Anda di halaman 1dari 3

NAMA : RESKY

NIM
: 201401030

KEPERAWATAN A SEMESTER 4

Jenis Gangguan dan Penyakit pada Sistem Endokrin


Sistem endokrin adalah jaringan kelenjar yang memproduksi dan melepaskan
hormon-hormon yang membantu mengontrol berbagai fungsi penting pada tubuh, terutama
kemampuan tubuh untuk mengubah kalori menjadi energi untuk kekuatan sel dan organ.
Sistem endokrin mempengaruhi bagaimana jantung Anda berdetak, bagaimana
tulang dan jaringan tumbuh, bahkan memiliki kemampuan untuk membuat bayi. Sistem
endokrin memainkan peran penting pada penderita diabetes, penyakit tiroid, gangguan
pertumbuhan, disfungsi seksual, dan sejumlah gangguan yang terkait dengan hormon lainnya.
1. Gangguan pada Sistem Endokrin
Setiap kelenjar sistem endokrin melepaskan hormon tertentu ke dalam aliran darah.
Hormon-hormon ini berjalan melalui darah ke sel-sel lain dan membantu mengendalikan
atau mengkoordinasikan banyak proses dalam tubuh.
2. Gangguan endokrin biasanya dikelompokkan menjadi dua kategori:
Penyakit endokrin yang terjadi ketika kelenjar memproduksi terlalu banyak atau terlalu

sedikit hormon endokrin, yang disebut ketidakseimbangan hormon.


Penyakit endokrin karena perkembangan lesi (seperti nodul atau tumor) dalam sistem
endokrin, yang mungkin atau tidak dapat mempengaruhi kadar hormon.
Sistem umpan balik endokrin yang membantu mengontrol keseimbangan
hormon dalam aliran darah. Jika tubuh memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit
hormon tertentu, sistem umpan balik akan memberikan sinyal kepada kelenjar untuk
memperbaiki masalah. Ketidakseimbangan hormon dapat terjadi jika sistem umpan
balik ini memiliki kesulitan menjaga tingkat yang tepat dari hormon dalam aliran darah,

atau jika tubuh tidak dapat membersihkan mereka dari aliran darah dengan benar.
3. Peningkatan atau penurunan kadar hormon endokrin dapat disebabkan oleh:
Masalah dengan sistem umpan balik endokrin
Penyakit
Kegagalan kelenjar untuk merangsang kelenjar lain untuk melepaskan hormon
(misalnya, masalah dengan hipotalamus dapat mengganggu produksi hormon di kelenjar

pituitari)
Kelainan genetik, seperti beberapa endokrin meoplasia (MEN) atau hipotiroidisme

kongenital
Infeksi
Cedera kelenjar endokri
Tumor kelenjar endokrin

NAMA : RESKY
NIM
: 201401030

KEPERAWATAN A SEMESTER 4

Kebanyakan tumor endokrin dan nodul (benjolan) bukan kanker. Mereka


biasanya tidak menyebar ke bagian lain dari tubuh. Namun, tumor atau nodul pada
kelenjar dapat mengganggu produksi hormon kelenjar.
4. Macam-macam penyakit endokrin
Ada berbagai jenis penyakit pada sistem endokrin. Diabetes adalah penyakit pada sistem
endokrin yang paling umum didiagnosis.
Gangguan endokrin lainnya termasuk:
a. Insufisiensi adrenal
Penyakit ini disebabkan karena kelenjar adrenal merilis terlalu sedikit hormon kortisol
dan kadang-kadang, aldosteron. Gejala termasuk kelelahan, sakit perut, dehidrasi, dan
perubahan kulit. Penyakit Addison adalah jenis insufisiensi adrenal.
b. Penyakit Cushing
Kelebihan hormon kelenjar hipofisis menyebabkan kelenjar adrenal terlalu aktif.
Kondisi serupa disebut sindrom Cushing dapat terjadi pada manusia, terutama anakanak, yang mengkonsumsi obat kortikosteroid.
c. Gigantisme (akromegali) dan masalah hormon pertumbuhan lainnya
Jika kelenjar pituitari memproduksi hormon pertumbuhan terlalu banyak, tulang anak
dan bagian tubuh dapat tumbuh dengan cepat. Jika kadar hormon pertumbuhan terlalu
rendah, seorang anak dapat mengalami pertumbuhan yang lambat.
d. Hipertiroidisme
Kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, yang menyebabkan
penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat, berkeringat, dan gelisah. Penyebab
paling umum untuk tiroid yang terlalu aktif adalah gangguan autoimun yang disebut
penyakit Gondok.
e. Hipotiroidisme
Kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup, menyebabkan kelelahan,
sembelit, kulit kering, dan depresi. Kelenjar kurang aktif dapat menyebabkan
perkembangan melambat pada anak-anak. Beberapa jenis hipotiroidisme hadir pada
saat lahir.
f. Hipopituitarisme
Rilis kelenjar hipofisis sedikit atau tidak ada hormon. Ini mungkin disebabkan oleh
sejumlah penyakit yang berbeda. Wanita dengan kondisi ini mungkin berhenti
mendapatkan siklus menstruasi mereka.
g. Multiple Neoplasia Endokrin I dan II (MEN I dan II MEN)
Penyakit ini disebabkan kondisi genetik yang diturunkan melalui keluarga. Mereka
menyebabkan tumor dari paratiroid, adrenal, dan kelenjar tiroid, menyebabkan
kelebihan hormon.
h. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
Kelebihan androgen mengganggu perkembangan telur dan pembebasan mereka dari
indung telur perempuan. PCOS adalah penyebab utama infertilitas.

NAMA : RESKY
NIM
: 201401030

KEPERAWATAN A SEMESTER 4

i. Pubertas prekoks (dini)


Abnormal pubertas dini yang terjadi ketika kelenjar memberitahu tubuh untuk
melepaskan hormon seks terlalu cepat dalam hidup.