Anda di halaman 1dari 1

Pemisahan Anomali Regional dan Anomali Residual (Lokal)

Secara umum anomali gravitasi disebabkan oleh dua bagian, yaitu : anomali
regional dan anomali residu (lokal). Bagian dari anomali gravitasi yang
mempunyai panjang gelombang lebih panjang biasanya disebut anomali
regional, sedangkan yang lebih pendek panjang gelombangnya disebut anomali
residu (lokal). Anomali regional biasanya disebabkan oleh batuan-batuan
dangkal.
Peta anomali bouguer memberikan gambaran menyeluruh mengenai massa
penyebab anomali, karena merupakan gabungan dari berbagai variasi rapat
massa yang terdistribusi baik secara vertikal maupen horizontal. Bisa juga
dikatakan bahwa anomali Bouguer merupakan superposisi dari massa penyebab
lokal dan regional. Jika massa penyebab semakin dalam, anomali menjadi lebih
menyebar dan amplitudonya menurun. Panjang gelombang anomali juga
proporsional dengan kedalaman dari perubahan densitas arah lateral.
Anomali lokal (residu) mencerminkan kondisi geologi daerah penelitian yang
bersifat lokal dan dangkal, yang dicirikan oleh anomali yang mempunyai
frekuensi tinggi. Anomali regional di lain pihak memberikan gambaran kondisi
geologi secara lebih luas (regional) pada daerah yang dalam dengan dicirikan
oleh anomali yang berfrekuansi rendah.
Sifat-sifat demikian dapat dipakai sebagai bahan bantu saat melakukan
interprestasi guna memperoleh informasi mengenai kondisi, jenis, maupun
bentuk geometri dan letak (kedalaman) dari massa batuan penyebab anomali.
Hal ini berarti bahwa anomali Bouguer terlebih dahulu harus dipisahkan menjadi
anomali lokal (residu).
Masalah utama dalam interprestasi gravitasi adalah bagaimana memisahkan
anomali dari efek tumpang tindih oleh penyebab lain. Pemisahan umumnya tidak
lengkap, keduanya baik anomali regional maupun lokal saling terdistorsi oleh
efeknya masing-masing. Karena Kedua anomali tersebut mempunyai fungsi
yangberlainan maka kedua anomali tersebut harus dipisahkan untuk
mendapatkan manfaatnya secara optimum. Beberapa metode yang dapat
digunakan untuk memisahkan anomali regional dan lokal terdapat dua cara yaitu
:
1. Metode Grafis
Yang termasuk metode ini antara lain : Metode Penghalusan (Smoothing),
Metode Kontur dan Metode Griffin.
2. Metode Analitik
Yang termasuk metode ini antara lain : Perhitungan langsung dengan
Metode Titik Pusat dan Cincin, Metode Turunan Vertikal Kedua, Metde
Polynomial Fitting.
Metode pemisahan dapat ditentukan untuk mendapatkan anomali yang
berasosiasi dengan kondisi geologi yang menarik/ diinginkan.