Anda di halaman 1dari 11

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Nilainilai
PHBS

Deskripsi kegiatan

Sasaran
kegiatan

Teknis pelaksanaan

Koordinasi

Jobdesc tim fakes

Jobdesc nonfakes

Member
i bayi
ASI
eksklusi
f

Penyuluhan tentang
pentingnya pemberian ASI
kepada balita, pemberian
ASI eksklusif, keunggulan
Asi, waktu yang tepat untuk
pemberian ASI, dan manfaat
pemberian ASI

Ibu-ibu
desa

Penyuluhan dilakukan
satu kali bersamaan
dengan posyandu.

Ke posyandu atau
puskesmas untuk
bahan sosialisasi

Materi penyuluhan

Ikut serta
saat
penyuluhan

Menggu
nakan
air
bersih

Penyuluhan tentang
pentingnya air bersih bagi
kesehatan dan cara
pengelolaan air bersih
didesa tersebut

Pemuda
karang
taruna dan
bapakbapak

Penyuluhan dilakukan
satu kali bersamaan
dengan kemudian
dilajutkan praktik
pengelolaan air bersih

Tim scientech
untuk membantu
dalam praktik
pengelolaan air
bersih

Memberikan
penyuluhan

Penyuluhan tentang jamban


sehat.

Pemuda
karang
taruna dan
bapakbapak

Penyuluhan dilakukan
satu kali kemudian
dilajutkan pembangunan
jamban sehat (kalau emg
belum ada)

Tim scientech
untuk membantu
dalam
pembangunan
jamban sehat

Publikasi acara

Menggu
nakan
jamban
sehat

Tergantung hasil survey,


apakah sudah ada apa
belum. Kalau belum ada,
program dihapuskan.

Memberikan
penyuluhan

Menggunakan media
penyuluhan

Praktik
pengelolaan
airbersih

Memberikan
penyuluhan
Pembangunan
jamban sehat

Membantu
menyiapkan
tempat dan
publikasi
Membantu
penyuluhan
dan Praktik
pengelolaan
airbersih
Membantu
menyiapkan
tempat dan
publikasi
Membantu
penyuluhan
dan
Pembanguna
n jamban
sehat

Member
antas
jentik di
rumah

Menimb
angbayi
setiapbu
lan

Penyuluhan tentang tata


cara pemberantasan jentik
nyamuk, bahaya yang timbul
akibat jentik nyamuk.

Kegiatanberupapenimbanga
nberatbadanbayidanbalitagu
namengetahuikeadaanumu
mdankecukupangizi.
Kegiataninidapatdigabungde
ngankegiatanposyandu

Ibu-ibu
desa

Penyuluhan dilakukan
satu kali

Bayidanbali
ta

Penyuluhan dilkakukan
1x saat posyandu.

Anak-anak
SD

Penyuluhanpentingnyamaka
nanbuahdansayurdanpengo

Seluruhwar
ga (bapak-

Merger
dengan
Dokcil

Makans
ayurdan

Ikut serta
saat kerja
bakti

kerjabakti
Denganpuskesmas
ataudinaskesehata
n
(jikasudahadatimp
osyandu yang
berjalan,
makakitaberdayak
antimtersebutdeng
anpengetahuanta
mbahankesehatan
bayidanbalita)

Penyuluhan
penimbanganbayi.
Selainitudapat
pula
memberipenyuluh
anmengenaitumbu
hkembangbayi,
pemberiangizi
yang
cukupuntuktumbu
hkembang

Membantume
nyiapkantem
pat,
publikasidanp
enyuluhaterh
adap orang
tuabayimeng
enaiapasaja
yang
harusdilakuk
an agar
bayitetapseh
at.

Kegiatanberupapenyuluh
anpentingnyakebersihant
anganyaitudenganmencu
citanganmenggunakan
air
bersihdansabundenganst
andar WHO.
(jikamendapatkan
sponsor
akandiberisabuncucitang
an gratis)

Dengankepaladesa
untukmengumpulk
anwarga

Menyiapkanpresen
tasi/bahanpenyulu
han,
membimbingdanm
endemonstrasikan
caracucitanganme
nurut WHO,
memberikanpenge
tahuanmanfaattan
gan yang bersih
(penjelasanbahaya
nyatangan yang
kotor)

Membantume
mpersiapkant
empat,
alatdanbahan
danmenjadip
enyuluh/oper
ator

Kegiatanberupapenyuluh
anpentingnyamakanbuah

Persiapanbahanda
nperagapresentasi

Publikasi,
membantum

Penimbangandilakukanse
tiapbulan (selamakkn =
2x penimbangan)

Penyuluhandanpraktekbagai
manamencucitangan yang
benardenganmenggunakan
air
bersihdansabunsesuaidenga
npetunjuk WHO

Publikasi acara
Memberikan
penyuluhan

Kerja bakti
pemberantasan jentik
nyamuk

Dicatatpada KMS
danmenjadiacuantumbuh
kembangbayi

Mencuci
tangand
engan
air
bersihd
ansabun

Tim scientech
untuk pembuatan
tempat pencucu

buahseti
aphari

batankonstipasi (sembelit)

bapak, ibuibudnapem
uda)

dansayur,
sertapresentasimengenai
bahayakonstipasidancara
penanganandini,
caramemasakdanpenyim
panansayur/buah agar
nutrisitetaterjaga

Tidakme
rokok di
rumah

Penyuluhankegiatanrumahp
ercontohanbebasasaprokok

Bapakbapakdanp
emuda

Kegiatanberupapenyuluh
an,
diskusimengenaicaraberh
entidariketergantunganro
kok,
danpercontohankeluarga
bebasasaprokok.Pemutar
an video
untuktidakmerokok

Biru = merger
Merah = di reduksi
Kuning = ragu-ragu

Dengankadesdanw
argadesapenyesua
ianjadwalpenyuluh
an (waktuefektif di
luar jam
kerjawarga )

,
mencarikandunga
nbuahdansayurser
tacaramemasakda
nmenyompan
yang baik

encari video
animasi yang
mendukungd
ansebagai
operator
bantu
penyuluhan

Publikasi,
penyusunanbahan
penyuluhan

Persiapanalat
danbahan
serta menjadi
operator
penyuluhan.
Mencari
video-video
tentang
bahya
merokok dan
kritik
terhadap
merokok

Dokter Kecil
Nama Kegiatan
Deskripsi

: Dokter Kecil
: Pelatihan & Pengkaderan siswa SD kelas 4 & 5 untuk menjadi dokter kecil

Sasaran
Tujuan

: Siswa SD kelas 4 & 5. Tiap sekolah diwakili 6 orang siswa.


: meningkatkan partisipasi peserta didik dalam program UKS

Waktu Kegiatan

: 3 jam/minggu selama 4x pertemuan

Pihak yang terlibat : Dinkes, SD yang bersangkutan, Mahasiswa Entikong


Jadwal Kegiatan

: -Minggu 1 : Pengenalan UKS, kebersihan pribadi, kesehatan gigi dan mulut, makanan bergizi
-Minggu 2 : Pertolongan pertama pada penyakit (P3P)
-Minggu 3 : Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
-Minggu 4 : Lomba (tertulis dan praktek)

Perlengkapan

: Flipchart, sabun, pasta gigi, sikat gigi, konsumsi (snack), kasa, betadin,
alkohol, seragam dokcil, hansaplast, hadiah (Sertifikat utk SD dan siswa &
kotak P3K), modul

Teknis Pelaksanaan :
Minggu 1, 2 & 3 (Materi dan pelatihan) :

Persiapan Perlengkapan dan panitia


Konfirmasi dengan pihak sekolah
Mobilisasi peserta
Penyampaian materi
Simulasi
Pengembalian peserta

Minggu 4 (Lomba) :
-

Briefing panitia
Pembagian panitia ke tiap2 SD untuk mendampingi siswa menuju tempat lomba
Pembukaan lomba
Persiapan tim penilai
Pelaksanaan lomba
Istirahat & makan
Pengumuman & pembagian hadiah lomba
Pelantikan dokcil
Penutupan

Sie yang dibutuhkan

: pembicara, perkap, dokumentasi, konsumsi (Minggu 1,2, 3)


Acara, konsumsi, humas, dokumentasi, perkap, tim penilai (minggu 4)

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)


Nama Program:
Pengertian :

Tujuan :

Deskripsi:

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)


Merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya
Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, dari dan bersama
masyarakat dengan memakai sistem lima meja.
Umum:
Untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada
masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan
anak balita.
Khusus:
1. Mempercepat penurunan angka kematian bayi, anak balita dan
angka kelahiran,
2. Mempercepat penerimaan NKKBS (norma keluarga kecil bahagia
sejahtera)
3. Mempercepat upaya terwujudnyakesehatan masyarakat yang
optimal
Kegiatan posyandu dilakukan dengan sistem lima meja.
-

Meja 1 : Pendaftaran,
Meja 2 : Penimbangan, pengukuran tinggi badan
Meja 3 : Pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran tinggi badan. Analisis
dan interpretasi hasil.
Meja 4 : Penyuluhan (dijadikan satu dengan program PHBS)
Meja 5 : Pelayanan : Gizi, KIA, KB, P.Diare, Imunisasi --

Sasaran:

1. Keluarga ibu hamil, melahirkan dan menyusui


2. Keluarga bayi dan balita
3. Kader posyandu

Kegiatan

Berdasarkan kemungkinan kondisi:


1. Apabila sudah berjalan maka dilakukan evaluasi sistem posyandu beserta
kadernya
2. Apabila belum berjalan maka:
a. Mengumpulkan masyarakat untuk menjadi kader posyandu

b. Memberikan pelatihan pelaksanaan posyandu


c. Membuat sarana-prasarana
Pelaksana:

Teknis pelaksanaan:

Waktu kegiatan :
Jobdesk:
Instansi yang terlibat :

Kader posyandu, masyarakat, tim kluster kesehatan KKN, tenaga kesehatan


puskesmas, tim sarana prasarana KKN
1. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner untuk mengetahui tingkat
pengetahuan kader mengenai pelaksanaan posyandu yang baik dan benar
2. Melakukan musyawarah dengan warga untuk menentukan kader dan
mendiskusikan permasalahan yang ada
3. Memberikan pelatihan kepada kader yang sudah ditunjuk
4. Menyediakan tempat, meja (minimal 5), timbangan/dacin, pengukur tinggi badan
(microtoise), poster kesehatan (cetak dari sini, pakai lambing KKN).
5. Melaksanakan posyandu (memantau jalannya kegiatan)
Evaluasi, pelatihan dan musyawarah menyesuaikan
Pelaksanaan posyandu dilakukan setiap tiga minggu sekali pada pagi/sore hari
selama 3 jam
Tim Kesehatan: merumuskan kuesioner, melakukan pelatihan, penyuluhan, dsb.
Tim Sarpras: menyediakan tempat dan alat-alat
Dinas Kesehatan, Puskesmas, BKKBN

Catatan:
Yang harus ditanyakan: keadaan posyandu (ada/tidak), tempat pelayanan kesehatan terdekat, minta dihubungkan dengan dokter, tenaga kesehatan
puskesmas (?)

Evaluasi bagian yang harus dieliminasi


Saran: program kesehatan dilakukan 3-4 kali dalam satu hari full

Pertanyaan
1.
2.
3.
4.

Ada posyandu atau tidak?


Pelayanan kesehatan terdekat(puskesmas dimana?
Tenaga kesehatan di desa berapa? Ada dokter berapa? Ada perawat berapa?
Sarana dan prasarana kesehatan desa lengkap atau tidak?? Timbangan? Dsb..

5. Ibu hamil dan menyusui ada banyak tidak??

TOGA
Kegiatan

Pengenalan tentang
tanaman obat
keluarga

Penyuluhan tentang
obat-obat kimia

Deskripsi

Sasaran
-

Koordinasi

Jobdesc tim fakes

Tujuan

l
Catatan:

Ibu-ibu desa

Pelaksanaan

Jobdesk tim non-fakes

penjelasan tentang
beberapa jenis tanaman
obat umum yang bisa
ditanam di halaman rumah
penjelasan tentang
kegunaan dan cara
memanfaatkan tanaman
obat

Penyuluhan satu kali


Pencontohan penanaman
beberapa tanaman obat
keluarga
Tim agro membantu
dalam pencontohan
penanaman tanaman obat
Publikasi acara
Melakukan penuyuluhan
Penanaman tanaman obat
Membantu menyiapkan
tempat dan publikasi
Membantu penyuluhan
dan praktik penanaman
Menambah wawasan
masyarakat mengenai
tanaman obat

penjelasan tentang jenisjenis obat (obat bebas,


obat bebas terbatas, obat
keras & psikotropika,
obat narrkotika)
penjelasan cara pemilihan
dan pemakaian obat yang
tepat serta cara
menyimpan obat yang
tepat
Ibu-ibu desa

Penyuluhan satu kali,


dengan media penyuluhan

Dengan puskesmas atau


dinas kesehatan setempat

Publikasi acara
Menyiapkan bahan
presentasi
Membantu menyiapkan
tempat dan publikasi

Menambah wawasan
masyarakat obat kimia
dan cara pemakaiannya

Yang harus ditanyakan: tempat pelayanan kesehatan (ada/tidak), apotek/took obat (ada/tidak), tanaman yang biasa dipakai masyarakat untuk mengobati
penyakit yang umum, jenis tanah (cocok untuk tanaman yang bagaimana)

hasil wawancara tim fakes dengan kades entikong (27 mei 2014) :

1. untuk mck, hampir 80% warga sudah memiliki mck sendiri di rumahnya, sisanya mereka yang belum punya biasanya menggunakan
mck umum, nah ini untuk pengelolaan mck umum diserahkan pada warga sendiri, kades hanya mengawasi.

2. toga itu program pak kades, rencana jangka panjang. dulu udah dapat penyuluhan dari kementrian pertanian, awal-awalnya jalan tapi
lalu warga malas, karna menurut mereka toga ga bisa menghasilka uang. mereka lebih senang merawat sesuatu yang bsia langsung dijual
dan menghasilkan uang misalnya pertanian.

3. yang bisas mereka tanam buat toga, sirih, kunyit, kencur, kumis kucing dan tanaman anti nyamuk. saran pak kades warga dikasih tau
manfaat masing2 tanaman jadi mereka bisa sadar apa keuntungan menanam toga, supaya mindset nya berguna jadi menanam toga yang
ga menghasilkan uang tapi toga bermanfaat misal ketika mereke sakit bisa memanfaatkan toga tersebut. lebih ke edukasi warga.
tanahnya subur, bukan tanah gambut jadi bisa ditanami semua tanaman.

4. kalo di entikong ssudah lengkap ada puskesmas, ada dokter dan drg jaga, biasanya malah ada dokter ptt. cuma fasilitas aja yang belum
lengkap --> buat pertimbangan kalo mau kerjasama ama puskesmas.

5. sudah punya kader posyandu, tiap dusun udah ditunjuk 5-10 orang buat melakukan posyandu, udah rutin tiap bulan kegiatannya
menimbang bayi, ngukur tinggi (kegiatan standar posyandu). kader ga cuma ibu-ibu tapi ada juga bapak-bapaknya.

6. warga kalo sakit sudah terbiasa berobat ke puskesmas, jadi udah ga asing sama tenaga kesehatan, buat kalangan menengah ke ats
kdang berobat ke klinik malaysia, katanya lebih terjamin kualitasnya.

7. warga udah punya air bersih, dri PAM dan PDAM kalo ga ya pake air gunung. biasanya kalo sumber air macet baru ke sungai tapi gaya
hiduo udah ga terlalu banyak di sungai buat kegiatn sehari-hari jjadi udah sadar pake air bersih, seringnya pdam suka macet gt.

8. pkk udah ada cuma ya gak begitu aktif. kalo karang taruna udah aktif banget jadi ada organisasi pemuda desa bahkan mereka kemrin
baru dapat oenghargaan waktu perkumpulan karang taruna seindonesia di bogor. nah karang vtaruna ini masuknya ke perkumpulan
pemuda dusun.

9. pekerjaan utama buruh panggul (30-40%) sama pertanian(40%) campur-campur (20%). ibu-ibu juga ikut bantu kerja kecuali yang punya
anak kecil, biasanya di sawah jam 8-12 jadi waktu efektif ngumpulin warga jam 3 sore-8 malam. kalo penduduk dusun serangkang punya
perkebunan sawit.

10. di sini ada 4 sd, jadi tiap dusun punya 1 sd. nah kisaran jaraknya 7-12 km per dusun. jalanan udah bagus aspalan dan paling jelek ya
batu jadi kalo mau ngumpulin siswa ke 4 sd masih bisa. 1 dusun ada sekitar 2-6 RT. RW itu setingkat dengan dusun. jumlah KK kisaran 40600 KK (bergantung ama jumlah RT). sd belum ada program kesehatan secara detail, paling cuma ngajarin cuci tangan (program dari
kementrian apa gt)

11. PENTING : SEMUA PROVIDER DI DESA ENTIKONG SUDAH BISA (TSEL, INDOSAT, XL, TRI dll) tapi khusus di 3 dusun yang belum ada
aliran listrik kayak serangkang, serangkang raya (ini dusun pemekaran dari serangkang) dan merau HANYA BISA PAKAI TELKOMSEL. di 3
dusun ini juga belum ada instalansi listrik, nah untuk serangkang dan serangkang raya sedang dibangun mungkin pas kita kkn udah ada
listrik kalau merau mungkin baru tahun depan. biasanya mereka pakai genset, tapi milik pribadi, yang milik bersama hanya yanng ada di
balai desa.

12. ada tempat ibadah, masjid cuma di dekat kota kalau di desa cuma ada usrau taoi di serangkang dan serangkang raya ga ada
masjid.surau, penduduk mayoritas non muslim tapi mereka sangat toleran jadi akan mengerti kondisi teman2 jika kkn di sana.

13.dusun yg direkomendasikan pak kades (ini dipilih yang ga kkn ama upn soalnya desa yang ain lagi sibuk kkn ama upn, dan biar mereka
juga dapat ilmu dari mahasiswa) : entikong, entikong benuan, serangkang dan serangkang raya.