Anda di halaman 1dari 44

ASKEP Gangguan Sistem

Integumen
Anita

Pruritus
Definisi

Prurire: gatal; rasa gatal; berbagai macam keadaan


yang ditandai oleh rasa gatal (Kamus Kedokteran
Dorland.1996).
sensasi kulit yang tidak nyaman bersifat iritatif
sampai tingkat ringan atau berat pada inflamasi
kulit dan menimbulkan rangsangan untuk
menggaruk.
Reseptor rasa gatal tidak bermielin, mempunyai
ujung saraf mirip sikat (penicillate) yang hanya
ditemukan dalam kulit, membran mukosa dan
kornea

vicious circle :
Pruritus

Memperberat pruritus garukan

Inflamasi sel & pelepasan histamin o/ujung saraf

Klasifikasi gatal
Pruritoceptive itch :
gangguan yang berasal dari kulit. Misalnya, inflamasi,
kering, dan kerusakan kulit.
Neuropathic itch :
gangguan pada jalur aferen saraf perifer atau sentral.
Misalnya, pada herpes dan tumor.
Neurogenic itch :
terdapat transmitter yang merangsang gatal. Misalnya,
morphin dan penyakit sistemik (ginjal kronis, jaundice)
Psikogenic itch :
gangguan psikologi. Misalnya, parasitophobia

etiologi
1. Faktor eksogen
Dermatitits kontak (pakaian, logam, benda asing)
ektoparasit (serangga tungau scabies, pedikulus,
larva migrans)
faktor lingkungan yang membuat kulit kering.

2. Faktor endogen
reaksi obat (antibiotik, opioid, hormonal, aspirin)
penyakit = kelainan sistemik internal (DM, kanker,
kelainan darah) , kelainan hepar, tiroid dan ginjal
Faktor psikologis

pruritus

Umumnya memperlihatkan gejala


ruam/lesi, Bila tidak disebut pruritus
esensial atau sine materia atau
pruritus simptomatik
Tanda :
Awitan cepat, tanpa manifestasi kulit
apapun, bisa berat dan mengganggu
aktivitas

Bentuk pruritus
Pruritus pada gravidarum

oleh hormon estrogen


(terutama trimester III akhir)

disertai gejala anorexia,


nausea atau muntah juga
disertai ikterus kolestatik
setelah pruritus 2- 4 minggu
karena garam empedu ada
dalam kulit.

Pruritus pada hepatikum


tanda adanya obstruksi pada
empedu (obstruksi biliarry disease)
atau disebabkan efek samping obatobatan yang memberi obstruksi
intra hepatal sehingga terjadi
ekskresi garam asam billiar.

Bentuk Pruritus
Pruritus pada Senilitas / Senilis
Kulit senile yang kering
Rasa gatal terjadi karena stimulasi ringan /
perubahan suhu.
Daerah yang tersering = daerah genital
eksterna, perineal dan perianal.
Pruritus pada Sistem Endokrin
hiperglikemia --- iritabilitas ujung-ujung saraf
dan kelenjar metabolik di kulit terutama daerah
anogenital atau submammae pada wanita.
Pada hiperparatiroid terjadi peningkatan hormon
paratiroid dalam plasma sehingga terjadi defisit
kalsium dalam kulit khususnya kalsium fosfat.

Bentuk pruritus
Pruritus Generalisata / Gagal Ginjal
GGK --- trjd G3 metabolisme fosfor&kalsium,
magnesium serum meningkat---- uremia--pruritus
disertai edema dan terjadi kekeringan kulit
(Xerosis) oleh karena terjadi atrofi kelenjar
sebasea dan kelenjar sudorifera.
Pruritus pada neopalstik
Merupakan limfoma maligna yang progresif.
Pruritus timbul pad waktu lesi kulit masih
tidak khas dan belum terdapat infiltrasi
maligna. Pruritus dapat bersifat menetap dan
intoleran.

Bentuk pruritus

Pruritus pada Mikosis Fungoides


Pruritus pada neurologik
Defisit saraf sentral / perifer
sebagai pengatur sensasi
perabaan dapat menyebabkan
pruritus.

Bentuk pruritus
Pruritus pada Psikologik
Pada gatal psikologik respons
garukan lebih kecil daripada
derajat gatal subjektif
Pruritus pada Penyakit lain
a. Gout / rhematik
b. Hipertensi, aterosklerotik
menyebabkan pruritus di
seluruh tubuh
c. Polisitemia vena disertai
pruritus dan urtikaria.
d. Defisiensi Fe

Pruritus secara khas akan


Manifestasi klinis
menyebabkan pasien
menngaruk yang biasanya
dilakukan semakin intensif
pada malam hari.
Efek sekunder mencakup
ekskorisi, kemerahan
bagian kulit yang menonjol
(bidur), infeksi dan
perubahan pigmentasi.
Rasa gatal yang hebat
akan menganggu
penampilan pasien.

Penatalaksanaan
Pengobatan topical:
Dinginkan kulit dengan kain basah atau air hangat
Losion calamine. Losion ini tidak dapat digunakan
pada kulit yang kering karena mengandung phenols.
Losion menthol/camphor yang berfungsi untuk
memberikan sensasi dingin.
Pemakaian emmolient yang teratur, terutama jika
kulit kering.
Kortikosteroid topical sedang untuk periode waktu
yang pendek.

penatalaksanaan

Pengobatan dengan medikasi oral , jika rasa gatal


cukup parah dan menyebabkan tidur terganggu:
Aspirin: efektif pada pruritus oleh mediator kinin
atau prostaglandin
Doxepin atau amitriptyline: antidepresan trisiklik
Antihistamin: antihistamin yang tidak
mengandung penenang memiliki antipruritus.
Antihistamin penenang dapat digunakan karena
efek penenangnya tersebut.
Thalidomide terbukti ampuh mengatasi prurigo
nodular dan beberapa jenis pruritus kronik.

penatalaksanaan
Pruritus ringan:
Mengoleskan pelembab kulit berulang kali sepanjang hari dan
segera setelah mandi.
Tidak mandi terlalu sering dengan air berkadar kaporit tinggi..
Memasang alat pelembab udara, terutama di ruangan ber-AC.
Mengenakan pakaian yang tidak mengiritasi kulit seperti katun
dan sutra, menghindari bahan wol serta bahan sintesis yang
tidak menyerap keringat.
Menghindari konsumsi kafein, alkohol, rempah-rempah, air
panas dan keringat berlebihan.
Menghindari hal-hal yang telah diketahui merupakan penyebab
gatal.
Menjaga higiene pribadi dan lingkungan.
Mencegah komplikasi akibat garukan dengan jalan memotong
kuku dan menggosok kulit yang gatal menggunakan telapak
tangan sebagai ganti menggaruk.

Gangguan sekretorik
Fungsi sekretorik kulit ---- kelenjar
keringat
- kel.keringat pd tubuh responsif trhdp
stimulasi termal
- Kel.keringat telapak tangan&kaki --stimulasi saraf
- Kel.daerah axila&dahi --- respon kedua
jenis stimulasi tsb

Faktor yg mempengaruhi
berkeringat

Lingkungan
Emosi/psiko
Aktifitas
Jenis kelamin
Obat-obatan
Suhu tubuh
Penyakit/kondisi kesehatan
Berat badan

Gangguan keringat
Hyperhidrosis
Berdasarkan penyebabnya, hyperhidrosis dibagi menjadi dua
jenis:
Focal hyperhidrosis. Terjadi pd bagian telapak tangan dan
telapak kaki, dan kadang-kadang di ketiak tanpa alasan yang
jelas.
Generalized hyperhidrosis. Hyperhidrosis jenis ini terjadi pada
area yang luas pada tubuh.
Hipertiroidisme
Berkeringat disertai berat badan menurun, perasaan was-was,
berat badan menurun, mata menyembul dan tangan gemetar.
Kelainan ini dinamakan Hipertiroidisme atau kelenjar tiroid
terlalu aktif.
Hot Flushes
Berkeringat saat tidur dan setelah bangun saat awal memasuki
masa monopause.
Bromhidrosis
Bila produksi keringat yang berlebihan ini disertai dengan
munculnya bakteri dan jamur pada kulit, maka akan muncul bau

Dermatosis seborea
Keadaan inflamasi kronik kulit dg
predileksi di daerah yg banyak
kel.sebasea.
Predisposisi; genetik, hormon,status
nutrisi,infeksi,stress emosional.

Lokasi yg sering terjadi


wajah, kulit kepala, alis mata,
kelopak,kedua sisi hidung,
pipi,telinga,aksila,bawah
payudara,lipat paha,lipat gluteus)

Manifestasi klinis
Bentuk basah; bercak kulit pucat
&mengkilat dg atau tanpa
deskuamasi/eritema, kadang muncul
pustula
Bentuk kering;deskuamasi kulit dg
sisik halus, berbentuk serbuk --disebut dandruf
Kdng disertai pruritus

penatalaksanaan
Krim kortikosteroid
Sampo yg mengandung selenium
sulfida, zinc pyrithione, asam
salisilat-sulfur.
Menghindari panas berlebihan,
perspirasi dan menggaruk bagian yg
gatal
Mempertahankn lipatan kulit agar
tetap bersih serta kering

ACNE
Kelainan folikuler umum yg
mengenai folikel polisebasea/folikel
rambut.
Daerah predileksi; muka,
leher,dada& punggung bag. Atas
Whitehead, blackhead, papula,
pustula, nodul dan kista
Penyebab : Faktor genetik, hormonal
& bakterial

patogenesis
Usia pubertas
h.Androgen menstimulasi kel.sebasea
kel. Sebasea membesar
mensekresikan sebum
masuk ke puncak folikel rambut
mengalir ke permukaan kulit
tersumbat
komedo

duktus pilosebasea
tumpukan sebum

Cont...

Whitehead(komedo tertutup)

Blackhead (komedo terbuka)


ruptur/reaksi inflamasi o/ propionibacterium
acnes
Papula erimatulosa, pustula, dan kista inflamatorik
propionibacterium acnes hidup dlm folikel rambut,
menguraikan TG sebum mjd asam lemak bebas &
gliserin

Cont...

Whitehead
lesi obstruktif dr
lipid/minyak yg terjepit &
keratin yg menyumbat
folikel melebar.
papula kecil ,berwarna
putih, lubang halus
Tertutup oleh epitel
Blackhead
akumulasi lipid,bakteri
serta debris epitel
Berwarna hitam&tdk
tertutup epitel kulit

Derajat acne
I = komedo, papula,atau pustula <
10 buah
II = 10 -20 buah
III = 21 -50 buah
IV = > 50 buah

Penatalaksanaan acne
Tujuan :
- mengurangi koloni bakteri
- menurunkan aktivitas kel.sebasea
- mencegah folikel tersumbat
- mengurangi inflamasi
- mencegah infeksi sekunder
- meminimalkan pembentukan jar.parut
- mengeliminasi faktor predisposisi

Cont penatalaksanaan acne....


Terapi diet
Higiene kulit
Farmakoterapi topikal : Benzoil
peroksida, asam vit.A, antibiotik
topikal
Terapi sistemik : antibiotik sistemik,
retinoid oral, terapi hormon
Terapi bedah

Dermatitis
Dermatitis kontak (dermatitis
venenata) = reaksi inflamasi kulit
trhdp unsur2 fisik, kimia atau biologi.
dermatitis kontak iritan
Tipe
dermatitis kontak alergika

Penyebab
Substansi iritatif : sabun, deterjen,
zat kimia industri
Predisposisi : panas/dingin ekstrem,
kontak yg frekuen, penyakit kulit
yang sudah ada sblmnya.

Manifestasi klinis
Reaksi awal ;gatal, terbakar, eritema
Reaksi lanjut ; edema, papula,
vesikel serta perembesan
cairan/sekret.
Fase subakut: pembentukan krusta
------- pengeringan --- fisura --pengelupasan kulit
Fase kronis : likenifikasi & pigmentasi
--- invasi bakteri sekunder

penatalaksanaan
Tentukan tipe --- lht pola distribusi
reaksi
Anamnese Rw. Sakit
Identifikasi &hilangkan iritan
Eritema --- oleskan lotion netral
Vesikuler --- kompres basah&dingin
Krim kortikosteroid

Dermatitis atopik
adalah peradangan pada lapisan atas
kulit yang sifatnya kronis atau
menahun.
Kulit terasa gatal dan kering yang tidak
sembuh-sembuh atau sering kambuh
walaupun sudah diobati.

Cont...
kecenderungan atopi/genetik alergi
sifatnya kronik residif (menahun dan
gampang kambuh).
penanganan sepanjang hidup
penderita, dan tidak hanya
menyangkut kehidupannya sendiri
namun juga keluarganya.

etiologi
Lapisan lemak kulit tipis --- mudah
kering
Sensitifasi komponen protein dlm
makanan

penatalaksanaan
Edukasi
Penggunaan emolien

Psoriasis
Penyakit inflamasi noninfeksius
kronik dimana produksi sel epidermis
terjadi dgn kecepatan 6-9 x lbh
besar.
Lapisan basal epidermis ke stratum
korneum & melepaskan diri dlm 3-4
hr (N: 26-28 hr)

Penyebab psoriasi
Cacat herediter yg menyebabkan
over produksi keratin
Kelainan sistem imun
Faktor pemicu:
trauma,infeksi,perubahan musim,
stress emosional&ansietas

Manifestasi klinis
Lesi berupa bercak2 merah menonjol
yg ditutupi sisik warna perak
Tempat yg cenderung terkena
kelainan: kulit kepala, sekitar siku
lutut, punggung bagian
bawah&genetalia, permukaan
ekstensor lengan&tungkai, sakrum,
lipatan intergluteal
Ciri khas: distribusi simetris bilateral

komplikasi
Artritis asimetris dgn faktor
reumatoid negatif
Psoriatik eksfoliatif
Masalah psikologik

penatalaksanaan
Terapi topikal
mensupresi epidermopoisis
Terapi intralesi
penyuntikan triamsinolon asetonida
Terapi sistemik
metotreksat, hidroksiurea,
fotokemoterapi

Any Question???