Anda di halaman 1dari 17

KEJANG PADA NEONATUS

Reddy Lufyan, MD
MATERI PENYEGARAN PARAMEDIS RSUD HENDRIKUS FERNANDEZ
LARANTUKA
2015

Gambaran kejang tonik klonik


bayi aterm jelas
prematur tidak jelas
Angka kejadian20-25% pada prematur.

Keseluruhan 1/1000 kelahiran hidup.


Kejang pd bulan I G/ sisa

Bentuk

kejang beda dg pada anak dan

dewasa
Penyebabnya:

-Cortek belum sempurna diff.sitoplasma


dan membrannya.
-Yang terutama berfungsi :medula spinalis
dan batang otak
-Tidak disalurkan ke jar.berikutnya.

Klasifikasi
Kejang

Tonik

Kejang

Subtle TERSERING PADA NEONATUS (>50%)

Kejang

klonik multi fokal

Kejang

klonik fokal

Kejang

mioklonik

PEMBAGIAN
1.Kejang tonik
Kekakuan
Disertai

apnea.

ekstremitas spt kaku decerebrasi

deviasi bola mata, gerakan klonik, sianosis atau

Sering

pd prematur, berhub dg penyakit SSP difuse/


perdarahan IV.

EEG

kel.multifokal.

KEJANG SUBTLE
Tidak

berhub.dgEEG epileptiform /hypersinkronisasi

contoh
Mata

kejang subtle:
deviasi horisontal-tonik

Kedipan

kelopak mata berulang

Gerakam mulut dan

pipi

Apne
Tanda

vital fluktuasi ritmik

Gerakan

komplek: mendayung , berenang

3.Kejang klonik multi fokal


-Gerakan berpindah dari satu extremitas
ke extremitas lain.
-EEG sebagian besar abnormal
4.Kejang klonik fokal
-Gerakan terlokalisir
-Berulang ulang
-Berhubungan dg ggn metabolisme,contusi cerebral,perdarahan subarachnoid.

5.Kejang mioklonik
-Fleksi tunggal atau multiple extremitas.

-E/ Perdarahan IV, Penyakit SSP.

Manifestasi klinis:
Gerakan

otot muka

Gerakan

tonik klonik extremitas.

Episode

apnea yg hilang timbul.

Gerakan

epistotonus

Gerakan

bola mata.

Hilang

tonus secara tiba tiba.

Kedipan

,gerakan spt mengunyah

Jitterness:
Gerakan

tremor cepat dg amplitudo besar

Timbul

waktu dipegang/ dimanipulasi

Hilang

bila extremitas difleksikan

Gerakan
Dapat

bl mata abnormal tidak ada

dipropokasi dg meluruskan sendi

EEG

normal

Bayi

normal : lapar,haus, hipoglikemia

Penyebab
1.

Komplikasi perinatal
Encepalopathy

neonatus / hypoxic ischemic encepalopati,


kontusio serebri, perdarahan intrakranial 40 % kejang

Faktor

ibu : plasenta previa, solusio plasenta, preeklampsia,


trauma persalinan

2.

Gangguan metabolisme
Hipoglikemia, hiponatremia, hipocalcemia, hipomagnesemia
Kelainan asam

3.

Infeksi

4.

Familial / genetik

amino

TERAPI KAUSATIF
TERAPI SIMTOMATIS

ALGORITME PENANGANAN KEJANG AKUT & STATUS KONVULSIF


Diazepam 510mg/rect max 2x
jarak 5 menit

Prehospital

Hospital/ED

Airway
Breathing
Circulation

NOTE : JIKA DIAZ RECTAL 1X PRE


HOSPITAL BOLEH RECTAL 1X

Diazepam 0,25-0,5mg/kg/iv/io
(rate 2mg/min, max dose 20mg)
atau

0-10min

10-20min

Monitoring
Vital sign
EKG
Gula darah
Serum Elektrolit
(Na, K, Ca, Mg, Cl)

Midazolam 0,2mg/kg/iv bolus


atau

Lorazepam 0,05-0,1mg/kg/iv
(rate <2mg/min)

Analisa Gas Darah


Koreksi kelainan

ICU/ED

Note : Aditional
5-10mg/kg/iv

Note :
Jika preparat (+)

Phenytoin
20mg/kg/iv
(20min /50ml NS)
Max 1000mg
Phenobarbitone
20mg/kg/iv
(rate >5-10min; max 1g)

Pulse oxymetri
20-30min

drug blood level

30-60min

13

Refracter

ICU

05-Apr-16

Midazolam 0,2mg/kg/iv bolus


Dilanjut infus

Pentotal - Tiopental
2 4 mg/kg/iv

Propofol 3-5mg/kg/infusion

ANTIKONVULSAN AGENTS

Diazepam rentang dosis toxic dan lethal sangat tipis

Phenobarbital DOC lini I

LD : 20 mg/kg/x dilusi dengan NaCl0.9% 20ml 20 menit

Extra loading : 10 mg/kg/x dilusi dengan NaCl0.9% 20ml 20 menit

MD : 5 mg/kg/hari dibagi 2 dosis IV

Phenitoin

LD : 20 mg/kg/x dilusi dengan NaCl0.9% 20ml 20 menit

Extra loading I : 5 mg/kg/x dilusi dengan NaCl0.9% 20ml 20 menit

Extra loading II : 5 mg/kg/x dilusi dengan NaCl0.9% 20ml 20 menit

MD : 5 mg/kg/hari dibagi 2 dosis IV

Midazolam

LD : 0.01-0.03 mg/kg/x bolus IV pelan

MD : 1-4 mcg/kg/menit (3mg/kg dilusi dalam NacL0.9% s/d 50ml)

Prognosis
Tergantung dari :
1.Maturitas bayi
UK < 31 mg kejang 22,7 %f :84 %

UK 32-36 mg kejang 1,6 % f :57 %


UK >36 mg kejang 0,16 % f: 17%
2.Etiologi

Gejala sisa cermin hebatnya kelainan


3. Gambaran EEG

4.Faktor lain
Kematian ,CP,epilepsi ada hubungannya dengan :

a.APGAR score 6 pada mnt ke 5


b. Resusitasi >5 menit

c.Saat mulai kejang


d.Lama kejang >30 mnt
e.Hypotoni > 5 mnt setelah lahir

f.Kejang tak dapat dikontrol 5 hari


h.Terdapat tonik/ mioklonik

Terima kasih

Semoga bermanfaat