Anda di halaman 1dari 2

Mempekerjakan anak di bawah umur

Kerangka:
1. Pemenuhan hak terhadap anak yang sering dilupakan
2. Beberapa Negara maju menolak untuk mempekerjakan anak
di bawah umur dan menganggap hal ini sebagai suatu
pelanggaran
3. Di Negara-negara berkembang, hal ini tetap dibiarkan terjadi
Anak adalah sebuah pemberian tuhan yang dititipkan
kepada setiap orang tua, dan orang tua tersebut harus
merawat anak tersebut. Saat ini, banyak orang tua yang
mempekerjakan anaknya yang di bawah umur untuk
menambah pendapatan keluarga. Pemenuhan hak anak
tersebut pun terlalaikan, seperti memperoleh pendidikan yang
layak dan bermain bersama teman-temannya. Setiap orang tua
hendaknya berusaha untuk memenuhi hak anak tersebut.
Beberapa Negara maju menganggap hal ini sebagai suatu
hal
yang
tidak
seharusnya
terjadi
karena
dengan
mempekerjakan anak yang masih dibawah umur merupakan
sebuah pelanggaran HAM. Beberapa Negara maju bahkan
memberi hukuman yang tegas terhadap warga negaranya yang
melanggar aturan ini. Selain itu, orang tua di Negara maju
semakin sejahtera dengan pendapatan yang cukup tinggi dan
kebijakan
pemerintah
terhadap
pendidikan
semakin
mendukung warga miskin sehingga orang tua lebih sadar
dalam pemenuhan hak terhadap anak.
Sebaliknya, di Negara-negara berkembang hal ini tetap
dibiarkan terjadi karena begitu banyaknya penduduk yang
miskin, sehingga sulit untuk mencegah terjadinya hal tersebut.
Sebagian anak tersebut memberi jawaban bahwa mereka
bekerja untuk menambah pendapatan keluarga dan mereka
tidak sekolah karena biaya pendidikan yang masih terlalu
mahal bagi mereka. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi jika

Negara membuat kebijakan


kesejahteraan warganya.

yang

dapat

meningkatkan