Anda di halaman 1dari 3

terbentuk dalam tubuh, mempunyai bentuk dan

sifat yang berbeda dari jaringan asalnya

DETEKSI DINI
KANKER
LEHER RAHIM

Tumor jinak

Tidak

mengancam jiwa

Umumnya
tumor
jinak dapat diangkat
seluruhnya dan

jarang tumbuh
kembali

Tumor jinak
tidak
menyebar ke bagian
tubuh lain.

Tumor ganas/ kanker


Mengancam jiwa
Tumor ganas sulit
diangkat, namun kadang
mereka dapat tumbuh
kembali
Penyebaran tumor
ganas dapat di sekitar
leher rahim, dapat juga
menyebar jauh dari leher
rahim seperti otak, paru,
ginjal, dll

APA ITU KANKER ?


Kanker adalah suatu penyakit tumor ganas
dapat menyebar ke semua organ dan
menyebabkan kematian
KANKER LEHER RAHIM ?

Oleh :

dr.R.A Nikmatillah Riskiana

Kanker leher rahim merupakan urutan pertama


di Indonesia sebagai pembunuh kaum wanita.
Usia terbanyak 25 tahun. Kanker ini terletak
pada organ reproduksi wanita yang merupakan
pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara
rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina)
PENYEBAB KANKER LEHER RAHIM

PROGRAM DOKTER INTERNSIP


INDONESIA
PUSKESMAS WARU
KABUPATEN PAMEKASAN
2015
Tumor adalah jaringan baru abnormal yang

90% kanker serviks disebabkan oleh infeksi


Human Papiloma Virus (HPV), khususnya
HPV tipe 16 dan 18, yang ditularkan melalui
kontak kulit kelamin
APA SAJA FAKTOR RISIKO
KANKER LEHER RAHIM ?

Hubungan Sex pertama < 16 tahun


Banyak anak
Jarak melahirkan pendek
Aktifitas seksual berganti pasangan
Suami tak disunat
Merokok
Kebersihan daerah kewanitaan yg
buruk
APA GEJALA & TANDA-TANDA
KANKER LEHER RAHIM ?
Keputihan lama, banyak dan berbau
Perdarahan setelah senggama
Perdarahan di luar haid
Nyeri panggul, pinggang, serta
punggung
Perdarahan sesudah menopause
Bila sangat parah, dapat keluar air seni
atau feses dari vagina

MENGAPA PENCEGAHAN DAN


DETEKSI DINI KANKER LEHER
RAHIM PERLU DILAKUKAN ?
Karena sampai saat ini penyebab kanker leher
rahim belum diketahui secara pasti dan
terapinyapun belum ada. Ini terbukti dengan
adanya data bahwa sampai saat ini kanker
mulut rahim merupakan urutan pertama di
Indonesia sebagai pembunuh kaum wanita
BAGAIMANA MENCEGAH KANKER
LEHER RAHIM ?
o
Menjaga kebersihan alat kelamin
o
Menghindari faktor risiko
o
Melakukan tes Pap smear untuk
mendeteksi secara dini
o
Vaksinasi

TES PAP SMEAR ITU APA?


Test yang aman dan murah dan telah dipakai
bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi
kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel
leher rahim

BERAPA KALI ANJURAN


PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI
LAKUKAN?
o
o

TANDA-TANDA PAP SMEAR TIDAK


NORMAL?

Dilakukan setiap tahun


Kalau hasil tidak normal
dilakukan sesuai dengan kelainannya
BAGAIMANA PAP SMEAR
DILAKUKAN?

SIAPA HARUS MELAKUKAN PAP


SMEAR?
o
Setiap yang sudah melakukan
senggama
o
Wanita yang memiliki faktor
resiko kanker leher rahim
o
Mengalami perdarahan setiap
senggama
o
Mengalami keputihan atau gatal
pada vagina
o
Sudah menopause dan
mengeluarkan darah lewat kemaluan
o
Berganti pasangan dalam
senggama
TIPS PERSIAPAN TES PAP SMEAR
AGAR HASIL EFEKTIF :

Rileks pada saat pemeriksaan

Puasa senggama 2 hari sebelumnya

1 -2 minggu setelah haid

Jangan menggunakan sabun pembersih


daerah wanita ( sirih , resik V ) 3 hari
sebelumnya

Pada wanita yang habis bersalin,


operasi, terapi kanker sebaiknya 6-8
minggu setelahnya

PAP SMEAR dilakukan dengan mengusap


spatula atau semacam kuas celak berbulu
lembut untuk mengambil sel-sel dinding leher
rahim yang nantinya akan dilakukan
pemeriksaan dengan mikroskop untuk melihat
kondisi sel-sel dinding leher rahim. Prosedur
pemeriksaan Pap smear test mungkin sangat
tidak menyenangkan untuk anda, tetapi tidak
akan menimbulkan rasa sakit

Segera datang ke dokter yang ahli kandungan


untuk pemeriksaan lebih lanjut.

KAPAN HASILNYA DAPAT


DIKETAHUI?

Karena tes ini perlu pemeriksaan yang teliti,


maka di butuhkan waktu 1 minggu untuk
diketahui hasilnya
BAGAIMANA JIKA DIDAPATKAN

BAGIMANA PENGOBATAN
KANKER LEHER RAHIM?
Operasi pada stadium awal
Terapi penyinaran pada stadium
lanjut
Kemoterapi pada stadium lanjut
Terapi paliatif untuk meningkatkan
kualitas hidup

Sampai
saat
ini
penyebab
kanker
leher rahim belum
diketahui secara pasti
dan
terapinyapun
belum
ada,
maka
sangatlah
perlu

dilakukan pencegahan
dan
deteksi
dini
terhadap kanker leher
rahim