Anda di halaman 1dari 5

Ananas comosus L

A. Deskripsi

1. Identifikasi
Morfologi Akar
Sistem perakaran tanaman nanas sebagian tumbuh di dalam
tanah dan sebagian lagi menyebar di permukaan tanah. Akar-akar
melekat pada pangkal batang dan termasuk berakar serabut
(monocotyledonae).
Morfologi Batang
Batang tanaman nanas pendek dengan bentuk batang yang
mirip gada, berukuran cukup panjang antara 20-25 cm, batang
bagian bawah berukuran antara 2,0-3,5 cm, sedangkan bagian atas
berukuran

sekitar

5,5-6,5

cm

dan

di

bagian

puncak

mengecil.Batangnya beruas-ruas (buku-buku) pendek. Bisa terlihat


jika daunnya dilepas. Panjang ruas bervariasi antara 1-10 mm.
Batang nanas ini mempunyai fungsi sebagai tempat melekat akar,
daun, bunga, tunas, dam buah, sehingga secara visual batang
tersebut tidak nampak karena di sekelilingnya tertutup oleh daun.
Tangkai bunga atau buah merupakan perpanjangan batang.
Morfologi Daun
Daun tanaman nanas tidak mempunyai tulang, dan panjangnya bisa
mencapai 90 cm tergantung dari jenis varietasnya. Letak daun
nanas umumnya tegak ke atas dari bagian tengah batang. Ujung
daunnya memanjang dan runcing. Pinggir daun ada yang berduri
dan ada tanpa duri, permukaan daun sebelah atas halus mengkilap

berwarna hijau tua atau merah tua bergaris atau cokelat kemerahmerahan. Sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna
keputihputihan atau keperak-perakan.
Morfologi Bunga
Buah nanas memiliki rangkaian bunga majemuk pada ujung
batang. Bunga akan terbuka setiap hari dan jumlahnya kira-kira 510 kuntum. Pertumbuhan bunga dimulai dari bagian dasar menuju
bagian atas dan memakan waktu antara 10-20 hari. Waktu dari
penanaman hingga berbentuk bunga yaitu sekitar 6-16 bulan.
Bunga atau buah nanas muncul pada ujung tanaman. Bunga
nanas tersusun dalam tangkai yang berukuran relatif panjang
antara 7-15 cm atau lebih. Tiap tangkai terdiri dari 100-200 kuntum
bunga yang melekat saling berhimpitan (berdempetan). Sifat
pembungaan nanas termasuk menyerbuk silang. Tanpa melalui
penyerbukan

silang,

buah

nanas

tidak

menghasilkan

biji

(partenocarpi).
Biji nanas ukurannya kecil, panjang 3-5 mm, lebar 1-2 mm,
berwarna coklat, kasar, dan liat. Biji dapat dipergunakan sebagai
alat perbanyakan tanaman secara genetik, namun terbatas untuk
skala penelitian.
Morfologi Buah
Biologi
13

Buah nanas adalah buah majemuk yang terbentuk dari gabungan


100-200 bunga dan bentuknya bulat panjang, bekas putik bunga

akan menjadi mata buah nanas. Ukuran, bentuk, rasa, dan warna
buah tergantung dari jenis varietasnya. Buah ini bisa dipanen
sekitar 5-6 bulan setelah tanaman berbunga dan di bagian atas
terdapat mahkota bunga yang dapat digunakan untuk perbanyakan
tanaman.
2. Distribusi / Penyebaran
Nanas berasal dari Amerika Selatan dan didomestifikasi sebelum
masa

Columbus.

Pada

abad

ke16

orang

orang

Spanyol

membawanya ke Philippines and Semenanjung Malaysia dan


kemungkinan juga Indonesia. Sekarang tanaman ini meluas di
seluruh

daerah

tropis

dan

subtropis.

Industri

pengalengan

internasional dibangun di Thailand, Filipina, Malaysia dan Sumatra


Utara juga di Hawaii, Brazil, Taiwan, Afrika Selatan, Kenya, Pantai
Ivory, Mexico dan Puerto Rico.
3. Habitat
Tumbuh pada area dengan temperatur rata-rata 23-32C. Pada
elevasi yang tinggi buah menjadi lebih asam. Tanaman ini tahan
terhadap kekeringan dan curah hujan yang optimal 1000-1500 mm
per tahun. Tanaman ini menyukai drainase yang bagus pada tanah
lempung berpasir dengan kandungan bahan organik yang tinggi
dan pH 4.5-6.5.
B. Manfaat
Nanas mempunyai

nilai

ekonomi

penting,

selain

dapat

dikonsumsi sebagai buah segar juga dapat diolah menjadi berbagai


macam makanan dan minuman, seperti selai, buah dalam sirup, buah
kalengan, dan sebagainya.
Buah nanas mengandung enzim bromelin, yaitu suatu enzim
protease yang dapat menghidrolisa protein, protease, atau peptide,
sehingga dapat digunakan untuk melunakkan daging. Nanas juga
bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan berkhasiat sebagai obat
penyembuh berbagai penyakit. Kandungan serat dan Kalium dalam

buah nanas dapat digunakan sebagai obat sembelit dan gangguan


pada saluran air kencing.
Kulit buah nanas dapat diolah menjadi sirop atau diekstraksi
cairannya untuk pakan ternak. Batang nanas dapat diambil tepungnya.
Kadar tepung batang nanas yang tua berkisar antara 10% - 15% dari
berat segar. Serat pada bagian tanaman nanas, terutama serat daun,
dapat dimanfaatkan sebagai bahan kertas dan tekstil.
C. Klasifikasi
1. Sistem Engler
Kingdom

Plantae

Superdivisio

Spermatophyta

Divisio

Magnoliophyta

Kelas

Monocotyledonae

Ordo

Bromeliales

Famili

Bromeliaceae

Genus
Spesies

:
:

Ananas
Ananas comosus (L.) Merr.

(Engler,1930)
2. Sistem Conquist
Kingdom

Plantae

Divisio

Magnoliophyta

Kelas

Liliopsida

Ordo

Bromeliales

Famili

Bromeliaceae

Genus
Spesies

:
:

(Conquist, 1981)

Ananas
Ananas comosus (L.) Merr.

Daftar Pustaka
Anonim

b.

2012.

Nanas

(Ananas

Menegristek
Permasyarakatan

comosus

Bidang
Ilmu

L.).

Kantor

Deputi

Pendayagunaan
Pengetahuan

dan

dan
Teknologi.

Jakarta. www.ristek.go.id (diakses 2 Januari 2016, 08.15


WIB)
Tjirosoepomo, Gembong. 2007. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta :
Gadjah Mada Univertisity press
Tjitrosoepomo,

Gembong.

2009. Taksosnomi

Tumbuhan

(Spermatophyta). Yogyakarta: Gadjah Mada University


press
www.Petanihebat.com (diakses 2 januari 2016, 08.15 WIB)
http://www.materipertanian.com/klasifikasi-dan-ciri-ciri-morfologinanas/

(Diakses 7 Januari 2016, 19.25 WIB)

http://manfaatdankandungan.blogspot.co.id/2012/11/manfaat-buahnanas.html

(Diakses 8 Januari 2016, 19.35 WIB)