Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KOSMETIK

LIPSTIK
Muhamad Zaenudin (1304015326) Kelas 5D
Dosen: Alvi K.
Lipstik adalah bagian kosmetika yang digunakan untuk perias bibir. Preparat untuk perias bibir
ada dua, yaitu lipstik dan pomade bibir digunakan untuk mencegah bibir menjadi pecah-pecah
karena kering. Sedang lipstik digunakan sebagai make up bibir, supaya kelihatan lebih menarik.
Lipstik, digunakan sebagai make up harus memenuhi persyaratan :
1.

Tidak boleh mengeluarkan air atau minyak (sweating)

2.

Tidak boleh mudah pecah

3.

Zat warnanya harus terbagi rata

4.

Tittik leburnya terletak antara 50oC sampai 60oC


Lipstik terdiri dari suatu bahan dasar dan zat warna. Lipstik adlah pewarna bibir yang dikemas
dalam bentuk batang padat (roll up) yang dibentuk dari minyak, lilin, dan lemak. Lipstik
biasanya menggunakan lebih banyak lilin dan terasa lebih padat dan kompak. Pada umumnya
basis ini adalah minyak-minyak lemak. Berikut Pemerian lemak dan minyak yang digunakan
sebagai basis
1. Cera Alba (Malam putih)
Malam putih adalah hasil pemurnian dan pengelantangan Malam Kuning yang diperoleh dari
sarang lebah madu Apis melifera Linne (Familia Apidae) dan memenuhi syarat uji kekeruhan
penyabunan
Pemerian : Padatan putih kekuningan, sedikit tembus cahaya dalam keadaan lapisan tipis, bau
khas lemah dan bebas bau tengik. Bobot jenis lebih kurang 0,95%
Kelarutan : Tidak larut dalam air, agak sukar larut dalm etanol dingin, Etanol mendidih
melarutkan asam serotat dan bagian dari mirisin, yang merupakan kandungan malam putih. Larut
sempurana dalam kloroform, dalam eter, dalam minyak lemak dan minyak atsiri (Anonim, 1995)
2. Parafin
Parafin adalh campuran hidrokarbon padat yang dimurnikan yang diperoleh dari minyak tanah
Pemerian : Hablur tembus cahaya atau agak buram; tidak berwarna atau putih; tidak berbau;
tidak berasa; agak berminyak

Kelarutan : Tidak larut dalam air dan dalam etanol, mudah larut dalam kloroform, dalam eter,
dalam minyak menguap dalam hampir semua jenis minyak lemak hangat, sukar larut dalam
etanol mutlak (Anonim, 1995)
3. Oleum Ricini ( Minyak Jarak )
Adalah minyak lemak yang diperoleh dari biji Ricinus communis Linne (Familia Euphorbiaceae),
tidak mengandung bahan tambahan.
Pemerian : Cairan kental, transparan, kuning pucat, atau hampir tidak berwarna, bau lemah,
bebas dari bau asing dan tengik, rasa khas
Kelarutan; larut dalam etanol, dapat bercampur dengan etanol mutlak, dengan asm asetat glasial,
dengan kloroform, dan dengan eter (Anonim, 1995)
4. Oleum Arachis
5. Adeps Lanae (Lemak Bulu Domba)
Lemak bulu domba adalh zat serupa lemak yang dimurnikan, diperoleh dari bulu domba Ovis
ariesLinne (Familia Bovidae) yang dibersihkan dandihilangkan warna dan baunya. Mengandung
air tidak lebih dari 0,25%. Boleh mengandung antioksidan yang sesuai tidak lebih dari 0,02%.
Pemerian massa seperti lemak, lengket, warna kuning dan bau khas
Kelarutan : Tidak larut dalam air, dapat bercampur dengan air lebih kurang 2 kali beratnya; agak
sukar larut dlam etanol dingin, lebih larut dalam etanol panas; mudah larut dalam eter dan dalam
kloroform (Anonim, 1995)
Buah Merah (Pandanus Conoideus)
Pewarna alami yang digunakan dalam sediaan lipstik ini adalah minyak yang diekstraksi dari
Buah Merah. Berikut taksonomi dari Buah merah;
Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Liliopsida

Bangsa

: Pandanales

Suku

: Pandanaceae

Marga

: Pandanus

Jenis

: Pandanus Conoideus

Kandungan :
Minyak buah yang diekstraksi dari bahan baku buah merah, mengandung senyawa aktif yang
cukup tinggi diantaranya beta-Karoten dan tokoferol yang cukup tinggi. Senyawa antioksidan

buah merah tergolong tinggi. Dari 12.000 ppm total karetonoid, sebanyak 700 ppm diantaranya
berupa beta-karoten, sedangkan tokoferol mencapai 11.000 ppm. Buah merah juga mengandung
asam lemak seperti asam oleat, asam linoleat, asam linolenat dan asam palmitat serta sedikit
mengandung asam kaprat dan asam miristat ( Syah, 2005)
Kegunaan :
Buah merah digunakan sejak dahulu oleh masyarakat papua. Secara garis besar, buah merah
dimanfaatkan dalam empat hal pokok yaitu; sebagai bahan pangan, bahan pewarna alami, bahan
kerajinan dan sebagai bahn obat (Budi dan Paimin, 2004)

Formula
Cera alba

Parafin Solid

Ol. Ricini

11, 25 g

Ol. Arachis

3,75

Adeps Lanae

0,25

Acid Boric

0,75

Parfum alam

q.s

Bahan pewarna alam (ekst buah merah) 0,5

ml

Cara Kerja
Ol. Ricini dipanaskan dan di dalamnya dilarutkan Ac. Boric dan Bahan warna alam

Lemak-lemak dileburkan

Kedua larutan dicampur, ditambahkan parfum

Sebelum dingin dan keras campuran dimasukkan dalam cetakan

Lipstik yang sudah jadi dikeluarkan setelah dingin