Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH ILMU KEALAMAN DASAR

TEKHNOLOGI MILENNIUM KE-3 (ABAD 21)

Nama

: Bryan G Syahailatua

Nim

: 2013-43-142

Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas


Pattimura Ambon

Kata Pengantar

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang maha kuasa karena pertolongan-Nya serta
hikmat yang Ia berikan, saya dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam menyelesaikan
karya tulis ini yaitu teman-teman dan keluarga.
Saya menyadari sungguh bahwa karya tulis ini memiliki banyak kekurangan maka kritik dan
saran yang dapat membangun karya tulis sangat dibutuhkan.

Ambon, 26 Juli 2014

Penulis

Daftar Isi

Kata Pengantar.
Daftar Isi..
Bab I Pendahuluan..
1.1.
1.2.

Latar Belakang
Rumusan Masalah

Bab II Pembahasan...
2.1. Tekhnologi milenium ke-3
Bab III Penutup
3.1. Kesimpulan
3.2. Saran
Daftar Pustaka..

Bab I Pendahuluan

1.1.

Latar Belakang
Pada saat ini siap tidak siap kita telah dihadapkan pada suatu era yang dinamakan era

milenium tiga. Gelombang milenium tiga ini dimulai dengan adanya globalisasi yang merambah
ke berbagai segi kehidupan baik ekonomi, budaya, sosial, politik dan sebagainya. Globalisasi ini
dipercepat dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi seperti internet dan media
masa elektronik. Globalisasi menyebabkan munculnya kekuatan neoliberalisme yang diikuti
dengan kapitalisme global, misalnya dengan munculnya perusahaan multi nasional yang telah
memanfaatkan fasilitas negara-negara maju sehingga mempunyai bargaining power untuk
memaksakan pada semua negara untuk tunduk pada aturan mainnya.
Bagaimana negara kita menghadapi milenium tiga? Sudah siapkah kita menghadapinya?
Negara kita menghadapi problematika besar, di satu sisi harus menghadapi era milenium tiga,
dan di sisi lain juga menghadapi kondisi dan permasalahan nasional yang sangat berat. Ini
merupakan tantangan dan harapan bagi
Indonesia untuk keluar dari krisis, dengan segala daya, upaya, pengerahan potensi dan
keunggulan kompetitifnya. Apa kuncinya? Tidak lain adalah sumber daya manusia. Kita akan
bangkit kembali apabila menjadikan sumber daya manusia sebagai modal pembangunan (human
capital), bukan sebagai beban pembangunan. Untuk itu sumber daya manusia harus berkualitas
agar mampu bersaing di era yang sangat kompetitif ini.
1.2.

Rumusan Masalah
1. Perkembangan tekhnologi millennium ke-3
2. Peran telematika dalam bidang pendidikan
3. Dampak tekhnologi perkembangan informatika

Bab II Pembahasan

2.1. Tekhnologi Millennium Ke-3


A. Perkembangan Tekhnologi Millennium Ke-3
Kemajuan teknologi informasi pada awal millenium ke III semakin berkembang pesat, baik
dalam perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Pesatnya perkembangan
teknologi informasi ditandai dengan ditemukannya virus komputer "The Code Red Warm" pada
awal Agustus 2001 di Amerika Serikat.
Seluruh teknologi informasi mulai hulu sampai hilir dikuasai oleh negara-negara maju yang
memungkin untuk mengendalikan cara penggunaan dari isi informasi yang beredar di dunia.
Di kalangan masyarakat modern dimungkinkan bahwa informasi menjadi titik utama
perkembangan dan kemajuan suatu masyarakat. Media teknologi komunikasi dan informasi
menjanjikan peluang bagi upaya peningkatan kecepatan dan efisiensi kerja. Jika disaat tahun
1910 sulit sekali untuk mendapatkan informasi dari tempat yang jaraknya ratusan kilometer,
tetapi pada dekade awal abad 21 ini, untuk mendapatkan informasi dari tempat berjarak ribuan
kilometer hanya diperlukan waktu beberapa detik saja.
Adanya kemajuan di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi menyebabkan
penggunaan internet telah merambah segala tempat, baik rumah, kantor, sekolah maupun tempattempat umum (warnet, cafe, dan lain-lain). Pengguna internet menggantungkan pada situs untuk
memperoleh berita, selain juga penggunaan electronic mail sebagai aktivitas utama yang
digunakan oleh pengguna internet untuk memperluas jaringan komunikasi yang melintasi kota,
negara bahkan benua. Straubhar dan LaRose (2000:267) menjelaskan bahwa, orang-orang
memanfaatkan situs internet sebagai sumber informasi untuk hiburan dan informasi perjalanan
wisata juga berita terbaru setiap minggunya.

Secara singkat Ishadi dalam bukunya yang berjudul Prospek Bisnis Informasi di Indonesia
(1999) menyimpulkan bahwa adanya perkembangan Internet didorong oleh tiga perkembangan
teknologi mutakhir, yaitu :
1. Perkembangan teknologi personal computer yang kapasitasnya makin lama makin besar,
dilengkapi dengan modem yang memungkinkan dihubungkan dengan jaringan telepon lokal
dan internasional.
2. Perkembangan teknologi digital yang menggantikan sistem analog di bidang
telekomunikasi yang merubah sinyal-sinyal elektro magnetis menjadi sinyal digital dalam
bentuk angka-angka dan nomor.
3. Perkembangan teknologi satelit khususnya compresion, pelipat-gandaan
kapasitas transponder satellite, sehingga dapat melayani pengiriman dan penerimaan yang
lebih banyak dan lebih murah.
Sementara itu, Alwi Dahlan (1995), menyatakan bahwa dengan adanya berbagai kemampuan
dan manfaat dari internet, maka saat ini kemampuan internet difokuskan pada empat fungsi :
1. Sebagai Telecommunication Network, fungsi ini memungkinkan personal computer yang
menjadi pelanggan internet untuk log in dengan pusat data dan komputer yang terkait
dengan internet seperti, perpustakaan Harvard University, Oxford University, Tokyo
University dan bahkan Library of Congress perpustakaan terbesar di dunia.
2. Sebagai file transfer protocol, memungkinkan untuk mengirim file dari komputer yang
terdaftar pada jaringan internet. Fungsi ini penting dalam dunia penelitian ilmiah, maupun
bisnis.
3. Sebagai pos elektronik e-mail, untuk melaksanakan surat menyurat dengan siapapun di
seluruh dunia seketika dan murah.
4. Sebagai Bulletin Board Server (BBS), secara popular disebut Use Net Group, ajang
kelompok diskusi mengenai topik tertentu.
Dengan adanya fasilitas-fasilitas yang melekat dalam internet tersebut, maka internet dapat
digunakan dan difungsikan sebagai sarana pendidikan, penelitian, penyebaran informasi, bisnis,
kegiatan politik, dan hiburan.

B. Peran Telematika Dalam Dunia Pendidikan


Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar
dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.
Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak
yang positif karena memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Pada saat ini, jarak dan
waktu bukanlah masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu, dan berbagai aplikasi tercipta
untuk memfasilitasinya.
Salah satu yang dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi di
Indonesia saat ini adalah internet. Di Indonesia terutama di kota-kota besar sudah banyak
masyarakat yang memanfaatkan internet sebagai salah satu media pembelajaran, pencarian
informasi dan pengetahuan.
Informasi melalui media internet, bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia
pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan meggunakan
media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola belajar yang
cukup efektif bagi masyarakat yang memiliki kendala dengan jarak dan waktu untuk
mendapatkan informasi terutama informasi dalam dunia pendidikan. Salah satu metode
pembelajaran yang mulai diterapkan yaitu pembelajaraan distance learning. Metode ini
merupakan suatu metode alternatif dalam pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan.
Metode ini diharapkan dapat menbgatasi masalah-masalah yang timbul akibat terbatasnya tenaga
pengajar yang berkualitas. Metode distance learning, sangat membantu siswa maupun
masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu baru dengen tampilan yang lebih menarik dan
mudah dipahami. Dalam pengaksesan dan pemanfaatan metode ini, peran internet sangatlah
diperlukan karena melalui internet proses mengirim file atau mengunduh file yang ingin
dipublikasikan , serta mengakses file yang ingin dicari menjadi lebih mudah. Selain
metodedistance learning, masih banyak metide-metode lain yang sangat membantu dalam
meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, diantaranya dengan adanya modul-modul
pembalajaran gratis yang tersedia, portal pembelajaran online, dan lain-lain.

C. Ciri-ciri Milenium Ke-3 di Berbagai bidang

1. Ekonomi
Era millennium ke tiga tidak mengenal adanya batasan-batasan Negara secara ekonomi
dengan mudah terjadai pemindahan yang masih antar Negara dalam hal pekerjaan, uang, barang
dan informasi.
2. Peran Pemerintahan
Peran pemerintahan semakin mengecil karena akan didampingi ole instansi non pemerintah
yang semakin kuat, seperti LSM, perusahan dan media.
3. Kedaulatan Negara
Kedaulatan Negara semakin sulit didefenisikan masalah-masalah yang dahulunya dapat di
claim sebagai masalah dalam negeri, sekarang telah terjadi kepentingan internasional, seperti
HAM, demokrasi, ekonomi.
4. Kewarganegaraan
Masalah perbedaan kewarga negaraan sudah menjadi tidak relevanuntuk dijadikan sebagai
pembatas kesempatan karena makin terbuka kesempatan berkaryaa bagi semua orang
dimanapun. SDM akan dinilai dari kemampuannya buka dari suku, RAS, asal Negara dll.
5. Nilai Budaya
Budaya akan saling mempengaruhi karena intennya interaksi budaya di dalam dan budaya
di luar.
6. Industri
Kecenderungan manusia akann menuju ke MNC (Multi National Comparation) produk tidak
lagi MADE IN tetapi MADE BYrelokasi pabrik dilakukan untuk mencari keunggulan
produksi dan efisiensi produksi.
7. Tekhnologi
Millennium ke-3 menekankan velocity (speed) digital. Karena akan berupa era informasi.
Maka yang menguasai informasi akan mempunyai keunggulan, sedang dalam produksi semakin
cepat dapat memproduksi (delivery) akan semakin mempunyai daya saing tinggi.

D. Dampak Perkembangan Tekhnologi Informatika

Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi di dunia informasi dan komunikasi semakin
berkembang dengan sangat pesat. Seperti komputer, laptop, HP dan juga jaringan internet,
dengan berbagai layanan yang disediakan. Sarana yang disediakan oleh kecanggihan teknologi
yang satu ini benar-benar mampu memanjakan para penggunanya, dan memberikan segala
kemudahan dalam hidup. Hemat waktu, hemat biaya dan hemat tenaga. Belum lagi, kemudahan
dalam mengakses berbagai hal yang dibutuhkan, baik informasi, hiburan dan lain sebagainya.
Semua itu dapat dilakukan hanya dengan meng-kliksecara mudah. Sampai-sampai dunia
teknologi dan informatika ini disebut-sebut sebagai dunia maya.
Pesatnya perkembangan tadi, mestinya ada faktor-faktor yang mempengaruhi. Jika ditelaah
dan dikaji lebih mendalam, diantara faktor tersebut, adalah faktor kebutuhan, gengsi, kemajuan
zaman, dan persaingan bisnis. Faktor kebutuhan sangat mendominasi, karena di era yang
semakin maju ini, orang-orang banyak disibukkan oleh aktivitas-aktivitas yang setiap hari
menyita waktu. Hal ini mendorong mereka untuk mencari terobosan agar segala tugas dan
kebutuhannya dapat terpenuhi secara mudah, cepat dan simple.
Perasaan gengsi juga dapat memacu perkembangan teknologi dan informatika. Sebagian
orang secara diam-diam menyimpan perasaan ingin dilihat mampu dan bisa serta selalu
mengikuti trend. Selain itu, sebagian orang juga tidak mau dianggap ketinggalan zaman, atau
kurang pergaulan. Sehingga, mereka selalu berusaha untuk mampu mengimbangi pola kehidupan
beserta pernik-pernik peralatan yang kian maju.
Kemajuan zaman ikut berpengaruh pada perkembangan dunia teknologi dan informatika.
Sebagaimana diketahui, bahwa saat ini telah memasuki abad XXI dengan zaman yang modern di
era millennium. Sehingga sejalan dengan perkembangan zaman itu, tentunya juga diikuti dengan
perkembangan teknologi. Jika dulu lampu penerangan masih menggunakan lampu manual
seperti petromak dan lain sebagainya, tetapi saat ini sudah tersaji secara modern seuai dengan
kemajuan zaman. Kalau dulu menulis dengan menggunakan mesin ketik manual, sekarang alat
manual itu sudah tidak lagi digunakan dan sudah diganti dengan peralatan yang semakin maju
sesuai dengan perkembangan zaman. Begitu pula dengan dunia komunikasi dan informatika.
Faktor lain yang ikut mempengaruhi perkembangan teknologi informatika adalah adanya
persaingan bisnis. Masing-masing Negara berusaha untuk menciptakan produk unggulan dengan

berbagai fasilitas yang berdaya saing. Sehingga dapat memunculkan beragam temuan dan produk
sebagai obyektifitas dari bisnis yang selalu di-update, baik model, type, sekaligus fasilitasnya
Perkembangan ekonomi dunia saat ini telah beralih menjadi milik negara-negara penguasa
informasi teknologi dan komunikasi, karena mereka tidak hanya dapat menerima arus informasi
tetapi juga mampu mengolahnua sedimikan rupa untuk meningkatkan ekonomi bangsa.
Demikian yang disampai oleh Basuki Yusuf Inskandar, Sekretaris Jenderal Kementerian
Komunikasi dan Informatika yang dikutip pada web http://mpn.kominfo.go.id .
Menurut Basuki, masyarakat dunia saat ini menuntut penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi yang dapat meningkatkan kemudahaan bagi pengguna (accessibility), kemampuan
daya beli masyarakat (affordability), kualitas fitur layanan (quality), kemanan dalam penggunaan
(security), dan produkstivitasnya dalam mendukung kemajuan di bidang ekonomi, sosial, dan
budaya.
Konstribusi yang diberikan oleh semakin canggihnya teknologi informasi, tidak serta merta
merupakan tanpa efek. Tidak dapat dibantah, bahwa perkembangan tersebut membawa dampak
bagi kehidupan manusia, baik itu dampak yang positif ataupun negatif.
Beberapa dampak positif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informatika,
diantaranya :
1. Kebutuhan akan informasi yang terbaru dan akurat dengan mudah dapat diperoleh
Adanya teknologi ini, muncul beragam media on-line dengan beragam informasi yang disajikan
secara lugas dan actual. Sehingga, kejadian hari ini dari manapun dapat dilihat dan diketahui.
2. Kebutuhan menyampaikan informasi dapat dilakukan secara cepat dan efisien
Tidak jarang punya yang menggunakan teknologi informatika itu sebagai alat untuk
menyampaikan informasi secara cepat dan sangat efisien.
3. Kebutuhan dalam berkomunikasi dapat dilakukan secara spontanitas dan langsung, dengan
jangkauan tidak terbatas

Jika dulu keinginan untuk berkomunikasi masih harus njlimet, seperti via surat, telegram dan lain
sebainya, namun saat sekarang, dengan ketersediaan teknologi yang ada, komunikasi dapat
dilakukan kapan saja dan dimana saja secara langsung.
4. Kebutuhan meng-akses layanan perbankkan secara mudah dan langsung
Dengan teknologi yang canggih, persoalan perbankkan menjadi mudah. Transfer, pembayaran
tagihan dan lain-lain dapat dilakukan secara langsung dan dari manapun.
5. Mempermudah dan mempercepat system administrasi
Ketersediaan teknologi informatika juga dapat memudahkan pelayanan administrasi. Ini juga
sudah digunakan pada birokrasi pemerintahan dan swasta.
6. Memperlancar pekerjaan, dan tugas-tugas lain
Tugas-tugas yang sekiranya sulit dilakukan, saat sekarang sudah tidak lagi menjadi sulit. Karena,
dengan adanya teknologo yang canggih, semua yang dibutuhkan tersedia. Misalnya tugas pelajar,
mahasiswa dan lain sebagainya.
7. Memperlancar usaha atau bisnis, dan lain-lain
Menawarkan barang produksi dan sejenisnya, saat sekarang sudah tidak lagi repot. Banyak
pengusaha yang memanfaatkan layanan teknologi untuk melakukan penawaran dan pengajuan
pengiriman barang, serta yang lainnya.
8. Membantu meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan
Disamping informasi atau peristiwa dengan mudah dapat diakses, beragam tulisan sejenis artikel,
opini dan lain sebagainya juga dengan mudah dapat diperoleh sewaktu-waktu. Dan hal ini akan
mampu menambah wawasan dan pengetahuan bagi siapapun yang memanfaatkannya.
9. Menambah adanya lowongan pekerjaan
Merebaknya warung internet, dan fasilitas teknologi yang disediakan di sejumlah kantor dengan
sendirinya menambah pula tenaga kerja yang dibutuhkan, meskipun hanya sekedar menjaga
ataupun tehnisi jaringan, dan lain sebagainya.

Selain itu manfaat dari perkembangan teknologi informasi yaitu:

Mempermudah dan mempercepat akses informasi yang kita butuhkan.

Mempermudah dan mempercepat penyampaian atau penyebaran informasi.

Mempermudah transaksi perusahaan atau perseorangan untuk kepentingan bisnis.

Mempermudah penyelesaian tugas-tugas atau pekerjaan.

Mempermudah proses komunikasi tidak terhalang waktu dan tempat.

Banyaknya penggunaan teknologi informasi membuka lowongan kerja dibidang IT atau


jenis lowongan pekerjaan baru lainnya.
Namun demikian, perkembangan teknologi informasi tersebut juga memiliki berbagai
dampak, salah satunya adalah ketergantungan tinggi terhadap teknologi (acute technological
dependency). Hal tersebut yang dimanfaatkan oleh produsen teknologi untuk mendapatkan
keuntungan yang lebih besar. Semakin tinggi ketergantungan masyarakat maka semakin
meningkat pula inovasi dan produksi teknologi baru, siklus hidup teknologi yang semakin
pendek, melebarnya gap teknologi, dan adanyatechnological lock-in atau penguncian teknologi
oleh satu produsen.
Dampak negative dari perkembangan teknologo informatika, diantaranya adalah :
1. Mengancam moral, khususnya di kalangan remaja dan pelajar
Dengan kemudahan yang disajikan, para remaja dan pelajar akan sering melihat, membaca dan
mengetahui sesuatu yang berbau negative, seperti pornografi. Hal ini akan dapat mengancam
moral mereka.
2. Memacu terjadinya tindak kejahatan baru
Dengan teknologi informatika yang ada, orang dapat berkomunikasi dengan siapapun dengan
mudah dan langsung, bahkan dengan orang yang tidak kenal sekalipun. Hal ini dapat
memunculkan modus kejahatan, seperti penipuan, pornografi dan lain sebagainya.

3. Menjadikan sebagian orang semakin malas


Karena banyak hal yang disajikan dan dapat ditemukan dalam dunia maya, orang menjadi terbuai
dibuatnya. Limgkungan sekitar sudah tidak lagi dihiraukan. Akibatnya, mereka menjadi malas
untuk melakukan yang lain.
4. Muncul kejahatan plagiat
Dengan mudahnya akses di internet dan lain sebagainya, muncul beragam kejahatan dibidang hal
cipta atau penjiplakan karya orang lain (plagiat).
Isu SARA, kekerasan, dan pornografi menjadi hal yang biasa.
5.

Kemudahan transaksi memicu munculnya bisnis-bisnis terlarang seperti narkoba dan

produk black market atau ilegal.


6.

Para penipu dan penjahat bermunculan terutama dalam kasus transaksi online.

E. Cara Mengatasi Dampak Negatif dari Perkembangan Telematika


Ketergantungan terhadap teknologi informasi dapat ditanggulangi atau diminimalisasikan
dengan adanya bantuan dari lingkungan dan orang-orang sekitar kita, yang dapat menyadarkan
pengguna teknologi informasi tersebut dengan menawarkan kegiatan lain yang lebih menarik
dari pada yang ditawarkan oleh komputer. Serta memberikan motivasi untuk memperbanyak
kegiatan di luar rumah maka akan lebih sedikit waktu yang dihabiskan di depan komputer.
Dengan menciptakan kesadaran dari diri sendiri akan dampak buruk dan mulai memperbanyak
kegiatan di luar rumah dengan keluarga atau teman-teman, seperti olahraga bersama,
traveling, hang out bersama teman, dan lain-lain. Dengan begitu seseorang akan merasakan
bahwa sosialisasi dengan sesamanya merupakan suatu kebutuhannya selain kebutuhannya akan
komputer.
Dampak negatif dari isu SARA, kekerasan, dan pornografi dapat diminimalisasi dengan
adanya peran serta dari orang tua. Orang tua yang harusnya mengenalkan komputer dan internet
pada anak, bukan orang lain. Mengenalkan komputer dan internet berarti pula mengenalkan

manfaatnya dan tujuan penggunaannya. Selanjutnya orang tua harus dapat mengontrol dan
memantau sejauh mana penggunaan komputer dan internet pada anak-anak. Mengatur
peletakkan komputer di rumah juga perlu diperhatikan, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan
bukan di dalam kamar anak. Memberikan batasan waktu dan jadwal dalam penggunaan
komputer. Sehingga anak akan cenderung lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam
menggunakan komputer dan internet.

Bab III Penutup

3.1. Kesimpulan

Perkembangan tekhnologi informatika sangat membantu dalam perkembangan kehidupan


manusia karena banyak kemudahan yang dirasakan oleh kehidupan manusia.

Segala sesuatu harus diambil dari sisi baiknya, yaitu untuk kemanfaatan orang banyak.
Sehingga, dampak negative dapat diminimalisir, dan tujuan dari keberadaan peralatan
yang semakin canggih itu dapat benar-benar sesuai dengan peruntukannya.

Dampak dari tekhnologi millennium ke-3 berdampak pada hampir semua aspek kehidupan
manusia.

3.2. Saran

Penggunaan tekhnologi di era millennium ke-3 ini sebaiknya lebih diawasi oleh
pemerintah agar penggunaanya tidak disalah gunakan.

Alangkah baiknya anak-anak sejak kecil diajarakan untuk meggunakan tekhnologi


informatika untuk hal-hal yang positif serta harus selalu ada pengawasan orang tua
terhadap anak-anak.

Daftar Pustaka

Miftku. (2009). ciri-ciri-milenium-ke-III. [online]. Tersedia: http://Miftku.blogspot.com.


Html [01 Agustus 2014].

Wiyarsih. Pembangunan manusia di era millennium ke III.


http://Wiryasih.staff.UGM.ac.id. Diakses sabtu, 26 juli 2014, pukul 05.00.

Hermawati Anisa. (2013). Pekembangan tekhnologi informasi. [online]. Tersedia:


http://Hermawatianisa.blogspot.com. html[26 juli 2014].

Kilas fakta media. (09 januari 20014). Dampak Perkembangan Teknologi Informatika.
[online]. Tersedia: http://Kilasfaktamedia.blogspot.com. Html[26 juli 2014].