Anda di halaman 1dari 4

Artikel ini untuk menjawab email pembaca yang menanyakan tentang bagaimana cara

membuat Azimat dengan Rajah (wafaq) diatas dan khasiat yang terkandung didalamnya.
Meskipun bukan seorang ahli wafaq, namun saya akan mencoba menjawab sesuai dengan apa
yang pernah saya pelajari dan pengalaman selama ini. Memang harus diakui bahwa untuk
menulis wafaq memang harus mengikuti kaidah penulisan wafaq (ilmu Wafaq) sebagaimana
yang telah dijelaskan dalam kitab-kitab para ulama ahli wafaq jaman dahulu.
Seperti yang telah dijelaskan pada BONGKAR JIMAT yang sebelumnya, hal pertama yang
perlu dilakukan adalah meneliti kebenaran tulisan wafaq.
Wafaq diatas merupakan wafaq standart atau wafaq dasar dengan table 33. Dulu Imam Al
Ghazali pernah menulis kitab yang menjelaskan wafaq persegi 33 ini, namun saya lupa
namanya. Dilihat dari kaidah wafaq 33, penulisan angka dalam table diatas telah benar

(selaras).
Wafaq jenis ini mengandung misteri keserasian dan jodoh. Jika
dicermati angka-angka genap berada di sudut-sudut persegi dan angka ganjil melengkapi
kesempurnaan tabelnya. Seperti Ying dan Yang. Hitam dan Putih, Pria dan Wanita, Adam dan
Hawa, Positif dan Negatif. Atas dasar inilah banyak ahli wafaq yang menggunakan wafaq
jenis ini untuk tujuan perjodohan atau pengasihan. Berpusat pada angka 5 sebagaimana angka
ini sebagai penengah dari angka 1 sampai 9. Berbentuk melingkar, simbol dari segalanya
berawal dari satu lingkaran kehidupan (lingkaran kodrat).
Di
garis
terluar
table
perseginya
terdapat
tulisan:
Yang artinya SabdaNYA adalah Haq, dan hanya bagiNYA-lah
kekuasaan
Kalimat ini disertakan dalam wafaq dengan maksud untuk mempertegas perintah atau
maksud yang diniatkan dalam pembuatan wafaq ini. Sebagian guru mengartikan bahwa
kalimat ini untuk memaksa para makhluk ruhani (khodam) tunduk dan patuh memenuhi
maksud dari apa yang terkandung dalam wafaq ini.
Kemudian disekelilingnya terdapat tulisan 4 malaikat= Atas : Jibril, Kiri : Mikail, Bawah :
isrofil, Kanan : Izroil
Malaikat muqorobin ini memiliki peran sebagai penyempurna dan penyeimbang 4 sisi
dimensi (coba perhatikan letaknya dalam wafaq tersebut). Bila diartikan lebih jelas 4 sisi
dimensi tersebut adalah dimensi Raga fisik, Jiwa emosional, Ruh Spiritual dan Pikiran
intelektual. Semua harus seimbang sesuai dengan kandungan wafaq persegi ini.

KHASIAT
Jadi Khasiat Wafaq ini adalah untuk menyelaraskan kehidupan orang yang membawanya agar
hidup sejahtera sesuai dengan kodrat. Belum dikatakan selaras bila hidup masih dalam
keterpurukan baik fisik, mental, spiritual maupun intelektual. Maka dari itu bila anda masih
merasakan ketidakseimbangan dalam hal raga alias sedang sakit, mengalami kegagalan dalam
usaha yang berdampak juga kepada kondisi fisik. Atau kondisi emosional jiwa tidak stabil,
melankolis, jiwa merasa merana (butuh perhatian / pendamping hidup). Atau malas beribadah
dan sering merasa was-was. Atau mengalami keterbelakangan dalam berpikir, susah
menerima ilmu dan berbagai macam ketidakselarasan dengan kehidupan normal sesuai kodrat
maka dengan latarbelakang inilah wafaq ini dibuat. Demikian harapan yang tersirat dari
wafaq ini.
Secara sederhana wafaq ini bermanfaat untuk mempermudah segala usaha (ikhtiar) orang
yang pembawanya selama hal itu baik dan sesuai keharmonisan kehidupan.
PERSIAPAN Sebelum Memulai Membuat Azimat
Setelah dikoreksi kebenarannya, maka penulisan wafaq bisa dikerjakan.
1. Siapkan alat dan bahan, yaitu pena dan kertas.
2. Rapikan dan bersihkan ruangan yang akan dipakai sebagai tempat pembuatan azimat.
3. Bersuci badan dan pakaian.
4. Mulai membaca Asma Menulis azimat.
LANGKAH PENULISAN
1. Langkah pertama adalah membuat garis persegi terluar dahulu. Boleh menggunakan
penggaris (mistar). Dalam hal ini cara menulisnya secara urut, sesuai bacaan kalimatnya dan
kaidah menulis huruf arab dari KANAN ke KIRI. Perhatikan kalimatnya ini :
2. Untuk membuat garis sisi berikutnya maka kertas di PUTAR searah jarum jam. Jadi posisi
anda tetap menghadap ke satu arah. Perhatikan langkah berikut ini :

3. Setelah diputar, kemudian lanjutkan lagi dengan menulis kalimat selanjutnya :

4. Setelah kertas diputar lagi, lanjutkan dengan menulis kalimat selanjutnya :

5. Selanjutnya seperti gambar ini :

6. Dan seterusnya hingga wafaq persegi menjadi sempurna, seperti gambar ini :

7. Lalu tuliskan 4 nama malaikat pada sekeliling sisi table. Dengan urutan sebagai berikut:
pertama sisi Atas : Jibril, Kiri : Mikail, Bawah : isrofil, Kanan : Izroil. INGAT yang diputar
adalah kertasnya :

8. Setelah tabel wafaq persegi (wadah energi) telah jadi, kemudian baru ditulis hisab Asma
Suci atau angka-angkanya dalam table. Urutan penulisannya mengikuti kaidah wafaq yaitu :

9. Hasil akhirnya jadi seperti ini :

10. Jika dirasakan energinya akan membentuk pola piramid yang kuat (tidak patah-patah).
Bila wafaq ditulis secara sembarangan maka pola energinya juga akan kacau (tidak serasi).
LANGKAH PENUTUP
Wafaq yang telah selesai ditulis kemudian diasapi dengan wewangian seperti kemeyan /
buhur atau minyak wangi. Lalu diangkat dengan kedua tangan, dan didekatkan dimulut,
dibacakan doa atau Qosam dari wafaq ini.
LANGKAH PEMBUNGKUSAN
Bila wafaq ini akan dipakai sebagai Azimat (dibawa / kantongi / ditaruh dalam suatu tempat),
maka lebih baik dibungkus dengan plastik dan kain. Sambil membaca doa dan ayat yang
pernah ditulis dalam artikel Ilmu Menulis Rajah. Dengan cara ini wafaq tidak mudah rusak.
Pembuatan azimat telah selesai. Dalam pembuatan azimat boleh disertai puasa dan sholat
hajat. Semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian.