Anda di halaman 1dari 4

Anatomi Ginjal

Ginjal terdiri dari organ-organ yang memproduksi urine dan dikeluarkan dari tubuh. Ginjal
terletak pada dinding posterior abdomen, terutama di daerah lumbal, disebelah kanan dan kiri
tulang belakang, dibungkus lapisan lemak yang tebal, di belakang peritoneum, dank arena itu
diluar rongga peritoneum. Setiap ginjal panjang nya 6 sampai 7,5 cm, dan tebal 1,5-2,5 cm. Pada
orang dewasa beratnya kira-kira 140 gram.
Bentuk ginjal seperti biji kacang dan sisi dalamnya atau hilum menghadap ke tulang punggung.
Sisi luarnya cembung. Pembuluh-pembuluh ginjal semuanya masuk dan keluar pada hilum.
Disetiap ginjal menjulang sebuah kelenjar suprarenal. Ginjal kanan lebih pendek dan lebih tebal
daripada kiri

Struktur Ginjal
Setiap ginjal dilingkupi kapsul tipis dari jaringan fibrus yang rapat membungkusnya, dan
membentuk pembungkus yang halus. Didalamnya terdapat struktur-struktu ginjal. Warna nya
ungu tua dan terdiri atas bagian korteks disebelah luar, dan bagian medulla disebelh dalam.
Bagian medulla ini tersusun atas lima belas sampai enam belas massa piramida, yang disebut
piramis ginjal. Puncak-puncaknya langsung mengarah ke hilum dan berakhir ke kalises . Kalises
ini menghubungkan dengan pelvis ginjal Pearce, E. C. Anatomi & Fisiologi U.Ps, Gramedia
Pustaka Utama: Jakarta.2010
Struktur internal
1. Hilus (hilum) adalah tingkat kecekungan tepi medial ginjal

2. Sinus ginjal adalah rongga berisi lemak yang membuka pada hilus. Sinus ini membentuk
perlekatan untuk jalan masukdan keluar ureter, vena dan arteri renalis, saraf dan limfatik
3. Pelvis ginjal adalah perluasan ujung proksimal urter. Ujung ini berlanjut menjadi 2-3 kaliks
mayor, yaitu rongga yang mencapai glandular, bagian penghasil urin pada ginjal. Setiap
kaliks mayor bercabang menjadi beberapa (8-18) kaliks minor
4. Parenkim ginjal adalah jaringan ginjal yang menyelubungi struktur sinus ginjal. Jaringan ini
terbagi menjadi medulla dan dalam korteks luar
a. Medula terdiri atas massa-massa triangular yang disebut piramida ginjal. Ujung yang
sempit dari setiap piramida, papilla masuk dengan pas dalam kaliks minor dn ditembus
mulut duktus pengumpul urin
b. Korteks tersusun dari tubulus dan pembuluh darah nefron yang merupakan unit structural
dan fungsional ginjal. Korteks terletak diadalam diantara piramida-piramida medulla
yang bersebelahan untuk membentuk kolumna ginjal yang terdiri dari tubule-tubulus
pengumpul yang mengalir kedalam duktus pengumpul.
5. Ginjal terbagi lagi menjadi lobus ginjal. Setiap lobus terdiri dari 1 piramida ginja, kolumna
yang saling berdekatan, dan jaringan korteks yang melapisinya.

Fisiologi Ginjal
Ginjal adalah organ yang mempunyai pembuluh darah yang sangat banyak yang berfungsi
menyaring/membersihkan darah. Aliran darah ke ginjal adalah 1,2 liter/menit atau 1.700 liter/
hari, darah kemudian disaring menjadi cairan filtrate sebanyak 120 ml/ menit (170liter/hari) ke

tubulus. Cairan filtrat kemudian akan diproses di dalam tubulus sehingga akhirnya keluar dari
ginjal menjadi urin sebanyak 1-2 liter
Fungsi Ginjal:
1. Pengeluaran zat sisa organik
Ginjal mengekskresi urea, asam urat, kreatinin, dan produk penguraian hemoglobin dan
hormone.
2. Pengaturan konsentrasi ion-ion penting
Ginjal mengekskresikan ion natrium, kalium, kalsium, magnesium, sulfat, dan fosfat.
Ekskresi ion-ion ini seimbang dengan asupan dan ekskresinya melalui rute lain, seperti
pada saluran gastrointestinal atau kulit.
3. Pengaturan keseimbangan asam basa tubuh
Ginjal mengendalikan ekskresi ion hidrogen [H+], bikarbonat [HCO3-] dan ammonium
[ NH4+] serta memproduksi urin asam atau basa, bergantung pada kebutuhan tubuh.
4. Pengaturan produksi sel darah merah
Ginjal melepas eritropoitin, yang mengatur produksi sel darah merah dalam sumsum
tulang.
5. Pengaturan tekanan darah
Ginjal mengatur volume cairan yang esensial bagi pengaturan tekanan darah, dan juga
memproduksi enzim renin. Renin adalah komponen penting dalam mekanisme reninangiotensin-aldosteron, yang meningkatkan tekanan darah dan retensi air.
6. Pengendalian terbatas terhadap konsentrasi glukosa darah dan asam amino darah
Ginjal, melalui ekskresi glukosa dan asam amino berlebih, bertanggung jawab atas
konsentrasi nutrient dalam darah
7. Pengeluaran zat beracun
Ginjal mengeluarkan polutan, zat tambahan makanan, obat-obatan, atau zat kimia asing
lain dari tubuh. [ Sloane, Ethel. Anatomi dan Fisiologi Untuk Pemula. EGC: Jakarta.
2003

Anatomi Usus Halus


Usus halus adalah bagian saluran cerna diantara lambung dan usus besar. Usus halus
panjang, saluran bergulung mengisi sebagian besar rongga abdomen. Usus halus adalah
tabung yang kira-kira sekitar 2,5 meter panjangnya dalam keadaan hidup. Usus halus
memanjang dari lambung, sampai katup ileo-kolika, tempat bersambung dengan usus
besar. Usus halus terletak didaerah umbilicus dan dikelilingi oleh usus besar. Dibagi
dalam beberapa bagian