Anda di halaman 1dari 8

KASUS BIOETIK

KEDOKTERAN
I Komang Nesa Trianta
11700421 / 15710247

Seorang laki-laki berusia 30 tahun bekerja


sebagai tukang las datang ke poli mata di
RSUD dengan keluhan mata merah sejak
kemarin siang. Kemudian dokter spesialis
mata
melakukan
anamnesa
dan
pemeriksaan
pada
pasien.
Pada
pemeriksaan slit lamp, dokter menemukan
gram yang menancap pada lapisan kornea.
Karena agak dalam, dokter spesialis
meminta pasien datang kembali 2 hari
kemudian agar lapisan kornea tumbuh dan
lebih mudah mengambil gram tersebut.

Kemudian pasien menolak permintaan


dokter
dengan
alasan
karena
akan
mengganggu pekerjaanya besok dan ingin
diambil hari ini. Lalu dokter spesialis marah
kepada pasien karena tidak mau menuruti
nasehatnya Dan menyuruh pasien ke rumah
sakit lain saja karena masih banyak pasien
yang mengantri.
Akhirnya pasien pun
memutuskan untuk pindah ke rumah sakit
lain tanpa diberikan pengobatan oleh dokter
spesialis.

KAIDAH DASAR BIOETIK


BENEFICENCE
Tidak memaksimalkan
kepuasan dan
kebahagiaan pasien.

AUTONOMY
Tidak menghargai hak
pasien untuk
menentukan nasib
sendiri
Tidak mengintervensi
keputusan pasien
Tidak menjaga
hubungan yang baik
dengan pasien

NON MALEFICENCE
Marah kepada pasien
tidak mengobati pasien
secara proposional

JUSTICE
Pasien tidak
mendapatkan
kenyamanan
tidak melindungi pasien
yang rentan

Dilema Etik yang Timbul

Autonomy>< non maleficence

Prima facie : Autonomy

4 box method
Medical Indication : Pasien laki-laki mengeluh mata
merah dan memerlukan tindakan/ pengobatan.
Tidak ada second opinion.
Quality of Life : pasien mengeluh mata merah dan
tidak dapat menjalankan pekerjaannya
Client preferences : pasien diberikan penjelasan
untuk bisa mengambil keputusan sebelum
tindakan dilakukan
Contextual feature : dokter spesialis marah kepada
pasien karena tidak mau menuruti nasehatnya
Dan menyuruh pasien ke rumah sakit lain

Profesionalisme
Alturism : tidak mementingkan
kepentingan pasien
Accountability : tidak bertanggung jawab
pada pasien
Duty : Dokter melakukan pekerjaannya
sesuai prosedur
Humanity : Tidak ada empati, dokter
marah kepada pasien
Respect : Tidak menghormati hak pasien.

TERIMA KASIH