Anda di halaman 1dari 26

KELOMPOK 1

NAMA

NPM

KHAIRATUL HUSNA
RAUDAH
HAIFA ANGGRAINI
RINA KHAIRATI
NOR HAMDANAH
ERNI YANTI

:30612E3001
:30612E3013
:30612E3015
:30612E3017
:30612E3038
:30612E3018

BILANGAN
REAL

2.1.1. Sifat-sifat aljabar


* Penjumlahan
(A1) a + b = b + a untuk semua a,b
(A2) (a + b) + c = a + (b + c) untuk semua a,b,c

(A3) terdapat 0 sedemikian hingga


0 + a = 0 dan a + 0 = a untuk semua a
(A4) untuk setiap a terdapat - a
sedemikian
0

hingga a + (-a) = 0 dan (-a) + a =

* Perkalian

(M1) a . b = b . a untuksemuaa,b,c
(M2) (a . b) . c = a .(b . c) untuksemuaa,b,c

(M3) terdapat 1 sedemikianhingga 1. a =


a dan
a. 1 = a untuksemuaa
(M4) a a 0 terdapat
sedemikianhingga
a . = 1 dan . a = 1
Distributifpenjumlahandanperkalian
(D) a . (b + c) = (a . b) + (a . c) dan

2.1.2. Teorema
(a)
Jika

z , a dengan z + a = a, maka z

=0
(b)

Jika u dan b 0 elemen dengan u . b


= b, maka u=1

2.1.3
(c)

Teorema

Jika a 0 dan b sedemikianhingga


a . b = 1, maka b =

(d)

Jika a . b = 0 maka a = 0 atau b = 0

2.1.4 Teorema
Tidak
adaelemen r sedemikianhingga r2 = 2
Bukti :
Andaikan r sedemikianhinggar2= 2 .
maka r dapat dituliskan sebagai r = p,q
tidakmemilikipersekutuankecuali 1,(saling
prima)
=2
P2 = 2q2 , (karena 2q2genapmaka p2 genap,
akibatnya p jugagenap)

Sebab jika ganjil maka p = 2m-1 ,m atau


p2 = (2m-1)2
= 4m2 - 4m + 1
= 2 (2m2 2m)+1

(Berarti p

ganjil, jadi p haruslah


genap)

Karena p genap, maka p=2k , k


p2 = (2k)2
= 4k2 Substitusi ke persamaan sebelumnya(p2 = 2q2 )
* p2 = 2q2 , p = genap dan q harus ganjil (karena p, q harus
saling prima)

4k2 = 2q2

2k2 = q2 , berarti q genap.

Terdapat kontradiksi bahwa q adalah bilangan asli yang


genap sekaligus ganjil. Jadi, pengandaian di atas salah. Jadi
tidak ada r sedemikian hingga r2= 2

2.1.5 Sifat-sifat Urutan pada


Ada subset , yang disebut dengan
himpunan bilangan-bilangan real positif
tegas, yang memenuhi sifat-sifat berikut :
i.

Jika a, b , maka a + b

ii.

Jika a, b, maka ab

iii.

Jika a , maka memenuhi tepaat satu


kondisi berikut :
a

a=0

-a

2.1.6 definisi
Diberikan a, b ,
a. Jika a b , maka ditulis a b atau b a
b. Jika a b {0} ,maka ditulis a b atau b
a

sifat Trikotomi 2.1.5 (iii) berakibat bahwa untuk


a, b, memenuhi tepat satu kondisi berikut
:
ab

a=0 a b

2.1.7 Teorema

Diberikansembarang
a, b, c

a. Jika a b dan b c, maka a c


b. Jika a b , maka a + c b + c
c. Jika a b dan c 0, makaca cbjika a
b dan c 0, makaca cb
d. Jika a 0 maka 0
Jika a 0, maka 0

2.1.8 Teorema
a

). Jika a dan a 0, maka

). 1 > 0

). Jika n , maka n >0

Tidakadabilangan

a2>0

real positif yang

terkecil, sebabjikadiberikan a>0


dankarena>0, makadiperoleh 0<a<a

2.1.9 Teorema

Jika a sedemikianhingga 0 a ,
untuksetiap
0, maka a = 0

Bukti :
andaikan a 0, maka a 0
Di ambil0 = , maka 0 a 0untuk 0,
inikontradiksidenganpernyataan0 a ,
untuksetiap 0,
sehinggakitadapatkan a = 0

2.1.10 Teorema
Jika ab > 0, maka berlaku
(i) a > 0 dan b > 0 atau
(ii) a < 0 dan b < 0
Bukti: jika ab >0 maka a0 dan b0.
apabila a0 maka a<0 atau a>0.
Untuk a>0 maka berlaku 1/a.(ab)>0 atau b>0.
Jadi (i) a>0 and b>0
Untuk a<0 maka berlaku 1/a (ab) <0 atau b<0.
Jadi berlaku (ii) a<0 and b<0

2.1.11 Akibat
jika ab < 0, maka berlaku
i.
ii.

a < 0 dan b > 0, atau


a > 0 dan b < 0

Ketaksamaan
2.1.12
Contoh

Tentukanhimpunan
B:=
Jawab :
x x2 + x > 2
x2 + x + (-2) > 2 + (-2)
x2 + x -2 > 0
(x -1) (x + 2) > 0
Sehinggakitaperoleh 2 kemungkinan :
(i) x-1>0 dan x + 2 > 0
(ii) x 1 < 0 dan x + 2 < 0

Kemungkinan
(i) x-1>0 dan x + 2 >0

x-1>0
x 1 +1 > 0 +1
x>1

x + 2 >0
x + 2 + (-2) > 0 + (-2)
x > -2

Untukkemungkinan (ii) dengancara yang


samadengan (i), makadiperolehx < 1 dan x
< -2
Jadi B =

2.1.13 contoh

Diberikan
a 0 dan b 0, maka
a.

a < b a2< b2 <

b.

a b a2 b2

Ketaksamaan bernouli
Jika x > -1, maka (1+x)n 1 + nx ; untuk semua n

Bukti : (menggunakan induksi matematika)


U/ n = 1 diperoleh 1 + x 1 + x (benar)
U/ n= k diperoleh (1+x)k 1 + kx ( anggap benar)
U/ n= k+1 diperoleh ; (1+x)k+1 =(1+x)k (1+x)
Akan dibuktikan benar untuk n=k+1 agar
terbukti bahwa (1+x)n 1 + nx berlaku untuk
semua n anggota bilangan asli n

Nilai Mutlak dan


Garis Bilangan Real

2.2.1Definisi

Nilaimutlakdarisuatubilangan real a
disimbolkandengan

2.2.2 Teorema

(a) untuksemuaa,b
(b)

= 2untuksemuaa

(c)

Jika c 0 maka c jikadanhanyajika


-c c

(d)

- untuk semua a

2.2.3 Ketaksamaan Segitiga

Jika
a,b , maka+

Bukti :
Dari teorema 2.2.2 (d) diperoleh
- dan -
Denganmenjumlahkankeduaketaksamaan
diperoleh
Menggunakanteorema 2.2.2 (c)
diperoleh+

Akibat

* Jikaa,b
, maka

(a)

* Jika a1, a2, , anadalahsembarangbilangan


real, maka
++ +

contoh

Tentukan
himpunan A daribilangan real x

yang memenuhi<7

Penyelesaian :
Dari teorema 2.2.2 (c) kitalihatbahwa x A
-7 < 2x + 3 < 7
-10 < 2x < 4
-5 < x < 2
JadiHp A=

Garis Bilangan Real


Pada garis real, nilai mutlak a dari unsur
a dianggap sebagai jarak dari a ke
pusat 0.
Secara umum, jarak antara unsur a dan b
di adalah a-b
-3

-2

-1
-2

| (-2) 3 | = 5

3
3

Definisi 2.2.7
Diberikan a dan > 0. Persekitaran -
dari a didefinisikan sebagai himpunan.
V (a) = {x ; x a< }
Untuk a , pernyataan x termuat di
V(a) ekuivalen dengan pernyataan

-<xa<a-<x<a +

Teorema 2.2.8

Diberikan
a . Jika

xberadadalampersekitaran
V (a) untuksetiap > 0, makax =a
Bukti :
Bila x memenuhi< untuksetiap <0,
makadariteorema 2.1.9 diperolehbahwa= 0
sehingga a=0