Anda di halaman 1dari 3

PUSKESMA

S
PERAWATA
N BARU
ULU

PROSEDUR PROGRAM IMUNISASI POLIKLINIK ANAK


No. Kode
:
Terbitan
: 01
SP No. Revisi
: 00
O
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman
: 1 dari 2

Kepala Puskesmas
Ditetapkan oleh :
Tgl :

Oleh
Kepala Puskesmas
C. James Kalengkongan
NIP. 19650220 199903 1
002

Pengertian

Yang dimaksud dengan imunisasi adalah suatu usaha


untuk memberikan kekebalan tubuh pada bayi dan
anak terhadap penyakit tertentu.

Tujuan

Tujuan memberikan imunisasi yaitu :

Untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada

bayi dan anak


Mencegah terjadinya penyakit menular seperti
TBC, Diphteri, Tetanus, Pertusis, Hepatitis B,
Polio dan campak

Kebijakan

Memberikan Imunisasi kepada Bayi dan Anak dari 0


sampai dengan 1 tahun.
Pemberian Imunisasi :
1. Hepatitis B Nol dalam kemasan PID (Prefil
Injection Device) Dosis 0,5 ml atau 1 (buah) Hb
disuntikkan

secara

intramuskuler

pada

anterolateral paha, untuk bayi usia 0-7 hari.


2. Pemberian BCG sebanyak 1x dengan dosis
0,05 ml disuntikkan intrakutan pada daerah
lengan

kanan

atas

Insertion

Musculus

Deltoideus), untuk bayi usia 0-2 bulan.


3. Pemberian Polio secara oral dengan dosis 2 tts
(0,1 ml) sebanyak 4 kali untuk bayi 1 tahun.
4. Pemberian DPT-HB-HiB sebanyak 3x dengan

PUSKESMA
S
PERAWATA
N BARU
ULU

PROSEDUR PROGRAM IMUNISASI POLIKLINIK ANAK


No. Kode
:
Terbitan
: 01
SP No. Revisi
: 00
O
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman
: 2 dari 2

Kepala Puskesmas
Ditetapkan oleh :
Tgl :

Oleh
Kepala Puskesmas
C. James Kalengkongan
NIP. 19650220 199903 1
002
dosis 0,5 ml disuntikkan secara intra muscular
untuk bayi berumur 2 bulan sampai dengan
1 tahun.
5. Pemberian campak sebanyak 1x dengan dosis
0,5 ml disuntikkan secara subkutan lengan
atas pada usia 9-11 bulan.

Prosedur

1. Semua jenis vaksin dipersiapkan di dalam


vaksin carrier yang di dalamnya diisi cool pack
untuk penahan dingin.
2. Menyiapkan kapas steril yang diisi air hangat
3. Desinfektan tutup karet dengan kapas steril
basah
4. Isi spuit dengan dosis yang tepat tanpa ada
gelembung udara (untuk vaksin DPT-HB-Hib,
BCG, Campak). (Sebelum disuntikkan vaksin
vaksin BCG harus dilarutkan terlebih dahulu
dengan 4 ml pelarut NaCl 0,9%, begitu juga
dengan

Campak

harus

dilarutkan

terlebih

dahulu dengan 5ml pelarut Aquabidest).


5. Suntikkan vaksinnya sesuai cara pemberian
dan pastikan jarum tidak mengenai pembuluh
darah.
6. Cabut jarum

dan

usapkan

dengan

kembali
7. Polio diteteskan 2 tetes melalui oral.

kapas

PUSKESMA
S
PERAWATA
N BARU
ULU

PROSEDUR PROGRAM IMUNISASI POLIKLINIK ANAK


No. Kode
:
Terbitan
: 01
SP No. Revisi
: 00
O
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman
: 3 dari 2

Kepala Puskesmas
Ditetapkan oleh :
Tgl :

Oleh
Kepala Puskesmas
C. James Kalengkongan
NIP. 19650220 199903 1
002

Unit Terkait

Poli KIA/ KB

Anda mungkin juga menyukai