Anda di halaman 1dari 24

Sitosol

Bagian

sitoplasma yang berupa


cairan yang terdapat di sela-sela
organel berselaput.

50%

volume suatu sel berupa


sitosol.

Kompon
en
Sitosol

Kompon
en
anorgani
k

air, garam,
mineral, gas
oksigen,
karbondioksida,
nitrogen, dan
amonia.

Kompon
en
organik

karbohidrat,
lipida, protein,
dan beberapa
komponenkomponen
spesifik seperti
enzim, vitamin
dan hormon

Sifat
Sitosol
Sifat Fisika

Sifat Kimia

Efek
tyndall
Gerak
brown
Sifat Fisika

Gerak
siklosis
Memiliki
tegangan
permukaan
Elektrolit

disusun oleh
unsure-unsur C,
H, O, N, S, P, K,
Ca, Mg, Fe, Na,
Cl, dan I.
Sifat Kimia

Disusun oleh
senyawa
anorganik air
dan asam
Disusun
senyawa
organik :
karbohidrat,
lemak, dan
protein.

Fungsi Sitosol
Sumber

bahan kimia penting bagi sel


karena di dalamnya terdapat
senyawa-senyawa organik terlarut,
ion-ion, gas, molekul kecil seperti
garam, asam lemak, asam amino,
nukleotida, molekul besar seperti
protein, dan RNA yang membentuk
koloid.

Tempat

terjadinya reaksi metabolisme

Sitoskeleton
Sitoskeleton

merupakan jaringan protein kompleks


yang merambati sitosol dan menunjang serta
mengorganisasikan komponen intrasel menjadi
susunan yang sesuai dan untuk mengontrol untuk
gerakannya.
Sitoskeleton terdiri dari 3 tipe dasar yaitu:
mikrofilamen (filament aktif), mikrotubulus, dan
filament intermediet.
Ketiga filament ini terhubung satu sama lain dan saling
berkoordinasi dari ketiga filament ini struktur sel dapat
bervariasi antara satu sel dengan sel lainnya.
Efektifitas kerja ketiga filament tersebut bergantung
pada jumlah protein asesori yang menghubungkan
filament ke komponenn sel lainnya.

GAMBAR STRUKTUR
SITOSKELETON

Fungsi Sitokeleton
Menjaga

bentuk sel sebagai


tempat berlabuh bagi organel di
dalam sitosol
Berperan dalam pembelahan sel
Menjadi kerangka sel.

Gambar Struktur Penyusun


Sitokeleton

Mikrofilamen
Mikrofilamen

berdiameter sekitar

7 nm
Mikrofilamen biasanya banyak
terdapat di bawah permukaan
membran plasma
Mikrofilamen terdiri dari protein
yang disebut aktin
Berperan sebagai penghubung
antara sistem serabut utama

Struktur Mikrofilamen

Fungsi Mikrofilamen
Mempertahankan

bentuk sel
Berperan dalam perubahan
bentuk sel kontraksi otot
Siklosis (pergerakan komponen
sitoplasma di dalam sel)

Mikrotubulus
Batang

lurus dan berongga


Berdiameter sekitar 25nm
Panjang 200 nm-25 mikrom
Dinding tabung berongga dibangun
dari protein globular yang disebut
tubulin. Protein tubulin yang
menyusun tubulin ada 2 jenis,
yaitu tubulin alfa dan tubulin beta.

Struktur Mikrotubulus

Fungsi Mikrotubulus
Memberi

bentuk yang
mendukung sel
Mengatur posisi organel di dalam
sel
Berfungsi dalam pembentukan
sentriol
Berfungsi dalam pergerakan sel
Berfungsi dalam pergerakan
kromosom dalam pembelahan sel

Filamen Intermediet
Filamen

ini berdiameter 8-12 nm


Serabut ini tersusun atas protein yang
disebut fimetin. Akan tetapi, tidak semua
sel tersusun atas fimetin, contohnya sel
kulit tersusun oleh protein keratin.
fungsinya untuk menahan tarikan
(seperti mikrotubula)

Struktur Filamen Intermediet

Fungsi Filamen
Intermedia
penghalang primer terhadap
panas dan penguapan
penyokong sel dan intinya
epithelium, filamen
intermedia membentuk
anyaman yang berfungsi
untuk menahan tekanan dari
luar.

mbar Ketiga Serabut Penyusun Sitoskele

Fungsi Sitoskeleton
untuk memberikan
dukungan mekanis pada sel
dan mempertahankan
bentuknya.
terlibat dalam beberapa
jenis mobilitas (gerak) sel.
pengaturan aktivitas
biokimiawi dalam sel.