Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN STATUS KESEHATAN LANSIA :NY.

G
YANG TINGGAL DIRUMAH BERSAMA ANAK

OLEH :
ASRINA PITAYANTI
NIM : 101041015

UNIVERSITAS AERLANGGA SURABAYA


2011

LAPORAN KESEHATAN LANSIA

I.

II.

IDENTITAS
Nama
Umur
Jenis kelamin
Status
Agama
Suku
Pendidikan
Pekerjaan
Alamat
Sragen
Nama suami
Anak anak
Cucu
Orang terdekat
Pendapatan

:
:
:
:
:
:

Ny. Gini
78 Tahun
Perempuan
janda
Islam
jawa
: SD
: Tani
: Ds. Gringging RT:04/RW 03 Kec. Sambung macan kab.
:
:
:
:
:

Parto Daryono (almarhum)


2 orang : 1 perempuan dan 1 laki laki
4 orang
anak ke dua, yaitu purnomo
dari ke dua anaknya/ bulan : Rp. 800.000

RIWAYAT KESEHATAN PASIEN


A. RIWAYAT MEDIS
1. Keadaan umum saat kontak dengan lansia kondosi baik, sadar
penuh (komposmentis), nenek sangat ramah, kooperatif
berpakaian rapi dan berkomunikasi dengan menggunakan
bahasa jawa.
2. Riwayat sakit dan keluhan
- Embah putri (panggilan) baru diketahui menderita sakit
hipertensi 2005 mulai tahun sekarang dan Diabetes militus
sejak tahun 2008 - sekarang
- Menurut embah putri setiap control jika ada keluhan yang
berat saja kaarena takut di suntik jika pergi ke RS atau dokter.
Dia rajin olah raga setiap hari jalan jalan pagi. Melakukan
diet makanan yang rendah lemak, gula dan pantang sekali
makan makanan yang asin
- Obat obatan yang diminum : metaformin 2 x 1 tablet, dan
glibenklamide 1x1 tablet sebelum makan, obat tradisional
3. Penilaian kesehatan pasien : bagus
4. Gejala khas yang dirasakan akibat proses penuaan adalah
gangguan penglihatan dan pendengaran yang sudah menurun,
tapi embah putri menggunakan kaca mata untuk melindungi dari
debu dan angin

5. Status fungsional/ aktifitas hidup sehari hari


a. Aktifitas mencuci pakaian dilakukan oleh menantunya karena
dilarang untuk ke sumur , kawatir jatuh terpeleset.
b. Aktifitas berat seperti mengangkat beban tidak dilakukan oleh
embah putri

c.

Pekerjaan rumah seperti menyapu dan mencuci piring


membantu memasak masih bisa dilakukan
d. Pola tidur tidak terganggu mulai pukul 22.30 WB dan bangun
pukul 05.00 WIB.
e. Kegiatan beribadah sebagai umat muslim sholat lima waktu
selalu di lakukan dalam kamar tidurnya karena letak masjid
jauh
f. Pola BAB/ BAK dan kebersihan diri tidak terganggu
g. Pola aktivitas berjalan sendiri keluar rumah > dari 100 meter
sudah dibatasi sejak setahun yang lalu karena takut jatuh
h. A D L (activity daily living)
Berdasarkan indeks KATZS, pemenuhan kebutuhan ADL klien
diskor dengan A karena berdasarkan pengamatan mahasiswa,
klien mampu memenuhi kebutuhan makan, kontinen,
berpindah, ke kamar kecil dan berpakaian secara mandiri.
B. PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan tanda tanda vital dilakukan pada saat embah putrid
sedang duduk :
Tekanan darah
: 140/90 mmHG
Nadi
: 76 x/ menit
Respirasi
: 18 x / menit
Suhu badan : 36,8 C
Berat badan : 70 Kg
Tinggi badan
: 160 cm
1. Kulit
Inspeksi: tekstur kulit terlihat kendur, keriput(+), peningkatan
pigmen (+), dekubitus (-), bekas luka (-). Palpasi: turgor kulit baik
Kebersihan baik, lembab dan tidak ditemukan kelaian
2. Hidung
Simetris, tidak ada benjolan dan fungsi penciuman tidak
terganggu
3. Mulut dan tenggorokan
Gigi sudah ompong semuanya, mukosa lembab dan tidak ada
kesulitan mengunyah dan menelan
4. Telingga
Bersih, bentuk normal dan simetris kanan dan kiri, mengeluh
pendengaranya sudah menurun. Tapi masih bisa mendengar
dengan suara yang agak keras dan berulang - ulang
5. Leher
idak ditemukan adanya pembesaran kelenjar tiroid atau kaku
kuduk
6. Sistem kardiovaskuler:
-

Inspeksi: keadaan umum terlihat baik


Palpasi: Tidak ada pelebaran pembuluh darah dan
pembesaran jantung.

Perkusi: Tidak ada suara redup, pekak atau suara abnoral

lain.
-

Auskultasi: Irama jantung teratur, tidak ada suara lain


menyertai

7. Pernafasan
Inspeksi: dada ka/ki terlihat simetris, pergerakan otot dada (-)
Palpasi: Tidak ada pembesaran abnormal.
Perkusi: Suara paru ka/ki sama dan seimbang
Auskultasi: Suara pekak, redup, wheezing (-)
8. Abdomen
Klien hanya mengkonsumsi makanan yang disediakan oleh anak
menantunya ditambah dengan kadang kadang minum teh.
Klien mampu menghabiskan 1 porsi makanan yang disediakan
sma tanpa keluhan mual. Klien mengatakan makan teratur
3x/hari dengan snack 2x/hari dan sehingga klien merasakan
badannya gemuk. Perut kadang terasa sebah atau penuh.
9. Exstremitas atas dan bawah
ROM klien baik/penuh, kemampuan menggenggam kuat, otot
ekstremitas ka/ki sama kuat,.Kekuatan otot 5 dapat melawan
gaya gravitasi dengan kekuatan penuh, tidak ada edema pada
kaki ,Postur tubuh sedikit bungkuk, dan sedikit tremor.
C. KESEIMBANGAN
1. Gerakan keseimbangan
Klien Tidak mampu menjaga seimbang bila bangkit dari duduk di
lantai atau dikursi.seperti akan jatuh.
2. Gaya berjalan
Embah putri berjalan pelan pelan dengan kaki sebelah kanan
sedikit diseret, kadang juga tersandung pada perabotan yang
dilewatinya. Dia merasa sudah mengankat kakinya sebelah
kanan tinggi untuk berjalan tapi secara tidak sadar dia mudah
terasandung sesuatu.
Embah putri berani berada dirumah sendirian selama 5 jam bila
ditinggal oleh anak dan menantunya belanja di pasar.
D. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL DAN NEUROLOGIS
1. Embah putri bergaul dengan siapa saja, mampu berinteraksi
dengan tetangga dan semua famili jika datang saat ada
selametan atau acara keluarga. Mampu menerima orang lain.
2. Masalah emosional Keadaan status mental klien baik dengan
emosi stabil
3. Kemampuan intelektual

a. Short potable mental status questionaire (SPMSQ) dengan


skor: 10, fungsi intelektual utuh.
b. Mini mental state exam (MMSE) dengan skor: 25, aspek
kognitif dari fungsi mental dalam keadaan baik.
4. Kempuan cognitive
Kemampuan berorientasi pada orang, tempat dan waktu normal,
kemampuan berhitung, persepsi dan bahasa tidak ada
gangguan. Daya ingat jangka pendek / sesaat kadang kadang
terganggu
5. Kemauan/ minat cukup tinggi untuk hidup
6. Komunikasi
- menggunakan bahasa jawa dan bahasa Indonesia
Respon klien terhadap pembicaraan (+) dengan bicara yang
normal dan jelas, suara pelo (-),. Interpretasi klien terhadap
lawan bicara cukup baik
7. Norma, kepercayaan dan budaya
- Embah putri dibesarkan dengan jumlah saudara 3 orang
semuanya perempuan, didik disiplin oleh kedua orang tuanya
- Embah putri mendidik anak anaknya dengan penuh kasih
sayang, disiplin dan selalu member motivasi supaya berhasil.
Dengan bangga dia mengatakan mampu menyekolahkan
anaknya hingga lulus SMA.
- Kewajiban saat ini adalah menjaga cucu supaya dapat
berhasil dalam sekolahnya sehinga dapat memperoleh
pekerjaan yang layak.
- Masih percaya terhadap hal hal/ bertahan pada tradisi yang
bersifat kuno
8. Penggunaan waktu senggang dan hobi
Embah putri mengatakan senang menonton TV terutama acara
sinetron dan mendengarkan radio karawitan
E. KESEHATAN LINGKUNGAN
- Tinggal dirumah sendiri tipe permanen rumahnya cukup
besar. Kondisi rumah bersih, pencahayaan cukup dan
penerangan di malam hari baik
- Fasilitas di dalam rumah ada meja dan kursi tamu, almari,
televisi dan radio
- Sanitasi : sumur terletak di samping rumah, dekat kamar
mandi, WC leher angsa, lantai ubin dan limbah rumah tangga
lancar mengalir kearah got.
- Alat transportasi : sepeda montor dan sepeda
- Keamanan dalam rumah
Di dalam rumah perabotan tertata dengan rapi ruang tamu
cukup luas untuk berinteraksi, WC cukup licin dan tidak ada
pegangan.

III.

MASALAH KESEHATAN

1.

Embah
putri menderita sakit hipertensi dan
DM dan baru diketahui 6 tahun yang
lalu dan DM selama 3 tahun. Takut
control ke dokter atau RS

2.

Embah
putri takut berjalan agak jauh dan
naik tangga karena kakinya sering
tersandung dan keseimbangan tidak
stabil

IV.

SOLUSI MASALAH

a. Tetap melakukan control sesuai


saran dokter dan minum obat secara
teratur
b. Lanjutkan mengkonsumsi makanan
yang rendah kgaram, lemak dan
gula
c. Keluarga / anak di harapkan untuk
terus mendukung dan mengawasi
diet ,mengantar serta memotivasi
untuk control tiap bulan
d. Bila ada keluhan segera/ cepat
mengambil keputusan untuk ke
dokter atau RS
e. Bila
ada
masalah
langsung
diselesaikan
dengan
cara
musyawarah untuk kebaikan setiap
anggota keluarga
a. Bila mau berjalan atau naik tangga
perlu ditemani
b. Pengangan di kamar mandi
sebaiknya dipasang supaya bisa di
gunakan oleh klien
c. Antur klien untuk tidak duduk di
bawah sediakan tongkat untuk
menjaga keseimbangan bila mau
duduk atau berjalan
d. Gunakan kaca mata
e. Menyusun menu yang sehat serta
gizi seimbang dan tambahan susu
untuk menambah kalsium sesuai
petunjuk dokter.