Anda di halaman 1dari 27

MENGENALI LOKASI

LESI GANGGUAN
NEUROLOGIS
DR. IQBAL PERDANA SAPUTRA

KOMPONEN SISTEM SYARAF

Komponen sistem syaraf (motorik) terdiri dari :

Upper motor neurone (UMN)

Lower motor neurone (LMN)

Neuromuscular Junction (NMJ), dan

Otot / Muscle (M)

Gangguan pada ketiga komponen ini kelemahan atau paralisis

Basal ganglia (kontralateral), cerebellum (ipsilateral) dan sensasi merupakan komponen


yang mempengaruhi motorik Ada lesi akan menyebabkan gerakan yang tidak
sempurna kekakuan, kelambanan, gerakan involunter, dan terganggunya sensasi

UMN
LMN
Kelemahan

NMJ
Otot

Lesi neurologis
Basal Ganglia
Gangguan
Pergerakan

Cerebellum
Sensasi

UPPER MOTOR NEURONE (UMN)


UMN, melalui jaras berikut :
Soma (badan sel) korteks
serebri
Akson :
Turun ke kapsula interna
Menyilang di medulla
Berjalan menuju medulla
spinalis di sisi kontralateral
korteks yang berkaitan
Sinapsis dengan LMN otot
yang kontralateral korteks
yang berkaitan

KELAINAN LESI PADA UMN


Kelainan pada lesi UMN :
Tidak ada hipotrofi otot
(wasting)
Peningkatan tonus (clasp-knife)
Kelemahan pada otot yang
bekerja melawan gravitasi
Peningkatan reflex dan klonus
Refleks ekstensor plantar /
Babinsky (+)

KONTRALATERA
L MONOPARESIS
lesi terletak di
hemisferium serebri
di daerah homunculi
(bisa sensorik
maupun motorik)
Terjadi kelemahan di
salah satu sisi tubuh

KONTRALATERA
L HEMIPARESIS
Lesi terletak di kapsula
interna, menyebabkan
kelemahan di separuh
lengan, wajah dan tungkai
Karena di region ini
terletak banyak jalur
syaraf lain dapat terjadi
hemianesthesia dan
homonymous hemianopia

IPSILATERAL
MONOPARESIS
Lesi terletak di medulla
spinalis ipsilateral
Dapat terjadi BrownSequard Syndrome (BSS)
:
Hilang sensasi
kolumna posterior
kontralateral : posisi
Gangguan jaras
spinotalamikus
kontralateral : nyeri
dan suhu

IPSILATERAL
HEMIPARESIS
Lesi terletak tinggi, yaitu
di unilateral servikal
medulla spinalis
Wajah tidak terkena,
gangguan penglihatan
tidak ada, tapi BSS
dapat muncul di bawah
kontralateral lesi

KEMBA
LI

LOKASI LESI LAIN UMN DAN POLA


PARESIS
QUADRIPARESIS /
PARAPARESIS

Lesi terletak di bawah MS (servikal)

TETRAPARESIS

Lesi terletak di atas MS (servikal) - di


bawah batang otak

LOWER MOTOR NEURONE (LMN)


Jaras pada LMN :
Soma : medulla spinalis
ipsilateral
Axon :
Meninggalkan soma
melalui nervus spinalis
Berjalan melalui plexus
Menuruni nervus di
perifer
Bersinapsis dengan otot
di NMJ

KELAINAN LESI PADA LMN


Kelainan pada lesi LMN :
Hipotrofi otot (wasting)
Fasikulasi
Tonus menurun, flaksid
Kelemahan
Refleksi menurun / hilang
Respons plantar ekstensor /
Babinsky (-)

KELEMAHAN
GENERALISATA
LMN (1)
Lesi terletak
disepanjang medulla
spinalis dan batang
otak
Contoh : motor
neurone disease
(ALS), poliomyelitis
Ditandai :
kelemahan tungkai
lengan, batang
tubuh dan
kelemahan bulbar

KELEMAHAN
GENERALISATA
LMN (2)
Lesi terletak
disepanjang jaras
akson LMN
Disebabkan
neuropati perifer /
polineuropati
Seringkali
kelemahan ditandai
dengan hilangnya
kapasitas sensorik

KELEMAHAN LMN
DENGAN AREA
SPESIFIK
Lesi mungkin tterbatas
hanya pada satu n.
spinalis (gbr. atas)
atau satu saraf perifer
(gbr. bawah) sehingga
gangguan hanya
muncul pada daerah
yang dipersarafi
Hampir selalu disertai
gangguan sensorik
Contoh : S1 nerve root
syndrome prolapse
diskus intervertebral,
palsy n. peroneus
communis

KEMBA
LI

KEMBA
LI

LESI PADA NEUROMUSCULAR


JUNCTION (NMJ)
Gangguan NMJ ditandai dengan :

Jarang ditemukan

Tidak ada hipotrofi otot

Tonus normal

Kelemahan

Fatigue / kelelahan

Refleksi normal

Berespons (+) dengan antikolinesterase

Contoh : myasthenia gravis

Pola otot khusus :

Otot ocular : ptosis, diplopia

Otot bulbar : dysarthria, dysphagia

Otot ekstremitas dan batang tubuh : gangguan


pernfasan, lemah ekstremitas, kelemahan batang
tubuh

KEMBA
LI

LESI PADA OTOT / MUSCLE (M)


Gangguan otot ditandai
dengan :
Jarang ditemukan
Hipotrofi otot
Fasikulasi (+)
Tonus normal / berkurang
Kelemahan
Refleks normal /
berkurang

BASAL GANGLIA
Jaras pada basal ganglia :
Struktur ekstrapiramidal
bersama dengan
pedunculus cerebri
Basal ganglia berfungsi
kontralateral

KEMBA
LI

LESI PADA BASAL GANGLIA (M)


Dua penyakit utama : (tidak ada kelemahan)
Parkinson :
Sering ditemui
Tremor saat istirahat
Tonus meningkat
Bradikinesia
Postur fleksi

Gerakan involunter
Jarang
Gerakan involuntary ketika beraktivitas dan
beristirahat
Tonus meningkat, normal bahkan berkurang
Kecepatan gerakan normal
Semua abnormalitas postural yang mungkin

CEREBELLUM
Jaras pada cerebellum :
Hemisferium cerebelli
saling berhubungan
melalui pedunkulus
serebri, batang otak, dan
medulla spinalis
Berfungsi ipsilateral

KEMBA
LI

LESI PADA CEREBELLUM


Karakteristik gangguan
cerebellum :
Inkoordinasi aktivitas otot
Kepala : nistagmus,
dysarthria
Tangan : ataxia fingernose, tremor kinetik,
dysdiadochokinesia
(gangguan rapidalternating movement)
Kaki : heel-knee-shin
ataxia, ataxia gait, dan
mudah terjatuh

SENSASI
Nyeri & temperatur :
Neuron sensoris 3 : soma (thalamus),
akson berjalan ke korteks sensorik
Neuron sensoris 2 : soma (medulla
spinalis), menyilang dan naik di
kolumna lateralis medulla spinalis
Sel ganglion (dorsal root)
Axon distal : otot n. perifer
plexus n. spinalis
Axon proximal : dorsal root n.
spinalis neuron sensoris 2

Sensasi Posisi
Neuron sensoris 3 : soma di
thalamus, axon berjalan
menujukorteks sensorik
Neuron sensorik 2 : soma di nukleu
kuneatus / gracillis di medulla dan
menyilang lalu menaiki thalamus
Sel ganglion (Dorsal root) :
Axon distal : otot n. perifer
plexus n. spinalis
Axon proximal : naik dari
kolumna posterior n. sensoris
2 di medulla

GANGGUAN SENSASI
Gangguan sensasi, ditandai
:
Ataxia karena hilangnya
sensasi posisi dan
hilangnya sensasi taktil
Kompensasi parsial
dengan monitoring
melalui gerakan mata
Kelemahan (-)

Adanya lesi di hemisferium


serebri hilangnya
sensasi posisi ektremitas
gangguan gerakan
akurat kontralateral lesi

Adanya gangguan pada


medulla spinalis & neuropati
perifer hilang sensasi
proprioseptif pada kaki dan
tungkai, (lengan)
Ditandai : ketidakseimbangan,
rasa aneh ketika berjalan, dan
mudah terjatuh, tanda
Romberg (+) ketika mata
terbuka seimbang, ketika
ditutup tidak
KEMBA
LI

RESUME LESI NEUROLOGIS


UMN

LMN

NMJ

OTOT

TONUS

MENINGKAT

MENURUN

NORMAL +
FATIGUE

NORMAL /
BERKURANG

REFLEKS FISIOLOGIS
& KLONUS

MENINGKAT

MENURUN /
HILANG

NORMAL

NORMAL /
BERKURANG

REFLEKS BABINSKY

FASIKULASI

RESPONS DENGAN
ANTIKOLINESTERASE

HIPOTROFI