Anda di halaman 1dari 34

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

KEDOKTERAN PENCEGAHAN
Arsiniati M.Brata- Arbai

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


Definisi
IKM= Ilmu yang bersifat empirik dan multidisiplinair

KEDOKTERAN KOMUNITAS

IKM-KP
1.Epidemiologi
2.Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja
3.Gizi
4.AKM
5.Kependudukan Biostat
6.Kedokteran Keluarga

PUSKESMAS
Unit Pelaksana Teknis (UPT)
dari Dinas Kesehatan Kota/Kab
yang bertanggung jawab menyelenggarakan
pembangunan kesehatan di satu atau sebagian
wilayah Kecamatan

TERCAPAINYA KECAMATAN SEHAT MENUJU


TERWUJUDNYA INDONESIA SEHAT 2010

VISI
TERCAPAINYA KECAMATAN SEHAT MENUJU
TERWUJUDNYA INDONESIA SEHAT 2010
Indikator pencapaian:
- Lingkungan sehat
- Perilaku sehat
- Cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu
- Derajad kesehatan yang baik pendudukan kecamatan

MISI
- Menggerakan pembangunan berwawasan
Kesehatandi wilayah kerjanya
- Mendorong kemandiriqn hidup sehat bagi
keluarga dan masyarakat di wil kerjanya
- Memelihara dan meningkatkan mutu,
pemerataan dan keterjangkauan pelayanan
kesehatan yang diselenggara kannya
- Memelihara dan meningkatkan kesehatan
perorangan, keluarga dan masyarakat beserta
lingkungannya

TUJUAN
Mendukung tercapainya tujuan pembangunan
kesehatan nasional, Yakni:
meningkatkan kesadaran, kemauan
kemampuan hidup sehat bagi setiap
orang yang bertempat tinggal di
wilayah kerja Puskesmas

Fungsi Puskesmas
1. Pusat Pembangunan berwawasan
Kesehatan
2. Pusat Pemberdayaan Keluarga &
masyarakat
3.Pusat Pelayanan Kesehatan Strata 1:
-Yankesmas (Publigoods)
- Yankes perorangan (Private goods)

POSYANDU
POS PELAYANAN TERPADU
Program / Kegiatan
1.Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
2.Program Gizi(PG)
3.Keluarga Berencana (KB)
4. Imunisasi
5. Penanggulangan Diare

Posyandu
perbaikan masyarakat dari dan untuk
masyarakat :
kegiatan dilaksanakan oleh warga K
masyarakat , oleh kader = ibu2 PKK
Dana dihimpun dari warga

1.KIA =Kesehatan Ibu dan Anak:


Pemeriksaan ibu hamil oleh Bidan,
pemberian suplementasi tablet tambah
darah (Fe , Asam folat)
2. PG =Program Gizi : Penimbangan Balita ,
sistem 5 meja, KMS
3. KB= Keluarga Berencana:
Pemberian pil KB
4. Imunisasi
5. Penanggulangan Diare

Monitoring pertumbuhan & perkembangan


menggunakan KMS
Daerah / grafik
- hijau
- Kuning
- merah
Dirujuk ke Puskesmas apabila
1. Ditimbang pertama BGM
2 . 2 X ditimbang berturut-turut tidak naiki

PMT : Prorgram
Pemberian Makanan Tambahan
- 1.Penyuluhan:
- bubur kacang hijau
- sup kacang merah
- 2.Pemulihan
300 kcal
3-6 gram protein
(normal 2 gram/ kg BB anak)

AZAS PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
Puskesmas harus Memberdayakan
perorangan , keluarga dan masyarakat
agar berperan aktif dlm penyelenggaraan
setiap upaya kesehatan
Upaya puskesmas perlu dihimpun melalui
UKBM

AZAS KETERPADUAN
Keterpaduan Lintas
Program
LOAKARYA MINI BULANAN

Keterpaduan sektoral
LOAKARYA MINI TRIBULANAN

UPAYA KESEHATAN WAJIB PKM


1.Prom Kes
2.Kes lingkungan
3 Perbaikan Gizi
4. P2M
5. KIA
6. Pengobatan Dasar

UPAYA KESEHATAN PENGEM BANGAN


- Masalah kesehatan
- Kemampuan Puskesmas,
- apabila tidak dirujuk ke Dinkeskabupaten/ Kota
- Sarana Penunjang :
- Laboratorium
- Pencatatan & Pelaporan

ALUR PIKIR
RENCANA PEMBANGUNAN KESEHATAN
SISTEM KESEHATAN NASIONAL
RJPK + SKN--------- Derjt kes Masy ------TUJUAN
UKM+ UKP
ygsetinggi2nya
NAS

KEBIJAKAN DAN PENCAPAIAN


MDGS DI INDONESIA

ORGANISASI
KEGIATAN POKOK PROGRAM GIZI

1 PENYULUHAN GIZI MAS


2 PENANGGULANGAN KEP
3

ANEMI GIZI
4

KURANG VIT A
5

KURANG GIZI MIKRO


6

GIZI LEBIH & PENY


DEGENERATIF

7 PROGRAM GIZI - INSTITUSI


8

- DARURAT
9 SKPG=
SIST KEWASP PANGAN & GIZI
10. PENGEMBANGAN TENAGA GIZI
. 11. PENELITIAN & PENGEMBANGAN

PENYULUHAN GIZI
TUJUAN PROGRAM GIZI:

TERCAPAINYA KADARZI

&
KONSEP GIZI SEIMBANG

GIZI SEIMBANG DALAM


DAUR KEHIDUPAN

1. Dalam Kandungan
2. Balita
3 Usia sekolah/ remaja
4. Dewasa / usia kerja : successful
productiva & reproducs
5 Lansia
hapyy & healthy senior citzen

TATA KERJA
Koordinator di tingkat Kecamatan
Pertanggung Jawaban DINKES

YANKES Tingkat I
Rujukan
Lintas sektor
BPP MASY PEDULI KESMAS

CHANGE FOR GOOD


HOSPITAL & PRIMARY HEALTH CARE
Kendala Perkembangan Pelayanan Kesehatan Primer
(PHC)
:- gaya hidup modern
-menuntut hak tapi tanggung jawab
tidak ada
- urbanisasi
-peningkatan usila
-kesenjangan pelayanan kesehatan
antara penduduk mampu dan miskin
- pelaksanaan peraturan & sanksi
- degradasi lingkungan lokal/ global
- perbaikan indikator kesehatan

Daftar Pustaka
1. Pedoman Tata Laksana KKP pada anak di Puskesmas
Depkes RI 1999
2.Pemantauan Perumbuhan BalitaDepkes RI Dirjen
BinKesMas, Direktorat Gizi Masyarakat, 2002
3 Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak. Prinsip dan Strategi
Pendekatan Komunitas. Djoko Wijono (2008) Penerbit:
Duta Prima Airlangga
4. Manaejemen Perbaikan Gizi Masyarakat. Kebijakan dan
strategi Penedekatan Kesehatan Komunitas. Djoko Wijono
(2009) Penerbit Duta Prima Airlangga
5. Penilaian Status Gizi. (2007)Benny SugitantoDjoko
Wijono, Jawawi. Penerbit: Duta Prima Airlangga
6.Evaluasi Program Kesehatan dan Rumah Sakit. Djoko
Wijono (2007) Penerbit Duta Prima Airlangga.
7. Imam Mochny (2011)CHANGE FOR GOOD HOSPITAL
& PRIMARY HEALTH CARE. Konas & Munas IDI
PDK3MI Batu, Malang
8. Forum Kebijakan Kesehatan nasional III,
Surabaya 19-20 september 2012
9 Pemantauan Pertumbuhan Bayi Balita
10 Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak
N0 1995/Menkes/SK/XII/2010

ASURANSI KESEHATAN
Undang-undang 40 tahun 2004
tentang Sistem Jaminan Sosial
Nasional (SJSN)
UU no 24 tahun 2011 tentang
BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial)

Health Insurance
(Asuransi Kesehatan)
Jaminan Kesehatan adalah
Jaminan berupa perlindungan
kesehatan agar peserta memperoleh
manfaat pemeliharaan kesehatan dan
perlindungan dalam memenuhi
kebutuhan dasar kesehatan yang
diberikan kepada setiap orang yang
telah membayar iuran / iuran dibayar
oleh pemerintah
Pelaksanaan BPJS dimulai dari 1
januari 2014. (Pengganti Askes)

Semua penduduk Indonesia wajib menjadi


peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh
BPJS.
Termasuk orang asing yang telah bekerja
paling singkat 6 bulan di Indonesia dan telah
membayar iuran.

BPJS :
PBI (Penerima Bantuan Iuran)
1.PBI Jaminan kesehatan
Adalah peserta jaminan kesehatan bagi
fakir miskin dan orang tidak mampu
sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang
iurannya dibayari pemerintah sebagai
peserta program jaminan kesehatan.
Peserta PBI ini adalah Fakir miskin yang
ditetapkan oleh pemerintah dan diatur
melalui peraturan pemerintah. Yang berhak
menjadi peserta PBI Jaminan kesehatan
adalah yang mengalami cacat total lengkap

2. Non PBI Jaminan Kesehatan


Non PBI Jaminan kesehatan : peserta bukan PBI
JamKes terdiri atas :
2.1 Pekerja penerima upah dan
anggota keluarganya. (PNS, TNI,
Polri, pejabat negara, Pegawai
pemerintah non PNS, dan
Pegawai
swasta)
2.2 Pekerja bukan penerima upah dan
anggota keluarganya (Pekerja
Mandiri dan pekerja lain yang
memenuhi kriteria
2.3 Bukan pekerja dan anggota keluarganya
(Investor, pemberi kerja, penerima

BPJS meliputi :
Setiap peserta berhak memperoleh manfaat
jaminan kesehatan yang bersifat pelayanan
kesehatan perorangan mencakup pelayanan
promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif ,
termasuk pelayanan obat dan bahan medis
habis pakai sesuai kebutuhan medis yang
diperlukan

Manfaat Jaminan kesehatan


Manfaat Medis
Manfaat medis tidak terikat dengan
besaran iuran
Manfaat Tidak Medis
Manfaat akomodasi dan ambulans