Anda di halaman 1dari 17

PENGENDALIAN PENYAKIT

MENULAR
ANGGARA SURYA BASKARA

Kegiatan Pokok P2M


Secara umum, untuk pemberantasan penyakit
menular, Terdapat banyak sekali macam
penyakit menular, berikut ini jenis penyakit
menular yang bersumber data dari puskesmas
berdasarkan KEPMENKES RI NOMOR
1479/MENKES/SK/X/2003 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Sistem Surveilans
Epidemiologi Penyakit Menular dan Penyakit
Tidak Menular Terpadu:

NO.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.

Penyakit
Kolera
Diare
Diare berdarah
Tifus perut klinis
TBC paru BTA (+)
Tersangka TBC paru
Kusta PB
Kusta MB
Campak
Difteri
Batuk rejan
Tetanus
25.
Hepatitis klinis

NO.
Penyakit
14.
Malaria Klinis
15.
Malaria Vivax
16.
Malaria falsifarum
17.
Malaria mix
18.
Demam berdarah dengue
19.
Demam dengue
20.
Pneumonia
21.
Sifilis
22.
Gonrrhea
23.
Frambusia
24.
Filariasis
Influensa

Kegiatan pokok pemberantasan


penyakit menular terdiri dari:

pencegahan dan penanggulangan faktor risiko,


peningkatan imunisasi,
penemuan dan tatalaksana penderita,
Peningkatan surveilens epidemiologi dan
penanggulangan wabah
Peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi
(KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit

Sifilis
Penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh
Treponema palillidum,penularan terutama melalui
hubungan kelamin.
Ciri khas:
Masa inkubasi mulai 10 hari-4bulan.
Mula ditandai dengan permulaan biasanya di kemaluan,
kedua: ruam menyeluruh di kulit dan selaput lendir,masa
terpendam/laten yang lama.
Kelainan di kulit,tulang,ssp,dan sistem peredaran darah.

DBD

Suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengan dan


ditularkan melalui nyamuk aedes aegepti,terutama menyerang
anak-anak dan dapat menyebabkan kematian.

Tanda tanda dan gejala:


Hari ke1: timbul panas mendadak(suhu badan 38-40),badan lemah
dan lesu.
Hari ke2: petechie pada kulit,muka,lengan,paha Kadang terjadi
perdarahan hidung.
Hari ke 4-7 Bila keadaan parah penderita gelisah,keringat
banyak,ujung ujung kaki dan tangan dingin
Trombocytopenia (100.000/mm atau kurang)

Tb paru
Penyakit menular yang bersifat menahun oleh kuman
Mycobacterium tuberkolosis,penyakit ini menyerang paru
paru.
Ciri khas:
Biasanya ditemukan melalui pemeriksaan tuberkuline
test (hal yang penting bagi anak dibawah 5 tahun).
Tingkat lanjut ditemukan mycobacterium dalam
dahak,gejala klinis: batuk, terkadang darah dalam
dahak, demam, BB menurun.
Mengganas pada bayi dan anak kecil

Polio
Poliomyelitis yang lebih dikenal dengan Polio merupakan
penyakit yang sangat menular diakibatkan oleh virus
polio. Penyakit ini menyerang sistem syaraf dan dapat
menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian dalam
hitungan beberapa jam.
Cara Penularan Penyakit Polio
Virus polio ditularkan infeksi droplet dari oral-faring
(mulut dan tenggorokan) atau tinja penderita infeksi.
Penularan terjadi langsung dari manusia ke manusia
melalui fekal-oral (dari tinja ke mulut) atau yang agak
jarang melalui oral-oral (dari mulut ke mulut).

Gejala Polio
a.Demam
b.Rasa lelah
c.Sakit kepala
d.Muntah-muntah
e.Rasa kaku pada leher
f. Rasa sakit pada kaki atau tangan

Campak

Mengenal Penyakit Campak


Penyakit campak adalah suatu infeksi virus yang sangat menular,
yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan
selaput ikat mata/konjungtivita) dan ruam kulit. Penyakit ini
disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus.
Cara Penularan Penyakit Campak
Penyakit campak disebabkan oleh paramyxovirus. Penularan terjadi
melalui percikan ludah dari hidung, mulut, maupun tenggorokan
penderita. Penderita bisa menularkan penyakit dalam waktu 2-4 hari
sebelum timbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada. Masa
inkubasi 10-14 hari sebelum gejala muncul.

Gejala-gejala Campak
Gejala campak mulai timbul dalam waktu 7-14
hari setelah terinfeksi, yaitu berupa:
-panas badan;
-nyeri tenggorokan;
-hidung meler;
-mata merah.
-Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak
gatal mncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala
diatas.

100%

AIDS (Acquired Immune Deficiency


Syndrome)
Sekumpulan gejala penyakit akibat
menurunnya kekebalan tubuh.
AIDS bukan merupakan penyakit
keturunan, tetapi disebabkan oleh virus.
Mereka yang mengidap AIDS amat
mudah tertular oleh berbagai macam
penyakit karena sistem kekebalan di dalam
tubuh penderita telah menurun.
Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat
12
menyembuhkan AIDS.
Sumber:

100%

HIV (Human Immuno Deficiency Virus)


Adalah virus penyebab AIDS.
HIV menyerang dan menghancurkan sistem
kekebalan tubuh, sehingga tubuh tidak mampu
melindungi diri dari berbagai penyakit lain, seperti
TBC, Malaria, Dll.
Jadi, orang bukan terinfeksi AIDS, tapi tertular HIV
(virus penyebab AIDS).
HIV terdapat pada cairan tubuh orang yang telah
tertular:
darah
cairan mani
cairan vagina
Air Susu Ibu (ASI) yang tertular HIV

13

100%

Pelanggan PSK/WTS

Kelompok
Masyaraka
t yang
Beresiko
Tinggi
Tertular
HIV/AIDS

Pekerja Seks Komersial (PSK/WTS)


Pasangan penderita HIV/AIDS
Anak dari ibu penderita HIV/AIDS
Pecandu obat-obatan cara
suntikan
Kalangan homo seksual
14

Dasar Biologis Penyakit dan Konsep


Penyebab Penyakit Menular
Penyakit menular merupakan hasil perpaduan berbagai
faktor yang saling mempengaruhi. Faktor tersebut yaitu
parasit beserta vektor penyebab penyakit (parasite),
pejamu (host) dan lingkungan (environment). Ketiga
faktor penting ini disebut dengan segitiga epidemiologi
(epidemiological triangle). Hubungan ketiga faktor
tersebut digambarkan secara sederhana sebagai
timbangan, yaitu parasit penyebab penyakit pada satu
sisi dan pejamu pada sisi lain dengan lingkungan
sebagai penumpunya

DAFTAR PUSTAKA

Menkes, 2006 Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


279/MENKES/SK/IV/2006
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Upaya Keperawatan Kesehatan Masyarakat di
Puskesmas, Jakarta

Menkes, 2004, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


128/MENKES/SK/II/2004
Tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat Menteri Kesehatan Republik
Indonesia, Jakarta

MENKES, 2003, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


1479/MENKES/SK/X/2003
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular dan
Penyakit Tidak Menular Terpadu, Jakarta

TERIMA KASIH