Anda di halaman 1dari 3

Sifat-Sifat Air

1. Dapat Berubah Wujud


Air ketika dalam keadaan suhu normal maka berbentuk cairan, namun ketika dimasukkan
dalam lemari pendingin perlahan akan menjadi keras atau padat. Maka ini yang dimaksud air
dapat berubah dari wujud cair menjadi padat, begitu pula sebaliknya. Air juga bisa berubah
bentuk menjadi gas saat dipanaskan.

2. Mengalir Dari Tempat Yang Tinggi Mengalir Ke Tempat Rendah


Air selalu bergerk/mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah, itu
terlihat dari aliran air yang berada digunug menuju ke daratan yang lebih rendah melalui
sungai, seperti untuk irigasi persawahan, atau contoh yang lainnya adalah air terjun.

3. Meresap Melalui Celah


Molekul air yang kecil dapat meresap ditempat yang berlubang kecil yang berukuran
lebih besar dari ukuran molekul air, contoh air hujan yag turun dari langit ke permukaan
tanah, awalnya air akan menggenangi permukaan tanah namun lama-kelamaan air tersebut
akan habis karena air tersebut meresap melalui celah-celah kecil tanah.

4. Kapilaritas
Air dapat menuju ke atas melawan grafitasi melalui gaya kapilaritas zat cair terhadap
pori-pori yang di laluinya. Contoh simpel adalah sumbu lampu minyak yang selalu terbakar
karena minyak di dasar wadah terangat ke bagian ujung sumbu karena sebuah gaya.

5. Permukaan Tenang/Datar
Air tenang memiliki sifat permukaannya selalu datar, contohnya air didalam gentong,
gelas, ember atau benda yang lain apabila diamati permukaannya akan selalu datar, meskipun
posisi benda dimiringkan permukaan air akan selalu datar, kecuali diletakkan kedalam tempat
yang hampa gravitasi.

6. Memiliki Berat
Air juga memiliki berat, itu bisa dibuktikan dengan mengisi yang ember kosong dengan
air, maks saat diangkat ember itu terasa berat.

7. Menempati Ruang
Saat air berada pada suatu tempat (wadah) maka air akan menyerupai tempatnya. Bila kita
memasukkan kedalam botol maka air akan berbentuk seperti botol, begitu juga jika kita
meletakkan air ke wadah yang lain.

8. Melarutkan Beberapa Zat


Zat seperti gula, garam, sabun cuci dan vitsin (penyedap makanan) akan larut dalam air.
Apalagi zat tersebut dimasukkan kedalam air yang panas, maka akan lebih mudah larut. Itu
terlihat dari air yang semulanya jernih lalu dimasukkn gula kedalamnya, warnanya akan
berubah keruh dan rasanya menjadi manis.

9. Menekan Keseluruh Penjuru


Saat air di tumpahkan keatas permukaan yang datar maka air akan menyebar keseluruh
penjuru baik kanan, kiri, depan maupun belakang, semuanya rata. Ini membuktikan bahwa air
dapat menekan kesegala arah.

Siklus Hidrologi

Keterangan:
1. Evaporasi
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

: Penguapangan oleh badan air yang ada dibumi (laut, sungai, waduk,
rawa, es yang mencair).
Transprasi
: Penguapan oleh makhluk hiup (tumbuhan, hewan, manusia).
Kondensasi
: Uap air menjadi awan.
Presipitasi
: Awan yang telah mencapai titik kulminasi akan menjadi hujan.
Run Off
: Aliran air diatas permukaan tanah (sungai, danau, waduk, rawa).
Infiltrasi
: Air yang meresap kedalam lapisan tanah.
Perkolasi
: Air yang mengalir dibawah permukaa tanah.
Groundwater
: Air yang berada diwilayah jenuh dibawah permukaan tanah.
Evapotranspirasi : Keseluruhan jumlah air yang berasal dari permukaan tanah, air, dan
vegetasi yang diuapkan ke atmosfer.