Anda di halaman 1dari 28

BLEACHING (VITAL & NON VITAL)

Raditya Nugroho, drg., Sp.KG

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan


perubahan warna gigi

CONSERVATIVE TREATMENTS
FOR DISCOLORED TEETH

removal of surface stains,


bleaching,
microabrasion or macroabrasion,
veneering,
and placement of porcelain crowns

BLEACHING

Non-vital Bleaching

"Walking" Bleach Technique


Thermocatalytic
Bleaching
Technique

Vital
Bleaching
In-Office Vital Bleaching Technique
Dentist Prescribed-Home Applied
Technique (Nightguard Vital Bleaching)

Material Bleaching
Banyak bahan bleaching yang tersedia saat ini, yang paling umum digunakan adalah
hidrogen peroksida, sodium perborat, dan karbamid peroksida. Hidrogen peroksida
dan karbamid peroksida diindikasikan untuk pemutihan extracoronal, sedangkan
perborate natrium digunakan untuk pemutihan intracoronal.

Hidrogen Peroksida. Tersedia dalam berbagai konsentrasi, konsentrasi 30% sampai


35% (superoxol, perhidrol) adalah yang paling umum digunakan. Gel silikon dioksida
yang mengandung hidrogen peroksida 35% juga tersedia, beberapa diantaranya
diaktifkan oleh cahaya.

Sodium perborate. Merupakan zat pengoksidasi tersedia dalam bentuk bubuk.


Mengandung perborate sekitar 95%. Perborate stabil ketika kering.

Carbamid peroksida. Dikenal juga sebagai hidrogen peroksida urea, tersedia dalam
kisaran konsentrasi 3 sampai 45%. Paling sering digunakan adalah carbamid
peroksida dengan konsentrasi 10% dengan pH 5.2,4

Proses Terjadinya Pemutihan Gigi

Reaksi H2O2 dengan molekul molekul apatit:

H2O2

Ca10(PO4)6(OH)2 + On

H2O + On
10 CaO + 3 P2O5 + H2O

Pengendapan CaO menimbulkan warna putih pada gigi

Bleaching

Sifat H2O2 :
Kaustik dapat membakar jaringan bila bersentuhan
Melepaskan radikal bebas yg.bersifat toksik
H2O2 dgn.konsentrasi tinggi bersifat termodinamik
yg.tdk.srabil : dapat meledak
Disimpan dlm.kemasan gelap

Perlu dilakukan isolasi daerah kerja

Non-vital Bleaching

Indikasi
Discolorations of pulp chamber
Dentin discolorations
Discolorations not amenable formation
to extracoronal bleaching

Non-vital Bleaching

Kontraindikasi
Superficial enamel discolorations
Defective enamel
Presence of caries
Severe dentin loss
Discolored composites

PENCEGAHAN DISKOLORASI GIGI (TANPA


PULPA)
Preparasi jalan masuk (cavity entrance) yg. tepat
terutama pada tanduk pulpa
Semua bekas darah diirigasi NaOCl yg. cermat
Semua jaringan pulpa yg. dpt. menyebabkan
perdarahan hrs. dikeluarkan
Setiap restorasi yg.rusak sebaiknya diganti
Harus digunakan obat obat medikamen
yg.tdk.menyebabkan perubahan warna
Bahan pengisi dan sealer SA hrs.dikeluarkan dr.SA
1-3 mm di bawah ORIFICE
Ruang pulpa sebaiknya diisi semen glass ionomer
dan kavitas jalan masuk dgn.resin komposit
1
0

"Walking" Bleach Technique

1
1

Bleaching Mechanism
Isolasi gigi
Lindungi mukosa mulut
Obturasi endodontik yang adekuat
Gunakan protective barriers.
Hindari etsa asam
Hidrogen peroksida 30 sampai 35%
Hindari oksidasi yang berlebihan
Hindari panas
Kontrol berkala

"Walking" Bleach Technique

1
2

"Walking" Bleach Technique

Gutta point
Semen Glass
Ionomer
Bahan bleaching

Tumpat sementara

1
3

Thermocatalytic Bleaching Technique


35% hydrogen peroxida
Penggunaan instrument panas
Efek samping :

RESORPSI EKSTERNAL SERVIKAL AKAR


o.k.iritasi pd.sementum dan ligamen
periodonsium dr.bahan oksidator
yg.dikombinasikan dgn.panas
Terbukti tidak efektif/tidak memberikan hasil yg
lbh baik drpd metoda lain tidak
direkomendaasikan untuk bleaching
intrakoronal
1
4

1
5

In-Office Vital Bleaching Technique

1
6

Indikasi
Light enamel discolorations
Mild tetracycline discolorations
Endemic fluorosis discolorations
Age-related discolorations

In-Office Vital Bleaching Technique

1
7

Kontraindikasi
Severe dark discolorations
Severe enamel loss
Proximity of pulp horns
Hypersensitive teeth
Presence of caries
Large/poor coronal restorations

In-Office Vital Bleaching Technique


Diagnosa
Inform Consent
Pembersihan permukaan gigi dengan pumice
dan brush
Penentuan warna awal gigi anterior
Aplikasi protective lip balm
Gigi yang akan dibleaching dikeringkan
Aplikasi soft dam(Pelindung gingiva)
Aplikasi bahan bleaching (hidrogen peroksida
38%)
1
8

In-Office Vital Bleaching Technique

Pembersihan bahan bleaching


Pelepasan soft dam
Penyesuaian warna gigi setelah dibleaching
Pemberian Pemberian potassium nitrat fluoride 3%
Instruksi post bleaching :
- Tidak Merokok
- Menggunakan pasta gigi yang mengandung
whitening

- Tidak mengkonsumsi makanan dan minuman


yng berwarna

- Bila terasa linu diulasi desensitizing agent


1
9

2
0

Dentist Prescribed-Home Applied Technique


(Nightguard
Vital
Bleaching)

2
1

Indikasi
Superficial enamel discolorations
Mild yellow discolorations
Brown fluorosis discolorations
Age-related discolorations

Dentist Prescribed-Home Applied Technique


(Nightguard Vital Bleaching)

2
2

Kontraindikasi
Severe enamel loss
Hypersensitive teeth
Presence of caries
Defective coronal restorations
Allergy to bleaching gels
Bruxism

DENTIST PRESCRIBED/NIGHTGUARD VITAL HOME


BLEACHING SYSTEMS
Cara ini sekarang banyak dipakai
Menggunakan bahan pemutih dgn.konsentrasi ringan (Karbamid
peroksida 10% hingga 15% )
Digunakan sendiri oleh pasien setiap malam (6-8 jam) atau sesuai
anjuran drg, memakai custom tray perseorangan (plastik vakum
nightguard)
(dibuat oleh drg)
Evaluasi kemajuan/efek samping setiap 1 minggu oleh drg

2
3

Dentist Prescribed-Home Applied Technique


(Nightguard Vital Bleaching)

2
4

The advantages of the in-office vital bleaching technique are that (although it uses
very caustic chemicals) it is totally under the dentist's control, the soft tissue is
generally protected from the process, and it has the potential for bleaching teeth
more rapidly.

Disadvantages primarily relate to the cost, the unpredictable outcome, and the
unknown duration of the treatment. The features that warrant concern and caution
include the potential for soft-tissue damage to patient and provider, the discomfort
of a rubber dam, and the potential for posttreatment sensitivity.

The advantages of the dentist prescribed-home applied technique (i.e., nightguard


vital bleaching) are the use of a lower concentration of peroxide (generally 10% to
15% carbamide peroxide), the ease of application, minimal side effects, and lower
cost because of the reduced chair time required for treatment.

The disadvantages are the reliance on patient compliance, the longer treatment
time, and the (unknown) potential for soft-tissue changes with excessively
extended use.

PERTIMBANGAN MEMILIH VITAL HOME


BLEACHING ATAU IN-OFFICE/RAPID BLEACHING
Gigi yang sensitif

Jangan menggunakan POWER BLEACH


Pemutihan seluruh lengkung gigi

Px dgn.senyum lebar (M terlihat) sebaiknya pakai


HOME BLEACHING
Satu gigi warna gelap (vital)

Dilakukan POWER/IN-OFFICE BLEACHING


dlanjutkan HOME BLEACHING
Kebiasaan BRUXISM/kelainan TMJ

Tidak mungkin pakai CUSTOM TRAY, sebaiknya


menggunakan IN-OFFICE BLECHING

2
6

PERTIMBANGAN LAIN
Kerjasama pasien
Drg.harus mengetahui bahan Bleaching yg.sudah mendapat
sertifikasi standard internasional spt.AMERICAN DENTAL
ASSOCIATION (ADA)
Contoh :
OPALESCENCE WHITENING GEL
(ULTRADENT PRODUCT,INC)
COLGATE PLATINUM PROFESSIONAL WHITENING
SYSTEM
(COLGATE ORAL PHARMACEUTICALS
NITE WHITE CLASSIC
(DEN MAT)
2
7

Terima kasih...............

2
8