Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN OUTPATIENT ENCOUNTER

CASE FINDING CATARACT"


PUSKESMAS 1 SOKARAJA
BLOK NEUROLOGY AND SPESIFIC SENSES SYSTEM

Pembimbing
dr. Afifah
NIP. 198502172010122003
Kelompok 1
1. Iman Hakim Wicaksana
2. Imelda Widyasari Situmorang
3. Mutia Milidiah
4. Gilang Rara Amrullah
5. Irma Nuraeni Hidayat
6. Raditya Bagas Wicaksono
7. Isnila Fardhani Kelilauw
8. Lannida
9. Nyimas Eva Fitriani
10. Fiska Praktika Widyawibowo
11. Ning Maunah

G1A011001
G1A011002
G1A011003
G1A011004
G1A011005
G1A011006
G1A011007
G1A011008
G1A011009
G1A011010
G1A010031

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN
JURUSAN KEDOKTERAN
PURWOKERTO
2013
LEMBAR PENGESAHAN

MBA NING ^^

I. PENDAHULUAN
ILA DAN NYIMAS
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Manfaat

II. PENDAHULUAN

A. Waktu dan Tempat Kegiatan


Kegiatan OPE Katarak Kelompok 1 dilaksanakan di Puskesmas 1 Sokaraja,
Kabupaten Banyumas pada hari Senin, 14 April 2014 pukul 08.00 13.00.
B. Pelaksanaan Kegiatan
Mahasiswa kelompok 1 hadir sebanyak 11 orang, namun 2 orang tidak dapat
mengikuti kegiatan secara maksimal akibat mengalami kecelakaan di perjalanan
menuju puskesmas. Setiap mahasiswa bertanggungjawab kepada minimal 1
pasien mulai dari anamnesis hingga pemeriksaan segmen anterior. Tenaga
puskesmas yang terlibat ada 1 orang, yaitu Pak Nanang, dimana beliau bertugas
membantu administrasi dan mengarahkan pasien lansia menuju ruangan
pemeriksaan mata.
Mahasiswa didampingi oleh pendamping fakultas berjumlah dua orang, yaitu
dr. Afifah sebagai tutor kelompok 1 dan dr. Tri Lestari sebagai PIC 2 Blok NSS.
Dokter spesialis mata yang hadir dan mendampingi adalah dr. Yulia Fitriani Sp.M
dan dr. Teguh Anamani Sp. M. Peserta lansia yang hadir dan ditangani oleh
kelompok 1 berjumlah 14 orang, namun salah satu pasien tidak termasuk kasus
mata sehingga langsung pulang.
Alur pemeriksaan yang kami laksanakan adalah sebagai berikut.
1. Pendataan pasien
2. Anamnesis
3. Pemeriksaan tanda vital
4. Pemeriksaan visus menggunakan optotype Snellen dan pinhole
5. Pemeriksaan tonometri digital
6. Pemeriksaan reflex cahaya
7. Pemeriksaan segmen anterior mata
8. Konsultasi ke tutor (pembimbing fakultas)
9. Konsultasi ke dokter spesialis mata
10. Diagnosis dan rencana terapi
Tabel 1. Time schedule pada Puskesmas 1 Sokaraja.

No
Waktu
1 08.00 08.30
2 08.30 10.30
3 10.30 11.00
4
5
6

Kegiatan
Pendataan dan pengarahan
Pemeriksaan mata
Konsultasi dengan pembimbing dan dokter

11.00 11.30

spesialis mata
Inform consent untuk tetes mydriasil bagi pasien

11.30 12.30
12.30 13.00

katarak sesuai indikasi


Menunggu obat bekerja
Pemeriksaan funduskopi oleh dokter spesialis
mata dilanjutkan edukasi untuk operasi katarak

C. Hasil Pelaksanaan Kegiatan


1. Kasus Mata yang Ditemukan
Jumlah seluruh pasien yang ditemukan oleh Kelompok 1 adalah 13 pasien
dengan rincian sebagai berikut.
a. Myopia
: 3 pasien
b. Presbiopia
: 5 pasien
c. Glaukoma
: 1 pasien
d. Conjunctivitis akut
: 1 pasien
e. Blepharitis anterior tipe seboroik: 1 pasien
f. Katarak
: 2 pasien

2. Rincian Kasus Katarak FISKA DAN MUTIA


Kasus katarak yang kami temukan disajikan dalam tabel berikut.
Tabel 1. Kasus Katarak Puskesmas 1 Sokaraja
No
1

Nama
Sulastri

Karsa

Alamat

Diagnosa

Nomer

Hub. kontak
dengan penderita
-

Keterangan

Kedondong

Katarak

Kontak
Tidak

RT 02 RW 03

matur/imatur/

mampu

Sokaraja
Sokaraja

hipermatur OD/OS
Katarak

mengingat
Tidak

Kidul RT 03

matur/imatur/

mampu

kartu jaminan

RW 02

hipermatur OD/OS

mengingat

kesehatan

Memiliki
kartu jaminan

kesehatan
Memiliki

D. Kendala yang Dijumpai selama Kegiatan LANNIDA DAN IMELDA


Kendala yang kami jumpai selama kegiatan beserta solusinya adalah sebagai
berikut.
Tabel 2. Kendala Kegiatan OPE
No
Kendala
1
Jelas
2
3

Solusi
Lengkap

III. PENUTUP
HAKIM DAN RARA
A. Kesimpulan
B. Kesan Mahasiswa
kesan mahasiswa terhadap kegiatan
C. Saran
Saran yang membangun untuk pelaksanaan kegiatan Case Finding Cataract ke
depannnya

1. Ketentuan laporan :
a. Laporan diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12, kerapatan
tulisan adalah satu setengah (1,5) spasi pada kertas kuarto (A4), tepi
kiri dan tepi atas 4 cm, tepi kanan dan tepi bawah 3 cm.
b. Laporan harus disetujui dan ditandatangani oleh dokter puskesmas dan
dosen pembimbing fakultas.
2. laporan diserahkan dalam bentuk print-out sebanyak 3 eksemplar (Unsoed,
Puskesmas, BKMM ) dan soft copy ( sekre blok ) paling lambat 1 minggu
setelah pelaksanaan kegiatan. Yakni 25 April 2014
3. Ketentuan mengenai praktek lapangan diatur tersendiri dalam panduan teknis

pelaksanaan praktek lapangan.