Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH

Sistem Persamaan Linier Dua Variabel

Oleh :
1. Ach. Ali Junaidi
2. Maflahul Munfahiq
3. Risky Nur Isnainiyah

(15422009)
(15422013)
(15422001)

Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan


Prodi Pendidikan Matematika

Universitas Muhammadiyah Gresik


Tahun 2015-2016

PENGERTIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)


Sistem persamaan linear dua variabel bisa didefinisikan sebagai dua buah persamaan
linear yang memiliki dua variabel dimana diantara keduanya ada keterkaitan dan memiliki
konsep penyelesaian yang sama. Bentuk umum dari sistem ini adalah:
ax + by = c
px + qy = r
Dimana x dan y disebut sebagai variabel, a,b,p, dan q disebut sebagai koefisien.
Sedangkan c dan r disebut dengan konstanta.
Persamaan-persamaan linear dua variabel dapat diselesaikan dengan tiga cara yaitu metode
grafik, subtitusi, dan eliminasi.

MENYELESAIKAN SPLDV DENGAN METODE GRAFIK


Grafik dari persamaan linear dua variabel berbentuk garis lurus, seperti yang ditunjukkan oleh
gambar berikut.

Langkah-langkah untuk menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel


dengan menggunakan metode grafik adalah sebagai berikut :

Tentukan titik potong garis dengan sumbu x, syaratnya y = 0


Tentukan titik potong garis dengan sumbu y, syaratnya x = 0
Kedua langkah ini dapat kita sederhanakan dengan tabel berikut ini
X
0
Y 0
Gambar garis dari setiap persamaan
Menentukan titik potong kedua persamaan, yang merupakan hasilnya

Contoh
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan linear dua variabel dengan metode grafik
berikut ini :
3x + y = 15
x+y =7
2

Jawab :
3x + y = 15
1.

Titik potong dengan sumbu x, syarat y


= 0.
3x + 0 = 15
x = 5.
Titik potong (5, 0)

2.

Titik potong dengan sumbu y, syarat x =


0.
3(0) + y = 15
y = 15.
Titik potong (0, 15)
Dalam bentuk tabel
X
Y

5
0

0
15

x+y=7
1.

Titik potong dengan sumbu X, syarat y


= 0.
x+0=7
x = 7.
Titik potong (7, 0)

2.

Titik potong dengan sumbu Y, syarat x =


0.
0+y=7
y = 7.
Titik potong (0, 7)
Dalam bentuk tabel
X
Y

7
0

0
7

Gambar Grafik
Jadi himpunan penyelesaiannya adalah : {( 4,3 )}

MENYELESAIKAN SPLDV DENGAN METODE SUBSTITUSI


Konsep dasar dari metode substitusi adalah mengganti sebuah variabel dengan
menggunakan persamaan yang lain.
Contoh
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan linear dua variabel dengan metode substitusi
berikut ini :
x+3y = 9
2x-y= 4

Pertama kita ubah terlebih dahulu persamaan yang pertama dari x+3y=9 menjadi x=9-3
Lalu persamaan tersebut kita masukkan ke Kita sudah menemukan nilai y = 2 mari kita
dalam persamaan yang kedua 3x-y = 4 maka masukkan kedalam salah satu persamaan
persamaannya menjadi:
tersebut.
2(9 - 3y)-y = 4
18-6y-y = 4
18-7y = 4
-7y = 4 -18
-7y = -14
7y = 14
Y = 14/7
Y=2

2x-y = 4
2x-2 = 4
2x = 4+2
2x = 6
X = 6/2
X=3

Maka penyelesaian dari sistem persamaan di atas adalah x = 3 dan y = 2


Maka himpunan penyelesaianya adalah : HP = {3, 2}
MENYELESAIKAN SPLDV DENGAN METODE ELIMINASI
Konsep dasar pada metode eliminasi adalah dengan menghilangkan salah satu variabel
yang ada di dalam persamaan, variabel x atau y.
Contoh
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan linear dua variabel dengan metode substitusi
berikut ini :
2x+y=5
3x-2y=4
Cara menjawabnya adalah dengan mengeliminasi salah satu variabel, misalnya kita
ingin menghilangkan variabel x (lihat jumlah x pada persamaan 1 dan 2, perbandingannya
adalah 2:3 maka perkalian yang digunakan adalah 2 dan 3):
2x + y = 5 |x3| -> 6x + 3y = 15
3x - 2y = 4 |x2| -> 6x - 4y = 8 7y = 7
y =1
Masukkan nilai y = 3 kedalam salah satu persamaan yang ada. Misalnya:
2x + y = 5
2x + 1 = 5
2x = 5-1
2x = 4
x = 2
Maka penyelesaian akhir dari sistem persamaan tersebut adalah x = 2 dan y = 1.
Dapat disimpulkan bahwa Himpunan penyelesaiannya adalah : HP = {2,1}
4