Anda di halaman 1dari 2

1.

Diketahui data pengamatan percobaan diagram terner sebagai berikut:


(BOBOT 50%)
Larutan pada erlemeyer
= CCl4 (A) + Asam Asetat (C)
Larutan pada buret
= Aquadest (B)
Erlemeyer kosong seberat
= 126 gram
Tabel 1.1 Hasil Data Pengamatan Percobaan Diagram Terner

perbandingan
A : C (mL)
1:9
3:7
5:5
7:3
9:1

Massa
Erlemeyer
+ A (gram)
127,47
136,71
139,76
143,32
146,01

Massa
Erlemeyer + A
+ C (gram)
142,03
143,69
144,85
146,39
146,99

Massa
Erlemeyer + A
+ B + C (gram)
147,13
144,65
144,95
146,59
147,30

Volume B
(saat titrasi)
(mL)
5,00
0,80
0,10
0,20
0,30

Berdasarkan Tabel 1.1 hitunglah fraksi mol masing-masing komponen dalam


bentuk persentase (%)!
2.

Uraikan Definisi dari istilah-istilah pada diagram terner dibawah ini:


(BOBOT 25%)
a. Solubility (BOBOT 5%)
b. Sistem (BOBOT 5%)
c. Fasa (BOBOT 5%)
d. Komponen (BOBOT 5%)
e. Derajat Kebebasan (BOBOT 5%)

3. Aturan fase Gibb memberikan suatu hubungan antar derajat kebebasan dalam
suatu sistem dengan C komponen dan P fase. Hubungan tersebut dapat dinyatakan
ke dalam sebuah rumus umum, yaitu:
V=CP+2
a. Nyatakan persamaan Gibb untuk system 3 komponen menurut aturan fase!
b. Nyatakan persamaan Gibb untuk system 3 komponen pada suhu dan
tekanan konstan!
(BOBOT 15%)
4.

Ilustrasikan parameter-parameter yang terdapat pada point 2 ke dalam sketsa


gambar!

By: Syafruddin

(BOBOT 10%)

By: Syafruddin