Anda di halaman 1dari 3

RINGKASAN HYDRAULIC PUMP,

Hydraulic system mengacu pada perumusan hokum pascal, yaitu teknan


yang bekerja pada fluida statis dalam ruang tertutup akan di teruskan ke
segala arah sdengan sama rata.

F=Px A
jenis hydraulic : air, oil , namun yang di pakai pada system powerplant ialah
oil .
SIFAT OIL HIDROLIK: uncompressible, have sifat alir, have sifat
pelumasan, block corotion, oli untuk hidrolik mengikuti standar sae yakni , oil
memuai pada saat suhu di atas 140 derajat.
LUBE OIL digunakan pada system hydrolik.

JIka dilihat pada modul Gas Turbine pada diagram Schem PP Lube Oil, kita
lihat arah aliran Lube oil digunakan untuk , hydraulic system, membantu
proses starting, dll.
Pada modul tersebut lube oil akan dialirkan pada poses hydraulic system
(see or1, or2)

Pada system hydralik menggunakan lube oil yang bertekanan tinggi.


Komponen pada Hydraulik system :
Aux pump, Main hydraulic pump, Check valve(Vck), VAB (Valve air blade),
Filter (FH), 63 HQ (pressure Switch)(indicator teknanan drop, Acumulator tdd
2 tabung NO2
Dan hasil akhir dari proses ini akan di alrikan pada IGV, dan system bahan
bakar.
Proses Singkat Schem Hydrauil Oil :
Untuk Starting pertama , kita menggunakan Aux pump hydraulic (or3). Aux
pump hydraulic menggunakan motorsebagai penggerak (88HQ) . Pump
aux akan memompa lube oil yang bertekanan, lube oil yang bertekanan tadi
akan melewati Check Valve (VCK {pahami kerja Check valve}). Aux

Pump akan terus bekerja jika keluaran main pum masih belum optimal untuk
menyuplai . Aux Pump akan berhenti bekerja jika kondisi Main pump
telah ready.
Dalam artian , Main pump telah memiliki kecepatan putar lebih dari 95%
kec nominal.
Pada saat itu Aux pump akan berhnti dengan sendirinya (use sensor
interlocked).
Pada sisi main pump di pasang Check valve juga, dan VAB (Air bleed valve).
Check valve maupun Valve air bleeding adalah komponen pembantu
yang di maksudkan untuk menghindari tekanan balik ke pada pompa yang
aktif
VAB sendiri beguna untuk mengamankan minyak hidro dari tekanan yang
lebih.
Aliran lube oil akan di pompakan dan mengalir ke Bawah (look diagram).
Lube akan masuk dalam proses Filter (FH2). Pada proses pemfilteran,
hanya 1 filter yang digunakan sedangkan filter yang dilain dalam keadaan
standby.
Penggeseran antar filter digunakan dengan menarik Tuas (VM41).
Hasil filteran berupa minyak hidrolik akan diteruskan untuk
keperluan pengoperasian IGV dan Fuel Gas Control.
ACCUMULATOR MANIFOLD GAS
Sebelum masuk ke proses IGV dan Fuel fas Control , minyak hidrolik akan
masuk pada proses Accumulator dimana accumulator terdiri dari 2 tabung
yang berisi gas yang berfungsi menjaga agar tekanan minyak hidrolik tetap
stabil.
SENSOR 63 HD
Jika main pum hydraulic mengalami gangguan/drop, mana sensor tekanan
(63HD) akan mendeteksi adanya drop tersebut dan secara otomatis
mengaktifkan Aux pump untuk menghilangkan drop.
Ketika terjadi gangguan otomatis tekanan minyak hidrolik juga turun, untuk
itulah dibutuhkan peran ACCUMULATOR untuk tetap menjaga (sementara)
tekanan minyak hidraulik tetap stabil sesuai kebutuhan masing2 peralatan.

IGV (Inlet Guide Vent)


Digunakan untuk membatasi ( mengatur )udara yang akan masuk pada
Compressor
IGV max open pada 86 derajat, dan max close pada IGV.

Metode Ganti Filter:


Terjadi jika salah satu filter kotor