Anda di halaman 1dari 15

Meniere Disease

Andi Amalia Nefyanti


(1410029033)
Pembimbing : dr. Susilo S,

Definisi
Sindrom yang terdiri dari
serangan vertigo, tinnitus,
berkurangnya
pendengaran yang bersifat
fluktuatif dan perasaan
penuh di telinga.

Epidemiolo
gi

200 kasus dari 100.000 orang di


dunia menderita penyakit Meniere
Laki-laki atau perempuan dewasa
(usia 20-50 tahun)
Sebagian besar kasus bersifat
unilateral dan sekitar 10-20% kasus
bersifat bilateral

Etiologi
Hidrops (pembengkakan) rongga
endolimfa pada kokhlea dan
vestibulum.

Patofisiologi
Meningkatnya tekanan hidrostatik
Menurunnya tekanan osmotik kapiler
Meningkatnya osmotik ruang
ekstrakapiler
Jalan keluar sakus endolimfatikus
tersumbat

Vertigo, tinnitus,
gangguan
pendengaran,
rasa penuh di
telinga

Hidrops
Endolimf
a
Ruptur labirin
membran dan
endolimfa
bercampur dengan
perilimfa.

Gejala
Vertigo
20 menit 2 jam/lebih dalam periode
serangan seminggu atau sebulan yang
diselingi periode remisi.
Bisa disertai nistagmus, mual, dan
muntah

Tinnitus
Gangguan pendengaran
Rasa penuh pada telinga

Diagnosis
Anamnesis
Vertigo yang hilang timbul disertai dengan tinnitus dan
rasa penuh pada telinga
Fluktuasi gangguan pendengaran berupa tuli
sensorineural
Menyingkirkan kemungkinan penyebab sentral, misalnya
tumor N.VIII

Pemeriksaan Fisik
Menyingkirkan kelainan telinga luar dan tengah
kelainan tuli saraf fluktuatif dan ternyata dikuatkan
dengan hasil pemeriksaan. tidak ada tuli saraf yang
membaik kecuali pada penyakit Meniere.

Pemeriksaan
Penunjang
Pemeriksaan audiometri
Elektronistagmografi (ENG) dan tes
keseimbangan
Elektrokokleografi (ECOG)
Brain Evoked Response Audiometry
(BERA)
Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Penatalaksanaa
n
1. Modifikasi gaya hidup
Diet rendah garam (2000 mg/hari)
Pemakaian alkohol, coklat, kafein dan nikotin harus
dihentikan
menghindari penggunaan obat-obatan yang bersifat
ototoksik seperti aspirin karena dapat memperberat
tinnitus.
Olahraga yang rutin

Selama serangan akut dianjurkan untuk berbaring di


tempat yang keras, berusaha untuk tidak bergerak,
pandangan mata difiksasi pada satu objek tidak bergerak

2. Latihan

canalit reposition treatment (CRT) /


epley manouver

brand-darroff
exercise

3. Farmakologi :
vasodilator perifer
Antihistamin : Cyclizine, meclizine,
transdermal scopolamine
Antikolinergik
Antiemetik :prometazin
Diuretik : tiazide
Ca Chanel Blocker
Kortikosteroid
Sedatif

4.
Pembedahan

Dekompresi sakus endolimfatikus


Labirinektomi
Neurektomi vestibuler
Labirinektomi dengan zat kimia
Endolimfe shunt

Prognosis
Penyakit
Meniere
belum
dapat
disembuhkan dan bersifat progresif,
tapi tidak fatal dan banyak pilihan
terapi untuk mengobati gejalanya.
Penyakit ini berbeda untuk tiap pasien.
Beberapa pasien mengalami remisi
spontan dalam jangka waktu hari
hingga tahun. Pasien lain mengalami
perburukan
gejala
secara
cepat.
Namun
ada
juga
pasien
yang

Anda mungkin juga menyukai