakan latihan
Melakukan motivasi
Memlihara ketertiban dan kepatuhan

5.Pengawasan
Pengawasan ialah melakukan penilaian dan sekaligus koreksi terhadap penampilan
karyawan untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan dalam rencana.
Hal2 yang perlu diperhatikan dalam pengawasan

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

1. Objek pengawasan
2. Metode pengawasan
3. Proses pengawasan
Manfaat pengawasan :
1. Memacu karyawan berprestasi dan berkreasi sesuai dengan kemampuan
2. Pembiayaan seefisien mungkin
3. Pencapaian kulitas dan kuantitas tertinggi sesuai rencana
Syarat pengawasan:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Bersifat khas
Mampu melaporkan setiap penyimpangan
Fleksibel dan berorientasi pada masa depan
Mencerminkan keadaan organisasi
Mudah dilaksanakan
Hasil pengawasan mudah dimengerti

Obyek pengawasan:
1.
2.
3.
4.

Kualitas dan kuantitas program : barang /jasa yang dihasilkan, bersifat fisik
Biaya : modal yang dipakai, pendapatan yang diperoleh dan harga dari program
Pelaksanaan program :
Hal-hal yg bersifat khusus

Proses pengawasan
1. Merumuskan rencana, tujuan dan standart pengawasan
2. Mengukur penampilan
3. Bandingkan hasil yang didapat dengan standar yang telah ditetapkan
4. Tarik kesimpulan dan laksanakan tindak lanjut
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2
5. PENILAIAN
1. Definisi
suatu proses yg teratur dan sistematis dalam membandingkan hasil yg dicapai dg tolok
ukur atau kriteria yg telah ditetapkan, dilanjutan dg pengampilan kesimpulan serta
penyusunan saran-saran, yg dapat dilakukan pada setiap tahap dari pelaksanaan
program.
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2
Penilaian adalah suatu cara belajar yang sistematis dari pengalaman yang
dimiliki untuk meningkatkan pencapaian, pelaksanaan, dan perencanaan

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
suatu program melalui pemilihan secara seksama berbagai kemungkinan
yang tersedia guna penerapan selanjutnya. (The World Health
Organization)
Penilaian adalah suatu proses untuk menentukan nikai atau jumlah
keberhasilan dari pelaksanaan suatu program dalam mencapai tujuan yang
telah ditetapkan (The American Publik Association)
Penilaian adalah suatu proses yang teratur dan sistematis dalam
membandingkan hasil yang dicapai dengan tolok ukur atau kriteria yang
telah ditetapkan, dilanjutkan dengan pengambilan kesimpulan serta
penyusunan saran-saran, yang dapat dilakukan pada setiap tahap dari
pelaksanaan program (The International Clearing House on Adolescent
Fertility Conrol for Population Option)
Penialian adalah pengukuran terhadap akibat yang ditimbulkan dari
dilaksanakannya suatu program dalam mencapai tujuan yang telah
ditetapkan (Riecken)

2. Langkah2
Mac mahon

Audie knutson

1. menentukan 1.
pemahaman
macam dan
program
ruang
2.mengembangkan
lingkup
rencana
penilaian
penilaian dan
2. pemahaman
melaksanakann
program
ya
3.melaksanakan 3.
menarik
penilaian dan
kesimpulan
menarik
kesimpulan

Levey
dan
Loomba
1.menetapkan
tujuan penilaian
2.melengkapkan
tolok ukur
3.mengembangkan
model, rencana,
dan
program
penilaian
4.melaksanakan
penilaian
5.menjelaskan
derajat
keberhasilan
6.menarik
kesimpulan dan
menyusun saran

WHO
1.menentukan
hal
yang
dinilai
2.melengkapkan
keterangan
3.memeriksa
hubungan
keterangan
dengan
tujuan
penilaian
4.menilai
kecukupan
keterangan
5.menetapkan
kemajuan
program
6.menetapkan
efektifitas
program
7.menetapkan
efisiensi
program
8. menetapkan
dampak

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
program
9.
menarik
kesimpulan
dan
menyusun
saran

Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2


3. Jenis
a. Penilaian pada tahap awal program (formative evaluation)
Penilaian yang dilakukan di sini adalah pada saat merencanakan suatu
program. Tujuan utamanya ialah untuk meyakinkan bahwa rencana yang
akan disusun benar-benar telah sesuai dengan masalah yang ditemukan,
dalam arti dapat menyelesaikan masalah tersebut.
b. Penilaian pada tahap pelaksanaan program 'promotive evaluation)
Penilaian yang dilakukan di sini ialah pada saat program sedang
dilaksanakan. Tujuan utamanya ialah untuk mengukur apakah program
yang sedang dilaksanakan tersebut telah sesuai dengan rencana atau tidak,
atau apakah terjadi penyimpangan-penyimpangan yang dapat merugikan
pencapaian tujuan dari program tersebut.
c. Penilaian pada tahap akhir program (summative evaluation)
Penilaian yang dilakukan di sini ialah pada saat program telah selesai
dilaksanakan. Tujuan utamanya secara umum dapat dibedakan atas dua
macam yakni untuk mengukir keluaran (out-put) serta untuk mengukur
dampak (impact) yang dihasilkan. Dari kedua macam penilaian akhir ini,
diketahui bahwa penilaian keluaran lebih mudah dari pada penilaian
dampak, karena pada penilaian dampak diperlukan waktu yang lama.
Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. Ed ke 2
Unsur
Kelayakan (appropriateness) program, yaitu apakah keseluruhan upaya program
yang bersangkutan sudah layak dengan situasi dan kondisi yang akan
ditanggulanginya
Kecukupan (adequasi) program, yaitu apakah untuk program ini telah tersedia
secukupnya segala sesuatu yang memang tujuannya
Penamilan (performance) program yaitu bentuk2 kegiatan rogram yang teramati
sehari2nya sudah sebagaimana yang diharakan
Efektivitas program, yaitu apakah semua upaya yang berkaitan dengan
pengelolaan program sudah cukup berhasil untuk mencapai tujuan yang telah
digariskan
Efisiensi program yaitu apakah semua upaya yang dikerjakan untuk pengelolaan
program hingga berhasil mencapai tujuannya telah mendaat dukungan atau
pengerahan SD yang layak, tidak berlebihan dan cukup hemat

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani

Penilaian pada unsur2 tsb diatas lebih menekankan ada bagaimana jalannya proses
administrasi atau manajemennya,dengan harapan bahwa bila hal2 tsb dierhatikan
dengan sendirinya tujuan dan sasarannya pasti akan data tercapai
(Pengantar Administrasi Kesehatan Masyarakat, Budioro, 2002)

Hasil penilaian sebagai umpan balik


Diatas disebutkan bahwa penilaian ada hakekatnya adalah fungsi utama para
administrator dan manajer tingkat atas dalam mendukung fungsi2 administrasi lainnya
seperti penentuan kebijaksanaan, pengambilan keputusan, pengarahan, pengawasan
dll. Disamping itu kesimpulan dari hasil penilaian tsb harus dijadikan mekanisme
uman balik untuk daur proses penyusunan perencanaan kurun waktu berikutnya.
(Pengantar Administrasi Kesehatan Masyarakat, Budioro, 2002)
Sesuai dengan luasnya pengertian kesehatan, maka ruang lingkuo penilaian
yakni hal-hal yang akan dinilai dari suatu program kesehatan adalah amat luas
sekali. Beberapa sarjana memberikan pedoman sebagai berikut, yakni :
1. Deniston
Deniston menyebutkan bahwa hal-hal yang dapat dinilai dari suatu
program kesehatan dibedakan ke dalam empat jenis yakni :
a. Kelayakan program
b. Kecukupan program
c. Efektivitas program
d. efisiensi
2. george James
a. upaya program
b. penampilan program
c. ketepatan penampilan program
d. efisiensi program
3. milton R. Roemer
membedakan ruang lingkup penilaian suatu program kesehatan atas enam
jenis :
a. sataus kesehatan yang dihasilkan
b. kualitas pelayanan yang diselenggarakan
c. kuantitas pelayanan yang dihasilkan
d. sikap masyarakat terhadap program kesehatan
e. sumber daya yang tersedia
f. biaya yang dipergunakan
4. Blum
Sama halnya dengan roemer. Blum juga membedakan ruang lingkup
penilaian atas enam macam. Hanya saja perinciannya agak berbeda,
yakni :

Learning
issue

LBM 2 MODUL SKN SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


Novia vidayani
a. Pelaksanaan program
b. Pemenuhan kriteria yang telah diterapkan
c. Efektivitas program
d. Efisiensi program
e. Keabsahan hasil yang dicapai oleh program
f. Sistem yang dipergunakan untuk melaksanakan program
Untuk kepentingan praktis, ruang lingkup penilaian tersebut secara sederhana
dapat dibedakan atas empat kelompok saja yakni :
a.
b.
c.
d.

Penilaian terhadap masukan


Penilaian terhadap proses
Penilaian terhadap keluaran
Penilaian terhadap dampak