Anda di halaman 1dari 30

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS

FUNGSIONAL UMUM BAPPEDA PROVINSI NTT


PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III
Nama Peserta
Angkatan/Kelompok
Jabatan
Unit Kerja
Sumber Kegiatan

:
:
:
:
:

Wigbertus Hylarius D. Lalu Beo, ST


29 / 1
Fungsional Umum
Bappeda Provinsi NTT
SKP / Penugasan Atasan Langsung

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
1. Keadaan Organisasi
Lingkup kegiatan perencanaaan dan tugas Bappeda Provinsi diatur
secara khusus pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintah Daerah. Perencanaan Pembangunan daerah Provinsi diatur
dalam

Bab VII Undang-Undang tahun 2004 dimana dalam rangka

penyelenggaraan

pemerintahan

daerah

disusun

perencanaan

pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan


pembangunan nasional. Perencanaan pembangunan daerah disusun
oleh pemerintahan daerah provinsi dengan kewenangannya yang
dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Perencanaan pembangunan daerah disusun secara berjangka
yang disiapkan Bappeda meliputi :
a. Rencana pembangunan jangka panjang daerah disingkat dengan
RPJP daerah untuk jangka waktu 20 (dua puluh) tahun yang memuat
visi, misi, dan arah pembangunan daerah yang mengacu kepada RPJP
nasional;
b. Rencana pembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya
disebut RPJM daerah untuk jangka waktu 5 (lima) tahun merupakan
penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah yang
penyusunannya

berpedoman

kapada

RPJP

daerah

dengan

memperhatikan RPJM nasional;


c. RPJM daerah sebagaimana dimaksud pada huruf b memuat arah
kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan
Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

umum, dan program satuan kerja perangkat daerah, lintas satuan kerja
perangkat daerah, dan program kewilayahan disertai dengan rencana
kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat
indikatif;
d. Rencana kerja pernbangunan daerah, selanjatnya disebut RKPD,
merupakan penjabaran dari RPJM daerah untuk jangka waktu 1 (satu)
tahun, yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas
pembangunan daerah, rencana kerja dan pendanaannya, baik yang
dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun ditempuh
dengan mendorong partisipasi masyarakat, dengan mengacu kepada
rencana kerja Pemerintah;
Selanjutnya dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ada pengaturan tentang
Tugas Kepala Bappeda

Provinsi

dalam pelaksanaan perencanaan

pembangunan. Adapaun tugas-tugas Kepala Bappeda Provnsi sebagai


berikut:
a. Menyiapkan

rancangan

RPJP

Musrenbang RPJP Daerah dan

Daerah,

menyelenggarakan

menyusun rancangan akhir RPJP

Daerah berdasarkan hasil Musrenbang Jangka Panjang Daerah untuk


selanjutnya ditetapkan dalam Peraturan Derah;
b. Menyiapkan rancangan awal RPJM Daerah,

menyelenggarakan

Musrenbang RPJM Daerah, menyusun rancangan akhir RPJM Daerah


berdasarkan hasil Musrenbang Jangka Menengah Daerah untuk
selanjutnya ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah;
c. Menyiapkan rancangan awal RKPD sebagai penjabaran dari RPJM
Daerah, mengkoordinasikan penyusunan rancangan RKPD dengan
menggunakan Renja-SKPD dan

menyelenggarakan Musrenbang

penyusunan RKPD;
d. Menyusun rancangan akhir RKPD berdasarkan hasil Musrenbang
untuk selanjutnya ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah.
Pada Peraturan Pemeririntah Nomor 8 tahun 2008 tentang
Tahapan,

Tata

Cara

Penyusunan,

Pengendalian

dan

Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah sebagai tindak lanjut UU


Nomor 25 tahun 2004 ditetapkan tugas pokok Bappeda provinsi dalam
perencanaan pembangunan yaitu:
Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

a. Menyusun rancangan awal RPJPD dengan meminta masukan dari


SKPD dan pemangku kepentingan;
b. Melaksanakan Musrenbang RPJPD

dengan

mengikutsertakan

pemangku kepentingan;
c. Menyusunan Rancangan akhir RPJPD dirumuskan berdasarkan hasil
Musrenbang untuk selanjutnya ditetapkan

dalam bentuk Rancangan

Peraturan Daerah;
d. Menyusun rancangan awal RPJMD dan menyempurnakan rancangan
awal RPJMD menjadi rancangan RPJMD dengan menggunakan
rancangan Renstra-SKPD sebagai masukan;
e. Menyusun rancangan awal RKPD, mengkoordinasikan penyusunan
rancangan RKPD menggunakan rancangan Renja-SKPD dengan
Kepala SKPD,

Musrenbang RKPD

setiap tahun dalam rangka

membahas Rancangan RKPD tahun berikutnya, perumusan rancangan


akhir RKPD berdasarkan hasil Musrenbang RKPD, dilengkapi dengan
pendanaan yang menunjukkan prakiraan maju;
f. Pengendalian perencanaan pembangunan
Membantu Gubernur dalam Pengendalian kebijakan perencanaan
pembangunan daerah
tindak lanjut

yang meliputi pemantauan, supervisi dan

penyimpangan terhadap pencapaian tujuan agar

program dan kegiatan sesuai dengan kebijakan pembangunan


daerah.
Membuat

laporan

hasil

pemantauan

dan

supervisi

rencana

pembangunan kepada kepala daerah, disertai dengan rekomendasi


dan langkah-langkah yang diperlukan;
g. Evaluasi perencanaan pembangunan
Membantu Gubernur dalam pelaksanaan Evaluasi meliputi kebijakan
perencanaan

pembangunan

daerah,

pelaksanaan

rencana

pembangunan daerah; dan hasil rencana keseluruhan perencanaan


pembangunan daerah
Menghimpun, menganalisis dan menyusun hasil evaluasi Kepala
SKPD dalam rangka pencapaian rencana pembangunan daerah
Membikan pertimbangan Pemerintah daerah menindaklanjuti
laporan dari masyarakat.
2. Visi & Misi BAPPEDA Provinsi Nusa Tenggara Timur
Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

a. Visi
Berdasarkan pada visi Provinsi Nusa Tenggara Timur diatas, visi
BAPPEDA

ditetapkan

Pembangunan

Daerah

adalah:
Yang

Terwujudnya

Berkualitas,

Perencanaan

Responsif,

Akuntabel,

partisipatif dan Berwawasan Lingkungan.


Berkualitas, perencanaan pembangunan daerah yang disusun
harus memenuhi sejumlah kaidah guna mengantisipasi berbagai
potensi, masalah dan perubahan yang terjadi di daerah
Responsif, yaitu dapat mengantisipasi berbagai potensi, masalah
dan perubahan yang terjadi di daerah
Akuntabel, yaitu setiap kegiatan dan hasil akhir dari perencanaan
pembangunan daerah harus dapat dipertanggungjawabkan kepada
masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
Partisipatif, merupakan hak masyarakat untuk terlibat dalam setiap
proses tahapan perencanaan pembangunan daerah dan bersifat
inklusif terhadap kelompok masyarakat rentan termarginalkan,
melalui jalur khusus komunikasi untuk mengakomodasi aspirasi
kelompok

masyarakat

yang

tidak

memiliki

akses

dalam

pengambilan kebijakan.
Berwawasan lingkungan, yaitu untuk mewujudkan kehidupan adil
dan makmur tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan yang
berkelanjutan dalam mengoptimalkan manfaat sumber daya alam
dan sumber daya manusia, dengan cara menserasikan aktivitas
manusia

dengan

kemampuan

sumber

daya

alam

yang

menopangnya.
b. Misi
Visi dijabarkan lebih lanjut ke dalam misi yang akan menjadi
tanggung jawab Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi
Nusa Tenggara Timur. Dengan pernyataan misi diharapkan seluruh
anggota

organisasi

dan

pihak

yang

berkepentingan

dapat

mengetahuidan mengenal keberadaan serta peran instansi pemerintah


dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan. Oleh karena itu Misi

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara


Timur dirumuskan sebagai berikut:
Meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian
dan evaluasi rencana pembangunan daerah;
Meningkatkan
Keteterpaduan
dan
sinergi
pembangunan

sesuai

karkaristik

Desa/Kelurahan;
Meningkatkan
kualitas data,

perencanaan

wilayah

informasi

Manusia perencanaan pembangunan ;


Meningkatkan keserasian perencanaan

dan

Berbasis
Sumber Daya

pembangunan sesuai

struktur dan pola rencana tata ruang wilayah


3. Struktur Organisasi BAPPEDA Provinsi Nusa Tenggara Timur

Gambar 1. Struktur Organisasi BAPPEDA Provinsi NTT


4. Tugas Pokok dan Fungsi
Badan perencana pembangunan daerah Provinsi atau Bappeda
Provinsi merupakan unsur perencana penyelenggaraan pemerintahan
daerah yang ditetapkan

dengan Perturan Daerah Provinsi Nusa

Tenggara Timur nomor 11 Tahun 2008 tentang Organsasi dan tata


Kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis daerah Provinsi
Nusa Tenggara Timur. Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Bappeda
Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai berikut:

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

1. Kedudukan : merupakan unsur perencanaan penyelenggaraan


pemerintahan daerah yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan
yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada
Gubernur melalui Sekretaris Daerah.
2. Tugas : membantu Gubernur dalam melaksanakan penyusunan
dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan
pembangunan daerah.
3. Fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis perencanaan;
b. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan;
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang perencanaan
pembangunan daerah.
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan

Gubernur sesuai

dengan tugas dan fungsi.


Berdasarkan tugas dan fungsi tersebut

maka Kewenangan

Bappeda untuk menyelenggarakan fungsi perencanaan pembangunan


sebagai berikut:
1) Menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP)
2) Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
(RPJPD)
3) Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD)
4) Melakukan Koordinasi Penyusunan Renstra SKPD
5) Melaksanakan
Musyawarah
Perencanaan
Pembangunan
Provinsi
6) Melakukan koordinasi penyusunan program dan kegiatan dalam
bentuk Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD), berdasarkan
rumusan hasil Musrenbang provinsi
7) Mengkoordinasikan perencanaan

program/kegiatan

daerah

tahunan dalam bentuk Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) melalui


Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)
8) Menyusun Rencana APBD bersama TAPD
9) Meneliti dan mengevaluasi Rencana Kegiatan Anggaran (RKA)
untuk

penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)

perangkat daerah bersama TAPD


10) Menghimpun dan menganalisis hasil pemantauan pelaksanaan
rencana pembangunan
5. Uraian Tugas
Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

Tugas dan Fungsi Sekretariat Anggur Merah BAPPEDA Provinsi


NTT adalah sebagai berikut:
a) Mendukung pembangunan berbasis desa/kelurahan melalui pola
pengembangan desa/kelurahan Mandiri Anggur Merah Tahun 20142018
b) Melaksanakan tugas penataan administrasi dan koordinasi program
c) menjamin optimalisasi penyaluran bantuan secara tepat waktu,
tepat sasaran, tepat pemanfaatan dan tepat pengadministrasian
d) melakukan tugas pembinaan dan pengendalian program
B. Tujuan Aktualisasi
Peserta Diklat Prajabatan

Golongan

III

diharapkan

mampu

mengaktualisasikan Nilai-nilai Dasar Profesi PNS di tempat tugas/tempat


magang masing-masing serta mampu menganalisis dampak apabila
kelima nilai dasar tersebut tidak diimplementasikan.

II. NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS


A. Identifikasi Nilai-nilai Dasar
Sebagaimana yang tercantum dalam rancangan undang-undang
mengenai aparatur sipil Negara, bahwa dalam rangka pelaksanaan citacita bangsa sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perlu dibangun aparatur
sipil negara yang profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari
praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan
pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran
sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945. Untuk mencapai terciptanya aparatur sipil Negara seperti yang
disebutkan di atas, maka perlu adanya penerapan nilai-nilai dasar profesi
PNS semenjak dilakukannya diklat prajabatan.
Berdasarkan Peraturan Kepala LAN-RI Nomor 38 Tahun 2014
tentang Penyelenggaraan Diklat Prajabatan pola baru, peserta diklat
diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS
Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan dan aktualisasi pada


tempat tugas, sehingga peserta diklat dapat merasakan manfaatnya
secara langsung. Nilai dasar tersebut merupakan seperangkat prinsip
yang menjadi landasan dalam menjalankan profesi. Nilai-nilai dasar
tersebut diantaranya adalah : Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA).

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

Tabel 1
Identifikasi Nilai-nilai Dasar
No
1

Indikator
Nilai Dasar

Informasi yang Relevan dengan Nilai Dasar


Kebutuhan

Tugas Organisasi

Tugas Unit

Daftar Kegiatan

Tugas Pegawai

ANEKA ;

Stakeholder
Masyarakat

Berdasarkan pada visi 1.

a.Akuntabilita

dan

Provinsi Nusa Tenggara

Koordinator

Timur

pembangunan

terkait perkembangan

Desa/Kelurahan

berbasis

pelaksanaan Program

Anggur Merah.

desa/kelurahan

Pembangunan

melalui

Terpadu

(jujur, Pemerintah

tanggung

diatas,

Desa berharap BAPPEDA

jawab, adil, kepada


konsistensi) aparatur
b.Nasionalis
pemerintah
me (jujur,
(PNS)
non
Sekretariat
diskriminasi
Program Desa
,
disiplin,
Mandiri Anggur
kerja keras,
Merah
agar
cinta tanah
melaksanakan
air,
tugas dengan
tanggung
jujur, tanggung
jawab)
jawab,
adil,
c. Etika Publik

adalah:

visi

ditetapkan
Terwujudnya

Perencanaan
Pembangunan

Mendukun

pola

1. Menghimpun laporan 1. Menerima,


Wilayah

mencatat,

menyortir

Proposal

2. Melaksanakan

Berbasis

dan
Mandiri

verifikasi

kelengkapan dan kebenaran

Daerah

pengembangan

Desa/Kelurahan

Berkualitas,

desa/kelurahan

Mandiri

Responsif,

Akuntabel,

Mandiri Anggur

Merah Provinsi Nusa

proposal

partisipatif

dan

Merah

Tenggara Timur

sudah memenuhi persayaratan

Yang

Berwawasan

Tahun

2014-2018

Lingkungan.

2.

Melaksana

proposal yang diterima.

Anggur 3. Membuat Berita Acara

2. Mengkompilasi
dasar

desa

usulan

dari

dan

program

Misi BAPPEDA Provinsi

penataan

Pemerintah

Nusa Tenggara Timur

administrasi

aspirasi

dirumuskan

dan koordinasi

umum sebagai bahan

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

dan

teknis untuk menerima bantuan

kan

sebagai

masuk

data

Misi

tugas

yang

atas

unsur
dan

pembangunan

Desa/Kelurahan

Mandiri

Anggur merah.

masyarakat 4. Membuat Rekomendasi Tim


Verifikasi Provinsi Nusa

No

Indikator
Nilai Dasar
(non

Informasi yang Relevan dengan Nilai Dasar


Kebutuhan
Stakeholder
konsistensi,

diskriminatif non
, tanggung diskriminasi,
jawab, jujur, disiplin,
kesopanan,

kerja

keras,

cinta

menghargai tanah

air,

komunikasi, kesopanan,
disiplin)
d.Komitmen
mutu
(disiplin,
peningkata
n kualitas)
e.Anti
Korupsi
(jujur,
peduli,
disiplin,krea
tif,

menghargai
komunikasi,
kreatif, peduli,
semangat
kebangsaan,
dan

Tugas Organisasi
berikut:
1. Meningkatkan

3.

pelaksanaan,
pengendalian

dan

rencana

pembangunan

dan

sinergi perencanaan
pembangunan
karkaristik
Berbasis

Desa/Kelurahan;
3. Meningkatkan
kualitas
informasi

data,

penetapan
sasaran

desa
Program

bantuan secara

Terpadu

tepat

waktu,

Desa/Kelurahan

tepat

sasaran,

dan

Anggur

Merah Provinsi NTT


tepat

3. Mendukung
program

sian

lainnya
melakukan

tugas
pengendalian

perkembangan

program

pengendalian

10

laporan hasil evaluasi

kegiatan rapat koordinasi

data

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

merah tahun 2015


6. Membantu dalam penyusunan

2015
dalam 7. Mengikuti pelaksanaan

4. Melakukan kompilasi

Program

desa/kelurahan mandiri anggur

mandiri anggur merah tahun

pembinaan dan

dan

laporan pelaksanaan program

wilayah

Sekretariat
dan

NTT

pkm/fasilitator desa/kelurahan

pengendalian

pengadministra
4.

Berbasis

Mandiri

Biro Keuangan Setda Provinsi


5. Membantu dalam penyusunan

Pembangunan

pemanfaatan

Keteterpaduan

Tenggara Timur kepada Kepala

penyaluran

tepat

daerah;
2. Meningkatkan

wilayah

menjamin

Daftar Kegiatan

Tugas Pegawai
pertimbangan

optimalisasi

perencanaan,

sesuai

komunikatif

program

kualitas

evaluasi

Tugas Unit

informasi

perencanaan program
desa/kelurahan mandiri anggur
merah tahun 2016
8. Melakukan koordinasi
penyempurnaan naskah

No

Informasi yang Relevan dengan Nilai Dasar

Indikator

Kebutuhan

Nilai Dasar

Stakeholder

Tugas Organisasi

komunikatif

Sumber

, tanggung
jawab)

Tugas Unit

Daya

Tugas Pegawai

Daftar Kegiatan

Desa/Kelurahan

perjanjian hibah daerah

Manusia

Mandiri

dengan biro hukum setda

perencanaan

Merah.

pembangunan ;
4. Meningkatkan

seluruh kegiatan Tim


Pengendali Program

perencanaan

Desa/

pembangunan

Mandiri

sesuai struktur dan


rencana

provinsi NTT

5. Mengadministrasikan

keserasian

pola

Anggur

tata

ruang wilayah

Kelurahan

9. Membuat denah gedung NTT 1

Data Bappeda Provinsi NTT


beserta nama staf pada
ruangan masing masing.

Anggur

Merah.
6. Melaksanakan tugastugas

kedinasan

lainnya

B. Keterkaitan Nilai Dasar dengan Kegiatan


Penerapan beberapa nilai-nilai dasar tersebut diatas yang terkait dengan kegiatan yang akan dilakukan di unit
kerja, tertera pada tabel dibawah ini.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

11

Tabel 2
Keterkaitan Nilai Dasar
No
Kegiatan
Nilai Dasar
1 Menerima, mencatat, dan Akuntabilitas
menyortir

Proposal Nasionalisme

penerima dana program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah dapat digunakan

Mandiri Etika Publik

sebagaimana mestinya dan dapat dipertanggungjawabkan (Akuntabilitas), selain itu

Desa/Kelurahan
Anggur Merah

Uraian Pelaksanaan Kegiatan


Dalam kegiatan ini, diharapkan agar proposal yang dikirimkan oleh desa/kelurahan

Komitmen Mutu

juga perlu adanya kerjasama (Nasionalisme) antar staf serta sesuai arahan pimpinan

Anti Korupsi

(Etika Publik) sehingga dapat diselesikan tepat pada waktunya (Komitmen Mutu dan

Melaksanakan verifikasi

Akuntabilitas

Anti Korupsi).
Berdasarkan S.K. Tim Verifikasi (Etika Publik), maka kegiatan ini dilakukan untuk

kelengkapan dan

Nasionalisme

menjamin optimalisasi penyaluran bantuan secara efektif dan efisien (Komitmen Mutu

kebenaran proposal yang

Etika Publik

dan Anti Korupsi) transparan, dengan tanggung jawab (Akuntabilitas) dan tidak

diterima.

Komitmen Mutu

diskriminatif (Nasionalisme).

Membuat Berita Acara

Anti Korupsi
Akuntabilitas

Setelah proposal diverifikasi, maka langkah selanjutnya sesuai prosedur (Komitmen

atas proposal yang

Nasionalisme

Mutu) yang dapat dipertanggungjawabkan (Akuntabilitas) adalah membuat berita

masuk dan sudah

Etika Publik

acara yang berfungsi sebagai kontrol agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang

memenuhi persayaratan

Komitmen Mutu

secara jujur (Anti Korupsi). Dalam berita acara ini seluruh tim verifikasi juga ikut

teknis untuk menerima

Anti Korupsi

menandatangani secara kolektif (Nasionalisme) dan hasilnya diserahkan kepada

bantuan.
Membuat Rekomendasi

Akuntabilitas

pimpinan sebagai bentuk tanggung jawab (Etika Publik).


Setelah membuat berita acara, maka langkah selanjutnya sesuai prosedur (Komitmen

Tim Verifikasi Provinsi

Nasionalisme

Mutu) yang dapat dipertanggungjawabkan (Akuntabilitas) adalah adalah membuat

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

12

No

Kegiatan
Nusa Tenggara Timur

Nilai Dasar
Etika Publik

Uraian Pelaksanaan Kegiatan


rekomendasi Tim Verifikasi kepada Biro Keuangan Setda Provinsi NTT sebagai bentuk

kepada Kepala Biro

Komitmen Mutu

kontrol

Keuangan Setda Provinsi

Anti Korupsi

(Nasionalisme) antar lembaga terkait agar pencairan dana program dapat dicairkan.

sesuai

kewenangan

(Anti

Korupsi)

serta

koordinasi

NTT

Rekomendasi ini juga dikirimkan kepada Gubernur selaku Kepala Daerah sesuai

Membantu dalam

Akuntabilitas

perintah atasan (Etika Publik).


Penyusunan laporan ini dilakukan sesuai arahan pimpinan (Etika Publik) S.K. Kepala

penyusunan laporan

Nasionalisme

Bappeda dengan waktu 4 bulan sesuai target (Komitmen Mutu) yang telah ditetapkan

pelaksanaan program

Etika Publik

selesai pada bulan April 2016. Laporan ini bertujuan agar pelaksanaan program tahun

desa/kelurahan mandiri

Komitmen Mutu

2015 dapat diinformasikan sebagai tanggung jawab (Akuntabilitas) kepada pimpinan

anggur merah tahun

Anti Korupsi

instansi,

kepala

daerah

maupun

stakeholder

demi

kepentingan

bersama

2015

(Nasionalisme). Adapun laporan ini juga dibuat dengan jujur (Anti Korupsi) dan

Membantu dalam

Akuntabilitas

sesuai kenyataan.
Penyusunan laporan ini dilakukan sesuai arahan pimpinan (Etika Publik) dalam S.K.

penyusunan laporan hasil

Nasionalisme

Kepala Bappeda dengan waktu 3 bulan sesuai target (Komitmen Mutu) yang telah

evaluasi pkm/fasilitator

Etika Publik

ditetapkan selesai pada bulan April 2016. Laporan ini bertujuan agar hasil evaluasi

desa/kelurahan mandiri

Komitmen Mutu

PKM tahun 2015 dapat diinformasikan sebagai tanggung jawab (Akuntabilitas)

anggur merah tahun

Anti Korupsi

kepada pimpinan instansi, kepala daerah maupun stakeholder demi kepentingan

2015
7

prosedural

bersama (Nasionalisme). Adapun laporan ini dibuat dengan jujur (Anti Korupsi) dan

Mengikuti pelaksanaan

Akuntabilitas

tanpa tekanan dari pihak manapun.


Kegiatan rapat koordinasi perencanaan yang akan dilaksanakan di 21 kabupaten dan 1

kegiatan rapat koordinasi

Nasionalisme

kota di Provinsi NTT ini bertujuan Meningkatkan sinergitas dan integrasi program,

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

13

No

Kegiatan
perencanaan program

Nilai Dasar
Etika Publik

Penyampaian

desa/kelurahan mandiri

Komitmen Mutu

penyelesaian tertib administrasi (Anti Korupsi) dan dokumen pendukung pencairan

anggur merah tahun

Anti Korupsi

dana sesuai regulasi (Etika Publik) yang berlaku dalam pencairan dana serta tidak

2016

Hasil

Uraian Pelaksanaan Kegiatan


Evaluasi Kinerja (Komitmen Mutu)

PKM

Tahun

2015,

diskriminatif (Nasionalisme) dalam diskusi. Setelah selesai kegiatan, diwajibkan untuk


membuat laporan pelaksanaan kegiatan sebagai tanggung jawab (Akuntabilitas)

Melakukan koordinasi

Akuntabilitas

administratif dan keuangan kepada pimpinan.


Penyempurnaan naskah hibah yang dimaksud adalah pada tatanan bahasa hukum

penyempurnaan naskah

Nasionalisme

sehingga sesuai regulasi yang berlaku (Komitmen Mutu) dan tidak menyimpang (Anti

perjanjian hibah daerah

Etika Publik

Korupsi) dari ketentuan. Dilihat dari tujuannya maka perlu adanya kerja sama

dengan Biro Hukum

Komitmen Mutu

(Nasionalisme) dengan Biro Hukum Setda Provinsi NTT. Untuk membawa naskah

Setda Provinsi NTT

Anti Korupsi

hibah yang dimaksud maka perlu dibuat surat pengantar sepengetahuan pimpinan
(Etika Publik) serta form cecklist penerimaan naskah hibah sebagai bentuk tanggung

Membuat denah gedung

Akuntabilitas

jawab (Akuntabilitas).
Dengan latar belakang integritas (Etika Publik) dan pengabdian diri (Nasionalisme)

NTT 1 Data Bappeda

Nasionalisme

kepada masyarakat umum ada inovasi (Komitmen Mutu) untuk membuat Denah

Provinsi NTT beserta

Etika Publik

gedung NTT 1 Data pada Bappeda Provinsi NTT dilengkapi dengan nama pegawai

nama staf pada ruangan

Komitmen Mutu

yang

masing masing.

Anti Korupsi

dipertanggungjawabkan (Akuntabilitas) sesuai kenyataan yang ada. Adapun dana

ada didalamnya.

Seluruh

informasi dan keterangan yang

ada

dapat

denah ini akan menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian (Anti Korupsi)
kepada lembaga.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

14

C. Teknik Aktualisasi Nilai Dasar


Dalam melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS terdapat
beberapa teknik yang digunakan, teknik tersebut diuraikan pada tabel di
bawah ini.
Tabel 3
Teknik Aktualisasi Nilai Dasar
Uraian Penggunaan Teknik
No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan

Menerima, mencatat, Akuntabilitas


dan

Perwujudan Visi Organisasi


Dapat Kegiatan dilakukan sesuai dengan

menyortir Dipertanggungjawabkan

Proposal
Nasionalisme : Kerja Sama

Desa/Kelurahan
Mandiri
Merah

prosedur yang ada sehingga jelas


dalam pertanggungjawaban
Berkoordinasi dengan rekan

kerja

untuk mendapatkan informasi tentang

Anggur
Etika

Publik

kegiatan yang dilakukan


Sesuai Sebagai penanggung jawab kegiatan

Arahan Pimpinan
Komitmen

Mutu

Pada Waktunya

pimpinan berhak mengarahkan sesuai


:

dengan peraturan yang berlaku


Tepat Dapat diselesaikan sesuai dengan
jadwal yang telah ditetapkan sehingga

terjaga kualitas pekerjaan


Anti Korupsi : Tepat Pada Dapat diselesaikan sesuai dengan
Waktunya
Manfaat

jadwal yang telah ditetapkan sehingga

tidak ada penyelewengan waktu.


Dapat mengetahui jumlah proposal dan mengaturnya berdasarkan
kabupaten yang ada serta mengetahui proposal yang belum

Dampak

dikirimkan.
Sulit mengetahui jumlah proposal yang serta kesulitan dalam

TEKNIK

pencarian jika dibutuhkan dalam keadaan terdesak.


Teknik ketelitian digunakan karena proposal perlu untuk diperiksa

KETELITIAN
KERAPIAN

& setiap bagiannya sesuai dengan format yang telah ditetapkan.


Teknik prosedural digunakan karena kegiatan ini merupakan
bagian/alur dari program yang dimaksud sehingga harus dilakukan

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

15

Uraian Penggunaan Teknik


No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan

Melaksanakan

Perwujudan Visi Organisasi


dalam pemenuhan persyaratan program.
Akuntabilitas:
Tanggung Mengerjakan sesuai prosedur dan

verifikasi

Jawab

kelengkapan

sampai selesai tepat dengan jadwal

dan

kebenaran proposal

Nasionalisme

yang telah ditetapkan


Tidak Semua bahan diperiksa

Diskriminatif

yang diterima.

prosedur

yang

sama

dengan

tanpa

ada

pembedaan.
Etika Publik : Berdasarkan Kegiatan dilakukan sesuai dengan
S.K.
peraturan yang telah ditetapkan
Komitmen Mutu : Efektif dan Tepat waktu, tepat sasaran, tepat
Efisien

pemanfaatan

dan

tepat

pengadministrasian
Anti Korupsi : Efektif dan Tepat waktu, tepat sasaran, tepat
Efisien

pemanfaatan

tepat

pengadministrasian
kelengkapan dan kebenaran

Manfaat

Dapat

Dampak

berdasarkan regulasi yang ada.


Tidak terungkapnya kekurangan administratif maupun kesesuaian

TEKNIK

proposal dengan regulasi yang ada.


Teknik ketelitian digunakan karena proposal perlu untuk diperiksa

KETELITIAN

mengetahui

dan

proposal

& setiap bagiannya sesuai dengan format yang tellah ditetapkan.

PROSEDURAL

Teknik prosedural digunakan karena kegiatan ini merupakan


bagian/alur dari program yang dimaksud sehingga harus dilakukan

dalam pemenuhan persyaratan program.


Berita Akuntabilitas
:
Dapat Kegiatan dilakukan sesuai dengan

Membuat

Acara atas proposal Dipertanggungjawabkan


yang

masuk

sudah

memenuhi

persayaratan
untuk
bantuan.

dan
teknis

menerima

Nasionalisme
Kolektif
Etika Publik
Jawab

Prosedur yang ada sehingga jelas

dalam pertanggungjawaban
Secara Telah ada pembagian kerja

dan

nantinya akan disatukan sebagai satu


kesatuan.
: Tanggung Sebagai staf kita memiliki kewajiban
untuk melaporkan kepada pimpinan

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

16

Uraian Penggunaan Teknik


No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan

Komitmen Mutu : Sesuai

Perwujudan Visi Organisasi


Tidak melenceng dan menyimpang

Prosedur
Anti Korupsi : Jujur

untuk menjaga kualitas pekerjaan


Melaporkan jika ada dokumen yang
tidak sesuai dengan standar yang

telah ditetapkan.
Sebagai bentuk kontrol berupa pemenuhan persyaratan prosedural

Manfaat

sehingga

dapat

dipertanggungjawabkan

untuk

kelengkapan

Dampak

administrasi dalam keseluruhan program.


Tidak ada kontrol dan kelengkapan administrasi yang diperlukan

TEKNIK

sehingga dapat menjadi titik lemah dalam menjalankan program.


Teknik prosedural digunakan karena kegiatan ini merupakan

PROSEDURAL

bagian/alur dari program yang dimaksud sehingga harus dilakukan

Membuat

dalam pemenuhan persyaratan program.


Akuntabilitas
:
Dapat Kegiatan dilakukan sesuai dengan

Rekomendasi
Verifikasi
Nusa

Tim Dipertanggungjawabkan

Provinsi
Tenggara

Nasionalisme : Koordinasi

Keuangan

Setda Provinsi NTT

dalam pertanggungjawaban
Bentuk kerjasama sehingga tidak ada
tumpang tindih kepentingan dalam

Timur kepada Kepala


Biro

Prosedur yang ada sehingga jelas

Etika

Publik

pelaksanaan.
Sesuai Sebagai penanggung jawab kegiatan,

Perintah

pimpinan berhak mengarahkan sesuai

Komitmen Mutu : Sesuai

dengan peraturan yang berlaku


Tidak melenceng dan menyimpang

Prosedur
Anti Korupsi

untuk menjaga kualitas pekerjaan


Sesuai Tidak
terjadi
penyelewengan

Manfaat

Kewenangan
kekuasaan (Abused of Power)
Diketahui oleh biro keuangan selaku pihak yang melakukan

Dampak

pencairan dana untuk program ini.


Dapat terjadi kekeliruan dan penyalahgunaan kewenangan karena

TEKNIK

tidak ada koordinasi antar instansi terkait.


Teknik ini digunakan karena dalam pelaksanaanya, kita harus

KOLABORASI

bekerjasama

dengan

instansi

lain

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

dalam

pelaksanaan

17

dan

Uraian Penggunaan Teknik


No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan

Perwujudan Visi Organisasi


penyempurnaan kegiatan yang dimaksud
dalam Akuntabilitas : Tanggung Mengerjakan sesuai prosedur dan

Membantu

penyusunan laporan Jawab


pelaksanaan

sampai selesai tepat dengan jadwal

yang telah ditetapkan


Nasionalisme : Kepentingan Mengutamakan kepentingan publik di

program
desa/kelurahan
mandiri

Bersama

atas

dengan

menginformasikan

anggur

merah tahun 2015

pribadi

Etika

Publik

kepada

stakeholder.
Sesuai Mengikuti arahan pimpinan sesuai

Arahan Pimpinan
Komitmen Mutu : Sesuai

prosedur yang berlaku.


Dapat diselesaikan sesuai jadwal yang

Target
Anti Korupsi : Jujur

telah ditetapkan.
Tidak
direkayasa

untuk

Manfaat

mengedepankan kepentingan tertentu.


Sebagai informasi pelaksanaan program tahun sebelumnya dan juga

Dampak

bentuk evaluasi kinerja program.


Tidak ada akses informasi dan transparansi dalam pelaksanaan

TEKNIK SMART

program.
Teknik SMART digunakan agar laporan dapat sesuai spesifikasi yang
diinginkan dan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah

ditetapkan.
dalam Akuntabilitas

Membantu

Tanggung Mengerjakan sesuai prosedur dan

penyusunan laporan Jawab


hasil

evaluasi

pkm/fasilitator
desa/kelurahan
mandiri

sampai selesai tepat dengan jadwal

yang telah ditetapkan


Nasionalisme : Kepentingan Mengutamakan kepentingan publik di
Bersama

atas

dengan

menginformasikan

anggur

merah tahun 2015

pribadi

Etika

Publik

kepada

stakeholder.
Sesuai Mengikuti arahan pimpinan sesuai

Arahan Pimpinan
Komitmen Mutu : Sesuai

prosedur yang berlaku.


Dapat diselesaikan sesuai jadwal yang

Target

telah ditetapkan.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

18

Uraian Penggunaan Teknik


No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan


Perwujudan Visi Organisasi
Tidak
direkayasa
untuk

Anti Korupsi : Jujur


Manfaat

mengedepankan kepentingan tertentu.


Sebagai informasi pelaksanaan program tahun sebelumnya dan juga

Dampak

bentuk evaluasi kinerja fasilitator.


Tidak ada akses informasi dan transparansi dalam pelaksanaan

TEKNIK SMART

program.
Teknik SMART digunakan agar laporan dapat sesuai spesifikasi yang
diinginkan dan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah

Mengikuti

ditetapkan.
Akuntabilitas

pelaksanaan

Jawab

kegiatan

Tanggung Mengerjakan sesuai prosedur dan


sampai selesai tepat dengan jadwal

rapat
Nasionalisme

koordinasi

yang telah ditetapkan


Tidak Mendengarkan semua pendapat dan

Diskriminatif

perencanaan
program
desa/kelurahan
mandiri

anggur

Etika

Publik

memperlakukan
:

dengan

sama.
Sesuai Kegiatan dilakukan sesuai dengan

Regulasi

peraturan yang telah ditetapkan agar


terjaga

merah tahun 2016

kualitas

Komitmen Mutu : Evaluasi

diinginkan.
Meningkatkan

Kinerja

berdasarkan

Anti

undangan

Korupsi

Administrasi
bentuk

pekerjaan
kualitas

yang
kerja

pengalaman

sebelumnya.
Tertib Memenuhi segala persyaratan dan
kelengkapan

sebagai

kegiatan.
koordinasi dan sosialisasi

penunjang

Manfaat

Sebagai

program

beserta

Dampak

kelengkapan administrasi dalam pelaksanaan program.


Terjadi ketimpangan ataupun ketidakjelasan dalam alur pelaksanaan

program
TEKNIK INKULKASI Teknik inkulkasi digunakan karena kegiatan bersifat komunikasi yaitu
dan
SMART

TEKNIK mendengarkan pendapat orang lain dengan menghargai dan


memberikan kebebasan terhadap perbedaan yang ada.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

19

Uraian Penggunaan Teknik


No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan

Perwujudan Visi Organisasi


Teknik SMART digunakan agar program dapat berjalan sesuai
8

Melakukan

dengan target yang ingin dicapai.


Akuntabilitas : Tanggung Mengerjakan sesuai prosedur dan

koordinasi

Jawab

sampai selesai tepat dengan jadwal

Nasionalisme : Kerja Sama

yang telah ditetapkan


Berkoordinasi dengan

penyempurnaan
naskah

perjanjian

Provinsi NTT

kerja

untuk mendapatkan informasi tentang

hibah daerah dengan


Biro Hukum Setda

rekan

Etika

kegiatan yang dilakukan


: Sebagai penanggung jawab kegiatan,

Publik

Sepengetahuan Pimpinan

pimpinan

berhak

mengarahkan
Komitmen Mutu : Sesuai
Regulasi
Anti
Korupsi

mengetahui
sesuai

dan

dengan

peraturan yang berlaku


Tidak melenceng dan menyimpang

untuk menjaga kualitas pekerjaan


Tidak Sejalan dengan regulasi program yang

Menyimpang
ada sehingga tidak menimbulkan
Hal ini dilakukan untuk mendapat kepastian hukum agar tidak terjadi

Manfaat

kesalahan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang

Dampak

berlaku.
Dapat terjadi kesalahan dalam penatan bahasa hukum yang dapat

TEKNIK

menyebabkan kecacatan hukum dalam proses selanjutnya.


Teknik ini digunakan karena dalam pelaksanaanya, kita harus

KOLABORASI

bekerjasama

Membuat

dengan

Provinsi

NTT beserta nama


staf

lain

dalam

pelaksanaan

dan

penyempurnaan kegiatan yang dimaksud


denah Akuntabilitas
:
Dapat Kegiatan dilakukan sesuai dengan

gedung NTT 1 Data Dipertanggungjawabkan


Bappeda

instansi

pada ruangan

masing masing.

Prosedur yang ada sehingga jelas

dalam pertanggungjawaban.
Nasionalisme : Pengabdian Mengorbankan kepentingan

pribadi

Diri
Etika Publik : Integritas

untuk kepentingan umum.


Memberikan diri secara utuh sebagai

Komitmen Mutu : Inovasi

pelayan masyarakat
Membuat hal baru yang berguna bagi

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

20

Uraian Penggunaan Teknik


No

Nama Kegiatan

Nilai Dasar Dan Teknik

Aktualisasi Nilai Dasar Dan

Aktualisasi

Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan

Anti Korupsi : Kepedulian

Perwujudan Visi Organisasi


masyarakat
Ikut
merasakan
kesulitan
yang

Manfaat

dihadapi oleh masyarakat


Sebagai informasi umum kepada masyarakat agar mempersingkat

Dampak

waktu dan menjaga kualitas pelayanan


Masyarakat sering mengalami kesulitan saat ingin mengurus
keperluannya karena cukup memakan waktu dan tenaga karena

TEKNIK

harus berkeliling.
BERPIKIR Teknik berpikir kreatif digunakan karena kegiatan ini bersifat inovasi

KREATIF & PDCA

yang merupakan hal baru dan belum pernah dibuat sebelumnya di


instansi yang dimaksud.
Teknik PDCA digunakan karena dalam pelaksanaannya butuh
perencanaan, survey dan pelaksanaan yang matang.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

21

III. RENCANA AKSI


A. Jadwal Implementasi
Jadwal dalam melakukan kegiatan-kegiatan aktualisasi dijelaskan
pada tabel di bawah ini.
Nama Peserta
: Wigbertus Hylarius D. Lalu Beo, ST
Instansi
: Bappeda Provinsi NTT
Tempat Aktualisasi : Bappeda Provinsi NTT
Tabel 4
Jadwal Implementasi
No
1

Kegiatan

Nilai Dasar

Tanggal

Output

Pelaksanaan

Menerima, mencatat, dan

Akuntabilitas

Tersusunnya

menyortir Proposal

Nasionalisme

proposal

Desa/Kelurahan Mandiri

Etika Publik

Anggur Merah

Komitmen Mutu

Mandiri

Melaksanakan verifikasi

Anti Korupsi
Akuntabilitas

Merah
Terverifikasinya

kelengkapan dan kebenaran

Nasionalisme

kelengkapan

proposal yang diterima.

Etika Publik

4 6 April 2016

6 8 April 2016

Desa/Kelurahan
Anggur

dan

kebenaran

Komitmen Mutu

proposal

Membuat Berita Acara atas

Anti Korupsi
Akuntabilitas

diterima.
Dibuatnya

proposal yang masuk dan

Nasionalisme

acara

atas

sudah memenuhi

Etika Publik

proposal

yang

persayaratan teknis untuk

Komitmen Mutu

masuk dan sudah

menerima bantuan.

Anti Korupsi

11 12 April 2016

yang
berita

memenuhi
persayaratan
teknis

untuk

menerima
4

12 13 April 2016

bantuan.
Telah
dibuatnya

Membuat Rekomendasi Tim

Akuntabilitas

Verifikasi Provinsi Nusa

Nasionalisme

Rekomendasi Tim

Tenggara Timur kepada

Etika Publik

Verifikasi

Kepala Biro Keuangan

Komitmen Mutu

Nusa

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

Provinsi
Tenggara

22

Setda Provinsi NTT

Anti Korupsi

Timur

kepada

Kepala

Biro

Keuangan
5

Membantu dalam

Akuntabilitas

Provinsi NTT
Tersusunnya

penyusunan laporan

Nasionalisme

laporan

pelaksanaan program

Etika Publik

pelaksanaan

desa/kelurahan mandiri

Komitmen Mutu

anggur merah tahun 2015

Anti Korupsi

4 20 April 2016

program
desa/kelurahan
mandiri

Setda

anggur

Membantu dalam

Akuntabilitas

merah tahun 2015


Tersusunnya

penyusunan laporan hasil

Nasionalisme

penyusunan

evaluasi pkm/fasilitator

Etika Publik

laporan

desa/kelurahan mandiri

Komitmen Mutu

anggur merah tahun 2015

Anti Korupsi

4 20 April 2016

hasil

evaluasi
pkm/fasilitator
desa/kelurahan
mandiri

anggur

Mengikuti pelaksanaan

Akuntabilitas

merah tahun 2015


Terlaksananya

kegiatan rapat koordinasi

Nasionalisme

kegiatan

perencanaan program

Etika Publik

koordinasi

desa/kelurahan mandiri

Komitmen Mutu

anggur merah tahun 2016

Anti Korupsi

13 15 April 2016

rapat

perencanaan
program
desa/kelurahan
mandiri

18 19 April 2016

anggur

merah tahun 2016


Terkoordinasinya

Melakukan koordinasi

Akuntabilitas

penyempurnaan naskah

Nasionalisme

penyempurnaan

perjanjian hibah daerah

Etika Publik

naskah

dengan Biro Hukum Setda

Komitmen Mutu

hibah

Provinsi NTT

Anti Korupsi

dengan

Biro

Hukum

Setda

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

perjanjian
daerah

23

Membuat denah gedung

Akuntabilitas

Provinsi NTT
Telah
dibuatnya

NTT 1 Data Bappeda

Nasionalisme

denah

Provinsi NTT beserta nama

Etika Publik

NTT

staf pada ruangan masing

Komitmen Mutu

masing.

Anti Korupsi

21 22 April 2016

gedung
1

Bappeda

Data
Provinsi

NTT beserta nama


staf pada ruangan
masing masing.

B. Jadwal Konsultasi Dengan Coach


Pada tabel dibawah ini merupakan gambaran kegiatan konsultasi
mengenai rancangan aktualisasi bersama coach.
Nama Peserta
: Wigbertus Hylarius D. Lalu Beo, ST
Instansi
: Bappeda Provinsi NTT
Tempat Aktualisasi : Bappeda Provinsi NTT
Tabel 5
No

Tanggal

Jadwal Konsultasi Dengan Coach


Kegiatan
Output

Media
komunikasi yang
digunakan

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

24

(telepon/
1

18 Maret 2016

Menerima, mencatat, dan

Disetujuinya

menyortir Proposal

Kegiatan

SMS/email/fax/dll.
Email

Desa/Kelurahan Mandiri
Anggur Merah
Melaksanakan verifikasi
kelengkapan dan kebenaran
2

19 Maret 2016

proposal yang diterima.


Membuat Berita Acara atas

Disetujuinya

proposal yang masuk dan

Kegiatan

SMS, Tatap Muka

sudah memenuhi
persayaratan teknis untuk
menerima bantuan.
Membuat Rekomendasi Tim
Verifikasi Provinsi Nusa
Tenggara Timur kepada
Kepala Biro Keuangan Setda
3

21 Maret 2016

Provinsi NTT
Membantu dalam

Disetujuinya

penyusunan laporan

Kegiatan

SMS, Tatap Muka

pelaksanaan program
desa/kelurahan mandiri
anggur merah tahun 2015
Membantu dalam
penyusunan laporan hasil
evaluasi pkm/fasilitator
desa/kelurahan mandiri
anggur merah tahun 2015
Mengikuti pelaksanaan
kegiatan rapat koordinasi
perencanaan program
desa/kelurahan mandiri
anggur merah tahun 2016

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

25

31 Maret 2016

Melakukan koordinasi

Disetujuinya

penyempurnaan naskah

Kegiatan

Tatap Muka

perjanjian hibah daerah


dengan Biro Hukum Setda
Provinsi NTT
Membuat denah gedung
NTT 1 Data Bappeda
Provinsi NTT beserta nama
staf pada ruangan masing
masing.

C. Jadwal Konsultasi Dengan Mentor


Pada tabel dibawah ini merupakan gambaran kegiatan konsultasi
mengenai rancangan aktualisasi bersama mentor.
Nama Peserta
: Wigbertus Hylarius D. Lalu Beo, ST
Instansi
: Bappeda Provinsi NTT
Tempat Aktualisasi : Bappeda Provinsi NTT
Tabel 6
No
1

Tanggal
20 Maret 2016

Jadwal Konsultasi Dengan Mentor


Kegiatan
Output
Menerima, mencatat, dan
Disetujuinya Kegiatan

Paraf Mentor

menyortir Proposal
Desa/Kelurahan Mandiri
Anggur Merah
Melaksanakan verifikasi

Disetujuinya Kegiatan

kelengkapan dan
kebenaran proposal yang

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

26

diterima.
Membuat Berita Acara atas

Disetujuinya Kegiatan

proposal yang masuk dan


sudah memenuhi
persayaratan teknis untuk
menerima bantuan.
Membuat Rekomendasi Tim

Disetujuinya Kegiatan

Verifikasi Provinsi Nusa


Tenggara Timur kepada
Kepala Biro Keuangan
Setda Provinsi NTT
Membantu dalam

Disetujuinya Kegiatan

penyusunan laporan
pelaksanaan program
desa/kelurahan mandiri
2

30 Maret 2016

anggur merah tahun 2015


Membantu dalam

Disetujuinya Kegiatan

penyusunan laporan hasil


evaluasi pkm/fasilitator
desa/kelurahan mandiri
anggur merah tahun 2015
Mengikuti pelaksanaan

Disetujuinya Kegiatan

kegiatan rapat koordinasi


perencanaan program
desa/kelurahan mandiri
anggur merah tahun 2016
Melakukan koordinasi

Disetujuinya Kegiatan

penyempurnaan naskah
perjanjian hibah daerah
dengan Biro Hukum Setda
Provinsi NTT
Membuat denah gedung

Disetujuinya Kegiatan

NTT 1 Data Bappeda


Provinsi NTT beserta nama

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

27

staf pada ruangan masing


masing.

IV. PENUTUP
A. Simpulan
Nilai-nilai dasar profesi PNS tidak cukup untuk dipelajari di ruang
kelas. Nilai-nilai itu harus diaplikasikan secara nyata dalam tugas
keseharian setiap aparat. Karena itu, Rancangan aktualisasi nilai-nilai
dasar profesi PNS ini merupakan langkah yang harus ditempuh
sebelum melakukan aktualisasi di unit kerja masing-masing.
Adapun kegiatan aktualisasi yang direncanakan penulis adalah sebagai
berikut:
1.

Menerima, mencatat, dan menyortir Proposal Desa/Kelurahan

2.

Mandiri Anggur Merah


Melaksanakan verifikasi kelengkapan dan kebenaran proposal

3.

yang diterima.
Membuat Berita Acara atas proposal yang masuk dan sudah

4.

memenuhi persayaratan teknis untuk menerima bantuan.


Membuat Rekomendasi Tim Verifikasi Provinsi Nusa Tenggara

5.

Timur kepada Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi NTT


Membantu dalam penyusunan laporan pelaksanaan program

6.

desa/kelurahan mandiri anggur merah tahun 2015


Membantu dalam penyusunan laporan hasil

7.

pkm/fasilitator desa/kelurahan mandiri anggur merah tahun 2015


Mengikuti pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi perencanaan

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

evaluasi

28

8.

program desa/kelurahan mandiri anggur merah tahun 2016


Melakukan koordinasi penyempurnaan naskah perjanjian hibah

9.

daerah dengan Biro Hukum Setda Provinsi NTT


Membuat denah gedung NTT 1 Data Bappeda Provinsi NTT
beserta nama staf pada ruangan masing masing.
Apa yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan-kegiatan di atas

adalah adanya perbaikan kinerja pada Sekretariat Anggur Merah


secara umum dan kinerja penulis secara khusus serta Instansi
Bappeda secara luas.
Kegiatan-kegiatan tersebut direncanakan untuk dilaksanakan pada
tanggal 04 April - 20 April 2016 dengan pembimbingan dan arahan dari
coach serta mentor. Laporan hasil pelaksanaan kegiatan akan
dipresentasikan di depan dewan penguji pada 25 April 2016.
B. Rencana Antisipasi Kendala
Penulis menyadari bahwa kegiatan yang direncanakan tidak luput
dari kemungkinan adanya kendala yang patut diantisipasi. Karena itu
perlu dipaparkan disini perkiraan kendala yang mungkin terjadi dan
strategi untuk mengatasi kendala tersebut, sebagaimana tampak dalam
tabel berikut ini.
Tabel 7
Rencana Antisipasi Kendala
No

Kendala Yang Mungkin Terjadi

Ada penugasan lain dari pimpinan

Keterbatasan

waktu

melakukan kegiatan

Strategi Mengatasi Kendala


Melakukan

koordinasi

dengan

atasan

langsung
dalam Memanfaatkan waktu semaksimal mungkin
dan

membuat

bekerjasam

skala

dengan

prioritas

team

dalam

dan
satu

bidang.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

29

DAFTAR PUSTAKA

Akuntabilitas Modul Pendidikan Dan Pelatihan Prajabatan Golongan III,


Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2016.
Nasionalisme Modul Pendidikan Dan Pelatihan Prajabatan Golongan III,
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2016.
Etika Publik Modul Pendidikan Dan Pelatihan Prajabatan Golongan III,
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2016.
Komitmen Mutu Modul Pendidikan Dan Pelatihan Prajabatan Golongan III,
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2016.
Anti Korupsi,Modul Pendidikan Dan Pelatihan Prajabatan Golongan III,
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2016.

Badan Pendidikan & Pelatihan Provinsi NTT

30