Anda di halaman 1dari 2

Nama

: Muhamad Fahmi Mafruchi

Tugas Minggu ke : 5

NRP

: E34130050

Dosen : Dr. Ir. Aris Munandar, MS.

Mata Kuliah : Lanskap Wilayah dan Perkotaan (ARL 202)

KETERITORIALAN ANJING
Anjing merupakan hewan teritorial yang biasa menandai wilayahnya memakai air seni.
Di alam liar, anjing akan menandai wilayah mereka dengan air seninya sebagai tanda bahwa
ada anjing yang dominan dan berkuasa pada tempat terebut. Perilaku menandai dengan urin
ini disebut urine marking.
Urine marking biasa dilakukan oleh anjing jantan dengan posisi mengangkat satu kaki di
batas-batas wilayah kekuasaannya. Meskipun begitu, beberapa anjing betina yang memiliki
hormon testosteron yang tinggi juga dapat melakukan penandaan wilayah dengan posisi
berjongkok seperti buang air kecil biasa. Penandaan wilayah oleh anjing-anjing tersebut
biasanya dilakukan di tempat-tempat dengan permukaan vertikal dan dalam jumlah urin yang
tidak begitu banyak. Seekor anjing dengan usia 3 bulan biasanya mulai menandai wilayahnya
dengan air seninya.

Gambar 1. Urine marking oleh anjing


Sumber: http://id.wikihow.com/Melatih-Anjing-agar-tak-Mengencingi-Daerahnya
Terdapat perilaku yang selalu anjing lakukan sebelum mereka menandai wilayahnya,
yaitu dengan mengendus acak beberapa tempat dan kemudian berhenti di sebuah tempat

dimana anjing akan mulai melakukan urine marking. Perilaku tersebut menunjukkan cara
anjing dalam berkomunikasi dengan anjing lain. Seekor anjing dapat mengetahui banyak
tentang anjing-anjing di lingkungan sekitarnya dengan perilaku tersebut, seperti mengetahui
jumlah anjing yang datang ke tempat tersebut, waktu dimana anjing-anjing lain datang ke
tempat tersebut, dan yang terpenting mencium aroma anjing betina yang sedang dalam masa
berahi. Seekor anjing jantan dapat mencium aroma anjing betina yang sedang berahi sampai
radius 4 km.

Gambar 2. Marking yang diendus oleh anjing lain


Sumber: http://id.wikihow.com/Melatih-Anjing-agar-tak-Mengencingi-Daerahnya
Suatu cairan kelenjar yang berada di dua sisi anus juga dapat digunakan oleh anjing
untuk menyampaikan pesan kepada anjing lain. Ketika mengeluarkan feses, kelenjar tersebut
ikut tertekan dan cairan kelenjar tersebut mengeluarkan bau yang unik dan kuat. Cairan ini
biasa disebut dengan scent glands. Bau dari cairan ini dapat berfungsi untuk memperingatkan
anjing lain bahwa ada bahaya di sekitar tempat tersebut karena anjing dapat mengeluarkan
aroma ketika mereka merasa takut. Selain itu, anjing juga dapat memberi tahukan kepada
anjing lainnya bahwa di tempat tersebut terdapat makanan lezat. Kemudian, anjing lain yang
mencium aroma tersebut akan membalasnya dengan mengeluarkan urin atau feses mereka
sendiri (Fuller 2012).
DAFTAR PUSTAKA
Fuller M. 2012. Why Does My Dog... Sniff the Ground Before He Poops. [Internet]. [diunduh pada
2015 Feb 27]. Tersedia pada: vetstreet.com/our-pet-experts/why-does-my-dog-sniff-the-groundbefore-he-poops