Anda di halaman 1dari 23

PENGUJIAN SISTEM

PENGENDALIAN MANAJEMEN

NAILIS SAADAH
ANNISA AULIA RAHMANTI
NURUL FITRIYAH
RIZKY NUR MAHARANI

Definisi Sistem Pengendalian


Manajemen

Pengendalian
Manajemen

Sistem Pengendalian
Manajemen

roses Sistem Pengendalian


Manajemen
Perumusan
Strategi

Pengendali
an

Perencana
an
Strategik

Implement
asi

Penyusuna
n Program

Penyusuna
n
Anggaran

Kolusi Dua
Orang atau
Lebih
Pertimbang
an Manusia

Keterbatasa
n
Pengendalia
n
Manajemen
Perusahaan/
Organisasi

Biaya
Pengendalia
n

Menilai
Efektivitas
Pengendali
an

Penempata
n TAO
Tahap
Survei
Pendahulu
an Menjadi
FAO

TUJUAN
PENGUJI
AN SPM
Mengidenti
fi-kasikan
Kelemahan
Pengendali
an

PROSES AUDIT

PA
O

SURVEI
PENDAHUL
U-AN

TA
O

TELAAH
DAN UJI
SPI

FA
O

AUDIT
LANJUTA
N

AO

LAPORAN
HASIL
AUDIT

Langkah Kunci Pengujian


SPM
Menetapkan tingkat pentingnya hal-hal pokok dari
program/aktivitas yang diaudit

Menilai tingkat kerentanan program/aktivitas


Mengidentifikasi dan memahami pengendalian manajemen
yang relevan

Menetapkan efektivitas pengendalian


Menilai kecukupan desain pengendalian
Menetapkan pengendalian yang cukup efektif
Melaporkan hasil penilaian manajemen dan mendiskusikan
perbaikan yang diperlukan

MENENTUKAN AREA / SCOPE YANG AKAN DIUJI


Bidang-bidang yang telah diidentifikasikan TAO

Kepentingan pemilik/pemegang saham, menajemen,


pemerintah dan masyarakat terhadap tujuan

Bidang-bidang yang kemungkinan dicapainya


efisiensi, ekonomisasi dan efektivitas

Besarnya dana yang akan diterima

Pembatasan-pembatasan atau keleluasaan dalam


melaksanakan fungsi

PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN


SPM
Pendekatan Siklus
Pendekatan unsur (sarana
kendali)
Pendekatan penanggung
jawab
Gabungan siklus dan unsur

Cara Pengujian SPM


Menguraikan
dan
menggambarkan pengendalian
Internal Control Questioners
Bagan Arus/Alir
Uraian cerita

Menganalisis
Pengendalian
Pengujian sepintas
Pengujian terbatas
Melakukan Pengujian
Pengendalian
Melaksanakan
pengujian
Menyusun kesimpulan

Pengujian Sarana Kendali terhadap Struktur


Organisasi, Kebijakan, dan Perencanaan
Perusahaan

Organisasi

Kebijakan

Perencana
an

Pengujian Sarana Kendali terhadap Struktur


Organisasi, Kebijakan, dan Perencanaan
Perusahaan

Organis
asi

1) Apakah Struktur Organisasi


sesuai kegiatan ?
2) Apakah Persyaratan tenaga
telah sesuai?
3) Apakah Ada pembagian tugas
& tanggung jawab sehingga
tidak
seorangpun
diperkenankan melaksanakan
kegiatan atau transaksi dari
awal sampai akhir tanpa
campur tangan orang lain
4) Apakah dalam pembagian
tugas fungsi dan tanggung
jawab
dihindari
tumpang
tindih,
duplikasi
dan
pertentangan
5) Apakah ada keharusan untuk
mempertanggungjawabkan
tugasnya?

Pengujian Sarana Kendali terhadap Struktur


Organisasi, Kebijakan, dan Perencanaan
1) Apakah kebijakan dinyatakan dengan
Perusahaan
jelas dalam bentuk tertulis dan

Kebijak
an

2)

3)

4)

5)

sistematis serta dikomunikasikan


kepada seluruh tingkatan manajemen
dan karyawan secara sistematis dan
tepat waktu
Apakah kebijakan yang dibaut telah
sesuai dengan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku dan
dilakukan peninjauan serta revisi secara
berkala
Apakah kebiajkan yang dibuat telah
mengakomodasi kepentingan berbagai
pihak dalam perusahaan dan secara
tegas mengatur tentang hak dan
kewajiban masing-masing pihak
Apakah kebijakan telah dibuat untuk
melaksanakan kegiatan/aktifitas secara
hemat, efisien, dan efektif (3E)
Apakah ada kebijakan khusus bagi
setiap pengendalian manajemen lain
yang relevan dengan pelanksanaan
setiap kegiatan termasuk sanksi-sanksi
terhadap pelanggaran kebijakan
tersebut berdasarkan peraturan yang
berlaku.

Pengujian Sarana Kendali terhadap Struktur


Organisasi, Kebijakan, dan Perencanaan
Perusahaan

Perencana
an

1) Apakah untuk setiap


kegiatan telah dibuat
rencana
2) Apakah Rencana yang
disusun telah dipilih
alternatif yang paling
menguntungkan
3) Apakah rencana yang
dibuat telah
Memperhatikan kondisi
setempat
4) Apakah rencaca
tersebut sudah ditelaah
atasan dan
dipergunakan sebagai
kendali kegiatan

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
BOJONEGORO
CV. TRIJAYA SENTOSA MERUPAKAN PERUSAHAAN
DISTRIBUTOR SUSU BENDERA YANG DIBANGUN OLEH
SEORANG PENGUSAHA YANG BERNAMA BAMBANG
SUSIANTO
PERUSAHAAN INI MEMILIKI KONTRAK KERJA DENGAN PT.
FRISIAN FLAG INDONESIA YANG DIDIRIKAN PADA
TANGGAL 21 NOVEMBER 2003
CV. TRIJAYA SENTOSA MEMILIKI BEBERAPA AREA
TERTENTU DALAM MENDISTRIBUSIKAN SUSU BENDERA
DI 4 WILAYAH YAITU, BOJONEGORO, TUBAN, BABAT DAN
LAMONGAN SESUAI DENGAN KONTRAK KERJA SAMA
PERUSAHAAN INI JUGA MEMILIKI HAK EKSKLUSIF ATAS
DISTRIBUSI PRODUK YANG DILAKUKAN, DIMANA DALAM
SUATU
WILAYAH
HANYA
BOLEH
TERDAPAT
1
DISTRIBUTOR SUSU BENDERA DAN TIDAK ADA PESAING

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
PERUSAHAAN CV. BOJONEGORO
TRIJAYA SENTOSA MEMILIKI

BENTUK
PENGENDALIAN UNTUK MENDUKUNG PERUSAHAAN DALAM
MENCAPAI VISI MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN
PENGENDALIAN YANG DIMAKSUD MENCAKUP PENATAAN
TATA
LETAK
PERUSAHAAN
YANG
MENDUKUNG
TERWUJUDNYA
NILAI-NILAI
YANG
DIINGINKAN
PERUSAHAAN,
STRUKTUR
ORGANISASI
DAN
JOB
DESCRIPTION YANG JELAS UNTUK SELURUH KARYAWAN
PERUSAHAAN, TARGET YANG HARUS DICAPAI, PENILAIAN
KINERJA, PEMBERIAN REWARD AND PUNISHMENT,
PENGAWASAN
LANGSUNG
DARI
DIREKTUR,
DAN
PENETAPAN PROSEDUR, KEBIJAKAN DAN ATURAN YANG
BERLAKU DI PERUSAHAAN
PERUSAHAAN SELAIN MEMBERIKAN GAJI DAN UPAH JUGA
MEMBERIKAN BEBERAPA BENEFIT (THR, TUNJANGAN UANG
MAKAN, CUTI BAGI SELURUH KARYAWAN, CUTI BAGI
KARYAWAN WANITA YANG BARU MELAHIRKAN, SERTA
UPAH LEMBUR) DAN INSENTIF BERUPA BONUS (UANG DAN

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
BOJONEGORO
Hambatan saya selama jadi
salesman itu adalah pelanggan yang
nolak suggest order yang saya
ajukan ke mereka. Kadang saya liat
trus saya itung, seharusnya mereka
melakukan order 100 unit saat itu,
tapi mereka ga mau segitu, maunya
50 unit aja. Padahal saya udah
berusaha nyuruh mereka pesen,
malah kadang pernah agak sedikit
maksa sihh yaa. Soalnya kan dikejar
waktu, harus nyampek target gitu.
Hehehe...

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
BOJONEGORO

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
MENURUT
MERCHANT VAN DER
BOJONEGORO

STEDE
(2003),
DALAM
MENDESAIN
DAN
MENGEVALUASI SISTEM PENGENDALIAN
MANAJEMEN DIBUTUHKAN PEMAHAMAN
MENGENAI APA YANG DIINGINKAN OLEH
PERUSAHAAN.
SALAH
SATU
YANG
DIINGINKAN OLEH PERUSAHAAN CV.
TRIJAYA SENTOSA ADALAH SALESMAN
DAPAT
MENCAPAI
TARGET
DAN
MENGHASILKAN KEPUASAN PELANGGAN.
NAMUN
DARI
HASIL
WAWANCARA
KEPADA SALESMAN TERLIHAT BAHWA
PERUSAHAAN HANYA MENEKANKAN LEBIH
KEPADA PENCAPAIAN TARGET SAJA.
PADAHAL KEPUASAN PELANGGAN AKAN
MEMBERIKAN KEUNTUNGAN YANG LEBIH

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
BOJONEGORO

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
BOJONEGORO

STUDI KASUS
CV TRIJAYA SENTOSA DI
SALESMAN MENGAMBIL PERANAN YANG SANGAT PENTING DALAM
BOJONEGORO
KESUKSESAN PERUSAHAAN
KARENA CV. TRIJAYA SENTOSA

MERUPAKAN PERUSAHAAN YANG PROFIT-ORIENTED SEHINGGA


UNTUK MEWUJUDKAN TUJUAN TERSEBUT YAITU DENGAN CARA
MENINGKATKAN PENJUALAN. NAMUN DALAM PROSESNYA,
SALESMAN MEMILIKI BEBERAPA MASALAH YAITU SALESMAN
KURANG MEMAHAMI APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN KETIKA
MELAKUKAN KUNJUNGAN PELANGGAN, TARGET YANG TERLALU
TINGGI, DAN MASALAH MOTIVASI. SETELAH
MENGIDENTIFIKASIKAN PENYEBAB DARI MASALAH-MASALAH
TERSEBUT DENGAN BERPEDOMAN PADA TEORI-TEORI TERKAIT
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN, DITEMUKAN BEBERAPA
KELEMAHAN PADA SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN YANG
DITERAPKAN OLEH PERUSAHAAN CV. TRIJAYA SENTOSA.
KELEMAHAN DARI SISTEM PENGENDALIAN ITULAH YANG
BERPOTENSI MENIMBULKAN MASALAH-MASALAH, YANG PADA
AKHIRNYA DAPAT MENYEBABKAN TIDAK TERCAPAINYA TARGET
YANG DIINGINKAN. OLEH KARENA ITU, DIBERIKAN REKOMENDASI
TERKAIT DENGAN PERBAIKAN SISTEM PENGENDALIAN YANG
DITERAPKAN UNTUK MENGATASI MASALAH-MASALAH YANG
DISEBABKAN OLEH LEMAHNYA SISTEM PENGENDALIAN YANG ADA.