Anda di halaman 1dari 6

Profesionalisme dan Kode Etik

Disusun Oleh :
Dwiky Erlangga / 062.13.006

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI
JAKARTA
2016

Daftar Isi

Daftar Isi.....................................................................................................................................2
1.Definisi....................................................................................................................................3
1.1

Profesionalisme...........................................................................................................3

1.2

Kode Etik.....................................................................................................................3

2.Apakah Bidang Engineering Adalah Sebuah Profesi?............................................................3


3.Kode Etik Insinyur..................................................................................................................4
3.1

IEEE (The institute of Electrical and Electronics Engineers).....................................4

3.2

NSPE (National Society of Professional Engineers)...................................................4

3.3

ASCE (American Society of Civil Engineers)............................................................5

1. Definisi
1.1 Profesionalisme
Profesionalisme (profsionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara
pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau
dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion yang
bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus untuk
menjalankannya. Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti
dari seseorang yang profesional.

1.2 Kode Etik


Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam
melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata
cara sebagai pedoman berperilaku. Kode etik merupakan suatu tatanan etika yang
telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya
termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang
berat, maka termasuk dalam norma hukum.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis
dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan
atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional
memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik
akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.

2. Apakah Bidang Engineering Adalah Sebuah Profesi?


Engineering adalah suatu ilmu keteknikan yang dipraktekkan ke dalam kehidupan kita
untuk mempermudah kita dalam melakukan sesuatu. Engineering mampu mengatasi
permasalahan yang ada di sekitar kehidupan sehari-hari dari hal yang terkecil hingga
besar. Dan engineering juga mempunyai kontribusi yang besar untuk kemajuan
pembangunan suatu negara. Disiplin ilmu yang termasuk ke dalam engineering adalah
matematika dan ilmu pengetahuan alam seperti, fisika, kimia, dan biologi.
Profesi dalam bidang engineering adalah engineer/insinyur. Engineer/insinyur adalah
seseorang yang bekerja di bidang engineering dan mampu menggunakan ilmunya
untuk menghasilkan suatu benda yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-

hari. Seorang engineer/insinyur juga membantu memecahkan permasalahan dibidang


teknologi yang ada.

3. Kode Etik Insinyur


3.1 IEEE (The institute of Electrical and Electronics Engineers)
1. Menerima tanggung jawab dalam membuat keputusan-keputusan teknik yang
konsisten dengan aman, sehat, dan sejahtera
2. Mencegah konflik interest yang real atau semu
3. Jujur dan realistik dalam menetapkan tuntutan atau perkiraan berdasarkan data
4.
5.
6.
7.

yang tersedia
Menolak penyuapan dalam bentuk apapun
Meningkatkan pengetahuan teknologi
Menjaga dan meningkatkan kompetensi teknik
Mencari, menerima dan menawarkan kritik jujur dari pekerjaan teknik,
mengetahui dan membenarkan kesalahan-kesalahan, dan memberikan kredit

dukungan yang sesuai dari yang lainnya.


8. Memperlakukan semua orang secara fair tidak tergantung pada ras, agama ,
gender, kecacatan, usia atau asal negara
9. Mencegah menyakiti orang lain , kepemilikannya, reputasinya, atau pekerjaannya
10. Membantu kolega dan teman kerja dalam pengembangan profesionalismenya dan
mendukungnya mengikuti kode etik ini.

3.2 NSPE (National Society of Professional Engineers)


Aturan-aturan praktis
1. Insinyur harus mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraaan publik
dalam rangka unjuk kerja dari tugas profesionalismenya
2. Insinyur harus melaksanakan pelayanan hanya dalam bidang kompetensinya
3. Insinyur harus mengeluarkan pernyataan publik hanya dalam hal yang objektif
dan benar
4. Insinyur harus bertindak profesional bagi setiap pegawai atau klien
5. Insinyur harus menghindari kelakuan yang tidak pantas

Keharusan profesional
1. Insinyur harus dituntut dalam semua hubungan profesionalnya dengan standar
integritas yang tinggi

2. Insinyur harus setiap waktu berusaha melayani kepentingan umum


3. Insinyur harus mencegah semua perbuatan atau kebiasaan yang sekiranya
mendeskriditkan profesi atau menipu masyarakat
4. Insinyur harus tidak membocorkan informasi rahasia yang berhubungan dengan
hubungan bisnis atau proses teknik atau klien atau pemilik perusahaan dengan
tidak betanggungiawab
5. Insinyur harus tidak dipengaruhi dalam kegiatan profesinya oleh kepentingan
yang bertentangan
6. Insinyur harus menjunjung tinggi prinsip kesesuaian dan kompensasi yang
memadai untuk melaksanakan pekerjaan keteknikan
7. Insinyur harus tidak berusaha memperoleh pekerjaan atau pengembangan atau
kegiatan profesi dengan cara yang tidak benar yang menimbulkan kritikan dari
yang lainnya, atau dengan metoda dan questioner yang tidak sesuai.
8. Insinyur harus tidak berusaha untuk menyakiti, melakukan pemalsuan, secara
langsung atau tidak langsung terhadap reputasi profesi, prospek, praktek atau
pekerjaan insinyur lainnya.
9. Insinyur harus menerima tanggung jawab untuk kegiatan-kegiatan profesinya
10. Insinyur harus menerima penghargaan untuk pekerjaan engineering yang patut
diterimanya dan akan mengakui hak milik kepentingan laiknya.
11. Insinyur harus bekerja sama dalam meningkatkan efektifitas profesi dengan cara
bertukar informasi dan pengalaman dengan insinyur lainnya dan mahasiswa, dan
berusaha untuk menyediakan kesempatan guna pengembangan profesi dan
peningkatan keinsinyuran dibawah pengawasannya.

3.3 ASCE (American Society of Civil Engineers)


1. Insinyur harus mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan umum
dalam mengerjakan tugas professionalnya.
2. Insinyur hanya boleh memberikan pelayanan dalam bidang kompetensinya.
3. Insinyur hanya boleh mengeluarkan pernyataan publik secara obyektif dan
terpercaya.
4. Insinyur harus bertindak secara profesional utk masing-masing perusahaan atau
kliennya sebagai orang yang dapat diandalkan dan terpercaya, dan harus
menghindari konflik kepentingan.
5. Insinyur harus membangun reputasi profesionalnya dengan memberikan
pelayanan terbaik dan tidak boleh bersaing secara tidak jujur dengan insinyur lain.
6. Insinyur harus bertindak sedemikian rupa untuk mendukung dan meningkatkan
reputasi, integritas, dan kehormatan profesi engineering.

7. Insinyur harus melanjutkan perkembangan profesionalnya disepanjang karirnya,


dan harus memberikan kesempatan bagi perkembangan profesional para insinyur
yang berada dibawah pengawasannya.