Anda di halaman 1dari 6

Satuan Acara Penyuluhan (SAP)

Topik

:Garam Beryodium

Sasaran

: Peserta yang ada di ruang tunggu UPK. Puskesmas Purnama

Target

: Peserta penyuluhan di UPK. Puskesmas Purnama

Hari/tanggal

: Selasa, 25 Maret 2014

Waktu

: 15 menit

Tempat

: Ruang tunggu UPK. Puskesmas Purnama

Penyuluh

: Emilia Valentine
A. Tujuan

Tujuan umum
1) Memberikan pengetahuan tentang garam beryodium
1. Tujuan khusus
1

Mengetahui manfaat dan fungsi garam beryodium

2) Mengetahui sumber makanan yang mengandung yodium


3) Mengetahui akibat yang ditimbulkan dari kekurangan dan kelebihan garam
beryodium
B. Strategi Pelaksanaan :
1

Metode :

Ceramah dan Tanya jawab

2. Media :

Leaflet

3. Garis besar materi (penjelasan terlampir) :

Pengertian garam beryodium


Kadar yodium yang diperlukan tubuh dalam sehari
Fungsi dan manfaat garam beryodium
Sumber makanan yang mengandung yodium
Kekurangan dan kelebihan yodium
Cara uji yodium dan cara penyimpanan garam beryodium

C. Proses Pelaksanaan
No.
1.

Kegiatan
Pendahuluan

2.

Kerja

Penyuluh
Salam pembuka
Perkenalan
Menyampaikan

Peserta
Menjawab salam
Perkenalan
Memperhatikan

materi

Mendengarkan
pertanyaan

dan

3.

Penutup

diutarakan

peserta
Evaluasi

Menyimpulkan

saran
Salam penutup

materi 11 menit

yang disampaikan
Menyampaikan masalah

yang dihadapi
Menanyakan hal-hal yang

belum jelas
Memperhatikan jawaban

menanggapi masalah
yang

Waktu
2 menit

dari konselor

dan

Menjawab pertanyaan

Mendengarkan

Menjawab salam

2 menit

D. Setting Tempat :
Penyuluh berdiri di hadapan para audien
E. Pengorganisasian :
Penyuluh

: Emilia Valentine

F. Materi
1

Pengertian garam beryodium


Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya dengan yodium yang dibutuhkan

tubuh untuk proses pertumbuhan dan kecerdasan.


Garam beryodium yang digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi
standaryaitu mengandung yodium sebesar 30-80 ppm. Yodium 75 % berada dalam kelenjar
tiroid.
4. Kadar yodium yang diperlukan tubuh dalam sehari
Kadar yodium yang dibutuhkan Sangat sedikit dalam tubuh : 15-23 mg
Berdasarkan AKG yaitu :

Anak2

: 120 g / 12 mg

dewasa

: 150 g / 15 mg

Bumil

: + 50 g / 5 mg

Busui

: + 50 g / 5 mg

5. Fungsi dan manfaat garam beryodium


Fungsi dan manfaat
1

Membantu kerja hormon tiroksin triiodotironin (T3) dan tetraiodotironin (T4)


pertumbuhan & perkembangan

4) Iodium juga berperan dalam pembentukam karoten menjadi bentuk aktif vitamin A
5) Sintesis protein
6) Absorbsi karbohidrat dari saluran cerna
7) Sintesis kolesterol darah
6. Sumber makanan yang mengandung yodium
Sumber yodium
Makanan laut : udang, ikan, kerang, ganggang laut
7. Kekurangan dan kelebihan yodium
Kekurangan yodium
1

Gondok

Kretinisme

8) Terganggunya pertumbuhan &perkembangan janin


9) Gangguan mental
Kelebihan iodium
1

Pembesaran kelenjar tiroid

10) Sesak nafass

8. Cara uji yodium dan cara penyimpanan garam beryodium


Penyimpanan
1

Di wadah tertutup

11) Tidak kena cahaya


12) Tidak dekat dengan tempat yang lembab atau air
Cara uji
1

Dengan test kit/ uji yodida

13) Dengan parutan singkong


G. Evaluasi

Peserta mengetahui tentang materi yang telah disampaikan


Peserta mau mengikuti saran yang diberikan oleh penyuluh

H. Daftar pustaka

Almatsier, S. (2008). Penuntun Diet. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

http://kuliahbidan.wordpress.com/2008/10/12/garam-beryodium.html

LAPORAN PENYULUHAN PERORANGAN


PRAKTEK KERJA LAPANGAN MANAJEMEN PELAYANAN GIZI MASYARAKAT
GARAM BERYODIUM
DI RUANG TUNGGU UPK. PUSKESMAS PURNAMA, PONTIANAK SELATAN

Oleh :
EMILIA VALENTINE
20112120427

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PONTIANAK


PRODI D III GIZI JURUSAN GIZI
PONTIANAK
2014

Daftar Hadir Peserta


NO

NAMA

ALAMAT

TANDA TANGAN