Anda di halaman 1dari 44

MANAGEMENT MONITORING EVALUASI

PERAWATAN HIV

U P I P I
Misutarno
RSUD Dr Soetomo Surabaya

PENDAHULUAN
Maraknya penyebaran HIV/AIDS yang
disertai dengan melonjaknya angka
kuantitatif ODHA harus mendapat
penanganan secara serius guna memutus
rantai penyebaran HIV

NEW PATIENT IN UPIPI


2004 - 2013
1600
1417

1400
1200
1056

1000

954

800
600
400

594
314

666

728

707

395

200 182
0
2004

2005

2006

2007

2008

2009

2010

2011

2012

2013

Mewujudkan pelayanan yang optimal dan


berkesinambungan, maka diperlukan
suatu pedoman monitoring perawatan HIV
dan Terapi Antiretroviral
Monev ARV bertujuan untuk

1. MONITORING KLINIS
Monitoring klinis, yaitu suatu tindakan
mulai dari anamnesis sampai perjalanan
klinis.

a.
b.
c.

Stadium WHO
BB dan TB
Status Fungsinal : Barbaring,
Ambulatori, Kerja

a. STAD. KLINIK HIV BERDASARKAN WHO


STAD
WHO
BB

I
Tdk ada
penurunan
BB

GEJALA Tdk ada gjl


Lymphaden
opathy
generalisata
Persistent

PROP.
TX ARV

II
Penurunan BB 5 10 %

- Luka di sekitar bibir (angular


cheilitis)
- Ruam kulit yg gatal (seborrhoea /
prurigo
- Herpes zoster dlm 5 th terakhir
- ISPA berulang, (sinusitis/otitis)
- Sariawan berulang
Prop. Cotrimoxazole

jk CD4<350 Jk CD4 < 350

a. LANJ STADIUM KLINIK HIV


STAD
WHO

III

IV

BB

Penurunan BB > 10 %

HIV Wasting Syndrome

GEJAL Bercak putih di mulut (Oral


hairy leukoplakia)
A

Diare, Candidiasis vaginal,


Panas yg tdk diket
penyebabnya, > satu bulan
infeksi bakterial yg berat
(pneumoni, pyomiocitis, dll)
TB Paru dLm 1 tahun terakhir

Prop. Cotrimoxazole
PROP.
obati semua pd stad. 3
TX
ARV

Candidiasis esofagus
Herpes Simplex > satu bulan.
Lymphoma
Sarkoma kaposi
Ca cervic
PCP
TB Extrapulmo
Meningitis Criptococus
HIV encefalopati
Prophilaksis Cotrimoxazole
obati semua pd stadium 4

b. Berat Badan
Berat badan pd setiap kunjungan yg
tercetak dlm kg. Utk bayi/anak dicatat
tinggi badan dlm cm.

c. Status Fungsional
Kerja (K) berati mampu bekerja normal
Ambulatori (A) berati px tdk mampu bekerja
normal, dan < 50% berbaring
Baring (B) berarti px terus menerus (atau >
50%) berada di tempat tidur

FORMULIR PENCATATAN

2. MONITORING LABORATORIUM

Monitoring laboratorium, yaitu jenis

pemeriksaan yg diperlukan utk


memonitor sist imun, virologi & efek
samping obat ARV.

a.
b.
c.
d.

Monitoring Tes penyaring


Monitoring sistem imun
Virologi
Resistensi obat

a. Monitoring tes penyaring


Tes yang dilakukan yaitu:
DL( Hb, lekosit, trombocit)
SGPT/SGOT ,KREATININ ,BUN.
Kadar lemak kadar kolesterol dan trigeliserida
dan glukosa dalam darah.
Kadar laktat. jika terjadi keadaan asidosis
laktat.

Formulir Pencatatan

b. Monitoring sistem imun


CD4 , awal tx ARV di monitor tiap 6
bln
Perubahan CD4 yg diharapkan slma
menggunakan ARV adalah:
Peningkatan rata2 CD4 100-200
sel/mm3 dlm thn pertama.
Peningkatan rata2 CD4 100
sel/mm3 dlm th berikutnya.

Formulir Pencatatan

Formulir Pencatatan

c. Monitoring virologi
Pemeriksaan viral load tiap 6 bulan
Perubahan viral load yang
diharapkan selama menggunakan
ARV adalah:
Penurunan VL 1,5 2 log dalam
bulan pertama
Penurunan VL sampai < 50
copies/mL pada 80-90% kasus
pada 24 minggu.

Formulir Pencatatan

d. Monitoring resistensi obat

Terjadi penurunan berat badan


Terjadinya infeksi oportunistik
baru.
Timbul kembali infeksi
oportunistik yang sudah terjadi
sebelumnya

Formulir Pencatatan

11/11/
09

49

K oes

Flukonazole
Mikostatin
Cotrim

3. MONITORING PROGRAM

Monitoring program, yaitu pelacakan


rutin dr indikator standar pd tingkat
sarana lay. kes, kab, prov dan nasional
Monitoring program yg dijalankan :
a. Adanya Pedoman ART
b. Laporan pemakaian & kualitas obat, tiap bulan
c. Laporan jml Odha yg mendapat ART
d. Laporan jml odha dlm pengobatan HIV, bl 6,12, 24
e. Laporan yg bertahan hidup bl 6,12, 24 Laporan
Kohort

a. Pedoman ART
1.
2.
.

HIV+ dg dokumentasi (minimal 3 metoda)


Memenuhi persyaratan medis
Jika tes CD4 tersedia:
Jumlah CD4 < 200 pd setiap stadium atau
Stad klinis 3 WHO (jk CD4 < 350)
Stad klinis 4 WHO (tdk memperhatikan jumlah
CD4) .
. Jika tes CD4 tdk tersedia :
Stadium klinis 3 WHO
Stadium klinis 4 WHO

Pedoman ART lanjutan..


3. Px tdk menderita infeksi oportunistik
berat/penyakit berat lainnya, tdk anemia,
tdk ikterus.
4. Infeksi oportunistik tlh diobati & sdh stabil
5. ODHA tlh siap utk ART, dg konseling ART
6. Adanya Tim CST
7. Adanya persediaan obat ARV

b. Laporan pemakaian & kualitas obat, tiap bulan

Contoh Kartu Obat ARV

4. Jadwal follow-up ODHA menurut Stadium Klinis


dan status ODHA

Stadium
klinis

Status ODHA

Jadwal follow-up

Stadium 1 atau
2

Wanita hamil.

Follow-up pd kunjungan
antenatal. Lakukan
intervensi

Post-partum atau PMTCT Pada 2 mgg postmenyusui


partum, slm kunjungan
imunisasi bayi.
Orang dewasa
lain

Selanjutnya setiap 3
bulan.Setiap 6 bulan
(kecuali jika timbul masalah
baru

4. Jadwal follow-up ODHA lanjutan ..


Stadium
klinis

Status
ODHA

Jadwal follow-up

Stadium
3 dan 4

Pasien TB
yang diobati

Setiap bln digabungkan dg


kunjungan follow-up untuk TB

Semua
pasien

Jika tidak dengan ART, setiap


bulan, kecuali timbul masalah
Jika memulai ART:
Setiap 2 minggu untuk 1 bulan
pertama, selanjutnya setiap
bulan, kecuali timbul masalah.

Formulir Pencatatan

Rejimen ART (WHO)


Lini Pertama:

Lini Kedua

ZDV atau d4T


+
3TC
+
NVP atau EFV

TDF atau ABC


+
ddI
+
LPV/r atau SQV/r

adherence
Tkt adherence thd ART bg yg mdpt ART
pd kunjungan terdahulu. Adherence dibg
dlm 3 kategori:
>95% = < 3 dosis tdk diminum dlm
periode 30 hari
80-95% = 3 - 12 dosis tdk diminum dlm
periode 30 hari
< 80% = >12 dosis tdk diminum dlm
periode 30 hr

Formulir Pencatatan

Formulir Pencatatan

Duviral 2X1
Neviral 1X1
Duviral 2X1
Neviral 2X1

Formulir Pencatatan

FORMULIR PENDUKUNGNYA
Untuk keperluan monitoring ini terdapat 6
jenis formulir/kartu, yaitu untuk:
Kartu pasien
Ikhtisar perawatan HIV dan ART
Register Pra-ART
Register ART
Laporan bulanan ART

Laporan kohort

; Rujuk Masuk

ART tdk dg rekam medis ART dg rekam medis

Register Pra-ART

Register ART

CST UPIPI RSUD Dr. Soetomo Surabaya


Januari - Agustus 2014
1550
1527
1500
1450

1450
1421

1400

1393
1354

1350
1300

1431

1418

1310

1250
1200
Januari

Februari

Maret

April

Mei

Juni

Juli

Agustus

DAMPAK ART PADA PASIEN HIV AIDS PADA


6 BULAN PENGOBATAN
189
175

172

153

110

110

52
37 39

39

54

47

43
31

27
4

11

37

63
47

44

25

1
0

TERIMA KASIH

U P I P I