Anda di halaman 1dari 4

Pembahasan

Pada praktikum ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antara konsentrasi
padatan dengan laju sedimentasi dan untuk membandingkan serta menghitung laju sedimentasi
dengan menggunakan variasi kapur tanpa adanya penambahan flokulan dan dengan penambahan
flokulan.
Tujuan pertama yaitu menjelaskan hubungan antara konsentrasi padatan dengan laju sedimentasi.
Sedimentasi merupakan peristiwa turunnya partikel-partikel padat yang semula tersebar merata
dalam cairan karena adanya gaya berat, setelah terjadi pengendapan cairan jernih dapat
dipisahkan dari zat padat yang menumpuk di dasar. Proses sedimentasi pada praktikum ini
dilakukan dengan menggunakan gaya gravitasi dimana flok-flok yang terbentuk akan mengendap
dengan sendirinya. Padatan yang ingin dipisahkan dengan cairan adalah kapur dengan variasi
berat 50, 100, 150, 200 dan 250 gram. Kecepatan penurunan permukaan batas cairan-padatan
sebagai fungsi dari konsentrasi dan dari hasil percobaan menunjukkan bahwa kecepatan
pengendapan menurun dengan meningkatnya konsentrasi.
Tujuan selanjutnya adalah membandingkan serta menghitung laju sedimentasi dengan
menggunakan variasi kapur tanpa adanya penambahan flokulan dan dengan penambahan
flokulan. Flokulan berfungsi untuk menggabungkan partikel-partikel halus menjadi partikel
yang

lebih besar sehingga dengan mudah dapat diendapkan. Penambahan flokulan

menyebabkan waktu pengendapan semakin cepat dan laju sedimentasi bertambah dibandingkan
proses sedimentasi tanpa menggunakan flokulan.

BAB IV
KESIMPULAN
4.1 Kesimpulan
Dari praktikum yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa:
1. Kecepatan pengendapan menurun dengan meningkatnya konsentrasi suspensi
2. Penambahan flokulan mengakibatkan laju pengendapan semakin besar dan waktu
pengendapan semakin cepat

70
60
50
40
Tinggi Zona Kompresi Kapur, cm

50gr
100gr

30

150gr

20

200gr
250gr

10
0
0

20

40

60

80 100 120 140

t, menit

Grafik 1. Hubungan tinggi zona kompresi dengan waktu tanpa flokulan

30
25
20
tinggi zona kompresi kapur, cm

50gr

15

100gr
150gr

10

200gr

250gr

0
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
t, menit

Grafik 2. Hubungan tinggi zona kompresi dengan waktu dengan penambahan flokulan