Anda di halaman 1dari 2
Nomor Sifat Lampiran Perihal DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA Jakarta, 14 September 2007 474.11/3698/D Kepada Segera Yth. BupatiNWalikota 2 (dua) buan Petunjuk Pencatatan die Pengankatan_Anok Seluruh Indonesia ‘SURAT EDARAN Sehubungan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 474.11/263/SJ tertanggal 31 Januari 2005 perinal sebagaimana pokok surat tersebut di ates, dengan hormat disampaikan petunjuk tambahan kepada Saudara sebagai berikut 1, Pelaksanaan pencatatan Pengangkatan Anak telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Pasal 47, sebagai berikut (1) Pencatatan Pengangkatan Anak dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan di tempat tinggal pemohon; (2) Pencatatan Pengangkatan Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilaporkan oleh Penduduk kepada Instansi Pelaksana yang menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran paling lambat 30 (tiga pulun) hart setetan dterimanya salinan penetapan pengadilan oleh Penduduk. (3) Berdasarkan laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pejabat Pencatatan Sipil membuat catatan pinggir pada Register ‘Aita Kelahiran dan Kutipan Akta Kelahican. 2. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun UUs tentang Perubahan ‘Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, dalam Pasal 49 dan Penjelasannya pada angka 37 huruf a nomor 20, diatur bahwa Pengadilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara forang-orang yang beragama lolam di bidang perkawinan, yang meliputi penetapan asal-usul seorang anak dan penetapan pengangkatan anak berdasarkan hukum Islam, wd © Tembusan Yth 3, Memmperhatikan Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006" tentang Administrasi Kependudukan dan Undang-Undang Now: 3 Tahun 2006 tentang Perubshan Atos Undang Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, dengan ini dipermaklumkan bahwa pencatatan pengangkatan anak dapat dilaksanakan bagi pengangkatan anak yang telah mendapat Penetapan Pengadiian Negeri atau Pengadilan Agama bagi penduduk yang beragama Islam Demikian untuk menjadi pedoman. a.n, MENTERI DALAM NEGERI “Petpbina Utama NP. 010 080 133 41, Menteri Dalam Negeri (sebagai laporan); 2. Gubernur di i seluruh Indonesia; 3. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di seluruh Indonesia,

Anda mungkin juga menyukai